Articles
Analisis Kemampuan Metakognisi Siswa dalam Pemecahan Masalah Matematika Berbasis Etnomatematika Uma Lengge
Nurhayati, Nurhayati;
Kusaeri, Al
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): January - March 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1545
Etnomatematika sangat penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika dan meningkatkan kemampuan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan metakognisi siswa dalam pemecahan masalah matematika berbasis etnomatematika uma lengge. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan melimatkan melibatkan 3 subjek yang memiliki kemampuan metakognisi tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpul melalui tes, wawancara disertai dengan observasi dan dokumentasi Observasi dan dokumentasi. Selanjutnya, kami menggunakan triangulasi teknik untuk memastikan keabsahan data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) variansi kemampuan metakognisi tinggi mampu menyelesaikan rumus dengan baik, melaui tahapan perencanaan, pemantauan dan evaluasi yang efektif; (2) siswa dengan kemampuan metakognisi sedang mampu melakukan perencanaan dan pemantauan, tetapi masih mengalami kesalahan mengaplikasi rumus dan perhitungan aktif; dan (3) siswa dengan kemampuan metakognisi rendah tidak mampu menggunakan kemampuan keterampilan metakognisi secara efektif, terlihat dari ketidakmampuan mereka dalam merencanakan dan memantau proses penyelesaiaan masalah dengan baik. Penelitiaan ini memberikan implikasi bagi pendidik untuk memperhatikan pengembangan metakognisi siswa melalui pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan budaya lokal dan menegaskan pentingnya kemampuan metekognisi dalam pemecahan masalah matematika.
PENYULUHAN MENGENAI KONSEP ZERO WASTE DAN PENTINGNYA PENGELOLAAN SAMPAH MANDIRI BAGI MASYARAKAT DI KOMPLEKS MABAD 65 REMPOA CIPUTAT TANGERANG SELATAN
Mayangsari, Miranti;
Nurhayati, Nurhayati;
Junaenah, Junaenah;
Kurniasih, Nia
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/al-jpkm.v1i1.4005
An increasing number of populations, lifestyle changes and an increase in consumerism escalated the total amount of waste generated. It was estimated that 85,000 tons of waste were produced daily in Indonesia in which 40% were domestic waste. Waste generated in urban areas had generally been finished in the landfill without being processed before. This condition has raised various problems at landfills in Indonesia.The Mabad 65 complex is located in Rempoa, Ciputat, South Tangerang. South Tangerang City is one of the buffer zones of the Capital of Jakarta which has developed into a high-density residential area. At this time, the domestic waste generated by all residents of Mabad 65 is transported by garbage officers to be moved at the TPS before finally being transported to the landfill without being sorted and processed before. The majority of residents have not made efforts to reduce their waste generation.Based on the existing condition in the Mabad 65 Complex, it is felt necessary to educate residents about the zero-waste lifestyle. The method used in the community service was counseling. The participants were Mabad 65's residents and RT RW administrators in the Mabad 65 Rempoa complex. The counseling program was carried out on Monday, December 9, 2019.The results of this community service activity were the residents as well as the RT RW administrators became more concerned about the problem of waste in Indonesia, especially about the landfill capacity and the importance of reducing and processing waste at the domestic waste source of waste. Residents also understand how to minimize household waste generation by using the 3-AH method, which is to prevent, to sort and to process. Moreover, residents were also enthusiastic about the source scale waste management program that brought economic opportunities. The trouble faced by the RT RW administrators was the governance system of the waste bank program.
