Articles
Penguatan Kapasitas Perangkat Desa Melalui Pelatihan Administrasi Surat Menyurat dan Proposal Kegiatan di Desa Pernek Kecamatan Moyo Hulu
Hendra Gunawan;
Wiwik Surya Utami;
Jumianti Diana
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1: Januari 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/joongki.v2i1.1262
Penguatan kapasitas dalam bentuk pelatihan administrasi surat menyurat dan proposal kegiatan di Desa Pernek dilakukan karena sejauh ini masih sering ditemukan kesalahan dalam menyusun surat dan pembuatan proposal kegiatan. Kendati demikian, karena dituntut oleh tugas dan tanggung jawab pada pelayanan di Desa, kesalahan tersebut sudah dianggap sebagai hal yang biasa. Oleh karena itu, kami dari Universitas Teknologi Sumbawa bekerjasama dengan pemerintah Desa Pernek memberikan pelatihan seperti yang terdapat dalam tema kegiatan pengabdian ini. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman dan meningkatkan kemampuan paerangkat Desa Pernek dalam penyusun surat menyurat dan proposal kegiatan. Adapun metode pelaksanaan dalam pengabdia ini adalah, ceramah, diskusi, tanya jawan, penugasan secara kelompok dan individu. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini, yakitu,, terbentuknya staf desa yang memiliki kemampuan dalam penyusun surat menyurat tanpa harus bergantung pada copy dan paste surat yang ada. Selain itu staf Desa Pernek dapat mandiri dalam menyusun proposal kegiatan, proposal anggaran, dan proposal lainnya yang biasanya selama ini lebih dominan dilakukan oleh orang lain di luar sataf Desa Pernek.
EKSPLORASI GEN ENZIM LIPASE PADA TANAH PENGOLAHAN LIMBAH KELAPA SAWIT DENGAN PENDEKATAN METAGENOMIK
Sri Sumarsih;
Andre Pratama;
Afaf Baktir
Jurnal Kimia Riset Vol. 2 No. 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Airlangga, Campus C Mulyorejo, Surabaya, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (687.926 KB)
|
DOI: 10.20473/jkr.v2i1.3687
Abstrak Enzim lipase merupakan bagian dari enzim hidrolase yang bekerja pada ikatan ester. Enzim ini juga mengkatalisis beberapa jenis reaksi sehingga merupakan enzim yang potensial diaplikasikan ke berbagai bidang seperti industri tekstil, kulit, deterjen, makanan, dan lain-lain. Salah satu cara mendapatkan enzim novel ialah dengan pendekatan secara metagenomik dari sampel lingkungan tanpa melalui kultur di dalam laboratorium. Sampel lingkungan yang biasa diteliti ialah memiliki keadaan ekstrem atau memiliki sumber substrat enzim yang ingin dieksplorasi. Pada penelitian ini dilakukan eksplorasi gen enzim lipase pada tanah hasil pengolahan limbah kelapa sawit (POME) melalui pendekatan metagenomik menggunakan desain primer degenerate untuk gen enzim lipase untuk golongan HSL. Didapatkan fragmen gen lipase yang memiliki ukuran 250-300 pasang basa dan dilakukan kloning ke dalam plasmid pET-30a(+) dengan sel inang E. coli TOP10 menghasilkan pustaka fragmen lipase limbah sawit (PFL2S) sebanyak 26 klon. Kata kunci: Lipase, metagenomik, primer degenerate
The Application of Wahdah Method in Memorizing the Qur'an for Students of SMPN 1 Unggul Sukamakmur
Wahyu Khafidah;
Wildanizar Wildanizar;
Tabrani ZA;
Nurhayati Nurhayati;
Zubeir Raden
International Journal of Islamic Educational Psychology Vol 1, No 1 (2020): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (207.466 KB)
|
DOI: 10.18196/ijiep.1104
This study used a quantitative approach. The population in this study were 400 students in SMPN 1 Unggul Sukamakmur, while the number of teachers teaching Islamic education subject was 5 people. Since the population was too large, the objects of research were 5 Islamic education teachers, 40 students (10% of the population), and the principal of SMP N 1 Unggul Sukamakmur. Based on the results of interviews with Islamic education teachers, the researchers could see that they have been familiar and mastered the "Application of the Wahdah method." However, the teachers have not applied all the Wahdah theories entirely. In table 4.5, students applying Wahdah's methods were 95%. Table 4. 6 showed other methods used in addition to memorizing Qur'an. The memorization method was 90%, and the recitation or Tilawah method was 10%. Table 4. 7 showed how many times a week, the students learned the Qur'an using the Wahdah method, and the answer 100% was four times a week.
