Articles
Gambaran Kestabilan Suhu Tubuh Bayi Baru Lahir Yang Dilakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) (Di Ruang Mina RS Muhammadiyah Tuban)
Umu Qonitun;
Sri Utaminingsih
Jurnal MIDPRO Vol 10, No 1 (2018): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (299.643 KB)
|
DOI: 10.30736/midpro.v10i1.58
Hipothermia adalah suhu bayi < 36,5°C. Disamping sebagai suatu gejala, hipothermia dapat merupakan awal penyakit yang berakhir dengan kematian. Salah satu cara pencegahan hipothermia pada bayi baru lahir adalah dengan penerapan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kestabilan suhu tubuh bayi baru lahir yang dilakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) berdasarkan suhu sebelum dilakukan IMD dan suhu sesudah dilakukan IMD di Ruang Mina RS Muhammadiyah Tuban.Desain penelitian ini menggunakan desain deskriptif.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi baru lahir normal yang dilakukan IMD bulan Mei 2018 sebanyak 29 bayi, sedangkan sampelnya yaitu sebagian bayi baru lahir normal yang dilakukan IMD yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 29 bayi. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan sampel diambil dari hasil observasi (data primer) yang ditulis dalam lembar observasi dengan menggunakan instrumen penelitian berupa thermometer axilla digital. Data di analisis dengan analisa univariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruhnya sebanyak 25 (86, 21%) bayi baru lahir sebelum dilakukan IMD mempunyai suhu yang tidak stabil, dan seluruhnya sebanyak 29 (100%) bayi baru lahir sesudah dilakukan IMD mempunyai suhu yang stabil.Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) sangat efektif untuk membantu kestabilan suhu tubuh bayi baru lahir dengan harapan hipotermia dapat dicegah sedini mungkin, untuk itu diharapkan tenaga kesehatan khususnya bidan dapat menerapkan Inisiasi Meyusu Dini (IMD) pada semua bayi baru lahir sesuai dengan prosedur.Kata Kunci: Kestabilan Suhu Bayi Baru Lahir, Inisiasi Menyusu Dini
PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK ALUMINA (AL203) PADA RESIN POLYESTER BTQN 157 TERHADAP KEKUATAN IMPACT KOMPOSIT SERAT KULIT POHON WARU (HIBISCUS TILIACEUS)
Viky Hermawan Hermawan;
Nova R.Ismail;
Akhmad Farid;
Arief Rizki Fadhillah
Jurnal Energi dan Teknologi Manufaktur Vol 3 No 02 (2020)
Publisher : Polinema Press, Politeknik Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33795/jetm.v3i02.57
Penggunaan serat alam sebagai reinforcement pada material komposit semakin diminati pada satu dasawarsa terakhir ini. Hal ini disebabkan karena serat alam lebih ramah lingkungan ,memiliki densitas yang rendah, kompatibel dengan alam, dan harganya yang relatif murah. Salah satu penggunaan serat alam pada material komposit adalah serat kulit pohon waru (hibiscus tiliaceus). Kekuatan komposit serat kulit pohon waru (hibiscus tiliaceus) tidak hanya dipengaruhi oleh reinforcement dan komposisi antara serat-resin, akan tetapi juga dipengaruhi oleh jenis resin sintetis yang digunakan.Serbuk Alumina (Al2O3) adalah salah satu contoh material filler yang sering digunakan pada material komposit.