Articles
TEKNIK EDITING PADA VIDEO PROFIL SMP MUHAMMADIYAH AHMAD DAHLAN METRO
Anwar, Khairul;
Nur, Muhammad;
Rohman, Fathur
DECODING: Jurnal Mahasiswa KPI Vol. 2 No. 2 (2022): JANUARI-JUNI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/decoding.v2i2.3846
Video profil perusahaan ialah media elektronik guna menyampaikan informasi yang lebih efektif untuk memperkenalkan sebuah lembaga dan perusahaan. Lewat media inilah semua informasi dapat dengan mudah diterima dan di cerna semua lapisan masyarakat. Ada beberapa tahap dalam proses pembuatan video profil lembaga pendidikan, salah satu tahap penting adalah proses editing. Editing adalah pengumpulan hasil dari proses pengambilan gambar dan audio, kemudian diolah dalam suatu software, perangkat lunak atau aplikasi editing video guna untuk menggabungkan potongan-potongan video dan audio yang sesuai dengan isi cerita atau skenario yang dituliskan sebelumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui teknik editing pada proses pembuatan video profil SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro tahun 2018. Penelitian lapangan dan pendekatan deskriptif kualitatif adalah jenis penelitiannya. Observasi dan wawancara adalah metode pengumpulan datanya. Dari hasil penelitian tersebut, menunjukan teknik editing video yang dilakukan oleh tim editor video profil SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro Tahun 2018 yang menggunakan teknik sederhana dalam pengeditan namun pesan yang terkandung dalam video tersebut bisa sampai ke penonton dengan baik. Proses editing menggunakan alat-alat bawaan yang ada di Adobe Premiere Pro CC 2021 seperti cross dissolve, cross zoom, constant power, audio gain, synchronize, motion graphics, rate stretch tool dan lumetri color.
PERAN DAKWAH MUHAMMADIYAH DISASTER MANAGEMENT CENTER (MDMC) DALAM PENANGGULANGAN BENCANA DI KOTA METRO
Anwar, Khoerul;
Songidan, Junaidi;
Rohman, Fathur
DECODING: Jurnal Mahasiswa KPI Vol. 2 No. 2 (2022): JANUARI-JUNI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/decoding.v2i2.3847
Dalam rangka untuk mewujudkan misi dakwah tentunya berdakwah dapat dilakukan di berbagai tempat dan lembaga terutama dakwah pada kegiatan kemanusiaan dan kebencanaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran dakwah yang dilakukan oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dalam Penanggulangan Bencana Di Kota Metro dan apa saja faktor yang menjadi penghambat dari kegiatan dakwah tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif, sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudia data akan dianalisis dengan metode analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, mengenai peran dakwah Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dalam penanggulangan bencana di Kota Metro adalah penyusunan strategi dengan pembagian menjadi tiga tahapan yakni mitigasi dan kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan tahap pemulihan serta pemberian pembinaan keislaman kepada para relawan, sedangkan yang menjadi faktor penghambatnya adalah keterbatasan alat dan fasilitas yang digunakan serta kurang pedulinya masyarakat terhadap dampak dari bencana. Saran peneliti kepada MDMC adalah agar lebih banyak lagi memberikan bimbingan keislaman kepada relawan yang nantinya akan ditugaskan di kegiatan kemanusiaan.
STRATEGI DAKWAH PENGURUS MASJID AL-HUDA KELURAHAN REJOMULYO KECAMATAN METRO SELATAN DALAM MENGEMBANGKAN BAITUL MAAL MASJID
Wijaya, Indra;
Fajar, M. Samson;
Rohman, Fathur
DECODING: Jurnal Mahasiswa KPI Vol. 2 No. 2 (2022): JANUARI-JUNI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/decoding.v2i2.3849
Salah satu tempat yang ideal untuk membangun kehidupan perekonomian masyarakat menuju kesejahteraan dan berlandaskan dengan nilai-nilai spiritual adalah tempat ibadah atau masjid. Oleh karena itu, kehadiran masjid sebagai Baitul Maal sangat penting dalam hal ini. Melalui permasalahan ini sangat penting untuk memahami tentang dakwah dalam memajukan perekonomian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi dakwah pengurus Masjid Al-Huda Rejomulyo dalam mengembangkan Baitul Maal Masjid juga untuk mengetahui peluang dan kendala pengurus Masjid Al-Huda dalam mengembangkan Baitul Maal Masjid.Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Strategi dakwah yang digunakan pengurus Masjid Al-Huda adalah dengan berdakwah mendatangi warga dari rumah ke rumah, berdakwah di media sosial dan menghidupkan dan menggalakkan kegiatan-kegiatan dakwah. Adapun peluang kedepannya adalah setelah dilakukan pengkaderan diharapkan akan lebih baik lagi, membentuk yayasan khusus untuk mengelola Baitul Maal Masjid, dapat menjadi contoh bagi Masjid-masjid lain dan mampu mengikuti jejak dari Masjid Kapal Munzalan. Kendalanya adalah dalam pengelolaan belum maksimal, kesulitan mencari generasi penerus dan kesulitan dalam mencari mustahik dan muzakki. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa dakwah merupakan strategi yang paling tepat untuk mengembangkan Baitul Maal Masjid.
