Articles
Transplantasi Terumbu Karang Untuk Pemanfaatan Berkelanjutan
ruban, angela1004;
Saiful, Saiful
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perubahan terumbu karang sangat dinamis dari waktu ke waktu karena sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan aktivitas manusia. Terumbu karang yang sudah dalam kondisi rusak membutuhkan waktu yang lama untuk dapat kembali pulih karena laju pertumbuhan karang yang cenderung lambat. Oleh karena itu diperlukan intervensi manusia untuk memperbaiki kondisi dan mempercepat laju pertumbuhan karang, salah satunya dengan melakukan transplantasi karang karang pada daerah yang mengalami kerusakan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2016, luas keseluruhan terumbu karang di Kecamatan Leihitu sebesar 678,20 ha yang terdiri atas 621,90 ha dengan kondisi baik dan 56,30 ha kondisi rusak, salah satu daerah yang mengalami kerusakan terumbu karang adalah Negeri Morella. Kegiatan yang dilaksanakan terdiri atas penyuluhan kepada masyarakat tentang manfaat ekologi dan ekonomi ekosistem terumbu karang bagi kehidupan Masyarakat menggunakan metode ceramah dan diskusi, serta aksi nyata transplantasi terumbu karang. Melalui kegiatan penyuluhan dan transplantasi 1.000 karang yang dilakukan, sebagian masyarakat yang belum memahami tentang manfaat ekologi dan ekonomi ekosistem terumbu karang dapat memperoleh informasi dan pemahaman tersebut serta sebagai salah satu upaya untuk menjaga keberlangsungan pemanfaatannya.
Pelatihan Pembukuan Dan Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana Pada UMKM Mie Ayam Di Dusun Kemesu
Zahratunisa Habibah;
Utami, Endang Sri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
UMKM menjadi bagian penting bagi perekonomian Indonesia karena kontribusinya pada perekonomian Indonesia. Pertumbuhan UMKM yang pesat sayangnya masih ditemui beberapa permasalahan, diantaranya yaitu belum adanya pembukuan dan penyusunan laporan keuangan bagi usaha, sehingga sulit diketahui kinerja keuangan juga kondisi usaha yang dijalankan. Pelaku usaha UMKM menganggap bahwa melakukan penyusunan laporan keuangan membutuhkan biaya serta waktu yang tidak sedikit, rumitnya proses akuntansi yang juga menjadi alasan mengapa belum adanya penyusunan laporan keuangan. Pengabdi melakukan pelatihan pembukuan keuangan dan penyusunan laporan keuangan sederhana pada UMKM. Tujuan dilakukannya pelatihan ini agar pelaku usaha UMKM dapat melakukan pembukuan dan penyusunan laporan keuangan sederhana. Metode yang digunakan yaitu wawancara, sosialisasi, praktik, dan pendampingan yang dilakukan pada 2 peserta UMKM mie ayam. Pelaksanaan kegiatan pelatihan pembukuan dan penyusunan laporan keuangan sederhana ini dilakukan secara manual. Hasil dari pelatihan tersebut menunjukkan bahwa pelaku usaha dapat melakukan pembukuan dan menyusun laporan keuangan sederhana yang dapat membantu pelaku usaha untuk mengetahui kinerja keuangan serta kondisi usaha berjalan. Pelaku usaha yang awalnya kesulitan mengetahui laba rugi usaha mulai dapat mengetahui laba rugi yang dihasilkan serta melakukan pemisahan keuangan pribadi dengan keuangan usaha. MSMEs are an important part of the Indonesian economy because of their contribution to it. The rapid growth of MSMEs is unfortunately still faced with a number of problems, including the lack of accounting and preparation of financial statements for the enterprises, which makes it difficult to know the financial performance as well as the state of the business being run. MSME business participants believe that the preparation of financial statements requires a lot of money and time, the complexity of the accounting process is also a reason for not preparing financial statements. The service conducted training on financial accounting and preparation of simple financial statements of MSMEs. The purpose of this training is so that MSME business participants to be able to maintain accounting records and prepare simple financial statements. The methods used were interviews, socialization, practice and mentoring conducted on 2 chicken noodle MSME participants. The implementation of the training activities on bookkeeping and preparation of simple financial statements was done manually. The results of the training show that the business participants can keep accounts and prepare simple financial statements that can help the business participants understand the financial performance and conditions of the business. Businesses that initially had difficulty knowing the profit and loss of the business began to know the profit and loss generated and separate personal finances from business finances.