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan serbuk alumina (Al2O3) terhadap energi impact yang diserap ,harga impact dan patahan komposit kulit pohon waru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental.Dalam penelitian ini peneliti menginginkan pemanfaatan serat kulit pohon waru sebagai bahan alternatif penguat komposit. Dari hasil pengujian impact didapatkan energi yang diserap komposit serat kulit pohon waru (Hibiscus tiliaceus) variasi penambahan serbuk alumina metode vacumm infusion resin tertinggi pada variasi penambahan serbuk alumina 5 gram yaitu sebesar 10240,44 Joule. Dari hasil pengujian impact didapatkan harga impact komposit serat kulit pohon waru (Hibiscus tiliaceus) variasi penambahan serbuk alumina metode vacumm infusion resin tertinggi pada variasi penambahan serbuk alumina 10 gram yaitu sebesar 90,98 Joule/mm2. Pola Patahan pada komposit uji impact dari variasi penambahan sebuk alumina metode vacumm infusion resin menunjukan mekanisme fiber pull out pada variasi 7,5 gram dan delaminasi pada variasi 5 dan 10 gram
PENGARUH DEBIT ALIRAN RESIN BISPHENOL A LP-1Q-EX PADA METODE VACUUM INFUSION RESIN TERHADAP KEKUATAN TARIK KOMPOSIT SERAT KULIT POHON WARU (HIBISCUS TILIACEUS)
teddy wicaksono wicaksono;
Akhmad Farid;
Nova Risdiyanto Ismail;
Arief Rizki Fadhillah
Jurnal Energi dan Teknologi Manufaktur Vol 4 No 01 (2021)
Publisher : Polinema Press, Politeknik Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33795/jetm.v4i01.71
Research on natural fiber composites is being carried out in various parts of the world to produce solutions to environmental problems by utilizing natural fiber materials prepared for environmentally friendly and renewable materials. The natural fiber currently being developed for composite reinforcement is hibiscus bark fiber. This study aims to determine the effect of the flow rate of bisphenol A resin LP-1Q-EX on the vacuum infusion resin method on the tensile strength of hibiscus bark fiber composites. The method used in this study is the fiber structure model in the direction of tensile load, composite using hibiscus bark fiber (Hibiscus tiliaceus), composite using bisphenol A resin LP-1Q-EX, composite using mass fraction with a ratio of 60 fibers: 40 resin, Waru tree bark was treated with 6% NaOH alkaline soaking (aquades 938.8 grams, and NaOH 61.2 grams) for 120 minutes, the number of hibiscus tiliaceus bark fibers in one composite material was 22 fibers with a material thickness of 3.2 mm (according to ASTM D638-03 Type 1 standard), the composite was produced using the vacuum infusion resin method with variations in resin flow rate of 1.19 ml/s, 3.66 ml/s, 4.67 ml/s. The testing process in this study is a composite tensile test using the ASTM D638-03 Type I standard. The analysis of the fractures that occur in each specimen uses macro photos, namely the process of taking several photos of the fracture after the specimen is subjected to a tensile test using a digital camera placed on the ground. topped a tripod. The results of the composite tensile test showed that the variation of resin flow rate of 1.19 ml/s had the lowest tensile strength of 282.94 MPa, while the variation of flow discharge of 3.66 ml/s had the highest tensile strength of 301.75 MPa. and the flow variation of 4.67 ml/s has a tensile strength of 284.54 MPa. Based on the results of the tensile test of the hibiscus tiliaceus bark fiber composite using the vacuum infusion resin method, the highest strength was obtained at a variation of the resin flow rate of 3.66 ml/s.