STRATEGI DAKWAH DALAM MENINGKATKAN RETORIKA DAKWAH SANTRI DI PONDOK PESANTREN BABUL HIKMAH KALIANDA LAMPUNG SELATAN
Ani, Lili Putri;
Rohman, Fathur;
Fajar, M. Samson
DECODING: Jurnal Mahasiswa KPI Vol. 3 No. 1 (2022): JULI-DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/decoding.v3i1.3856
Dakwah merupakan jalan untuk saling mengingatkan manusia agar menjalankan apa yang diperintahkan dan menjahui apa yang telah dilarang oleh Allah SWT. Ketika berdakwah seorang da’i memerlukan metode dan strategi dakwah yang tepat agar tujuan dakwah dapat tercapai. Strategi dakwah adalah perencanaan yang berisi rangkaian kegiatan yang didesain untuk mencapai tujuan dakwah tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi dakwah yang digunakan Pondok Pesantren Babul Hikmah Kalianda dalam meningkatkan retorika dakwah santri dan untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat dalam mewujudkan strategi dakwah Pondok Pesantren Babul Hikmah Kalianda dalam meningkatkan retorika dakwah santri. Jenis penelitian ini adalah deskrifptif kualitatif yaitu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan, meringkas berbagai kondisi atau fenomena. Metode pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, menggenai strategi dakwah Pondok Pesantren Babul Hikmah dalam meningkatkan retorika dakwah santri dapat disimpulkan bahwa starategi dakwah yang digunakan Pondok Pesantren Babul Hikmah adalah strategi dakwah sentimentil yaitu strategi dakwah yang memfokuskan aspek hati dan menggerakkan perasaan.
POLA KOMUNIKASI PENGASUH DALAM PEMBINAAN KECERDASAN INTERPERSONAL SANTRI DI PONDOK PESANTREN ISLAM BABUL HIKMAH KALIANDA
Sidik, Masruh;
Fajar, M. Samson;
Rohman, Fathur
DECODING: Jurnal Mahasiswa KPI Vol. 3 No. 1 (2022): JULI-DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/decoding.v3i1.3857
Dalam sebuah pembinaan, pengasuh memiliki peran penting untuk mencapai sebuah tujuan. Dikarenakan pengasuh adalah seorang pembimbing, sebagaimana orang tua membentuk keluarga, membesarkan, mendidik, dan menjadi penanggung jawab terhadap perkembangan anak baik secara lahir maupun batin. Kegiatan pengasuh merupakan rangkaian aktifitas sehari – hari pengasuh dalam pembinaan santri untuk memenuhi kebutuhan fisik, mental dan sosial agar terbentuknya santri yang dapat berinteraksi dengan baik, mencakup komunikasi diri sendiri, antar pribadi dan khalayak ramai. Hal tersebut yang mendorong penulis untuk meneliti pola komunikasi pengasuh dalam pembinaan kecerdasan interpersonal santri di Pondok Pesantren Islam Babul Hikmah Kalianda. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan sumber data pengasuh dan santri Pondok Pesantren Islam Babul Hikmah Kalianda. Peneliti menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi untuk pengumpulan data yang diperlukan dalam penelitian ini. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis interaktif yang meliputi: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil wawancara, observasi dan dokumentasi, pola komunikasi yang digunakan pengasuh dalam pembinaan kecerdasan interpersonal santri di Pondok Pesantren Islam Babul Hikmah Kalianda adalah dengan pola komunikasi antar pribadi dan pola komunikasi kelompok kecil, walaupun tidak meninggalkan bentuk pola komunikasi publik. Faktor penghambat yang dialami dalam pola komunikasi adalah pengasuh belum dewasa dalam menyikapi problem santri. Faktor pendukung dalam pola komunikasi pengasuh adalah dukungan dari pihak pesantren dan orang tua.