MELATIH KEPERCAYAAN DIRI SANTRI UNTUK MENGHADAPI DUNIA INDUSTRI 5.0 DI YAYASAN DARUL FURQON RAMADHAN BOGOR
Novia, Lisa;
Nurhayati, Nurhayati;
Desthianti, Unik;
Anggraini, Katry;
Wahidah, Nur Rachmah
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 3 (2020): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/al-jpkm.v1i3.6863
Darul Furqon Ramadhan Foundation Bogor has several obstacles in training students' self-confidence including inadequate infrastructure so that students' mastery of technology is still lacking, students' lack of competence in terms of technology mastery, students cannot recognize their strengths and competencies so they have low self confidence and afraid to make mistakes for example when expressing opinions in discussion forums or presentations they tend to be passive. It is recommended to the foundation to coordinate with parents in educating students, especially in terms of building self confidence, the foundation with educators collaborate and coordinate to strengthen the curriculum that prioritizes character education, the foundation strives to cooperate with various parties to improve technological facilities and infrastructure in facing and dealing with industry 5.0 by redesigning the curriculum used by adjusting to the curriculum of the Ministry of Education and Culture which considers the five potentialities
PEREKRUTAN SDM DI ERA PANDEMI COVID 19
Senen, Senen;
Riyandi, Febri;
Monika, Marsela Widya;
Nurhayati, Nurhayati;
Yadi, Rachmat Indra;
Komalasari, Vika
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2021): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/al-jpkm.v2i2.10506
Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan bagian integral dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dalam pelaksanaannya tidak terlepas dari dua dharma yang lainnya, serta melibatkan segenap sivitas akademika: dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan serta alumni. Melalui PKM sivitas akademik dapat hadir di tengah-tengah masyarakat. Melihat lokasi kampus yang tidak jauh dengan lokasi Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, maka sudah menjadi kewajiban bagi Universitas Pamulang (Unpam) untuk ikut serta membantu berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat baik yang dekat maupun yang jauh. Ilmu Manejemen Sumber Daya Manusia di era krisis akibat pandemi ini demi mempertahankan bisnis yang berjalan maka kami mencari tahu mengenai perekrutan sdm di era pandemi Covid-19. Hal ini termasuk ke dalam turbulensi industri, perubahan yang sangat cepat terjadi pada lingkungan bisnis sehingga perusahaan yang mau bertahan harus bisa dengan cepat beradaptasi. Ketahanan suatu bisnis ditentukan oleh kemampuannya dalam menyesuaikan diri dengan tuntutan-tuntutan lingkungan serta perubahan yang terjadi. Kunci keberhasilan organisasi atau bisnis untuk bertahan ada pada kualitas yang dimiliki oleh sumber daya manusia di dalamnya, dimulai dari level individu hingga level grup. Contoh perubahan yang terjadi pada perusahaan adalah proses perekrutan sumber daya manusia atau karyawan. Adapun di tengah banyaknya tren rekrutmen ini, ada beberapa perubahaan yang perlu dilakukan tim HRD agar perusahaan tetap bisa merekrut karyawan terbaik meski dengan kondisi darurat seperti ini. PKM dengan judul: “Perekrutan SDM di era pandemi Covid-19†secara umum berjalan dengan lancar dan tertib. Masyarakat antusias dalam menyimak penjelasan materi yang diberikan. Antusiasme warga pun berlanjut saat tanya jawab seputar peragaan. Kegiatan PKM ini dinilai berjalan efektif karena tingkat ketertarikan warga cukup tinggi terhadap pengetahuan Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan.
Pelatihan Ketrampilan Kader dalam Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar
Nurhayati, Nurhayati;
Hanum, Faridah
Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Februari
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35127/alkhidmah.v4i2.7604
Breastfed babies are specially protected from digestive system diseases such as diarrhea, dysentery, gastro enteritis and ulceracy colitis. This is because the immune substances in breast milk provide direct protection against disease attacks. The purpose of the program is to empower the community and can produce changes in knowledge, attitudes, and behaviors of the target group and the community. Community Service activities are carried out in the form of Cadre Training with lecture, demonstration, and Role Play methods. The results of knowledge measurement were in the good category during the pretest which was 67% and increased at the time of postest which was 93%. The results of observations of counseling actions from 15 health cadres found that 8 people were on the criteria of Good grades, and 2 people were Very Good. In conclusion, there was an increase in the value of health cadres' knowledge about exclusive breastfeeding after receiving health education by 26% and the skills of health cadres in providing counseling in the good category by 53%.