ANALISA PENGGUNAAN TRANSISTOR 2N3055 DAN TEC (THERMOELECTRIC COOLER) SEBAGAI BAHAN ALTERNATIF PANEL SEL SURYA (SOLAR CELL)
Muhammad Agus Sahbana;
Akhmad Farid
Jurnal Energi dan Teknologi Manufaktur Vol 4 No 01 (2021)
Publisher : Polinema Press, Politeknik Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33795/jetm.v4i01.74
The renewable energy has a very important role in meeting energy needs. This is because the use of fuel for conventional power plants in the long term will deplete the dwindling resources of oil, gas and coal and can also cause environmental pollution. Solar panels based on 2N3055 transistors and Thermoelectric Cooler (TEC) are the basic materials for designing alternative power plants. In the manufacturing process, this solar panel utilizes electronic components that are capable of generating electrical energy (emf), so that it can be used as an appropriate technology to produce a solar panel that utilizes solar energy in the form of heat and solar radiation. The use of transistors 2N3055 and TEC proved to be more efficient in generating electrical energy, there was no significant decrease in voltage and current even though the weather was suddenly cloudy. The average voltage and current generated in this solar panel are 24.58 VDC and 2.72 Ampere DC.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG MENSTRUASI DAN PERMASALAHANNYA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN REMAJA MENGENAI KESEHATAN REPRODUKSI
Yanita Trisetiyaningsih;
Dwi Susanti;
Dwi Yati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang:Pengabdian kepada masyarakat ini bertema “Pendidikan Kesehatan tentang Menstruasi dan Permasalahannya sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Remaja Sekolah Menengah Pertama tentang Kesehatan Reproduksi. Tujuan : adalah untuk memberikan pengetahuan tentang proses menstruasi serta deteksi dini masalah PMS dan dismenore di kalangan remaja putri. Harapan dari pengabdian ini adalah siswi SMP yang telah dan belum mengalami menstruasi mengetahui tentang proses menstruasi dan permasalahan yang sering muncul selama proses menstruasi (PMS dan dismenore), serta mampu melakukan penanganan secara tepat. Metode :Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan dalam 3 tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Tahap persiapan meliputi pengurusan izin, pengumpulan data awal berupa pengkajian dengan memberikan pretest kepada siswi SMP tentang proses menstruasi dan dismenore, persiapan alat dan bahan, serta koordinasi dengan pihak terkait. Tahap pelaksanaan kegiatan adalah melakukan pendidikan kesehatan tentang proses menstruasi, melakukan skrining kejadian dismenore, melakukan pendidikan kesehatan tentang PMS, dismenore dan penatalaksanaannya, serta pemberian senam dismenore. Tahap evaluasi adalah melakukan posttest terkait dengan proses menstruasi, PMS dan dismenore, dan pembuatan laporan hasil pendidikan kesehatan yang diberikan kepada siswi SMP. Hasil: Dari hasil wawancara dengan 5 orang siswi mengungkapkan bahwa setelah mengikuti pendidikan kesehatan selama 3 kali pertemuan mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat yang belum pernah di dapatkan sebelumnya dan penting untuk dapat dipraktekan pada kehidupan sehari-hari. Kesimpulan: Berdasarkan hasil evaluasi menunjukkan ada peningkatan tingkat pengetahuan remaja putrid tentang menstruasi dan permasalahannya sebesar 70%.
Using FB to Investigae Teachers’ Strategies in Teaching English: A Case of Simeulue Alumni
Rahmat Junaidi
English Education Journal Vol 9, No 4 (2018): English Education Journal (EEJ)
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (630.452 KB)
This study is conducted to explore students’ perception and their suggestions on teachers’ teaching strategies in teaching English. In so doing, a qualitative research design was employed and 19 Students were purposively selected. Those respondents are current university students who are studying at various universities in Banda Aceh. To gather the respondents’ perspective, Facebook (FB) group chat was used as a means to describe their past experiences in learning English. Their gathered responses have been processed in accordance with thematic analysis procedures. The findings of this study revealed that Senior High School teachers in Simeulue have used particular strategies in teaching English. It was indicated that using textbook, engaging in sentence formula and word memorization, doing sentence translation, repeating words after teacher, reading aloud, and working the task in pairs and groups are among the most commonly utilized strategies as perceived by the respondents. In response to teachers’ teaching strategies, the majority respondents recommended a new model in their teachers’ teaching strategies; which are a shift to communicative teaching strategy incorporating media and ICTs based language teaching. Hence, it is recommended that the senior high school teachers pinpoint the use of integrated teaching technique employing technology in their school.