UPAYA SANTRI PROGRAM MAHASISWA PONDOK PESANTREN AISYIYAH IMADUL BILAD DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN JAMA’AH PENGAJIAN RANTING AISYIYAH
Sari, Engga Maya;
Rohman, Fathur;
Songidan, Junaidi
DECODING: Jurnal Mahasiswa KPI Vol. 3 No. 2 (2023): JANUARI-JUNI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/decoding.v3i2.4923
Upaya merupakan suatu usaha atau ikhtiar dalam mencapai suatu maksud dan memecahkan persoalan, mencari jalan keluar dan sebagainya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Upaya yang dilakukan Santri dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Jama’ah Pengajian Ranting Aisyiyah dan apa faktor pendukung dan faktor penghambat Santri dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Jama’ah Pengajian Ranting Aisyiyah. Tujuan dari penelitian ini yaitu Mengetahui Upaya yang dilakukan Santri dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Jama’ah Pengajian Ranting Aisyiyah dan untuk mengetahui faktor pendukung dan juga faktor penghambat Santri dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Jama’ah Pengajian Ranting Aisyiyah. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yaitu penelitian yang ditujukan untuk mengetahui semua fenomena-fenomena yang telah dialami oleh subjek penelitian seperti motivasi, persepsi, tindakan, perilaku dan lainnya. Metode pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian mengenai upaya santri dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an dapat disimpulkan bahwa upaya yang diterapkan adalah dengan memberikan pemahaman dan informasi mengenai pentingnya membaca Al-Qur’an.
STRATEGI KOMUNIKASI TAKMIR DALAM PEMBINAAN KEAGAMAAN DI MASJID ANNAWAWI METRO
Huda, Azzam Ikhsanul;
Rohman, Fathur;
Hariyanto, Hariyanto
DECODING: Jurnal Mahasiswa KPI Vol. 3 No. 2 (2023): JANUARI-JUNI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/decoding.v3i2.4940
Banyaknya kegiatan keagamaan di masjid yang tertata dengan baik akan mempengaruhi jumlah dan kualitas jamaah di masjid tersebut. Karena masjid mempunyai daya tarik tersendiri. Jika suatu masjid mempunyai daya tarik atau keunikan tersendiri maka akan lebih banyak jamaahnya karena setiap masjid akan semakin tinggi jika mempunyai jamaah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi yang digunakan oleh takmir dalam pembinaan keagamaan di Masjid Annawawi Metro. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dekskripstif, yang mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan beberapa narasumber. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa takmir Masjid Annawawi Metro menggunakan berbagai strategi komunikasi dalam upaya pembinaan keagamaan. Beberapa strategi tersebut adalah adanya kajian khusus muslimah dan kajian umum rutin untuk masyarakat sekitar, selain itu juga ada pembinaan bagi anak anak seperti adanya taman pendidikan Al-Qur’an. Takmir Masjid Annawawi juga aktif berinteraksi dengan jamaah dengan maksud untuk memahami kebutihan dan harapan mereka terkait kegiatan keagamaan. Faktor pendukung yang mendukung pembinaan atau kenyamanan para jamaah adalah berupa fasilitas yang dapat membuat jamaah nyaman berada di dalam masjid, selain itu komukasi yang baik antar pengurus masjid dan juga adanya relasi dan komunikasi yang baik dengan ustadz atau penceramah tingkat kota maupun nasional. Kendala yang dihadapi tamir Masjid Annawawi adalah Seringnya kegiatan bertumpu hanya pada beberapa orang saja dan Kekurangan SDM (Sumber Daya Manusia).
POLA KOMUNIKASI ORANG TUA KEPADA ANAK DALAM MENINGKATKAN IBADAH DI LINGKUNGAN MASYARAKAT DESA NOTOHARJO
Astuti, Selvi Tri;
Sabdo, Sabdo;
Rohman, Fathur
DECODING: Jurnal Mahasiswa KPI Vol. 4 No. 1 (2023): JULI-DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/decoding.v4i1.5126
Berdasarkan pokok permasalahan yang peneliti lakukan maka tujuan peneletian ini untuk mengetahui pola komunikasi orang tua terhadap anak dalam meningkatkan ibadah shalat di Desa Notoharjo Kecamatan Trimurjo Lampung Tengah. Penelitian ini merupakan penelian deskriptif yang dalam pengumpulan datanya menggunakan metode kualitatif, yaitu mengumpulkan data dari informan. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang secara holistik bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian baik itu dalam bentuk kata-kata dan bahasa. Pada suatu konteks khusus yang alamiah dan memanfaatkan berbagai metode alamiah. Diantaranya adalah penggunaan studi khusus deskriptif, dalam penelitian ini bermaksud agar dapat mengungkap dan memperoleh informasi dari data penelitian secara menyeluruh dan mendalam. Terkait hal tersebut peneliti melakukan penelitian mengenai Pola Komunikasi Orang Tua Kepada Anak Dalam Meningkatkan Ibadah Di Lingkungan Masyarakat Desa Notoharjo Kecamatan Trimurjo Lampung Tengah. Dilingkungan masyarakat Desa Notoharjo Kecamatan Trimurjo yaitu cenderung menggunakan pola komunikasi otoriter yang dimana anak dituntut dan di paksa untuk melakukan kegiatan ibadah, dengan harapan anak dapat berkembang dengan baik ketika dewasa. Penerapan dari pola komunikasi otoriter ini sebenarnya kurang dapat diterima, dikarenakan sangat mengorbankan otonomi anak namun pola komunikasi ini sangat terkontrol pada perilaku anak. Orang tua yang terdapat di Desa Notoharjo Kecamatan Trimurjo Lampung Tengah melakukan komunikasi dengan keluarga serta anak dengan memberikan pantauan terhadap aktivitas anak yang sedang dilakukan.
