Articles
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN TAHI AYAM (LANTANA CAMARA L.) SEBAGAI HERBISIDA ALAMI TERHADAP PERKECAMBAHAN BIJI AKASIA BERDURI (ACACIA NILOTICA (L.) WILLD. EX DELILE)
Mirnawati, Mirnawati;
Pitopang, Ramadhanil;
Suwastika, I Nengah
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Number 2 (August 2017)
Publisher : Univ. Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (315.165 KB)
Penelitian tentang ?Uji Efektivitas Ekstrak Daun Tahi Ayam (Lantana camara L.) sebagai Herbisida Alami Terhadap Perkecambahan Biji Akasia Berduri (Acacia nilotica (L.) Willd. ex Delile)? telah dilaksanakan pada bulan April sampai Desember 2016 di Laboratorium Jurusan Biologi Unit Bioteknologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Tadulako. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui konsentrasi pemberian ekstrak daun L. camara yang paling efektif sebagai herbisida alami dan bagaimana pengaruhnya terhadap perkecambahan biji A. nilotica. Penelitian didesain menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas lima perlakuan dan tiga ulangan dengan konsentrasi ekstrak P0= 0%, P1= 5%, P2= 10%, P3= 20%, P4= 30%. Variabel pengamatan meliputi daya kecambah (persentase perkecambahan), hari munculnya kecambah, panjang hipokotil, dan berat basah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun L. camara berpengaruh nyata menghambat perkecambahan biji A. nilotica, semakin tinggi konsentrasi ekstrak maka akan semakin berpotensi menghambat perkecambahan yang ditunjukkan dengan menurunnya persentase perkecambahan dan melambatnya munculnya kecambah serta rendahnya nilai pengukuran panjang hipokotil dan berat basah. Terdapat efektivitas herbisida alami ekstrak daun L. camara pada konsentrasi 30% yang dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk menghambat perkecambahan dan anakan A. nilotica.
STUDI PENDAHULUAN CACING TANAH GENUS POLYPHERETIMA PADA BEBERAPA TIPE HABITAT DI KAWASAN TAMAN NASIONAL LORE LINDU, SULAWESI, INDONESIA
Amaliah, Rizki;
Annawaty, Annawaty;
Fahri, Fahri
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 7, No 1 (2018): Volume 7 Number 1 (March 2018)
Publisher : Univ. Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (283.814 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis dan karakter cacing tanah di habitat hutan primer, hutan sekunder, agroforest, kebun coklat dan pemukiman masyarakat di Taman Nasional Lore Lindu. Koleksi sampel dilakukan pada bulan Oktober-Desember 2016, menggunakan metode purposive sampling dengan melihat habitat cacing tanah yang ditandai dengan adanya casting, habitat lembab dan ditutupi kanopi pohon. Cacing tanah dikoleksi di 5 plot ukuran 30 x 30 cm dengan kedalaman 0-30 cm. Sampel yang ditemukan dibius menggunakan formalin 2% dan dipindahkan ke formalin 4% untukfiksasi. Identifikasi sampel diperoleh 3 jenis cacing tanah yaitu Polypheretima sp1, Polypheretima sp2 dan Polypheretima sp3
Analisis Optimalisasi Fungsi Lahan di Kota Palu (Studi Kasus: Kecamatan Palu Timur dan kecamatan Palu Utara)
Lutfi, Lutfi
SMARTek Vol 3, No 4 (2005)
Publisher : SMARTek
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (411.099 KB)
Tujuan dari penelitian ini adalah Menjelaskan kesesuaian pemanfaatan lahan yang ada saat ini dengan rencana tata guna lahan perkotaan yang telah ditetapkan dan menjelaskan, menguraikan faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya intensitas pemanfaatan lahan di Kecamatan Palu Timur dan Kecamatan Palu Utara. Penelitian ini menggunakan metode analisis super impose (tumpang-tindih) peta dan deskriptif sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai dan didukung dengan data primer melalui survei dan observasi ke lokasi penelitian dan data sekunder untuk mendukung keakuratan hasil analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan atau ketidaksesuaian antara pemanfaatan lahan yang ada saat ini dengan rencana tata guna lahan perkotaan yang telah ditetapkan. Hal ini ditunjukkan dengan adanya perubahan fungsi lahan yang terjadi. Faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya intensitas pemanfaatan lahan tersebut disebabkan kondisi air tanah yang berada pada kisaran jelek – sedang, jenis geologi yang pada umumnya mempengaruhi ketersediaan sumber daya air tanah, serta persepsi dan predikat lahan marginal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah diperlukan adanya aplikasi teknologi dan perencanaan yang komprehensif/holistik untuk mengoptimalkan fungsi lahan dengan mempertimbangkan/mengeliminasi faktor-faktor yang menyebabkan rendah tingkat pemanfaatan lahan pada kedua kecamatan tersebut. Dengan demikian dukungan kebijakan pemerintah dengan menempatkan fasilitas yang diharapkan menjadi titik tumbuh bagi daerah disekitarnya dapat terjadi secara optimal
PENGEMBANGAN WILAYAH SEBAGAI KONSEP KOTA BARU
Lutfi, Lutfi
SMARTek Vol 5, No 1 (2007)
Publisher : SMARTek
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (202.669 KB)
Pertumbuhan dan Perkembangan kota akan senantiasa berlangsung dengan atau tanpaperencanaan sekalipun. Kota baru sebagai salah satu konsep dalam pendekatan perencanaanwilayah perkotaan yang pada dasarnya adalah upaya untuk mengoptimalkan berbagai jenisdan peruntukan fungsi lahan menjadi hal yang penting karena hanya dengan perencanaanyang efektif (realistis dan strategis), upaya untuk menyeimbangkan sekaligus menciptakanketerpaduan antar wilayah perkotaan yang dalam pasca aktifitasnya kelak dapat menjamindan menunjang kelestarian lahan (land conservation), peningkatan ekonomi (improvment ofeconomic condition) dan kesejahteraan sosial (social walfare) masyarakat secara keseluruhandapat diwujudkan.
