Articles
PERAN PANGKALAN TENTARA NASIONAL INDONESIA ANGKATAN LAUT BANGKA BELITUNG DALAM MENDUKUNG OPERASI KEAMANAN LAUT DI ALKI I
Manahan Budiarto Pandjaitan;
Panji Suwarno;
Gunardi Gunardi
Jurnal Pertahanan & Bela Negara Vol 9, No 3 (2019): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
Publisher : Indonesia Defense University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (326.128 KB)
|
DOI: 10.33172/jpbh.v9i3.634
Wilayah kerja yang menjadi tanggung jawab pangkalan TNI Angkatan Laut Bangka Belitung masih cukup rawan dan berpotensi terjadinya berbagai gangguan dan ancaman yang dapat menganggu jalur ALKI I. Luas wilayah yang menjadi tanggung jawab Lanal Bangka Belitung bila dihadapkan dengan kondisi sarana dan prasarana yang dimiliki saat ini sangat tidak seimbang. Namun demikian, harus tetap memberikan dukungan terbaik terhadap semua unsur/KRI (Kapal Perang Republik Indonesia) yang singgah di Pangkalan TNI Angkatan Laut Bangka Belitung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pangkalan TNI Angkatan Laut Bangka Belitung dalam mendukung operasi keamanan laut di ALKI I. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif yaitu menggambarkan kondisi Pangkalan TNI Angkatan Laut Bangka Belitung dalam mendukung operasi kemanan laut di ALKI I. Penelitian ini menggunakan teori peran, teori pangkalan, teori Sea Power dan teori trinitas Angkatan Laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pangkalan TNI Angkatan Laut Bangka Belitung belum mampu mendukung dengan baik terhadap unsur atau KRI yang akan melaksanakan bekal ulang (bekul). Oleh karena itu, sebaiknya Pangkalan TNI Angkatan Laut Bangka Belitung melengkapi sarana dan prasarana yang memadai termasuk dermaga untuk sandar, agar mampu melaksanakan dukungan terhadap unsur atau KRI agar dapat melaksanakan operasi keamanan laut dalam menjaga kedaulatan di wilayah ALKI I.Kata Kunci: peran pangkalan, keamanan laut, ALKI I
THE ROLE OF THE BANGKA BELITUNG NAVAL BASE IN SUPPORTING THE SEA SECURITY OPERATIONS IN THE INDONESIA ARCHIPELAGIC SEA LANE I
Manahan Budiarto Pandjaitan;
Panji Suwarno;
Gunardi Gunardi
Jurnal Pertahanan & Bela Negara Vol 9, No 3 (2019): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English)
Publisher : Indonesia Defense University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (209.862 KB)
|
DOI: 10.33172/jpbh.v9i3.642
The work areas that are the responsibility of the Bangka Belitung Naval base are still quite vulnerable and responsible for problems and difficulties that could disrupt the ALKI I or the Indonesian archipelagic sea lane I. The area for which the naval base of Bangka Belitung is responsible, is not balanced. However, it must continue to provide the best support for all KRI (Warships of the Republic of Indonesia) which anchored in the Bangka Belitung Naval Base. This study tries to analyze the role of the Bangka Belitung Naval base in supporting maritime security operations in ALKI I. The study uses descriptive qualitative methods about understanding the Bangka Belitung Naval base in supporting maritime security operations at ALKI I. This study uses the role of base theory, Sea Power theory and Navy trinity theory. The results of the study show that the Bangka Belitung Navy Base has not yet supported KRI or not to carry out the provision. Therefore, it is agreed that the Bangka Belitung Naval Base would provide complete facilities and infrastructure including anchoring, to be able to support KRI to operate safely at sea in assisting sovereignty in the ALKI I region.Keywords: Naval Base Role, Maritime Security, ALKI I
Pemanfaatan Sampah Non Organik Kering Menjadi Barang yang Bernilai Guna Melalui Ecobrick di Kelurahan Suka Mulia Kecamatan Sail Pekanbaru
Meilisa Meilisa;
Ade Nurul Islami;
Baihaqi Dharma Putra;
Dhea Permata Sari;
Linar Br Pasaribu;
Miftahul Khairi;
Muhammad Bayu Hanrimansah;
Muhammad Zahirsyah;
Santika Tarisana;
Sela Amanda Br Sitompul;
Tri Winona Sitanggang
MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT Vol 4 No 2 (2022): MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT
Publisher : LP2M Universitas Muhammadiyah Enrekang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Jurnal ini dibuat untuk memberikan pengetahuan mengenai kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Riau di Kelurahan Suka Mulia, Kecamatan Sail, Pekanbaru. Dalam penulisan jurnal ini menggunakan metode deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk menambah inovasi serta kekereatifan mahasiswa kukerta Universitas Riau, karena bisa menciptakan suatu barang yang bernilai guna. Inovasi yang dikembangkan tersebut merangkup dengan kesehatan lingkungan, dan menciptakan lingkungan menjadi bersih. Dalam jurnal ini penelitian yang dilakukan selama masa kukerta dilaksanakan di Kelurahan Suka Mulia, yaitu dengan memanfaatkan sampah organik menjadi barang yang bernilai guna melalui ecobrick.