SISTEM DETEKTOR DAN MONITORING CURAH HUJAN TERINTEGRASI SISTEM KENDALI JEMURAN BERBASIS INTERNET OF THINGS
Faisal Tifta Zany;
Arif Rahman
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol 5, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Ubudiyah Indonesia University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33143/jics.Vol5.Iss2.2630
Informasi cuaca hujan merupakan salah satu informasi cuaca yang sering dipantauoleh masyarakat. Informasi terjadinya hujan penting bagi masyarakat untuk diketahui sebagai salah satu variabel pengambilan keputusan bagi pekerjaan-pekerjaan merekaatau aktifitas yang harus dijalankan atau dihentikan. Salah satu kegiatan rumah tangga yang selalu berpengaruh dengan adanya cuaca adalah proses penjemuran baikpenjemuran usaha produksi rumah tangga maupun penjemuran pakaian rumah tangga. Saat ini kegiatan masyarakat banyak dilakukan diluar rumah dan sering sekaliurusan pekerjaan rumah dilakukan sebisanya selama waktu pekerjaan tidakterganggu. Akan tetapi banyak kegiatan rumah yang tidak pernah selesai diakibatkan oleh tidak ada pemantauan atau pun penanganan dari pengguna, seperti sistempenjemuran pakaian konvensional yang dilakukan oleh banyak masyarakat yang bekerja di luar rumah. Dimana pada kondisi hujan pakaian yang dijemur tidak dapatdi tangani oleh pemiliknya diakibatkan jauh dari rumah. Maka oleh sebab itudiperlukan sebuah sistem kendali penutup penjemuran jarak jauh yang diintegrasikan dengan sistem pemantauan cuaca hujan secara jarak jauh menggunakan mediainternet. Tujuan penelitian adalah membangun sebuah sistem deteksi monitoring hujan yang terintegrasi dengan sistem kendali jemuran jarak jauh menggunakanmikrokontroler Arduino Uno. Metodelogi yang digunakan dalam penelitian adalahmetode SDLC (Software Development Life Cycle) dengan menggunakan pemrograman C dan HTML. Penelitian ini menghasilkan sistem deteksi monitoringhujan yang terintegrasi dengan sistem kendali jemuran jarak jauh menggunakan mikrokontroler Arduino Uno. Sistem telah berhasil memberi informasi adanya hujandan mengendalikan jemuran dalam satu lokasi secara jarak jauh melalui simulasiberbasis jaringan wireless.
Family Planning and Mother’s Practice In Children’s Feeding In Bengkulu Province, Indonesia
Simbolon, Demsa;
Bathari, Rosalia Rina;
Rahmadewi, Rahmadewi;
Riastuti, Frensi
KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 18, No 1 (2022)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/kemas.v18i1.27966
Family planning will affect the mother’s ability in parenting which will affect the children’s growth and development. This study aims to determine the relationship between family planning and the practice of child feeding (PCF). The study used Indonesian Demographic and Health Survey 2017 data with a cross-sectional approach. Family planning is measured by variables age at first marriage, the distance between births, parity, number of children under five, and pregnancy desired. The PCF is based on the variable composite of Early Initiation of Breastfeeding, Exclusive Breastfeeding, Infant and Child Feeding, and Consumption of food sources of vitamin A. The sample size is 97 children aged 6-23 months. Data analysis using multivariate logistic regression. The study results that almost part of the mother did not PCF well (45.4%). Most (69.1%) mothers were not good at family planning. Family planning related to poor PCF was age at first marriage less than 18 years (p = 0.003) primiparous parity (p = 0.017), 2-5 years birth spacing (p = 0.033) and the number of children under five (p = 0.025). There need to be more educational efforts, outreach and family planning movements so that people, especially teenagers, understand the importance of family planning.