Ideologi Konsumerisme pada Poster Iklan Minuman: Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough
Ananda Dwi Asri;
Nurhayati, Nurhayati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3296
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan ideologi konsumersime dalam poster iklan minuman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis dengan model Norman Fairclough yang dimana Norman Fairclough membagi Analisis wacana kritis dalam 3 dimensi yaitu (1) dimensi teksual yang disebut dengan analisis mikrostruktural, dimensi tekstual dibagi menjadi 3 yaitu representasi, relasi, dan identitas. (2) dimensi praktik diskursuf/ wacana yang kemudian disebut dengan analisis mesostruktural dan (3) dimensi sosial budaya kemudian disebut dengan analisis makrostruktural, hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) analisis teks, kata dan bahasa menggunakan identitas tertentu yaitu milenial, kata-kata atau kalimat yang menggunakan bahasa asing dan non formal, 2) Berdasarkan analisis praktik teks dari sudut pandang produksi dan konsumsi, pengiklan menyadari sepenuhnya keinginan konsumen terutama pada kalangan milenial dengan kebiasaan yang suka membeli minuman kekinian sehingga disuguhkan minuman-minuman yang bervariasi seperi boba, kopi yang memiliki rasa berbeda dari biasanya. Sasaran pada pengiklanan sudah sangat jelas yaitu kaum milenial. Pengikalanan menyampaikan pesan dengan banyak macam variasi dari menggunakan symbol hingga penggunaan bahasa inggris agar menarik konsumen untuk membelinya. 3) analisis praktik sosial sosiokultural Pengiklan telah mengenal gaya hidup kontemporer masyarakat Indonesia yaitu konsumerisme dan modernitas, sehingga mereka ditawari trend minuman kekinian yang mewakili kelas tertentu, dan Iklan juga memberikan unsur kebahagiaan hidup.
Kontra Ideologi Rasisme dalam Iklan Kosmetik dan Kecantikan: Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough
Ninik Elika;
Nurhayati, Nurhayati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3970
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membedah serta mendeskripsikan kontra ideologi rasisme dalam iklan kosmetik dan kecantikan. Iklan sebagai salah satu media untuk mempersuasi seseorang dengan menawarkan suatu produk serta jasa terhadap masyarakat sasaran. Bermacam-macam produk yang ditawarkan dalam iklan seperti barang pokok, makanan, minuman hingga produk kecantikan. Iklan juga dapat digunakan untuk praktik sebuah ideologi terhadap masyarakat. Seperti, dalam produk kecantikan dimana beberapa perempuan akan membuat stigma sendiri terhadap definisi cantik melalui ideologi yang disiratkan oleh iklan atau wacana. Penelitian ini berusaha membongkar ideologi yang tersirat pada produk kosmetik dan kecantikan dalam iklan. Metode penelitian ini adalah paradigma deskriptif kualitatif menggunakan ancangan analisis wacana kritis oleh Norman Fairclough yang dibagi menjadi tiga analisis yaitu 1) analisis mikrostruktural 2) analisis mesostruktural dan 3) analisis makrostruktural. Data dikumpulkan menggunakan teknik dengar, catat dan simak. Data diambil dari youtube yang kemudian ditranskripsikan pada dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa iklan kosmetik berusaha definisi cantik yang baru untuk perempuan yaitu kulit yang glowing bukan lagi putih sebagai bentuk kontra ideologi rasisme, karena adanya kritik pada iklan kosmetik dan kecantikan pada perempuan.