Penyuluhan Literasi Keuangan Bagi Istri Nelayan di Pulau Rhun Untuk Membangun Ketahanan Keuangan Keluarga
Ruban, Angela;
Saiful, Saiful
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.5922
Pendapatan nelayan yang tidak menentu akibat faktor alam dan fluktuasi harga ikan menuntut adanya pengelolaan keuangan yang bijaksana. Namun, rendahnya literasi keuangan di kalangan istri yang merupakan pihak pengelola keuangan di keluarga nelayan menjadi hambatan utama dalam mencapai ketahanan finansial keluarga. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang literasi keuangan serta bagaimana strategi untuk mengelola pendapatan yang tidak menentu bagi 28 istri nelayan di Pulau Rhun. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah ceramah dan diskusi, yang diawali dan diakhiri dengan pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman peserta. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan antara sebelum dan sesudah kegiatan, dengan rata-rata skor post-test yang lebih tinggi dibandingkan pre-test. Hal ini mengindikasikan bahwa penyuluhan literasi keuangan bagi istri nelayan ini telah memberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang bijaksana untuk usaha penangkapan ikan yang dijalankan maupun kebutuhan sehari-hari, serta peningkatan kesadaran akan peran strategis istri dalam mendukung stabilitas ekonomi keluarga.
MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU KESEHATAN ANAK MELALUI PROGRAM EDUKASI BERKELANJUTAN
Asti, Arnika Dwi;
Nurlaila, Nurlaila;
Ernawati, Ernawati;
Setyaningsih, Endah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Upaya kesehatan dilakukan sejak masa kanak-kanak ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup anak agar mencapai tumbuh kembang optimal baik secara fisik, mental, emosional maupun sosial. Perilaku kesehatan anak dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti rendahnya tingkat pendidikan orangtua, rendahnya pengetahuan mengenai kesehatan dan kurangnya perhatian karena sebagian anak tidak tinggal dengan orangtuanya karena alasan tertentu. Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan perilaku orangtua /wali untuk mencegah, mengobati dan mengontrol perilaku kesehatan anak. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk program edukasi kesehatan berkelanjutan dengan pemantauan rutin. Terdapat 3 materi edukasi yaitu kegawatdaruratan demam dan diare pada anak di rumah, nutrisi anak di masa pertumbuhan dan pola hidup bersih sehat (PHBS) anak. Selanjutnya dilakukan pemberian tugas dan monitoring. Dari hasil pre dan post test terdapat peningkatan pengetahuan orangtua/ wali pada materi pertama naik sebesar 24,9%, materi kedua naik sebesar 38,5 % dan materi ketiga naik sebesar 16, 53 %. Hasil monitoring pemberian tugas yang merupakan aplikasi materi edukasi menunjukkan ada peningkatan. Tugas membawa bekal makan siang sebanyak 26 % siswa membawa bekal dengan kategori sangat baik, 50 % dengan kategori baik dan 24 % dengan kategori kurang baik. Tugas pola hidup bersih sehat (PHBS) menunjukkan 76 % siswa memotong kuku dengan baik, 96 % siswa melakukan sikat gigi di pagi hari, 70 % siswa memiliki kebersihan telinga baik dan dan 68 % siswa memiliki kebersihan rambut baik. Sekolah (dalam hal ini guru kelas) sebagai bagian dalam upaya pendidikan kesehatan anak dapat berperan lebih optimal dengan mengadakan edukasi dan monitoring secara berkala dan berkelanjutan.
