Articles
EFEKTIFITAS PEMBINAAN NARAPIDANA NARKOTIKA DAN OBAT-OBATAN TERLARANG DALAM MENCEGAH PEREDARAN NARKOBA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS II B MUARO BUNGO
Harianto Harianto;
Abdul Bari Azed;
M Zen Abdullah
Legalitas: Jurnal Hukum Vol 10, No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Batanghari Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (262.441 KB)
|
DOI: 10.33087/legalitas.v10i1.159
Sistem pemasyarakatan diselenggarakan dalam rangka membentuk Warga Binaan Pemasyarakatan agar menjadi manusia seutuhnya, menyadari kesalahan, memperbaiki diri dan tidak mengulangi tindak pidana sehingga dapat diterima kembali oleh lingkungan masyarakat, dapat aktif berperan dalam pembangunan dan hidup wajar sebagai warga yang baik dan bertanggung jawab salah satunya Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Muara Bungo khususnya terhadap pembinaan narapidana narkotika focus penelitian ini diperoleh bawha program pembinaan yang telah dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Muara Bungo terdiri dari program rehabilitasi medis, program rehabiltasi sosial, program pembinaan mental, program pembinaan fisik, program pembinaan keterampilan dan program pembinaan social dari hasil penelitian diperoleh bahwa efektivitas pembinaan terhadap narapidana narkotika, di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Muara Bungo sudah berjalan sesuai denga kondisi yang ada. Pembinaan narapidana narkotika, ditemui beberapa kendala yaitu kendala yang dilihat dari aspek interenitas Lembaga Pemasyarakatan itu sendiri maupun kendala dari aspek ekterenitas Lembaga Pemasyarakatan. Dengan kedua kendala ini lah yang menyebabkan tidak berjalan optimalnya program pembinaan bagi narapidana narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Muara Bungo.
KINERJA KOPERASI PERTANIAN: KASUS KOPERASI DI KABUPATEN ACEH TENGAH DAN BENER MERIAH
Devi Agustia;
Nunung Kusnadi;
Harianto Harianto
Jurnal Bisnis Tani Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Bisnis Tani April 2016
Publisher : Universitas Teuku Umar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (446.143 KB)
|
DOI: 10.35308/jbt.v2i1.536
The purpose of this research is to determine the performance cooperative of the organizationalaspects,financial aspects and business aspects. The approach used in this research is descriptive analysis. The measurement oforganizational performance and businessincludes the number of cooperative members, amount and characteristicsof the board and the employees, capital,business volume, SHU,and premium fee cooperative.Measurement of financial performance include the ratio of liquidity, solvabilitas and profitability based on the reports Annual Members Meeting (RAT) in 2014. The result showed that the human resources owned by cooperatives was quite good, the potential members and employees can be developed and improved both the quantity and quality.The financial condition of the cooperative has been able to generate profits from the management of capital, but still the cooperatives has not been able to guarantee its debts. The results also show that the cooperative has been able to manage its business activities are visible from the volume of business, SHU, and high premium fee. Cooperatives in Central Aceh and Bener Meriah regencies have been able to manage all the potentials for their business activities
Implementasi Teknologi Informasi untuk Meningkatan Mutu Layanan Perpustakaan
Muslina Muslina
Al-Ma'mun: Jurnal Kajian Kepustakawanan dan Informasi Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (232.553 KB)
|
DOI: 10.24090/jkki.v1i1.4051
Library services in this case the library services include circulation services, reference services, journal / magazine services, multimedia services, internet services and computer stations. These services must follow technological developments in providing information in accordance with the needs of users. IT in libraries is often a benchmark of progress and modernization of a library. The goal of information technology in improving service quality is easy, fast and accurate access through telecommunications networks (LAN, WAN , and internet). This article tries to explain what and how the implementation of information technology to improve the quality of library services. The conclusion is the implementation of information technology in improving the quality of library services is the application of technology used in conveying and processing information to improve quality or standards that must be achieved in the main activities in each library. services such as application to circulation services, reference services, periodical journal or magazine services, multimedia or audio-visual services, internet and computer station services, security services and procurement services.
