Articles
FACEBOOK SEBAGAI MEDIA DALAM PENGAJARAN SHORT STORY PADA TEKS NARRATIVE
Siti Aimah;
Muhimatul Ifadah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2012: SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Short story merupakan bagian dari teks narrative yang selama ini kebanyakan hanya diajarkan dengancara konvensional yaitu terbatas pada characters, settings, dan plot. Penggunaan metode pengajaranshort story dapat diuraikan pada penerapan strategi reader response dimana pembaca diminta untukmerespon cerita pendek yang mengandung pesan moral dengan cara menggambarkan tindakankarakter, memahami dan menjelaskan karakter, menginterpretasikan apa saja yang telah dilakukan,melibatkan perasaan mereka, menghubungkan pengalaman pribadi terhadap karakter, dan menilaipenulis serta alur ceritanya melalui sebuah diskusi antar teman yang dilakukan pada media facebook.Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah jejaring sosial facebook dapatdimanfaatkan sebagai media pembelajaran khususnya dalam pengajaran short story pada teksnarrative. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subyek penelitian ini adalahmahasiswa yang ikut dalam mata kuliah Reading 1 (Elementary Reading Comprehension) yaitumahasiswa semester II Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris UNIMUS tahun ajaran 2010/2011sebanyak 22 orang. Hasil penelitian menunjukkan 40,9% mahasiswa memberikan respon describing.Sebanyak 18,2% mahasiswa memberikan respon engaging. Mahasiswa yang memberikan responconnecting sebesar 9,09%. Dan respon terakhir yang dapat ditemukan dari diskusi yang dilakukanantar mahasiswa di facebook adalah judging sebesar 31,8%.
PENDEKATAN SOSIAL DALAM PEMBEWARAN AGAMA
Suparlan Suparlan
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN, EDISI 2,1997,TH.XVI
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (368.512 KB)
|
DOI: 10.21831/cp.v2i2.9272
Pemsalahan sosial lerus tejadi dalam pmer pembangunan, bahbn padaakhir-akhir ini ada yang menjurus pada kekerasan sosial. Pennasalahan ini tcnlunyaakan semakin mengeribn jib tidak segera dicari beberapa allernatit penumbuhankesadaran sosial pada anal; didik. Pendidikan agama sebagai salah salu mate" yangsangat era1 dengan pembentubn kepribadian sudah sehamsnya ambil bagian dalam ha1ini, terlebih agama di dalamnya telah mengkfaim sebagai pelunjuk dan pdomankehidumn manusia. Namun demikian vendidibn a.mm a .p ada umumnya masih terfdtuspada penanaman doklrin spiritual, dan;dikit sckali mcngamhbn pad; pcmahaman dmpenumbuhan kcsadaran sosial whingga perk ada pemikiran unluk mengupyakankndidibn rgama yang bemrienlasi pcrnbelajaran soaial.Upaya yang relatil pat diterapkan dalam pembelajaran agama yangberorientasi sosial tanpa mengurangi bbl mcmbcribn doklrin spiritual adalah:memberi maha misl pada xtia~ mualan materi pembelajaran awrna,mentranrformasikan pennasalahan dan kehidupan xalal dalai pcmbcandan dengan menggunakan pendckalan merode pembelajaran plural, yang mengahinpengarnilan, pernikiran, wrta perenungan dalam hali anak didili
PENTINGNYA PEMBENTUKAN UNDANG-UNDANG LINTAS TRANSIT DI SELAT MALAKA BAGI INDONESIA DAN MALAYSIA
Muhammad Nasir
Masalah-Masalah Hukum Masalah-Masalah Hukum Jilid 42, Nomor 4, Tahun 2013
Publisher : Faculty of Law, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3771.05 KB)
|
DOI: 10.14710/mmh.42.4.2013.473-482
Indonesia and Malaysia are bordering contries the Malacca Strait which has been ratified by UNCLOS in 1982. Found in the UNCLOS 1982 transit Passage in the Malacca Stra;t not including the te"itorial sea, while there are parts of the territorial sea in the Malacca Strait. so that, Indonesia and Malaysia did not receive the full rights of sovereignty as the territorial sea. Transit passage only regulates passage on the high seas and EEZ. Domestic laws may not discriminate to the user states and should comply based on international law. Indonesia and Malaysia need to establish domestic laws regarding transit passage and fight back rights and responsibilities of the strait states to international community.
