Articles
Fenomena Pembangunan Rumah Ibadah Agama Minoritas Di Pamekasan
Mukayat Al-Amin;
Khoirul Anam
Al Hikmah Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (359.25 KB)
|
DOI: 10.30651/ah.v5i1.3339
AbstractBeing in a state of law which has been regulated in the law, it should be obeyed in every condition because the law is created based on community agreement to achieve comprehensive justice without favoritism. In Indonesia, religious diversity becomes a dynamic including Pamekasan, the city where the majority of the population is Muslim, so that a dynamic emerged where there is a group of religious communities who are in a minority in the city that have difficulties in building their own tabernacle.In order to get a good cooperation process, a supportive situation is needed, namely a situation that allows the creation of values which all parties can accept because they feel they need it. Even so, it is very regrettable that the ideals of salvation and peace are not always a uniform reality. Otherwise, it can occur hostility and clashes between religious groups. Keywords: Phenomenon of Tabernacle Construction of Minority Religious
IMPLEMENTASI LOGIKA FIS TSUKAMOTO UNTUK MENENTUKAN TAKARAN ZAT KIMIA PADA PROSES PENGOLAHAN AIR DI PABRIK KELAPA SAWIT
Sunanto Sunanto;
Rayendra Putra Pratama
JOISIE (Journal Of Information Systems And Informatics Engineering) Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35145/joisie.v5i2.1756
Pabrik kelapa sawit merupakan industri hilir kelapa sawit yang mengolah bahan baku berupa tandan buah segar(TBS) kelapa sawit menjadi Crude Palm Oil (CPO). Proses pengolahan pada pabrik kelapa sawit membutuhkan kurang lebih 75% air. Air yang digunakan pada pabrik kelapa sawit berasal dari aliran sungai dengan tingkat kekeruhan > 6 dan PH air rata-rata kurang dari 6.5, untuk itu diperlukan proses penjernihan dan netralisasi PH air pada stasiun Water Treatment Plant dengan standar NTU kurang dari 6 dan PH 6.5 – 7.5. Proses penentuan takaran bahan kimia berupa soda ash dan almunium sulfat yang dilakukan selama ini oleh operator masih bersifat manual. Operator WTP tidak melakukan pengukuran kondisi awal kejernihan air, prediksi kondisi awal berupa kejernihan dan PH air disamakan dengan kondisi sebelumnya, penggunaan bahan kimia tidak melalui perhitungan melainkan perkiraan dengan perkiraan bahan kimia yang digunakan tidak efisiens. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dibutuhkan suatu aplikasi yang dapat menentukan takaran bahan kimia dengan memperhitungkan jumlah air, kondisi awal air dan target capaian berupa nilai NTU kurang dari 6 dan PH 6.5 – 7.5. Aplikasi disajikan berbasis desktop dilengkapi dengan Logika Fuzzy dengan inferensi Tsukamoto. Logika Fuzzy dengan infferensi Tsukamoto dapat memperhitungkan kondisi input berupa jumlah air dan kondisi awal air, serta nilai output berupa takaran bahan kimia.
Pembangunan Modul Pembelajaran Bahasa Inggris Menggunakan Grammar Translation Method Berbasis Android
Noviani Kurnia Ambarwati;
Rita Wiryasaputra;
Shinta Puspasari
Ultimatics : Jurnal Teknik Informatika Vol 8 No 2 (2016): Ultimatics: Jurnal Ilmu Teknik Informatika
Publisher : Faculty of Engineering and Informatics, Universitas Multimedia Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (813.994 KB)
|
DOI: 10.31937/ti.v8i2.516
English has become the international language now used in almost all areas of global life and connect to transfer knowledge to the whole world, for the mastery of the English language allows a person to expand interaction in the international world. To help in learning English to primary school students, especially in class 3-5 primary school will be built learning module applications. In order to teach English well, better know the methods used in the process of learning English in primary school is the grammar translation method (GTM), which is a method of teaching grammar to the main characteristics focusing on translation (translation) and to memorize verb forms. This application is intended as an alternative to learning to enhance students’ understanding of the material about the translation and pronunciation of English interactive fun, the application is built using the Android operating system. Index Terms— Android, English, Elementary students, Grammar Traslations Method, Learning Module.