Konsep Mukmin Dalam Al-Quran
Hasanuddin
Al Burhan: Jurnal Kajian Ilmu dan Pengembangan Budaya Al-Qur'an Vol. 15 No. 1 (2015): Al Burhan: Jurnal Kajian Ilmu dan Pengembangan Budaya Al-Qur'an
Publisher : Institut PTIQ Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (67.837 KB)
|
DOI: 10.53828/alburhan.v15i1.62
Kalimat mukmin di dalam Al-Quran memiliki banyak sekali makna defivasi maupun kontektualnya. Tulisan ini meneliti kata muk- min dalam Al-Quran sehingga membentuk satu kesatuan konsep yang utuh, dari berbagai makna yang terserak di dalam Al-Quran. Penulis disamping menggunakan pendekatan teks dan konteks, juga menggu- nakan metode maudhu’i pada penyatuan semua konsep-konsepnya, sehingga melahirkan beberapa kriteria yang dapat mencakup penger- tian tentang seorang mukmin. Kriteria dimaksud antara lain: sujud dan bertasbih apabila diperingatkan dengan ayat-ayat Allah dan tidak bersikap sombong; menerima ayat Allah dan melaksanakan apa-apa yang diperintahkan di dalamnya; taat serta menjadikan rasul seba- gai hakim; istiqamah dalam ketaatan, menjaga kehormatan, bersikap khusu’ dan banyak mengingat Allah SWT.
PENGARUH HARGA, PROMOSI, KUALITAS PRODUK, DAN LAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA PERUSAHAAN ISTANA MEUBEL MADIUN
Dedy Setyawan
FIPA : Forum Ilmiah Pendidikan Akuntansi Vol 4, No 1 (2016): FIPA 7
Publisher : FIPA : Forum Ilmiah Pendidikan Akuntansi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (260.517 KB)
Perusahaan Istana Meubel Madiun merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan penjualan barang meubel. Perusahaan ini dikenal sebagai perusahaan yang memiliki jaringan distribusi yang cukup baik dan teroganisir di wilayah madiun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh harga, promosi, kualitas dan layanan terhadap kepuasan konsumen pada perusahaan Istana Meubel Madiun. Lokasi penelitian adalah Perusahaan Istana Meubel Madiun yang beralamatkan di Jalan Sulawesi No 13 Madiun. Waktu penelitian bulan Oktober 2015 - Februari 2016. Populasi konsumen yang membeli meubel satu tahun rata – rata 200 pengunjung.. Jadi sampel yang akan digunakan adalah sebanyak 100 orang konsumen produk di perusahaan Istana Meubel Madiun. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampling menggunakan teknik sample random atau sampel acak. Teknik analisis yang digunakan menggunakan analisis regresi linier berganda, uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen Istana Meubel Madiun. Promosi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen Istana Meubel Madiun. Kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. Layanan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen di Istana Meubel Madiun. Harga, promosi, kualitas dan layanan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen Istana Meubel Madiun.