Asfiksi Meningkatkan Kejadian Hiperbilirubinemia Patologis pada Bayi di RSUD Tugurejo Semarang
Agus Saptanto;
Ika Dyah Kurniati;
Siti Khotijah
Jurnal Kedokteran Muhammadiyah Vol 5, No 2 (2016): JURNAL KEDOKTERAN
Publisher : Jurnal Kedokteran Muhammadiyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (35.602 KB)
Latar belakang : Hiperbilirubinemia merupakan peningkatan kadar bilirubin dalam darah. Hiperbilirubinemia yang tidak terkontrol dapatmenyebabkan kerusakan otak. Pada tahun 2014 hiperbilirubinemia menempati urutan ke 2 kasus terbanyak di ruang rawat inap perinatologiRSUD Tugurejo Semarang. Beberapa faktor risiko hiperbilirubinemia antara lain usia kehamilan, jenis kelamin dan asfiksia. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan asfiksia dengan insiden hiperbilirubinemia patologis di RSUD Tugurejo Semarang.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel adalah 74 neonatus yangmengalami hiperbilirubinemia dengan berat badan?2500 gram dan dipilih dengan teknik sistemrandom sampling. Data ini diambil daricacatan rekam medik dari periode Januari sampai Desember 2014. Analisis statistik yang digunakan adalah chi-square.Hasil : Dari 74 neonatus dengan hiperbilirubinemia, sebanyak 68,9% neonatus mengalami hiperbilirubinemia patologis. Dari hasil analisismenunjukkan bahwa asfiksia memiliki hubungan yang signifikan dengan insiden hiperbilirubinemia patologis (p= 0.004).Kesimpulan : Asfiksia meningkatkan insiden hiperbilirubinemia patologis.Keyword : asfiksia, hiperbilirubinemia patologis, hiperbilirubinemia fisiologi
INTEGRASI TEKNIK PENDETEKSIAN OBYEK MENGGUNAKAN SENSOR PIR DENGAN KONTROL PERGERAKAN SLIDING CAMERA PADA SISTEM KEAMANAN BENGKEL
Deni Kurnia;
Rizky Fitri Hidayatulloh
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 7, No 2 (2016): JURNAL SIMETRIS VOLUME 7 NO 2 TAHUN 2016
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (519.11 KB)
|
DOI: 10.24176/simet.v7i2.771
Keamanan merupakan salah satu faktor yang diperlukan dalam setiap aktivitas manusia dan area yang ditempatinya. Salah satu area yang perlu mendapatkan perhatian keamanannya adalah gedung-gedung yang memiliki aset bernilai tinggi, seperti pabrik, bengkel, laboratorium, gudang dll. Metodologi penelitian dilakukan dengan cara merancang sistem elektronika, mekanika dan program untuk menangani sistem kemananan laboratorium yang mengintegrasikan kemampuan deteksi sensor PIR dengan sliding camera yang didesain khusus agar memiliki jangkauan yang luas. Pengontrolan gerakan kamera selain bekerja secara otomatis, juga bisa secara manual melalui web, baik melalui PC atau smartphone. Prinsip kerjanya, sistem akan memberikan peringatan melalui alarm sekaligus mengaktifkan solenoid doorlock saat itu juga untuk mengunci lab jika ada pencuri yang masuk kedalam lab. Disaat yang sama kamera dapat merekam kejadian tersebut secara realtime dan disimpan dalam bentuk data video dan gambar sebagai bukti bahwa pencuri yang bersangkutan masuk kedalam lab. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa sistem yang dirancang dapat bekerja dengan baik sesuai dengan spesifikasi yang telah dibuat. Kata kunci: sistem keamanan gedung, PIR sensor, web monitoring, sliding camera.
Kepadatan Populasi dan Sebaran Cacing Tanah di Lahan Sawah Sistem Pertanian Organik, Semi Organik dan Konvensinal
Ea Kosman Anwar;
RDM. Simanungkalit;
Edi Santoso;
Sukristiyonubowo Sukristiyonubowo
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 15, No 1 (2010): February 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/biota.v15i1.2655
Earthworm is one of the soil macrofauna, which consumes organic matter for body growth and life. Therefore the earthworm can be soil organic status and soil fertility indicator. On the other hand, at present, the organic farming system is developing and positively accepted by people as yield consumer, and yield price is higher than conventional yield price. The experimen to study the earthworm population rate and spread methode was conducted in 2008 planting season, in West Java, with RBD (Randomized Block Design). Three farming system as treatment i.e Organic farming, Semi organic and Conventional farming system and six location as replication. The result showed that Semi organic farming system is the most earthworm population rate and the earthworm distribution is random model.
