Articles
Tipe Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di SMP Negeri 11 Kota Palu
Jusrin Jusrin;
Kamaruddin Kamaruddin;
Saepudin Mashuri;
Rusdin Rusdin
Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan (JIMPE)
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24239/jimpe.v1i2.1219
Tujuan penelitian ini adalah mengkaji tipe kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMP Negeri 11 Kota Palu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, melalui observasi dan wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tipe kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMP Negeri 11 Kota Palu, yaitu: (a) Tipe Kepemimpinan Demokratis: memberikan pengarahan, seorang pemimpin harus mampu mengarahkan kegiatan ke arah yang positif, bertindak ramah dan penuh perhatian, sabar dan membantu, memperlihatkan simpati dan dukungan serta mendengarkan keluhan dan masalah guru. (b) Tipe Kepemimpinan Partisipatif:kepala sekolah memberikan motivasi dengan tujuan untuk membangkitkan semangat kerja para guru dan (c) Tipe Kepemimpinan Transformatif: memantau kinerja guru dari segi keprofesionalan dalam mengajar. Professional dapat dilihat dari kemampuan menghasilkan kerja yang lebih baik dari pada ukuran biasa yang sudah umum, dan diwujudkan dalam program unggulan. Kontribusi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMP Negeri 11Kota Palu diwujudkan dalam beberapa program unggulan, yaitu program pembinaan tanggung jawab guru, program pelaksanaan kegiatan pembelajaran, program pembinaan kedisiplinan guru dan program pembinaan komitmen guru.
Pengelolaan Perpustakaan Berbasis Layanan Prima Pada Perpustakaan UIN Datokarama Palu
Ikram Ikram;
Kamaruddin Kamaruddin;
Adawiyah Pettalongi;
Firdiansyah Alhabsyi
Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan (JIMPE)
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24239/jimpe.v1i2.1220
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, dengan Pengumpulan data observasi, wawancara, dan Dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data ( Data Reduction), penyajian data ( Data Display), Dan penarikan kesimpulan ( Conclusion Drawing) teknik keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengelolaan perpustakaan berbasis layanan prima pada UPT perpustakaan UIN datokarama Palu mengenai sikap: Hampir seluruh pegawai bersikap ramah. Perhatian: Hampir seluruh pegawai sudah memberikan keinginan dan kebutuhan pemustaka, tindakan: pegawai perpustakaan bertindak cepat dan tepat dalam memberikan kebutuhan dan keinginan pemustaka, antisipasi: Apabila Koleksi Buku tidak ditemukan diperpustakaan. Pustakawan segera membantu dengan membuka E-book yang ada diperpustakaan.
PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR SISWA YANG DIAJARKAN DENGAN METODE RESITASI DAN METODE DISKUSI DALAM MATA PELAJARAN EKONOMI PADA SMA NEGERI 2 BANDA ACEH
Zahratul Hayati;
Zakaria Zakaria;
Musfiana Musfiana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Vol 1, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimpe.v1i2.14926
Penelitian ini berjudul Perbandingan Prestasi Belajar Siswa Yang Diajarkan Dengan Metode Resitasi Dan Metode Diskusi Dalam Mata Pelajaran Ekonomi Pada SMA Negeri 2 Banda Aceh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan antara prestasi belajar siswa yang diajarkan dengan metode resitasi dan metode diskusi pada mata pelajaran ekonomi pada SMA Negeri 2 Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa jurusan IPS pada SMA Negeri 2 Banda Aceh yang berjumlah 183 orang siswa sedangkan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS yang berjumlah 68 orang yang terbagi kedalam dua kelas yaitu kelas XI IPS 1 dengan jumlah siswa sebanyak 34 orang diajarkan dengan metode resitasi dan kelas XI IPS 2 dengan jumlah 32 orang siswa diajarkan dengan metode diskusi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes. Setelah data terkumpul selanjutnya dianalisis dengan menggunakan rumus uji-t. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata siswa yang diajarkan dengan metode resitasi sebesar 79,41 sedangkan nilai rata-rata siswa yang diajarkan dengan metode diskusi sebesar 69,84. Berikutnya dari analisis data diperoleh thitungttabel dimana thitung 5,14 sementara ttabel 1,99 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian terdapat perbandingan prestasi belajar siswa yang diajarkan dengan metode resitasi dan metode diskusi dalam mata pelajaran ekonomi pada SMA Negeri 2 Banda Aceh. Sehingga hipotesis yang berbunyi diduga terdapat perbandingan prestasi belajar siswa yang diajarkan dengan metode resitasi dan metode diskusi dalam mata pelajaran ekonomi pada SMA Negeri 2 Banda Aceh dapat diterima kebenarannya.