PELAKSANAAN DAN DAMPAK PROGRAM KEMITRAAN DAN BINA LINGKUNGAN PT PELABUHAN INDONESIA III (PERSERO) DALAM PENGEMBANGAN UMKM (Studi Kasus pada Kampung Lawas Maspati Surabaya)
Fitri Kurniawati;
Mochamad Djudi Mukzam
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 50, No 2 (2017): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This research describes implementation and impact of Partnership and Community Development Program (PKBL) PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) in deveopment of Micro Small and Medium Enterprises (UMKM) case study at Kampung Lawas Maspati Surabaya. Research used qualitative research with case study method. Data collection techniques used interviews, observation and documetation. Data analysis use three stages of data reduction, data organizing, and data interpretation. Results PKBL PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) conducted on basis profit cost after tax company is maximum 20%. Various PKBL activities that have been implemented since 2003, have positive impact, especially for citizens to assist goverment in implementing various program that can improve people’s welfare. There are several things that are considered to deviate from implementation PKBL, such as the monitoring process with field visits are not conducted periodically and intensively. This is due lack PKBL staff who have to monitor all partners. There are some entrepreneurs who do not feel any change in terms of financial management because they feel not too important to do financial bookkeeping. Most entrepreneurs only focus on increasing amount of production, while willingness to develop marketing area of their products its still small because they feel quickly satisfied with current results. Keywords: PKBL, UMKM ABSTRAK Penelitian ini menjelaskan tentang pelaksanaan dan dampak Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) studi kasus pada Kampung Lawas Maspati Surabaya. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan ada tiga tahapan yaitu reduksi data, menggabungkan data dan menjelaskan data. Hasil penelitian yaitu keuntungan setelah pajak perusahaan digunakan sebagai biaya penyaluran dana PKBL sebesar 20%. Banyak aktivitas PKBL telah dibuat sejak tahun 2003, telah memberikan dampak positif khususnya bagi warga untuk membantu pemerintah dalam melaksanakan berbagai program yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ada beberapa hal yang dinilai menyimpang dari pelaksanaan PKBL, seperti proses monitoring dengan kunjungan lapangan yang tidak dilakukan secara berkala dan intensif. Hal ini terjadi karena kurangnya staf PKBL yang harus melakukan monitoring pada seluruh mitra binaan. Serta ada beberapa pengusaha yang tidak merasakan adanya perubahan dalam hal pengelolaan keuangan karena merasa tidak terlalu penting melakukan pembukuan keuangan. Kebanyakan pengusaha hanya terfokus pada penambahan jumlah produksi, sementara kemauan untuk mengembangkan area pemasaran hasil produksinya masih kecil karena merasa cepat puas dengan hasil saat ini. Kata Kunci: PKBL, UMKM
Improving the Competence of Junior High School Teachers In Designing Generative Learning-Based Learning Media
Rio Anshari;
Akmam Akmam
Pelita Eksakta Vol 5 No 1 (2022): Pelita Eksakta Vol. 5 No. 1
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/pelitaeksakta/vol5-iss1/177
Educators, hereinafter referred to as teachers, are essentially required to have competencies that include four competencies, namely pedagogic competence, professional competence, personality competence and social competence. In professional competence, teachers are required to master the subject area they teach and be able to make continuous improvements as a form of effort to increase their competence. One of the efforts is to make continuous improvements for independent teachers as well as in classroom learning activities to continuously increase the meaning of the learning process. One of the important aspects that must be considered by teachers is the use of appropriate (valid), precise, simple and reliable learning media to communicate the scientific concepts they teach. The facts show that there are still many teacher inaccuracies in choosing and using media