PERANAN MATA PELAJARAN PPKn DALAM RANGKA MENUMBUHKAN NILAI KARAKTER RELIGIUS SISWA KELAS IV DI SDN 3 WURYOREJO
Hari Wahyu Nugroho;
Suyahman Suyahman;
Meidawati Suswandari
CIVICS EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL (CESSJ) Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32585/cessj.v1i1.356
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskrPPKnikan Peranan Mata Pelajaran PPKn Dalam Rangka Menumbuhkan Nilai Karakter Religius Siswa Kelas IV Di Sekolah Dasar Negeri 3 Wuryorejo Kabupaten Wonogiri Tahun Pelajaran 2017/2018 Jenis penelitian ini adalah Penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV Di Sekolah Dasar Negeri 3 Wuryorejo Kabupaten Wonogiri Tahun Pelajaran 2017/2018 sebanyak 15 peserta didik. Pelaksanaan penelitian dilaksanakan selama 2 minggu, mulai pada tanggal 02 Februari 2018 s.d tanggal 16 Februari 2018. Metode pengumpulan data menggunakan : observasi, wawancara dan dokumentasi. Validitas data dilakukan dengan triangulasi data dan metode. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik analisis mengalir yang terdiri dari tiga langkah: reduksi data, display data dan Verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan melalui matapelajaran PPKn di SD berdasarkan kurikulum 2013 ada beberapa materi yang dapat digunakan untuk membentuk karakter religius yaitu toleransi beragama, ketaatan pada pencipta alam semesta, sedangkan dalam proses pembelajaran PPKn dapat dibentuk juga nilai karakter religius dengan cara: berdoa pada saaat mengawali dan mengakhiri pembelajaran, mengajaksiswa mendoakan temannya yang sakit, mengajak siswa tenang dan khidmat mendengarkan suara adzan, serta mengajak siswa mendoakan saudara-saudara Guru yang kena musibah bencana alam. Simpulannya metapelajaran PPKn di Sekolah Dasar Negeri 3 Wuryorejo Kabupaten Wonogiri Tahun Pelajaran 2017/2018 berperanan dalam Menumbuhkan Nilai Karakter Religius
PERANAN TATA TERTIB SEKOLAH DALAM MEMBENTUK PERILAKU KEDISIPLINAN SISWA DI SEKOLAH DASAR NEGERI 2 SENDANGSARI KECAMATAN BATUWARNO KABUPATEN WONOGIRI TAHUN PELAJARAN 2019/2020
Aji Widya Putra;
Suyahman Suyahman;
Tri Sutrisno
CIVICS EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL (CESSJ) Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32585/cessj.v1i1.361
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peranan tata tertib sekolah dalam membentuk perilaku kedisiplinan siswa di Sekolah Dasar Negeri 2 Sendangsari dan mendeskripsikan faktor-faktor apa yang menghambat tata tertib sekolah untuk membentuk perilaku kedisiplinan siswa di Sekolah Dasar Negeri 2 Sendangsari Kecamatan Batuwarno Kabupaten Wonogiri tahun pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa Sekolah Dasar Negeri 2 Sendangsari dan objek penelitian ini adalah peranan tata tertib sekolah dan perilaku kedisiplinan siswa di Sekolah Dasar Negeri 2 Sendangsari. Metode pengumpulan data adalah wawancara, observasi, angket dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data interaktif model Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini adalah Peranan tata tertib sekolah dalam membentuk perilaku kedisiplinan siswa di Sekolah Dasar Negeri 2 Sendangsari sudah cukup baik. Kepala sekolah dan guru kelas telah dapat membiasakan siswa untuk mematuhi tata tertib sekolah guna membentuk perilaku disiplin. Faktor yang menghambat tata tertib sekolah dalam membentuk perilaku kedisiplinan siswa di Sekolah Dasar Negeri 2 Sendangsari adalah 1. faktor lingkungan keluarga berupa perhatian orang tua, 2. faktor lingkungan sekolah berupa ajakan teman yang melanggar dan kesibukan guru, dan 3. faktor lingkungan masyarakat berupa pergaulan dan gaya hidup yang tidak sesuai dengan aturan sekolah. Simpulan penelitian ini adalah melalui tata tertib sekolah dapat membentuk perilaku kedisiplinan siswa. Pembentukan perilaku disiplin siswa di pengaruhi oleh 3 faktor yaitu faktor lingkungan keluarga, faktor lingkungan sekolah dan faktor lingkungan masyarakat.
