Articles
Manajemen Asuhan Kebidanan Intranatal pada Ny. E dengan Preekalmpsia Berat
Alviana, Alviana;
Nurhayati, Nurhayati;
Rahmawati, Rahmawati
Window of Midwifery Journal Vol. 2 No. 1 (Juni 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (321.361 KB)
|
DOI: 10.33096/wom.vi.260
Data yang di dapatkan menurut sebuah studi World Health Organization (WHO) bahwa sekitar 810 wanita meninggal karena sebab yang dapat dicegah terkait dengan persalinan dan kehamilan. Komplikasi utama yang menyebabkan hampir 75% dari semua kematian ibu adalah tekanan darah tinggi selama kehamilan (Preeklampsia dan eklampsia, hipertensi gestasional) sekitar 14% yang menduduki posisi kedua setelah perdarahan dan disusul oleh komplikasi dari persalinan aborsi yang tidak aman.Di Indonesia preeklampsia berat dan eklampsia merupakan penyebab kematian ibu berkisar 1,5% sampai 25 %, preeklampsia yang termasuk dalam hipertensi dalam kehamilan menempati posisi kedua terbanyak setelah perdarahan yang menyebabkan kematian ibu. Tujuan disusunnya Laporan Tugas Akhir (LTA) ini adalah agar dapat melaksanakan Asuhan Kebidanan Intranatal Pada Nyâ€E†Dengan Preeklampsia Berat di RSUD Labuang Baji makassar dengan penerapan manajemen asuhan kebidanan sesuai wewenang bidan. Preeklampsia merupakan komplikasi kehamilan dan persalinan yang ditandai dengan timbulnya hipertensi 160/110 mmHg atau lebih disertai proteinuria dan atau di sertai oedema pada kehamilan 20 minggu atau lebih. Gejala dari preeklampsia seperti hipertensi, oedema dan proteinuria sering tidak diperhatikan, sehingga tanpa disadari dalam waktu singkat dapat timbul menjadi preeklampsi berat, bahkan eklampsia. Hasil Tinjauan kasus dengan tinjauan teori telah diuraikan dan ditemukan adanya kesenjangan antara tinjauan kasus dengan tinjauan teori serta upaya yang dilakukan berdasarkan lingkup tugas, wewenang, dan tanggung jawab bidan. Setelah mengevaluasi hasil yang telah dilakukan pada Nyâ€E†dapat disimpulkan bahwa ibu preeklampsia berat.
Peningkatan Kualitas Garam Bledug Kuwu Melalui Proses Rekristalisasi dengan Pengikat Pengotor CaO, Ba(OH)2, dan (NH4)2CO3
Maulana, Khoironni Devi;
Jamil, Muhammad Mu'min;
Putra, Priyus Eka Manunggal;
Rahmawati, Rahmawati;
Rohmawati, Baiti
Journal of Creativity Student Vol 2, No 1 (2017): January 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jcs.v2i1.13237
Telah dilakukan penelitian mengenai peningkatan kualitas garam bledug kuwu menggunakan metode rekristalisasi. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kualitas garam bledug kuwu menjadi garam konsumsi. Kualitas garam ditinjau dari kadar NaCl yang terkandung dalam garam. Peningkatan kualitas dilakukan melalui pemurnian menggunakan metode rekristalisasi. Rekristalisasi dilakukan dengan bantuan bahan pengikat pengotor. Bahan pengikat pengotor yang digunakan yaitu CaO, Ba(OH)2, dan (NH4)2CO3. Garam bledug kuwu dilarutkan kedalam air panas kemudian ditambahakan bahan pengikat pengotor yang terakhir diuapkan pelarutnya sehingga berbentuk kristal. Terbentuk kristal garam sebanyak 4,3175 g dan didapatkan rendemen sebesar 86,35 %. Kadar kemurnian garam ditentukan melalui metode titrasi menggunakan AgNO3. Didapatkan hasil kadar kemurnian garam sebelum dan setelah rekristalisasi berturut-turut 78,92% dan 89,44 %. Garam mengalami peningkatan kemurnian sebesar 10,52 % dan belum memenuhi standar mutu garam SNI.