PENGAPLIKASIAN UKIRAN RELUNG PADA PERANCANGAN KURSI MALAS
Muhammad Amri Yahya;
D.S. Drajad Wibowo;
Jati Widagdo
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.462
Pengaplikasian ukiran relung pada desain furnitur, khususnya kursi malas, merupakan upaya untuk mengintegrasikan elemen dekoratif yang memperkaya aspek estetika serta fungsionalitas furnitur. Artikel ini mengeksplorasi penerapan ukiran relung pada kursi malas dari perspektif desain, teknik pembuatan, dan dampak estetika. Dengan menggunakan metode kajian literatur dan analisis desain, penelitian ini mengidentifikasi berbagai teknik pembuatan ukiran relung, termasuk ukiran, dan aplikasi modern. Selain itu, kajian ini menganalisis bagaimana ukiran relung dapat mencerminkan nilai-nilai budaya lokal dan tren desain kontemporer. Literatur menunjukkan bahwa ukiran relung memberikan dimensi visual yang menarik dan dapat meningkatkan nilai artistik kursi malas. Teknik tradisional seperti pahatan tangan sering dipadukan dengan pendekatan modern untuk menciptakan desain yang harmonis antara tradisi dan inovasi. Penelitian ini juga mengidentifikasi berbagai pendekatan dalam penerapan ukiran relung, dari penggunaan pola rumit dalam desain tradisional hingga desain minimalis dalam konteks modern. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaplikasian ukiran relung pada kursi malas tidak hanya menambah keindahan estetika tetapi juga memberikan sentuhan personal dan kultural pada furnitur. Desain ini memanfaatkan kekayaan teknik dan gaya untuk menciptakan produk yang unik dan relevan dengan pasar saat ini.
Asas Retroaktif Dalam Pelaksanaan Surat Keputusan Pemberhentian Pensiunan Pegawai Negeri Sipil
Faisal, Faisal;
A. Gani , Iskandar;
Mahfud, Mahfud
Jurnal Suara Hukum Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Suara Hukum
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jsh.v5n2.p112-129
This study aimed to examine the dishonorable discharge of retired civil servants by studying legal regulations and cases related to the dishonorable dischargeof retired civil servants. This study employed a normative juridical method with the legal approach, conceptual approach, and case approach. The finding showed that the dishonorable dischargedecree issued by the Head of Regional Office XIII of BKN (State Civil Service Body) of Banda Aceh Number: 23/KEP/KANREG-XIII/BKN/VIII/2016 on August 15, 2016, regarding the revocation/cancellation of the previous decision, followed by the Decree of the Regent of Aceh Barat Number: Peg.880/ 460/2017 on August 4, 2017, concerning the dishonorable discharge ascivil servants in the case of Tgk. Arwyzal ABM, ST. When this decree was issued,the person had been in retirement for seven months, meaning that this decree was applied retroactively. Keywords: Retroactive Principle; Discharge, State Civil Apparatus
GURU PENGGERAK AND NON-PENGGERAK TEACHER PERCEPTION ON IMPLEMENTATION OF PROBLEM BASED LEARNING IN ENGLISH LANGUAGE TEACHING
Salim, Agus;
Bte Abdul, Nurdevi;
Andi Asri Jumiaty
Journal of Language Testing and Assessment Vol. 4 No. 2 (2024): Journal of Language Testing and Assessment (JLTA)
Publisher : FKIP Unismuh Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56983/jlta.v4i2.1049
This research aimed at finding out Guru Penggerak and non-penggerak teacher perception on the implementation of problem-based learning in English language teaching. The method of this research was case study. Data of the research were collected through observation and interview. This research was conducted at SMA Negeri 8 Makassar with two teachers as a subject. The subject was divided into Guru Penggerak and non-penggerak teacher. The techniques of data analysis were data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The findings of this research showed that in syntactically implementing Problem-based learning is the same between the Guru Penggerak and non-penggerak teacher. But individually as teachers there is a distinction between Guru Penggerak and non-penggerak teacher in teaching process. Guru Penggerak tends to give freedom to her students to collaborate, creatively, and express their ideas. While non-penggerak teacher tend to focus more on achieving the learning objective based on lesson plan. In addition, the distinguishes between Guru Penggerak and non-penggerak teacher is their difference perceptions in implementing problem-based learning. Different experiences, teaching method and point of view very visible from the teachers.