PENGGUNAAN DAN PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI MEDIA DAKWAH PADA MAHASISWA KOMUNIKASI PENYIARAN ISLAM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO
Sari, Nora Ayu Puspita;
Rohman, Fathur;
Hariyanto, Hariyanto
DECODING: Jurnal Mahasiswa KPI Vol. 4 No. 1 (2023): JULI-DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/decoding.v4i1.5130
Penggunaan media sosial sebagai media dakwah adalah salah satu kesempatan untuk menyebarluaskan dakwah Islamiyah. Media sosial jika tidak dipelajari dan diamati dengan baik maka akan menjadi sebuah wadah informasi yang penuh dengan isu dan hoax, dizaman yang modern ini perkembangan dunia yang begitu pesat yang dengan mudahnya diakses di media sosial, tidak hanya itu banyaknya dampak buruk yang dikonsumsi oleh millenial dalam penggunaan media sosial, berbagai macam aplikasi yang bisa didownload di handphone, laptop, komputer, dan lain lain, yang menyediakan berbagai macam situs. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan penggunaan dan pemanfaatan media sosial sebagai media dakwah angkatan 2018 Universitas Muhammadiyah Metro. Kegunaan dari penelitian ini adalah untuk memberi pemahaman kepada khalayak bahwa mengajak untuk kebaikan itu salah satunya ibadah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan diperoleh baik dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media dakwah sangat dibutuhkan mahasiswa mengingat perkembangan teknologi dan informasi yang semakin meningkat pesat. Konten-konten dibagikan oleh mahasiswa yang berperan sebagai da’i dengan melalui platfrom media sosial yang menyajikan konten-konten keagamaan yang berkenaan motivasi, tausiyah pendek tentang persoalan agama yang selain itu juga terdapat konten terkait kegiatan sehari-hari bagi pengguna. Postingan mahasiswa di media sosial mereka dilakukan dengan berbagai pertimbangan, diantaranya dalam rangka menjawab pertanyaan pengguna media sosial lainnya terkait isu atau persoalan mad’u yang sedang terjadi.
STRATEGI DAKWAH TAKMIR MASJID TERHADAP MASYARAKAT DI DESA SRIMINOSARI KECAMATAN LABUHAN MARINGGAI LAMPUNG TIMUR
Irawan, Doni;
Rohman, Fathur;
Songidan, Junaidi
DECODING: Jurnal Mahasiswa KPI Vol. 4 No. 2 (2024): JANUARI-JUNI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/decoding.v4i2.6065
Takmir adalah anggota yang mengurus program kemasjidan dengan kata lain takmir dapat di artikan pengurus. Yang dimana emban yang di terima sangatlah mulia tugas takmir tidaklah hanya mengoprasionalkan masjid namun seorang anggota takmir haruslah mampu menjadi pusat guru bagi masyarakat. Dalam arti di tuntut harus kretif dan edukatif. seorang anggota takmir selain kreatif dan edukatif harus bisa mengayomi masyarakat dengan program program keislaman yang di buat supaya mudah di terima dan difahami. Dalam hal ini anggota takmir masjid Baiturrohmah desa sriminosari dalam strategi dakwah nya haruslah di susun dengan sebaik mungkin. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Sriminosari Dusun 6 RT 16 RW 8. Sampel yang akan di wawancara berjumlah 6 warga anggota takmir di masjid Baiturrohmah. Penelitian ini menggunakan teknik tanya jawab dimana peneliti memberikan soal pertanyaan perihal bagaimana keberlangsungan strategi dakwah yang dilakukan oleh anggota takmir di masjid Baiturrohmah, kemudian peneliti memberikan kesempatan bagi audience untuk menjawab tentang keadaan yang terjadi. Setelah mengetahui hasil penelitian melalui wawancara langsung dengan anggota takmir, dimana hasil yang valid diketahui dan peneliti dapat menemukan dimana perihal pendapat masyarakat yang senang dengan strategi dakwah yang sedang berlangsung selama ini, dengan beberapa alasan seperti strategi dakwahnya yang sedang berlangsung, oleh anggota takmir dengan stategi yang jalamkan, ataupun sebaliknya dari pendapat masyarakat yang kurang menyukai strategi dakawah yang di lakukan oleh anggota takmir, disebabkan strategi dakwahnya yang terbilang monoton karna hanya menggunakan satu metode.