PENINGKATAN PERILAKU HIDUP SEHAT MELALUI POSKESTREN DI MUHAMMADIYAH INTEGRATED BOARDING SCHOOL (MIBS) KEBUMEN
Nurlaila, Nurlaila;
Muthoharoh, Siti;
Cahyani, Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pondok pesantren merupakan salah satu sarana prasarana umum.Setiap tenpat umum harus terjamin kesehatannya agar masyarakatyang tinggal didalamnya senantiasa terjaga kesehatannya.Berdasarkan hasil studi pendahuluan di MBS sebanyak 20% santrimengalami gangguan kesehatan Hal ini dapat dipengaruhi olehbelum optimalmya perilaku hidup bersih dan sehat pada semuawarga santri MIBS. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkanperilaku hidup bersih dan sehat masyarakat MIBS Kebumen.Khalayak sasaran dari kegiatan ini adalah santri pondok pesantrenMIBS sebanyak 76 orang. Metode kegiatan yang dilakukan meliputisurvey mawas diri, pelatihan kader poskestren, peresmian poskestrendan evaluasi kegiatan secara berkelanjutan. Jumlah kader poskestrenyang dilatih sebanyak 13 orang. Kader dilatih untuk memberikanedukasi kepada santri tentang PHBS, kesehatan reproduksi, giziseimbang dan penggunaan obat, melakukan pemeriksaan kesehatandasar kepada santri serta mengawasi PHBS dan lingkunganpesantren. Hasil kegiatan menunjukan bahwa terdapat peningkatanpengetahuan dan perilaku santri tentang PHBS dari nilai awalkurang menjadi baik. Hasil observasi menunjukan bahwa 1 minggusetelah pelatihan dan edukasi, kamar santri tampak bersih dan rapi.Pengelola pesantren menyampaikan bahwa perilaku santri dalamhidup bersih dan sehat lebih baik. Kader poskestren juga mampumelakukan pemeriksaan kesehatan dasar. Kesimpuan bahwakeberadaan poskestren dapat meningkatkan kesehatan warga pondokpesantren. Rekomendasi keberadaan kader dan unit kesehatan dapatditerapkan dalam semua lembaga pendidikan.
Pencegahan Stunting melalui Kelas Ibu Balita Usia 0-5 Tahun
Muthoharoh, Siti;
Indrayani, Eni;
Nurlaila, Nurlaila
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Stunting adalah status gizi kurang yang bersifat kronik pada masapertumbuhan dan perkembangan sejak awal kehidupandipresentasikan dengan nilai z-score tinggi badan menurut umur(TB/U) kurang dari -2 standar deviasi (SD). Masalah gizi terutamastunting pada balita dapat menghambat perkembangan anak, dengandampak negatif yang akan berlangsung dalam kehidupanselanjutnya. Tujuan adalah meningkatkan pengetahuan ibu tentangkesehatan, gizi, serta stimulasi pertumbuhan dan perkembanganpada anak usia 0-1 tahun, ›1-2 tahun dan ›2-5 tahun. Metodememberikan penyuluhan kesehatan melalui ceramah interaktif dandemonstrasi pada kelas ibu balita yang dibagi berdasarkan kelompokumur balita yaitu 0-1 tahun, ›1-2 tahun dan ›2-5 tahun. Masingmasing kelas berjumlah 15 ibu balita. Pengukuran pengetahuandilakukan melalui pre dan post test. Penyuluhan kesehatan dilakukandi PKD Desa Bocor yang dilakukan sebanyak tiga kali pertemuanuntuk setiap kelas. Semua peserta sangat antusias mengikutikegiatan. Hasil kegiatan adanya peningkatan pengetahuan ibutentang kesehatan balita, gizi, serta stimulasi pertumbuhan danperkembangan pada anak usia 0-1 tahun, ›1-2 tahun dan ›2-5 tahun.Pada kelas ibu balita 0-1 tahun tingkat pengetahuan ibu pada pretest mayoritas cukup (53%) menjadi mayoritas baik (73%) pada posttest. Begitu juga pada kelas ibu balita usia ›1-2 tahun mayoritasmemiliki tingkat pengetahuan cukup (60%) menjadi baik (80%),serta pada kelas ibu balita ›2-5 tahun juga meningkat. Mayoritas ibudengan tingkat pengetahuan cukup (60%) menjadi mayoritasberpengetahuan baik (67%). Kesimpulan kelas ibu balita 0-5 tahundapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang kesehatan, gizi, sertastimulasi pertumbuhan dan perkembangan pada anak sehinggadiharapkan mampu berperan aktif dalam mensukseskan pemerintahuntuk mencegah kejadian stunting
The Impact of Covid -19 Pandemic on Students Learning at Universitas Muhammadiyah Gombong
Nurlaila, Nurlaila;
Sari, Wahyu Monika;
Utami, Wuri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Covid-19 is a global health problem. When the number of cases of Covid-19 increased, the government imposed a study from home policy. This has resulted in various impacts on learning in higher education. This study aims to determine the impact that occurs in the online learning process of health students at Universitas Muhammadiyah Gombong during the Covid-19 pandemic. The study uses a qualitative method with a phenomenological approach. Data collection was carried out by online interviews using handphones with health study program students of Universitas Muhammadiyah Gombong (10 participants) who were taken by cluster random sampling. Data analysis using thematic analysis assisted by OpenCode 4.02 software. The results show 5 themes, namely changes in activity due to the pandemic, psychological changes for students, lectures during the pandemic, online lecture constraints, and student coping in the face of the Covid-19 pandemic. The impact of the Covid-19 pandemic has resulted in changes in daily activities caused many obstacles during online learning and boring, saturated and feeling uncomfortable.