IDENTIFIKASI PENGARUH PERUBAHAN FUNGSI LAHAN TERHADAP SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI PINGGIRAN KOTA (Studi kasus: Kecamatan Palu Utara)
Lutfi, Lutfi
MEKTEK Vol 8, No 1 (2006)
Publisher : MEKTEK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (441.841 KB)
The general aim of the studi was to identify the influence of spatial and social transformation process tha had been taking place (2003) on the social prosperity of the urban fringe community. The particular aims of the study were (1) to identify the changing effects of the land function as the result of the new settlement development toward the social economic contidion of community in the urban fringe, and (2) to identify the social interaction pattern of local community.The result of the study indicated that were changing effects of the land function from cultivation land toward non-cultivation land (the harbor development) on the range of family income of the local community (social economic condition).It could be concluded that with regard to the physical change of the land, most of people who had previosly had a job in the cultivation sector moved to another job (informal sector); while the rest had never had a job. Furthermore, seen from the social economic point of view it was discovered that the research areas were expanded areas of city dwellers with their urban characteristics. factors
PENERAPAN HUKUM MILITER TERHADAP ANGGOTA TNI YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA DESERSI
Putra, Tommy Dwi
LEX CRIMEN Vol 2, No 2 (2013): Lex Crimen
Publisher : LEX CRIMEN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui: bagaimana penerapan Hukum Militer terhadap pelaku Tindak Pidana Desersi dan bagaimana hubungan antara Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Militer dengan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Umum. Dengan metode yuridis normatif disimpulkan bahwa: 1. Bahwa penerapan hukum militer terhadap pelaku tindak pidana desersi sebagai Anggota Militer (TNI) ancaman hukumannya lebih berat dibandingkan dengan ancaman hukuman yang terdapat pada KUHP (dipandang kurang memenuhi rasa keadilan) ; karena militer dipersenjatai guna menjaga keamanan ; justru dipergunakan desersi. 2. Bahwa hubungan antara KUHPM dengan KUHP, suatu hubungan yang tidak dapat terpisahkan karena KUHPM merupakan bagian dari KUHP ; KUHP berlaku bagi setiap orang dengan demikian bagi militer (TNI), berlaku KUHP, dan bagi Militer (TNI) yang melakukan tindak pidana deersi akan diperlakukan / diterapkan aturan khusus yakni KUHPM, hal ini merupakan penyimpangan dari KUHP. Kata kunci: desersi
STT]DENT'S ACHIEVEMENT ON BIOLOGY OF THE STUDENT OF ACCELERATION CLASS OF SMA NEGERI III SURAKARTA, EMPHASIZED ON THEIR LEARNING METHOD, LEARNING MOTIVATION AND THEIR EMOTTONAL QUOTIENT (EQ
HAMIDAH, LILIK NUR;
SAJIDAN, SAJIDAN;
SUMANTO, SUMANTO
BIOEDUKASI Vol 3, No 1 (2006): BIOEDUKASI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (5056.518 KB)
AbstractThis is the descriptive-quantitative research which aimed to know the student achievement on biologywhich specify in a view point of their learning method, motivation and EQ. Acceleration class program of2d grade student of SMA Negeri III Surakarta was the object of this research. Clustered random salmplingwas used to collect the data, which was held by questionaire and documentation. Analysis of Variance wasused to analyze the data.The result showed that any learning method was suitable for the student of acceleration pragrams,since we know that they have the more prominent academic ability. Various EQ and learning motivationwere occur, then can be concluded that EQ and learning motivation were still affected their achievement.Key words : Acceleration class programs, Student achievement
STT]DENT'S ACHIEVEMENT ON BIOLOGY OF THE STUDENT OF ACCELERATION CLASS OF SMA NEGERI III SURAKARTA, EMPHASIZED ON THEIR LEARNING METHOD, LEARNING MOTIVATION AND THEIR EMOTTONAL QUOTIENT (EQ
HAMIDAH, LILIK NUR;
SAJIDAN, SAJIDAN;
SUMANTO, SUMANTO
BIOEDUKASI Vol 3, No 1 (2006): BIOEDUKASI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (5056.518 KB)