Sosialisasi Pencegahan Hipertensi Dan Pengecekan Tekanan Darah Pada Warga RW 8 Kalongan Kecamatan Ungaran
Lia Awalia Majida;
Sarni Sarni;
Inna Nur Rahma Fajrin;
Ismi Elya Wirdati
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 1 No 1 (2022): Januari
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (581.705 KB)
|
DOI: 10.26714/jipmi.v1i1.16
Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif, penyakit akibat fungsi dari jaringan yang secara progresif menurun dari waktu ke waktu karena usia atau gaya hidup. Warga Kalongan menduduki peringkat pertama penyakit hipertensi dengan jumlah 1176 kasus. Tujuan: Warga Kalongan dapat melakukan pencegahan hipertensi dan pengecekan rutin tekanan darah. Metode: Sosialisasi menggunakan metode ceramah dan pemberian media cetak (poster) dengan diawali pre-test dan dievaluasi hasil menggunakan post-test, dan metode pengukuran tekanan darah. Hasil: Hasil sosialisasi terkait pencegahan hipertensi Kalongan dengan hasil pengetahuan warga meningkat dan antusiasme warga untuk melakukan pengecekan tensi. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat warga dusun kalongan dapat meningkatkan pengetahuan pencegahan hipertensi dan sadari dalam pengecekan tekanan darah. Kata kunci: penyuluhan kesehatan, pencegahan hipertensi, tekanan darah __________________________________________________________________________________________ Abstract Background: Hypertension is one degenerative disease, a disease resulting from a function of a tissue or organ. progressively declining from time to time because of age or lifestyle. Kalongan residents are in first place in hypertension 1176 cases of the disease. Objective: Kalongan residents can prevent hypertension and routine checking of blood pressure. Method: Socialization use of lectures and the provision of printed media ( posters ) with started pre-test and evaluated the use of post-test, to check blood pressure. Result: The prevention to socialize hypertension in Kalongan knowledge residents increasing and the residents check their blood pressure. Conclusion: Community activities for residents of Kalongan can increase their knowledge of the prevention of hypertension and live in a check blood pressure. Keywords: health education, hypertension preventive, blood pressure
EDUKASI MASYARAKAT KECAMATAN SEMBALUN TERHADAP PERAN TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK MENGURANGI RESIKO BENCANA ALAM
Muhammad Wasil;
Harianto Harianto
KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022): KOMMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (317.82 KB)
Informasi dalam bencana tidak saja dibutuhkan dalam kondisi darurat bencana saja, tapi juga penting pada saat pra bencana.Mempersiapkan masyarakat di daerah rawan bencana tentu harus senantiasa dilakukan.Selain informasi yang memenuhi tentang potensi bencana di suatu daerah, pelatihan dan proses kebiasaan menghadapi situasi bencana juga harus dilakukan secara berkelanjutan.Tapi harus diingat, informasi berlimpah saja tidak cukup untuk menyadarkan masyarakat mengenai bahayanya bencana yang mengancam. Cara menyampaikan informasi juga harus dilakukan dengan tepat.Kekeliruan dalam mengkomunikasikan sebuah informasi, bisa menimbulkan ketidak pastian yang memperburuk situasi.
PERAN INTEGRASI ETIKA KERJA ISLAM DALAM INTELLECTUAL CAPITAL UNTUK PENINGKATAN KINERJA UMKM
Dista Amalia Arifah;
Abdul Hakim;
Norazamina Mohamed
Eqien - Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 11 No 1 (2022): EQIEN- JURNAL EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dr Kh Ez Mutaqien
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (221.333 KB)
|
DOI: 10.34308/eqien.v11i1.767
Companies with excellent Intellectual Capital can be more competitive in the current business era if the companies are well managed. It is also applicable for Small and Medium Enterprises (SMEs). Islamic work ethics integration toward Intellectual Capital is expected to optimize the company performance further. This study aimed to explore and discuss the effect of Islamic work ethics integration in Intellectual Capital, consisting of human capital, structural capital, organizational capital, spiritual capital, and technological capital, toward SME performance improvement. The populations of this study were SMEs in Central Java. This study used purposive sampling as the sampling technique. Based on the data processing results, it obtained 300 sample data. The results showed that human capital does not affect SMEs' performance. Thus the hypotheses were rejected. The existing SMEs do not explore Intellectual Capital as a competitive advantage. As a result, the integration of Islamic work ethics in human capital does not improve performance. On the other hand, structural capital, organizational capital, spiritual capital, and technological capital impact SMEs' performance, so four hypotheses were accepted.