in carrying out the learning process. The focus of the workshop carried out was on non-printed learning media types of presentation learning media and interactive learning videos based on generative learning. The initial data of the subject, namely the Science Teacher of SMP in Solok Regency, showed that 60% of the subjects were still unable to apply the proper use of Learning Media. As many as 67% of the subjects were constrained by access to communication and the internet because the area where the subject worked was still difficult to get a telephone signal or internet connection. Subjects have not received technical guidance / training related to the development of learning media even though 78% of the schools where they work already have multimedia facilities. After being given a workshop, mentoring and coaching on the subject under study, a significant change was seen. As many as 77% of the subjects studied have been able to overcome the obstacles faced related to the development of learning media, 85% of the subjects assessed that the workshop activities had been able to increase the creativity of teachers in producing work and 84% of the subjects studied felt more confident to be sustainable in producing work
KONSEP PENYERTAAN TINDAK PIDANA DAN PENGGELAPAN DENGAN PEMBERATAN BERDASARKAN INTERPRETASI HUKUM
Maliyanto Effendi;
Moh. Zeinudin;
Miftahul Munir
Jurnal ADIL Vol 12, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33476/ajl.v12i2.2113
Perbuatan pidana dalam hal ini adalah penggelapan yang dilakukan oleh seorang pejabat yang memiliki hubungan kerja dan itu dilakukan memberi atau menjanjikan sesuatu dengan menyalahgunakan kekuasaan atau martabat dengan cara menyesatkan. Sehingga dua frasa tersebut menimbulkan multi tafsir. Yakni melalui modus penggelapan dari apa yang telah berada dalam kekuasaannya. Oleh sebab itu, diantara kedua Pasal ini terjadi Norma Samar (Vague Norm). Metode penelitian hukum ini berjenis yuridis normatif dengan pendekatan masalah perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konsep (conseptual approach). Teknik pengumpulan bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan studi kepustakaan. Untuk menganalisis bahan hukum yang diperoleh, akan digunakan metode analisis normatif yakni deskriptif kualitatif melalui penafsiran atau interpretasi hukum. Pasal 55 KUHP tentang penyertaan tindak pidana (Deelneming) dengan Pasal 374 KUHP tentang Penggelapan dengan pemberatan berdasarkan analisis secara penafsiran gramatikal memiliki relevansi yang sangat dekat dengan melihat pada indikator berikut ini yaitu pada frasa “karena ada hubungan kerja” dan “menyalahgunakan kekuasaan atau martabat” yang diartikan sama menurut lazim bahasa secara umum.
Pengembangan Model Terminal Curah Cair Dengan Metode Simulasi Diskrit
Della Pratama Susetyo;
Armand Omar Moeis;
Dimas Kunto Wibisono
Jurnal Penelitian Transportasi Laut Vol 21, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Transportasi Laut
Publisher : Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25104/transla.v21i2.1329
Seiring dengan pertumbuhan ekonomi, konsumsi BBM dan BBG semakin meningkat dari tahun ke tahun. Peningkatan tersebut menyebabkan bertambahnya kuantitas kapal tanker untuk mendistribusikan BBM dan BBG ke lokasi tujuan. Kapasitas pelabuhan tidak dapat mengimbangi kuantitas kapal tanker yang meningkat pesat sehingga terbentuk antrian kapal di pelabuhan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model simulasi untuk mengevaluasi aspek-aspek operasional pada proses bongkar muat BBM dan BBG di sebuah terminal transit di Indonesia agar didapat keputusan investasi yang tepat. Metode sistem diskrit yang digunakan dalam penelitian ini mampu menggambarkan dan mengevaluasi proses dan kegiatan kapal di pelabuhan berdasarkan sistem nyata. Penelitian menunjukkan bahwa perbaikan waktu pada kegiatan bongkar muat kapal menggunakan skenario yang diuji dapat mengurangi antrian kapal dan mengurangi biaya yang harus dikeluarkan. Tiga skenario yang diuji untuk mengurangi waktu antrian kapal adalah penambahan kuantitas jetty, pembuatan prioritas pelayanan kapal Medium Range dan Small 2, dan implementasi simultaneous pumping pada kegiatan bongkar kapal.