AbstractThis is the descriptive-quantitative research which aimed to know the student achievement on biologywhich specify in a view point of their learning method, motivation and EQ. Acceleration class program of2d grade student of SMA Negeri III Surakarta was the object of this research. Clustered random salmplingwas used to collect the data, which was held by questionaire and documentation. Analysis of Variance wasused to analyze the data.The result showed that any learning method was suitable for the student of acceleration pragrams,since we know that they have the more prominent academic ability. Various EQ and learning motivationwere occur, then can be concluded that EQ and learning motivation were still affected their achievement.Key words : Acceleration class programs, Student achievement
SERAT MUMULEN (SUNTINGAN TEKS DAN KAJIAN SEMIOTIK)
CAHYANINGRUM, IKA
SULUK INDO Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013
Publisher : Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (176.012 KB)
Serat Mumulen dapat dikategorikan ke dalam naskah berjenis simbolik yaitu dengan cara mempersembahkan sesaji dan mengetahui simbol dan makna sesaji.Naskah Serat Mumulen dengan ukuran 16 x 21 cm ditulis di Surakarta abad 19,menceritakan tentang acara keraton yakni persembahan atau sesaji untuk leluhurkeraton Surakarta Khususnya untuk para Nabi pada pakubuwana IX (1861-1893).Selain mengungkap makna dan simbol, serat mumulen mendiskripsikan tokohpada masa kerajaan demak, pajang, dan surakarta yang berhubungan dengankejayaan kerajaan hingga saat ini. Maka setiap tokoh harus diingat dan diberikansesaji sesuai kriteria yang ada, dengan begitu masyarakat jawa bisa mendo’akanpara leluhur. Contoh : Kanjeng Sultan Demak diberikan sesaji nasi punar dansambal kedelai. Sajen tersebut diberikan karena masyarakat berkeyakinan adanyawujud rasa syukur. Analisis Naskah Serat Mumulen menunjukkan bahwa pemaknaan yangdilakukan terhadap naskah Serat Mumulen mempresentasikan simbol-simbolsesaji berupa makanan, bunga dan buah-buahan pada acara hajat mantu diKeraton pada masa Pakubuwana I sampai Pakubuwana X, serta mengungkappenanda dan petanda dalam simbol yang terdapat dalam sesaji. Sesaji adalah media atau sarana untuk mengingat dan mendo’akan leluhur.Masyarakat jawa masih mengenal sesaji sampai sekarang. Namun tradisimasyarakat jawa saat ini dianggap mistis, irasional, dan sebutan yang terkesannegatifoleh masyarakat modern. Hanya sedikit yang melihat yang melihat sebagaimenifestasi bentuk lain dari do’a. Dengan kata lain sesaji diartikan wujud darisistem Religi masyarakat Jawa. Ada bermacam-macam sesaji dalam kehidupanmasyarakat jawa, salah satunya sesaji dalam hajatan pernikahan yang terdapatdalam naskah serat mumulen yang harus dipertahankan.
PERAN DISPORA PROVINSI RIAU DALAM PEMBINAAN ATLET PELAJAR MELALUI PROGRAM PUSAT PENGEMBANGAN DAN LATIHAN OLAHRAGA PELAJAR (PPLP) TAHUN 2015-2017
Permana, Jaka;
Wicaksono, Baskoro
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 7: Edisi I Januari - Juni 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The PPLP program is an education and training center for talented student athletes which is a manifestation of the system of organizing training to achieve the desired results, increasing performance in national and international sports. This research is motivated by the role in fostering the athletes of PPLP students in Riau Province in 2015-2017 which is carried out by Dispora but in its implementation experiences various problems, such as the achievements and quality of athletes which are declining every year. The purpose of this study is to analyze the problems that occur in the implementation of the program that causes a decrease in athlete achievement. The method used in this research is descriptive method with the type of qualitative research. The type of research data is primary data and secondary data. Data collection techniques in this study were documentation and interviews. The data analysis technique used is descriptive qualitative data analysis. The results showed that the role of Dispora in coaching PPLP athletes in Riau Province was not running optimally. This can be seen from the not yet effective planning of activity programs. There are inhibiting factors both in terms of internal and external; provision of facilities and infrastructure that are not yet efficient and do not create coordination between the same level institutions. The right solution to overcome the problems in the PPLP program management process is to create a neater and more effective program planning and produce policies that can improve coordination between each institution concerned. Keywords: Planning of sports activities, maintenance of sports facilities and dormitories, organizing try outs and competitions, achievements