Pengaruh Motivasi Dan Semangat Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Cipta Karya Aceh
Zahara Zahara;
Kamaruddin Kamaruddin;
Zulfikar Zulfikar
Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa Vol. 1 No. 4 (2023): AGUSTUS : JURNAL ILMIAH DAN KARYA MAHASISWA
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54066/jikma.v1i4.497
This study aims to determine the effect of motivation and employee morale on Acehnese creations. The sample used in this study was 30 Cipta Karya aceh employees. The method in this research is a quantitative method. The results showed that it is known that the t_1 count is 2.889 with a ttable of 1.661, then t table
EKSISTENSI PENGGUNAAN BEKAM DAN EFEK SAMPINGNYA: ANALISIS KUALITATIF DI KLINIK PBR KOTA MEDAN : THE EXISTENCE OF CUPPING USE AND SIDE EFFECTS: A QUALITATIVE ANALYSIS AT THE PBR CLINIC IN MEDAN CITY
Ikhwan, Ikhwan;
Susanti, Nofi;
Salamuddin, Salamuddin;
Darmayanti, Nefi;
Agustina, Dewi
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 17 No. 1 (2023): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36082/qjk.v17i1.778
Semakin berkembangnya pengobatan medis tidak membuat eksistensi bekam menurun. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi bekam dan efek sampingya pada pasien yang berbekam. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara mendalam menggunakan pedoman wawancara yang dilakukan pada bulan April 2022 hingga juni 2022 di Klinik PBR Kota Medan. Informan pada penelitian yaitu pasien yang bekam, kepala klinik dan terapis bekam. Berdasarkan hasil penelitian alasan pasien melakukan bekam karena merasakan manfaat saat pertama bekam, tidak mengalami perubahan signifikan selama menggunakan obat konvensional, biaya bekam murah dan karena sunnah Nabi. Efek samping berat jarang terjadi hanya efek samping ringan seperti rasa perih, meriang dan gatal diarea bekam. Higienitas klinik baik karena menggunakan satu jarum untuk satu orang, kop dibersihkan menggunakan klorin dan alkohol serta tersedia prasaranan untuk pencegahan COVID-19 hanya mesin sterilisator yang rusak dan sedang diperbaiki. Klinik perlu segera memperbaiki mesin sterilisator dan Dinas Kesehatan Kota Medan dapat mengembangan bekam dan pengobatan medis secara bersamaan dengan melibatkan tenaga kesehatan agar didapatkan pengobatan yang aman, murah, efektif dan diterima oleh semua orang.
PERANCANGAN USER INTERFACE APLIKASI MOBILE UNTUK MEMPERKENALKAN KESENIAN ANGKLUNG
Sari, Diana Novita;
Nugraha, Novian Denny;
Naufalina, Fariha Eridani
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : Telkom University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Di zaman sekarang, kepedulian terhadap budaya tidak mengakar kuat pada generasi muda saat ini termasuk kesenian angklung. Untuk itu, salah satu cara membuat kesenian angklung lebih menarik adalah dengan memanfaatkan media sosial dan teknologi yang ada. Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan informasi dan pengetahuan mengenai kesenian angklung agar lebih dikenal oleh generasi muda dan menanamkan kesadaran, rasa cinta agar generasi muda ikut melestarikan kesenian angklung. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif seperti observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh budaya asing semakin berkembang menyebabkan generasi muda lebih menyukai alat musik yang lebih modern. Bahkan, mulai dari usia sekolah dasar sudah dengan mudah untuk membuka internet ataupun media sosial lainnya. Hal tersebut menyebabkan budaya, salah satunya kesenian tradisional angklung tergerus dan mulai terlupakan kepopularitasannya. Maka dari itu, diperlukannya media yang edukatif dan interaktif untuk memperkenalkan sekaligus mengedukasi generasi muda mengenai kesenian angklung.Kata Kunci : Angklung, Edukatif, Interaktif, Menyenangkan