Legitimazing of Collaborative Learning as a recommended learning model in society 5.0 era in Indonesia
Pohan, Albert Efendi;
Noviarti, Noviarti;
Saipul, Mukmin
CAHAYA PENDIDIKAN Vol 9, No 1 (2023): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Riau Kepulauan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33373/chypend.v9i1.4893
A suitable learning model greatly reassurances the learning effective, learning outcomes and students’ competencies in dealing uncertainty changes in society 5.0 era. This study drives to legitimize strongly that the collaborative learning model is a suitably model which urgently to be set-off to advance students' competence in fronting the society 5.0 era in Indonesia. To achieve the research ambitions, a qualitative method which systematic literature review design was orchestrated. Research data was poised by collecting 20 previous research judgement from the internet approximately the results of collaborative learning model implementation. Data analysis performance consist of data collection, data presentation, data condensation, and drawing conclusions. The analysis fallouts: 1) Collaborative learning is a learning model which has been empirically proven to be appropriate for Indonesian English teachers to apply in society 5.0 era. 2) The application of collaborative learning model has been empirically proven to increase the students’ competencies needed in society 5.0 era, namely English communication skills, critical thinking, collaboration skills, and solving problems skills. Subsequently, this research seeks out that collaborative learning model is a recommended model to be applied by Indonesian English teachers to produce the excellence graduates to fronting the vagueness in society 5.0 era in Indonesia
Analisis Eksistensi Budaya Ne'e Uma Riana Pada Masyarakat Suku Donggo Dalam Menjaga Kearifan Lokal Ditengah Arus Globalisasi dan Modernisasi
Najamudin, Najamudin;
Mahfud, Mahfud
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 2 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33627/es.v7i2.2696
Masyarakat pada era globalisasi ditandai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat sehingga berdampak pada perubahan perilaku sosial dalam masyarakat. Hal ini memungkinkan masyarakat mudah melupakan nilai-nilai luhur warisan budaya. Namun, hal ini tidak berlaku pada masyarakat suku Donggo Bima, Nusa Tenggara Barat. Masyarakat setempat tetap mempertahankan budaya lokal yang menjadi warisan leluhur mereka. Salah satu budaya yang masih kental dan berlangsung lama hingga saat ini adalah “Ne’e Uma Riana” yang merupakan proses mengantar mempelai perempuan ke rumah orang tua laki-laki (mertua) yang biasanya dilakukan 3-5 hari setelah upacara resepsi pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam tentang keberadaan dan faktor-faktor yang mempengaruhi budaya "Ne'e Uma Riana" pada masyarakat suku Donggo. Data dalam penelitian ini berkaitan dengan Eksistensi budaya lokal Bima “Ne’e Uma Reana” yang diperoleh dari Narasumber (Generasi muda, pasangan muda mudi, pasangan suami istri, orang tua dan kepala desa/pemerintah setempat). Data dianalisis secara deskriptif dengan cara membaca (mencermati) seluruh informasi yang diperoleh, kemudian memberikan makna atau memaknai data dengan mengatur, mengurutkan, mengelompokkan, memberi kode atau tanda, dan mengkategorikannya menjadi bagian-bagian berdasarkan pengelompokan informasi yang telah ditentukan.