Pola Tradisi Masyarakat Pasir Semut
Lestari, Ria Yuni;
Dillah, Dillah;
Rachma, Nayla Zulvia;
Alawi, Moch Reza;
Nurhayati, Nurhayati;
Aulia, Lia;
Rossi, Denda Khaikal;
Firmansyah, Novaldo Nur;
Ramadhan, Wahyu
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 6 No 2 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33627/es.v6i2.1670
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola tradisi yang ada pada daerah Pasir Semut, serta budaya yang ada di Pasir Semut, yang dimana budaya tersebut masih kental dilaksanakan dari zaman nenek moyang masyarakat Pasir Semut, hingga kini menjadi warisan berharga Masyarakat Pasir Semut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hal ini dikarenakan sesuai dengan fokus dan objek penelitian yang membutuhkan pemahaman dan analisis yang mendalam serta perubahan perilaku masyarakat yang hidup dalam tradisi. Berdasarkan hasil penelitian, Masyarakat Pasir Semut hingga kini masih menjaga kebudayaan yang telah diwariskan oleh para leluhur. Generasi muda yang ada di Pasir Semut juga sudah mulai diperkenalkan dengan tradisi yang ada di daerah mereka sebagai pemegang tongkat estafet pelestarian budaya tradisional tersebut. Sehingga tradisi kebudayaan yang sudah ada sejak zaman nenek moyang akan terus terjaga sebagaimana mestinya. Dengan menjalankan tradisi warisan budaya dapat semakin menguatkan rasa solidaritas masyarakat, karena terdapat kebersamaan, kekompakan, kerja sama, dan keterikatan satu sama lain.
Pengaruh Proyek Teater dan Poster Terhadap Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Utami, Faradila Hayuning;
Yanzi, Hermi;
Nurhayati, Nurhayati
Journal of Accounting Law Communication and Technology Vol 1, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57235/jalakotek.v1i1.2055
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh proyek teater dan poster terhadap penguatan profil pelajar Pancasila pada peserta didik SMA IT Baitul Jannah Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ex post facto dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMA IT Baitul Jannah Bandar Lampung. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 56 peserta didik yang merupakan sampel populasi. Teknik penghitungan data menggunakan bantuan SPSS versi 21. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh proyek teater terhadap penguatan profil pelajar Pancasila sebesar 59,6% dan terdapat pengaruh proyek poster terhadap penguatan profil pelajar Pancasila sebesar 48,8%. Serta terdapat pengaruh proyek teater dan poster terhadap penguatan profil pelajar Pancasila pada peserta didik SMA IT Baitul Jannah Bandar Lampung dengan persentase sebesar 73,8.
Penerapan Prinsip Good Governance Menurut Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 Dalam Tata Kelola Pemerintahan Desa
Senjiliana, Agung Ayu Md;
Pitoewas, Berchah;
Nurhayati, Nurhayati
Journal of Accounting Law Communication and Technology Vol 1, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57235/jalakotek.v1i1.2056
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 merupakan undang-undang yang membahas tentang desa. Keterkaitan UU tersebut dengan prinsip good governance menjadikan penulisan ini memiliki tujuan untuk membahas dan memberikan uraian mengenai penerapan prinsip good governance menurut UU No. 6 Tahun 2014 dalam tata kelola di Desa Rama Yana Kecamatan Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah dengan tiga prinsip yang dibahas yakni partisipasi masyarakat, akuntabilitas, dan transparansi yang sesuai dengan UNIFEM pada tahun 2005 dan ketiga prinsip ini sejalan dengan UU Nomor 6 Tahun 2014. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data dimulai dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa penerapan prinsip good governance menurut UU No. 6 tahun 2014 di Desa Rama Yana sudah terlaksana dengan cukup baik namun terdapat beberapa kendala, seperti pada prinsip transparansi aparatur desa memberikan akses informasi secara terbuka untuk masyarakat, kemudian pada akses akuntanbilitas sudah terlaksana dengan baik dengan adanya rapat evaluasi yang dilakukan secara internal ataupun pelaksanaan yang dihadiri oleh perwakilan kecamatan sebagai bentuk pertanggung jawaban pada tiap pelaksanaan yang dilakukan, dan pada prinsip partisipasi masyarakat, masyarakat sudah berpartisipasi dengan baik hanya saja dalam beberapa kegiatan partisipasi masyarakat tidak berjalan secara konsisten dan berkepanjangan.