The Imperative Speech-act and Language Politeness for Government Officers of South Sulawesi in THE NEW SULSEL Book
Yusriadi, Yusriadi;
Lukman, Lukman;
Abbas, Asriani
ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities Vol. 4 No. 4 (2021): DECEMBER
Publisher : Hasanuddin University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (288.308 KB)
|
DOI: 10.34050/elsjish.v4i4.19541
This research aims to (1) classify the forms of imperative speech of government officials of South Sulawesi Province, and (2) explain the strategy of politeness of imperative speech of government officials of South Sulawesi Province in The New Sulsel Book. The type of research used is descriptive qualitative which describes the facts that are empirically present in the speakers. The results showed that the form of imperative speech acts of government officials of South Sulawesi Province were declarative, interrogative, and optative. In terms of this form, the tendency of official imperative speech is more dominant declaratively and optatively, which means that the imperative element is implied. This can not be separated from the principle of local culture 3S (Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge) which means to humanize, respect and remind each other. Furthermore, the imperative speech politeness strategies of South Sulawesi Provincial government officials include direct politeness, indirect politeness, positive politeness, and negative politeness. In this strategy, the speech of officials is more likely to be a positive politeness strategy which means that officials in the South Sulawesi provincial government are very polite in conveying imperative speech or orders. This condition can have an impact on not maximizing the command message delivered so that it makes the partner or interlocutor not optimal in carrying out the order.
Analisis pertumbuhan ekonomi daerah jawa dan kalimantan ditinjau dari kebijakan fiskal
Muliati Muliati;
Risdina Hapipah;
Lestari Riski;
Andra Sulindrina;
Yesi Aprianti
FORUM EKONOMI Vol 23, No 4 (2021): Oktober
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/jfor.v23i4.10202
Penetapan perpindahan IKN dari Jawa ke Pulau Kalimantan, tepatnya di Provinsi Kalimantan Timur menjadi isu strategis akan adanya harapan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik di daerah luar Pulau Jawa. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat variabel fiskal dan tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi dengan fokus wilayah pada Pulau Jawa dan Kalimantan. Peneliti menggunakan 167 kabupaten/kota pada Pulau Jawa dan Kalimantan untuk diobservasi, dengan periode waktu selama enam tahun, 2015-2020. Pengujian hipotesis dilakukan dengan regresi panel teknik Ordinary Least Square. Data juga dianalisis dengan uji hausman dengan hasil metode fixed effect model lebih baik jika dibandingkan dengan random effect model. Temuan pada penelitian ini adalah terdapat pengaruh signifikan antara pertumbuhan ekonomi tahun sebelumnya dan pertumbuhan PAD terhadap pertumbuhan ekonomi. Sedangkan rasio belanja langsung dan TPAK tidak memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa dan Kalimantan. Hal ini menunjukan pertumbuhan ekonomi di Pulau Jawa dan Kalimantan masih ditopang oleh adanya potensi keuangan daerah, semakin tinggi peningkatan PAD maka pertumbuhan ekonomi daerah akan semakin baik.