KRITIK SOSIAL SUKU DAYAK BENUAQ DALAM NOVEL API AWAN ASAP KARYA KORRIE LAYUN RAMPAN (TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA MARXIS)
Nina Queena Hadi Putri
BAHASTRA Vol 35, No 2 (2016): Bahastra
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (244.204 KB)
|
DOI: 10.26555/bahastra.v35i2.4862
Penelitian ini mendeskripsikan novel Api Awan Asap karya Korrie Layun Rampan ditinjau dari (1) protes sosial, (2)realisme sosial. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya protes sosial yang ditujukan kepada masyarakat yang tidak mengetahui tradisi berhuma suku Dayak Benuaq; perusahaan pertambangan, perusahaan perkebunan, HPH, dan HTI; perusahaan kelapa sawit, tebu, dan coklat; kepada “konglomeratâ€; perusahaan penambangan emas dan batu bara. Bentuk realisme sosial menggambarkan masyarakat suku dayak Benuaq yang dituduh sebagai perusak alam; kerusakan lingkungan pada wilayah yang didiami oleh suku Dayak Benuaq; ketidaktahuan masyarakat mengenai hukum dan kepemilikan tanah; dan ketidaksiapan mental secara finansial masyarakat.
ETNOMEDISIN SEBAGAI SOLUSI ALTERNATIF PADA PERMASALAHAN EKONOMI DAN KESEHATAN MASYARAKAT DI DESA BAGAN KECAMATAN PERCUT SEI TUAN, KABUPATEN DELI SERDANG
Puspitawati Puspitawati;
Sulian Ekomila;
Noviy Hasanah
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 5, No 1 (2013): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jupiis.v5i1.532
Indonesia is a multi-ethnic country consisting of hundreds of tribes and cultures who are faced with various problems including health issues. Health and disease are major problems facing the people of Indonesia since prehistoric times. Similarly, the city of Medan percut sei districts are faced with a host of health and disease. At the community in addressing pain and its treatment often make use of modern medical services when their economic conditions are not sufficient. While they can actually use the land in the yard to grow nutritious crops for the first treatment. Indonesia is also rich in ethnic groups that reached more than 370 ethnic and traditional knowledge which is the nation's cultural heritage in the use of herbs for health maintenance and treatment of hereditary diseases. In the study of anthropology known as ethnomedicine treatment. It is very interesting when examined from the standpoint of anthropology, especially about the treatment ethnomedicine.
Rekonstruksi Budaya Hukum Nasional yang Berbasis Nilai-nilai Budaya Hukum Bangsa Indonesia
Toto Tohir
Syiar Hukum Volume 13, No 2 (2011) : Syiar Hukum : Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Islam Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/sh.v13i2.653
Indonesia is former Dutch colony in which its legal system is heavily influenced by the Continental European Legal System. Geographically located in the continent of Europe which was colonized by France, Holland has traditionally followed the Continental European Legal System. This System is formally and substantially adopted by Indonesia. The Continental European Legal System is based on a system of law that has been created by Parliament. Conversely, cultural-customs differences among the Indonesian communities have led to the conflict between the existing law and law cultural. It is therefore that effort is urgently needed to adjust both the system and reconstruction of the law faculty curriculum in order to accommodate the clash between one law cultural and another one.
Developing Students’ Ability to Master English Idioms using Songs and Pictures
Dian Candra Prasetyanti;
Riana Eka Budiastuti;
Siti Aimah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: Proceeding 3rd ISET 2017 | International Seminar on Educational Technology 3rd 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (621.111 KB)
Learning English idioms is difficult not only for native speakers but also for ESL/EFL learners because they donot mean what they literary mean and the meaning of idioms is difficult to understand except they make use oftheir cultural understanding. Learning English idioms is a challenging task for Indonesian students who learnEnglish as a Foreign Language (EFL).The objective of this study was to investigate the effect of songs andpicturesto teach English Idiomsof University students at University of Muhammadiyah Semarang. To conductthe study, 15 students from the second semester class of English Education Department were choose. Therefore,this research presents the effective learning strategies for EFL learners in Indonesia to learn English idiomseffectively. Besides introducing English idioms to the University students using songs and pictures it can be theway to increasing students’ motivat ion and involvement in learning English idioms. Keywords: English idioms, songs, pictures.