Studi kasus pemanfaatan schedule dan predictive maintenance untuk menentukan standard lifetime engine excavator Komatsu PC2000-8
Gunawan, Budi S.;
Finahari, Nurida;
Farid, Akhmad
SINTA Journal (Science, Technology, and Agricultural) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37638/sinta.5.2.%p
PT. Saptaindra Sejati has a standard lifetime engine which aims to maintain the reliability of the excavator engine when operated. The company is trying to change these standards so that the operational period of the machine is longer by changing the maintenance schedule strategy and utilizing predictive maintenance as a tool for monitoring changes in engine performance conditions. This research is a case study that examines changes in treatment strategies. Tests were carried out using 2 PC2000-8 excavator units as a comparison, by carrying out different maintenance schedules. The difference in treatment is in the form of a schedule for changing the engine oil and oil filter at intervals of 500 HM (Hour Meter, operational period) and 250 HM. The different treatments were carried out after the 18000 HM usage period was reached, which is the standard engine usage period. Monitoring is carried out on oil quality and the level of wear particles contained in the oil. The results of the case study show that the 2 units have different lifetimes, where the unit with a maintenance schedule of 250 HM post 18000 HM has a longer lifetime. A faster oil and engine oil filter change schedule has been proven to reduce wear of parts in the engine. This finding is useful for maintaining engine performance even though it has passed the previously determined lifetime standard so that unit productivity becomes longer and a new standard can be determined for engine lifetime with a different maintenance schedule.
ANALISIS BEBAN KERJA PETUGAS FARMASI DI DEPO FARMASI RAWAT JALAN RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU
Salim, Agus;
Syabania, Durratul;
Angella, Shelly;
Tonis, Marian
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.35211
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan Kesehatan bisa diukur dari tingkat produktivitas petugas karena adanya beban kerja. Beban kerja tersebut dapat muncul karena ada faktor yang memengaruhinya seperti beban kerja fisik meningkat karena adanya ketidakseimbangan antara jumlah tenaga kerja dengan jumlah pasien. Berdasarkan informasi dan data yang didapatkan oleh peneliti dimana 1 hari mencapai 300 lebih pasien. Dan terhitung jumlah pasien selama hampir 3 bulan bisa mencapai 21.568 kunjungan pasien, dengan begitu bisa menjadi beban kerja bagi petugas farmasi. Tujuan dari skripsi ini untuk menganalisis beban kerja petugas farmasi di depo farmasi rawat jalan RSUD Arifin Achmad. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif observasional. Sampel dalam penelitian ini adalah 16 orang petugas farmasi yaitu seluruh petugas farmasi di depo farmasi rawat jalan RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Analisis data dilakukan dengan cara melakukan analisis beban kerja petugas farmasi di depo farmasi rawat jalan yang kemudian akan digolongkan menjadi 3 kategori yaitu golongan beban kerja rendah, beban kerja sedang, dan beban kerja tinggi. Selanjutnya menghitung kebutuhan tenaga kerja yang dilakukan dengan tahapan-tahapan dengan metode Workload Indicator Of Staffing (WISN). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa beban kerja petugas farmasi di depo farmasi rawat jalan RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau dalam kategori beban kerja sedang dengan persentase (78,65%). Sedangkan hasil perhitungan jumlah total tenaga yang dibutuhkan dengan metode WISN sebesar 18 orang tenaga sedangkan tenaga yang ada di depo farmasi rawat jalan masih berjumlah 16 orang, sehingga terdapat kekurangan 2 orang tenaga.