HUBUNGAN PERSEPSI TERHADAP LABEL PERINGATAN BAHAYA ROKOK PADA KEMASAN ROKOK DENGAN KEBIASAAN MEROKOK DI KELURAHAN NUSUKAN KECAMATAN BANJARSARI KOTA SURAKARTA
Diyono Diyono;
Dewi Anggraeni
KOSALA : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Kosala
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Kosala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (60.292 KB)
|
DOI: 10.37831/jik.v4i1.82
Background: This study was based on observations carried out because theresearcher amount or number of smokers in the community is still quite high. Thiscondition is very ironic because then our government through the healthdepartment conduct anti-smoking campaigns, but in fact has not been able todecrease the number of smokers significantly.Objective: to analyze the relationship between the perception of warning labelscigarette with smoking.Method: Research design correlation. The study population throughout theVillage community Nusukan Banjarsari District of Surakarta who have the habit ofsmoking, making approximately 100-150 residents. The sample size of 100respondents by using cluster random sampling technique sampling. Data wereanalyzed with Chi - Square with p: 0.005 SPSS 16 series.Results: (1) 90% pay attention to warning labels cigarette and only 10% who donot pay attention (2) Label the dangers of smoking in pictures more attention thatis 79% more than the writing that is 21% (3) label the dangers of cigarettes areperceived fear by 51% of the people and perceived unusual or fear as much as49% (4) the smoking habit lightweight category 6%, the moderate category was56% and having a heavy smoking habit of 38% of respondents.Conclusion: There was a significant correlation between the perception ofwarning labels cigarette with smoking (P = 0.000), with a moderate degree ofcorrelation (r = 0.391).Keyword: Perception, Hazard Warning Label Cigarette Smoking Habit
AKIBAT HUKUM TIDAK DILAKSANAKANNYA PASAL 17 PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 24 TAHUN 1997 YANG MENGATUR TENTANG PENETAPAN BATAS BIDANG-BIDANG TANAH
Harianto Harianto
Dinamika Vol 26, No 10 (2020): Dinamika: Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (228.74 KB)
ABSTRACTIt is known that the implementation of land registration includes the measuremen, perpetuation, and accounting of land, as well as the granting of documents as proof of land right 1. How is the application of Clause 17 of Government Regulation Number 24 of 1997 at the Kayong Utara District land Office? 2. What factors are obstacles to th implementation of Clause 17 of Government Regulation Number 24 of 1997 at the Kayong Utara Disrtict land Office? 3. What legal consequences arise if Clause 17 of Government Regulation Number 24 of 1997 is not imlemented according to the rules? The research used is empirical juridical research or field research. As a result of the law Clause 17 Government Regulation Number 24 of 1997 is not implemented namely the absence of legal certainty over the land, the land boundaries are temporary, and cannot issue land rights certificates. KeyWords : Due to the law, the determination of boundaries, parcles of landABSTRAKDiketahui bahwa pelaksanaan pendaftaran tanah meliputi pengukuran, perpetaan, dan pembukuan tanah, serta pemberian surat-surat sabagai tanda bukti hak atas tanah tersebut. 1. Bagaimana penerapan Pasal 17 Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 di Kantor Pertanahan Kabupaten Kayong Utara? 2. Faktor apa saja yang menjadi penghambat dalam penerapan Pasal 17 Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 di Kantor Pertanahan Kabupaten Kayong Utara? 3. Apa saja akibat hukum yang timbul apabila Pasal 17 Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tidak dilaksanakan sesuai aturannya? Penelitian yang digunakan merupakan penelitian yuridis empiris atau penelitian lapangan. Akibat hukum tidak dilaksanakannya Pasal 17 Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 yakni tidak adanya kepastian hukum tanah tersebut, batas-batas tanah tersebut bersifat sementara, dan tidak bisa di terbitkan sertifikat hak atas tanah.Kata Kunci : Akibat hukum, penetapan batas, bidang-bidang tanah