The Effect of Continuous Multistage Countercurrent Extraction (CMCE) Propolis Extract Administration on Leydig, and Sertoli Cells Counts, and Sperm Quality Induced With Monosodium Glutamate (MSG) (An experimental study on male Wistar rat induced by monosodium glutamate)
Rahmawati, Rahmawati;
Nasihun, Taufiqurrachman;
Isradji, Israhnanto
Sains Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 2 (2019): December 2019
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1335.76 KB)
|
DOI: 10.30659/sainsmed.v10i2.4221
INTRODUCTION:Â ROS is the most common cause of male infertility. Monosodium glutamate (MSG) is a compound which produces ROS and decreases FSH and LH levels. Continuous Multistage Countercurrent Extraction (CMCE) propolis extract as an antioxidant is evidently capable of reducing ROS concentration.OBJECTIVE: this research aims at evaluating the effect of CMCE propolis extract administration on Leydig cells and Sertoli cells counts and sperm quality of MSG-induced male wistar rats.METHODS: employing the Post Test Only Control Group Design, 18 rats were divided into 3 groups: control group, treated only with MSG (MS-G), and treatment groups, respectively treated with CMCE propolis extract at doses 8.3mg/day (CM8-G) and 10.8mg/day (CM10-G). CMCE propolis extract was given orally for 21 days. At the end of treatment, sperm and testis were taken to evaluate the Leydig cells and Sertoli cells counts and sperm quality. The sperm obtained from epididymis was analyzed using the WHO standards, while Leydig cells and Sertoli cells were counted from preparation using the HE stain method.RESULTS: the Post Hoc analysis result shows that the Leydig and Sertoli cells counts and sperm quality of CM8-G and CM10-G are significantly higher than those of MS-G, p<0.05. The Leydig cells and Sertoli cells counts and sperm quality of CM10-G are significantly higher than those of CM8-G, p><0.05. CONCLUSION: CMCE propolis extract administration evidently increases the Leydig cells and Sertoli cells counts and sperm quality from the perspective of the count, motility and morphology of spermatozoa of MSG-induced male wistar rats.><0.05CONCLUSION: CMCE propolis extract administration evidently increases the Leydig cells and Sertoli cells counts and sperm quality from the perspective of the count, motility and morphology of spermatozoa of MSG-induced male wistar rats.Â
Perspektif Sosiologis Faktor – Faktor yang memengaruhi Kunjungan Ibu Balita ke Fasilitas Kesehatan (Studi Kasus Pada Posyandu Mawar Kelurahan Tombula Kecamatan Tongkuno)
Imanuddin, Imanuddin;
Fathuraahman, Teguh;
Hariani, Hariani;
Rahmawati, Rahmawati
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 8 (2021): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (462.99 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v4i8.365
Upaya pelayanan kesehatan salah satunya adalah kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (posyandu) yang merupakan salah satu upaya untuk mendekatkan masyarakat terhadap jangkauan pelayanan kesehatan primer. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan secara observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study dan telah dilaksanakan pada pada Tanggal 9 Juni – 12 Juni 2020bertempat di Puskesmas Tongkuno. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 50 orang.Tehnik sampel penelitian ini yaitu acak sederhana (simple random sampling), kunjungan ibu balita ke posyandu sebagian besar (72%) memiliki kategori tidak baik. Pengetahuan ibu balita sebagian besar (92%) memiliki kategori baik.Pekerjaan ibu balita sebagian besar (68%) kategori bekerja.Peran kader posyandu sebagian besar (78%) kategori aktif.Tidak ada hubungan pengetahuan ibu balita dengan kunjungan ibu balita ke posyandu. Dari hasil penelitian ini di harapkan dapat menambah pengetahuan dan dijadikan sebagai sumber referensi penelitian dan disarankan untuk meneliti faktor-faktor lain khususnya dukungan keluarga atau faktor-faktor lainnya yang terkait.