PERANAN GURU DALAM MEMBENTUK KARAKTER NASIONALISME PADA SISWA SEKOLAH DASARNEGERI GENENGSARI 01 KECAMATAN POLOKARTO KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2019/2020
Aris Kurniawan;
Suyahman Suyahman;
Meidawati Suswandari
CIVICS EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL (CESSJ) Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32585/cessj.v2i1.767
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peranan guru dalam membentukkarakter nasionalisme pada siswa Sekolah Dasar Negeri Genengsari 01 KecamatanPolokarto Kabupaten Sukoharjo Tahun Pelajaran 2020.Penelitian ini merupakanpenelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guruSD Negeri Genengsari 01.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dandokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peranan guru dalammembentuk karakter nasionalisme pada siswa SD Negeri Genengsari 01 masihkurang sempurna, hal ini terlihat guru hanya menerapkan 4 peranan saja dari 12peranan guru di sekolah,sehingga kurangnya tindakan nyata dari guru kepada siswadalam membentuk perilaku dan sikap nasionalisme. Wujud nyata tersebut tampaksiswa kurang memahami bentuk sikap nasionalisme.
Respon Mainstream Terhadap Globalisasi dan Aplikasinya
Khoirul Anam
Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 3, No 1 (2016): Wahana Akademika
Publisher : Kopertais Wilayah X Jawa Tengah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21580/wa.v3i1.869
AbstractGlobalization as a multi-dimensional phenomenon at some point generate a variety of perspectives. On the one hand, the scientists assume that globalization is a science paradigrma (grand theory) in the scholarly community service, but if we look at the broader aspects of the globalization of the implications of globalization also posed on the pattern of development of science and technology world. Th is paper tries to elaborate the implications of globalization as an approach in the social sciences to the pattern of development of science and technology. In the early 1970s gold reached a stage of development of capitalism and technological development pattern at that time adopted many technological developments (hard technology) but when in the 1990s era of globalization comes the pattern of technological developments turn out to be more humane. What happens is that there is an attempt to force a culture to another culture. Th is will have a big impact on the life of society. Today, people fed to then make Western culture as daily until the new kemudian budaya releasing or removing people's identity. To overcome it, clearly need to be selective in accepting a culture.Keyword: globalization, technology, culture.