Peran kebijakan fiskal terhadap trade-off antara ketimpangan dan kemiskinan di indonesia
Fajrin Hardinandar
INOVASI Vol 16, No 1 (2020): Mei
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/jinv.v16i1.6108
Hipotesis teoritis kami mencurigai adanya trade-off antara ketimpangan dan kemiskinan akibat dari ketergantungan terhadap dana transfer pusat oleh Provinsi-provinsi di Indonesia. Kami menggunakan metode AB-GMM dengan pendekatan Koyck untuk mendeteksi hal tersebut pada 32 provinsi di Indonesia sejak tahun 2010-2018. Hasil penelitian menunjukan kapasitas fiskal dan dana transfer meningkatkan output perekonomian dan mengurangi ketimpangan di pedesaan. Sementara output perekonomian merupakan determinan pengentasan kemiskinan. Namun dana bagi hasil pajak meningkatkan ketimpangan di perkotaan dan menurunkan kemiskinan di pedesaan juga perkotaan. Kemudian, pendapatan asli daerah dan dana alokasi umum memperburuk kemiskinan di pedesaan. Sebaliknya, peran dana alokasi umum menurunkan angka kemiskinan di perkotaan. Dalam jangka panjang, 50 persen dari peningkatan output baru dapat dicapai setelah 10 periode. Sementara itu, perubahan jangka panjang pada ketimpangan jauh lebih cepat dibandingkan penurunan kemiskinan. Kami mengusulkan kebijakan silang dua arah dengan mengurangi eksplorasi sumber dana bagi hasil pajak di perkotaan dan meningkatkannya di pedesaan. Sebaliknya, jika tekanan fiskal di pedesaan lemah, maka dapat dimanfaatkan eksplorasi basis pendapatan asli daerah di perkotaan untuk mengurangi efek ketimpangan di pedesaan melalui distribusi silang.
Online-Based Learning Innovation in the Covid-19 Pandemic : (Study of PAUD Teacher Innovation during Covid 19 in Mataram City)
Ismail Ismail;
Muhammad Muhammad;
Bahtiar Bahtiar
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2c (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i2c.636
The Covid-19 pandemic caused fundamental changes in education. One of them is the learning process is done online. This makes teachers innovate in the online learning process so that the learning process can run well and smoothly. Thus, it cannot be denied that the Covid19 pandemic has brought about a change in a new paradigm shift for teachers towards online learning that is rich with innovation. This study aims to describe Online-Based Learning Innovations implemented by PAUD teachers during the Covid 19 Pandemic in Mataram City. This study uses a survey method with a qualitative approach. In this study, data were obtained from interviews with 6 teachers spread across 6 sub-districts in Mataram City. The sampling technique used is simple random sampling. Data collection techniques used in this study were interviews and documentation. Data analysis used the Miles and Huberman model, which consisted of data collection, data reduction, and data presentation. The results showed that the innovations carried out by PAUD teachers were Learning from Home, Online Learning Via Whatsapp Group, Home Visit, Offline Rolling System, Parenting Team Work, Sasak culture-based ecoprint learning, and project-based learning.
Analisis Perencaan Peningkatan Kualitas Mutu Lulusan di Sekolah
Arizul Suwar;
Azhar Azhar
Tadabbur: Jurnal Peradaban Islam Vol 4 No 2 (2022): Tadabbur: Jurnal Peradaban Islam
Publisher : Master's degree Department of Islamic Education Postgraduate Program of Universitas Islam Negeri (State Islamic University) Ar-Raniry, Banda Aceh in cooperation with Center for Research and Community Service (LP2M)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/tadabbur.v4i2.299
Planning to improve the quality of graduates is the obligation of educational institutions, especially schools as an effort to realize the ideals of national education. Improving the quality of graduates in schools is usually carried out through the policy of the school principal who acts as a leader who mobilizes the school community to realize the school's vision, mission, goals and objectives through programs that are implemented in a planned and gradual manner. The goal to be achieved from quality improvement planning is produce quality graduates to prepare graduates to face their future. The preparation of quality improvement plans in schools is usually carried out in two stages, namely: preparation of a work program and preparation of a curriculum. This article aims to analyze plans to improve the quality of graduates along with their derivative discussions carried out by schools. This study uses library research methods. The findings of this article are that planning to improve the quality of graduates in schools is still oriented towards quantity and has not yet touched the quality dimension. The quality of graduates is only measured through numbers such as report cards, test scores, and the number of students who pass. The dimensions of quality as mandated in the law such as creative, responsible, independent and so on must also be considered. With regard to the increasingly high demands and competition in the world of work, this cannot be answered without solid personality qualities. One of the main personality qualities is creativity.