Pelaksanaan Pembelajaran Matematika di Sekolah Menengah Pertama pada Era New Normal
Rohaini, Rohaini;
Edy Wibowo, Sarwo;
Rahmawati, Rahmawati;
Putriawati, Wiwin
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (618.712 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v5i6.671
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran yang digunakan guru selama pembelajaran di era new normal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam menganalisis data. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran yang digunakan adalah pembelajaran daring, pembelajaran hanya melalui grup WA saja, siswa di tuntut mandiri dengan mencari materi sendiri lewat media yang di sarankan oleh guru. Pelaksanaan pembelajaran matematika di era new normal ini pengaturan atau manegemen pembelajaran guru sudah di sesuaikan dengan aturan-aturan pemerintah tentang pembelajaran di era new normal. Pembelajaran tatap muka dan daring guru menggunakan manajemen/peraturan yang sama yang dimana waktu yang di berikan dalam satu jam pembelajaran tiga puluh menit saja, dan untuk waktu yang di berikan tidak cukup untuk pembelajaran.
Adverse Events Following Immunization (AEFI) of COVID-19 vaccines and their association with comorbidities in health personnel and public servants in Indonesia
Utami, Wiwik;
Rahmawati, Rahmawati;
Patonah, Siti;
Wahyudi, Imam
Public Health of Indonesia Vol. 8 No. 2 (2022): April - June
Publisher : YCAB Publisher & IAKMI SULTRA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36685/phi.v8i2.587
Background: Health workers and public servants as the front line in service are prioritized to get the COVID-19 vaccination. The phenomenon of side effects is a major issue in administering the vaccination. Objective: The research aimed to identify Adverse Events Following Immunization (AEFIs) and their correlation with comorbidities in health workers and public servants in Indonesia. Methods: A cross-sectional study design was used in this study among 262 participants selected using purposive sampling. Data were collected using Google Form. Univariate analysis and Chi-Square were used for data analysis. Results: Of all participants, 74.8% were not comorbid, and 25.2% were comorbid. The incidence of AEFI was 56.9%, relatively occurring after the vaccination I, II, and I and II. AEFI started 40.1% within 24 hours post-vaccination with a 48.7% symptom duration within 1-24 hours. AEFI reactions 42.3% are other reactions in the form of allergic reactions, drowsiness, and increased appetite. The Chi-Square test showed a p-value of 0.894, indicating that both comorbid and non-comorbid patients had the same risk of developing AEFI. Conclusion: Comorbid or non-comorbid is safe to get COVID-19 vaccination. Supervisors reporting on AEFI is important to anticipate the severity condition. Health protocols must be implemented continually.
IDENTIFICATION OF LEAD (Pb) IN WATER SPINACH (Ipomoea aquatica forsk) IN PALLEKO SUB-DISTRICT NORTH POLONGBANGKENG TAKALAR REGENCY
Rahmawati, Rahmawati;
Aziz, Nurul Ni’ma;
Nurhidayat, Nurhidayat;
Salzabila, Awalia
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 17, No 2 (2022): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32382/medkes.v17i2.2964
The sugar factory located in Palleko Village can produce air pollution and waste which is suspected to pollute the environment and waters. Environmental pollution in the form of lead metal can contaminate water and soil around industrial plants. Environmental pollution in water is thought to be higher than on land because it is polluted from mining processes and industrial waste. Lead metal is thought to be able to contaminate plants in water, for example kale, which is a mediator of the spread of heavy metals in living things due to the entry of these metals into plants through roots and leaf mouths (stomata). Water spinach that grows around industrial factories is at risk of being exposed to pollutant substances such as lead (Pb). Lead consumed can cause symptoms of chronic poisoning, paralysis, can affect the circulatory system, nervous system, urinary system. This study aims to identify lead (Pb) in water spinach (Ipomoea aquatica forsk) in Palleko Village, North Polongbangkeng District, Takalar Regency. This research was conducted by laboratory observation with purposive sampling technique using the color reaction test as many as 9 samples. The results showed that of the 9 samples of water spinach (Ipomoea aquatica forsk) examined, the results were all negative for lead metal. it was concluded that water spinach does not contain lead so it is safe for consumption according to the Decree of the Director General of Drug and Food Control Number 03725/B/SK/VII/89 concerning the maximum limit of metal contamination in food is 2.0 mg/kg.
Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Kebijakan Pemerintah Desa (Studi Kasus Desa Lantung, Kecamatan Lantung, Kabupaten Sumbawa)
Kariyani*, Leni Nurul;
Rahmawati, Rahmawati;
Firmansyah, Joni
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimps.v8i3.25564
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimaa upaya yang dilakukan oleh pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan yang dibuat oleh pemerintaha desa untuk masyarakatnya adapun penelitian ini dilakukan di desa lantung Desa lantung merupakan salah satu desa yang berada di kecamatan Lantung dengan jumlah penduduk mencapai 892 jiwa dan hampir semua penduduknya adalah petani. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini metode penelitian deskriptif kualitatif . Dan hasil dari penelitian yang telah dilakukan adalah dengan program pembagian sapi di desa lantung yang ditemukan ada 2 hal yaitu yang pertama implementasi dari progam sapi sangat bermanfaat serta dibantu dengan adanya aturan Peraturan desa dan surat keputusan (SK ) kepala desa sehingga menjadi ketentuan bagi masyarakat dalam pelaksanaan programnya, kedua faktor sumberdaya manusia dalam pelaksanaannya cukup baik dan perlu ditingkatkan untuk kedepannyanya terutama dalam hal pendataan berbasis teknologi
Analisis Pendapatan dan Perilaku Konsumsi Masyarakat Serta Dampaknya Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Kota Makassar dan Kabupaten Gowa
Baharuddin*, Riski Aprilianti;
Arisah, Nur;
Rachmawaty, Rachmawaty;
Rahmawati, Rahmawati;
Fiddah, Andi Izatul
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimps.v8i3.25212
Tujuan dari kajian ini adalah untuk menganalisis pendapatan, perilaku konsumsi, dampak pendapatan, dan perilaku konsumsi masyarakat Kota Makassar dan Kabupaten Gowa selama pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, serta teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian di dapatkan, (1) Analisis pendapatan masyarakat Kota Makassar dan Kabupaten Gowa selama pandemi Covid-19, menunjukkan bahwa pendapatan yang diterima masyarakat Kota Makassar dan Kabupaten Gowa mengalami penurunan drastis, hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni adanya pembatasan social atau PSBB di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa sehingga masyarakat dilarang beraktivitas diluar rumah. (2) Perilaku konsumsi masyarakat Kota Makassar dan Kabupaten Gowa tak jauh berbeda, dimana sikap seseorang dalam membeli barang yang sesuai dengan kebutuhan atau keinginan, sedangkan perilaku konsumsi masyarakat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti lingkungan sekitar, pendapatan dan lain-lain. Serta (3) Pendapatan dan perilaku konsumsi masyarakat adalah hal yang saling mempengaruhi dan mem-berikan dampak pada kesejahteraan masyarakat.
Analisis Produk Layanan Rumah Sakit dalam Lingkup Bauran Pemasaran
Rahmawati, Rahmawati
Jurnal ARSI : Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol. 5, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Hospitals as large service institutions, are required to be able to fulfill public health services well, this is due to a lot of competition and if they do not pay attention to these demands, it will be difficult to maintain their survival. Some breakthroughs in health services are a necessity especially to bridge the level of social differences in health services on the one hand to find the right form of funding efficiency for the community on the other hand. For this reason, the hospital must be able to develop a marketing strategy through an effective and efficient marketing mix for the development of the hospital itself. In that context, the marketing mix becomes something that needs to be a concern so that the existence of hospitals is either business or non-business