Using Rummy Game Method to Improve Students’ Learning Activities and English Dialog
Supriyanto Supriyanto
Register Journal Vol 5, No 1 (2012): REGISTER
Publisher : IAIN Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (205.828 KB)
|
DOI: 10.18326/rgt.v5i1.101-120
This classroom action research was aimed at improving students’ learning activities and students’ English dialog skills in the state senior high school 3 Salatiga. The research was carried out in the state senior high school 3 Salatiga from January to June 2012. The subject of the research was 38 students of grade XI natural science 2. While the objects of research were rummy game method, students’ learning activities and students’ English dialog skills. This action research was conducted in two cycles. Each consisted of planning, acting, observing, and reflecting. In cycle 1, the researcher implemented rummy game method with big groups and ready made cards while in cycle 2, the researcher applied rummy game method with small groups and student designed cards. To collect the data the researcher gave self-assessment test and performance test before the first cycle, after the first cycle, and after the second cycle. The data analysis was done by descriptive comparison namely by comparing scores in the previous condition with those of the first cycle and the second cycle. The research findings revealed that there was significant improvement of average scores in students’ learning activities namely 13.8 % from 56.8 % in the previous condition to 70.6 % in cycle 2 and in students’ English dialog skill namely 5.8 from 72.7 in the previous condition to 78.5 in cycle 2. Hence, hypothesis stating that using rummy game method is able to improve students’ learning activities and English dialog skill in the state senior high school 3 Salatiga grade XI natural science 2 even semester year 2011/2012 is proven right.Keywords: Rummy Game Method; Learning Activities; English Dialog Skill
Implementation Of Kb Counseling On Kb Accepters In The Ngadiluwih And Ngancar Areas Of Kediri Regency: Pelaksanaan Konseling Kb Pada Akseptor Kb Di Wilayah Ngadiluwih Dan Ngancar Kabupaten Kediri
RATNA FETI WULANDARI
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2022): JPM | Maret 2022
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33023/jpm.v8i1.1025
Peningkatan Angka Kematian Ibu disebabkan risiko 4 Terlalu (Terlalu muda melahirkan dibawah usia 21 tahun, Terlalu tua melahirkan diatas 35 tahun, terlalu dekat jarak kelahiran kurang dari 3 tahun dan terlalu banyak jumlah anak lebih dari 2). Ibu meninggal yang melahirkan berusia dibawah 20 tahun dan diatas 35 tahun adalah 33% dari seluruh kematian ibu, sehingga apabila program KB dapat dilaksanakan dengan baik lagi, kemungkinan 33% kematian ibu dapat dicegah melalui pemakaian kontrasepsi. Konseling merupakan aspek yang sangat penting dalam pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi. Tujuan Pengabdian masyarakat ini meningkatkan pengetahuan tentang macam-macam metode kontrasepsi, mengatasi masalah akseptor KB serta mampu meningkatkan cakupan pengguna akseptor KB di wilayah Ngadiluwih dan Ngancar Kabupaten Kediri. Media yang digunakan adalah ABPK (Alat Bantu Pengambilan Keputusan). Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah langkah SATU TUJU. Adapun materi yang disampaikan adalah Pengertian kontrasepsi, macam-macam metode kontrasepsi, efek samping, efektifitas, cara kerja dan kapan melakukan kunjungan pemeriksaan apabila ada masalah. Jumlah WUS (Wanita Usia Subur) wilayah Ngadiluwih sebanyak 79 orang dan Wilayah Ngancar sebanyak 48 orang. Hasil Pelaksanaan pelayanan konseling KB oleh Bidan di wilayah Ngadiluwih sebagian besar kategori Baik sebanyak (66,7%). Pelaksanaan pelayanan konseling KB oleh Bidan di wilayah Ngancar sebagian besar kategori Baik sebanyak (54,43%). Jenis alat kontrasepsi yang digunakan kilen di wilayah Ngadiluwih sebagian besar implan sebanyak (66,67%). Jenis alat kontrasepsi yang digunakan kilen di wilayah Ngancar sebagian besar implan sebanyak (69,6%). Diharapkan pelaksanaan konseling memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas dari Konseling sehingga Tujuan Konseling dapat terwujud dengan baik.
PARENTING TRAINING TO BUILD CHILDREN'S CHARACTER THROUGH WEB LEARNING
Wartiningsih Wartiningsih;
Sugeng Bayu Wahyono
English Language and Literature International Conference (ELLiC) Proceedings Vol 3 (2019): 3rd ELLiC Proceedings: Reimagining New Cyber-based Research in English Education, Lite
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (341.177 KB)
Character building can be done early in the family. Parents need a special formula in educating children's character in an era of disorder. In the digital age, parents can attend childcare training or courses through web learning. This training is to overcome the limitations of place, time, and costs for parents. The purpose of this paper is to explain as an alternative to building the character of children from families through web learning. The method in this paper uses in-depth literature studies. The results of this study that character development can be started from the family as the first pillar of education. Parents can get knowledge about children's character through web learning.