PERMAINAN KARTU UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS HURUF HIJAIYAH BERSAMBUNG
TITIN INDRIATI
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51878/elementary.v2i3.1380
Writing hijaiyah letters in succession or in sequence is not easy because not everyone can do it, even though that person can read the hijaiyah letters or the Koran well. Because writing hijaiyah letters in succession there are rules or rules. Single form hijaiyah letters when connected or in series will experience changes and not all hijaiyah letters can be connected or assembled. Card games are one of the media that can be directly applied to help stringing hijaiyah letters, because the cards can be moved and mixed and matched according to the wishes or the rules of writing hijaiyah letters. This research is a qualitative research. This research is descriptive and uses in-depth analysis. The data were obtained from direct observation in the teaching and learning process in the classroom. From the results of the study, it can be concluded that card games can help improve students' skills in writing hijaiyah letters in succession. ABSTRAKMenulis huruf hijaiyah bersambaung atau berangkai tidaklah mudah karena tidak semua orang dapat melakukannya, walaupun orang tersebut dapat membaca huruf – huruf hijaiyah atau al qur’an dengan baik. Karena menulis huruf-huruf hijaiyah bersambung ada kaidah atau aturannya.Huruf hijaiyah bentuk tunggal ketika di sambung atau di rangkai akan mengalami perubahan dan tidak semua huruf hijaiyah bisa di sambung atau di rangkai.Permainan kartu adalah salah satu media yang dapat langsung di terapkan untuk membantu merangkai huruf – huruf hijaiyah ,karena kartu tersebut dapat dipindahkan dan dipadu padankan sesuai keinginan atau kaidah penulisan huruf hijaiyah.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif .Penelitian ini bersifat deskreptif dan menggunakan analisa yang mendalam.Data diperoleh dari observasi langsung dalam proses belajar mengajar di kelas.Dari hasil penlitian dapat disimpulkan bahwa permainan kartu dapat membantu meningkatkan ketrampilan siswa dalam menulis huruf hijaiyah bersambung.
“Pengaruh Pengelolaan Wakaf Produktif Sektor Pertanian terhadap Pemberdayaan Masyarakat” Studi Kasus: Yayasan Pemeliharaan dan Perluasan Wakaf Pondok Modern di Mantingan”
Arie Rachmat Sunjoto;
Mulya Fan Tika;
Miftahul Huda;
Abdul Latif Rizqon
Journal of Islamic Economics and Philanthropy Vol 5, No 3 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Darussalam Gontor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21111/jiep.v5i3.6072
Wakaf merupakan salah satu instrumen filantropi Islam yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi Islam.Namun disamping itu, wakaf di Indonesia masih dalam berbentuk konsumtif dan belum dikelola secara produktif sehingga pengaruh wakaf terhadap perekonomian umat masih belum terlihat.Dengan melihat mata pecaharian terbanyak di Indonesia adalah sebagai petani maka pengelolaan wakaf produktif dapat dilakukan dengan pengelolaan tanah wakaf melalui sektor pertanian.Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh pengelolaan tanah wakaf produktif terhadap pemberdayaan masyarakat melalui manajemen wakaf dan tanah wakaf.Dan variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah wakaf produktif pertanian sebagai variabel eksogen dan tanah wakaf, manajemen wakaf dan pemberdayaan masyarakat sebagai variabel endogen. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif Dalam menganalisis data yang terkumpul peneliti menggunakan analisis Deskriptif dan stistika inferensial yaitu Structural Equation Modeling (SEM) melalui Partial Least Square (PLS). Dengan menggunakan data primer dari 82 Responden dan data sekunder. Berdasarkan nilai R-square wakaf produktif menunjukkan angka sebesar 0,247 menunjukkan bahwasannya variabel wakaf produktif, Tanah Wakaf dan Manajemen (SDM) Nadzir Wakaf memiliki pengaruh yang cukup lemah dan mampu menjelaskan variabel Consumer Satisfaction sebesar 24,7%. Berdasarkan dengan hasil Path Coeficient, disimpulkan bahwasannya Wakaf Produktif pertanian memiliki pengaruh terhadap pemberdayaan masyarakat. Akan tetapi, dari beberapa variabel wakaf produktif hanya terdapat satu variabel yaitu manajemen SDM Nadzir yang memiliki hubungan yang segnifikan terhadap Pemberdayaan Masyarakat.
PENERAPAN CUSTOMER ACQUISITION DALAM PERTUMBUHAN BISNIS PADA DAPOER SUPER SAMBAL PADANG
Wahyudi Wahyudi;
Sutoyo Sutoyo
Jurnal Ilmiah Rekayasa dan Manajemen Sistem Informasi Vol 8, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/rmsi.v8i2.16688
Bisnis merupakan salah satu kegiatan atau aktivitas yang memberikan keuntungan pada individu maupun kelompok. Salah satu bagian penting dalam bisnis adalah customer atau pelanggan. Dalam berbisnis, diperlukan strategi untuk mempertahankan pelanggan yang sudah ada dan menambah pelanggan baru sebanyak-banyaknya. Customer acquisition adalah proses untuk mendatangkan customer atau klien baru ke bisnis suatu organisasi. Untuk melakukan hal ini harus diciptakan strategi acquisition yang sistematis dan berkelanjutan dapat berdaptasi mengikuti tren perubahan. Dapoer Super Sambal atau Dapoer SS merupakan salah satu usaha bisnis yang bergerak pada bidang kuliner. Dapoer SS merupakan usaha yang bisa dikatan baru karena baru berdiri sejak 9 september 2019 sehingga butuh dilakukan promosi untuk memperkenalkan usaha kepada calon pelanggan.Pada jurnal ini akan dibahas strategi yang diterapkan oleh dapoer ss dalam mendapatkan pelanggan baru. Keluaran dari penelitian ini berupa hasil analisa penerapan strategi customer acquisition yang memberikan hasil sangat baik untuk penambahan konsumen.
DAPATKAN PROVINSI PAPUA MENCAPAI KEMANDIRIAN PRODUKSI PADI ?
Richardo Franky Kristo Samderubun;
Budiasih Budiasih
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2019 No 1 (2019): Seminar Nasional Official Statistics 2019
Publisher : Politeknik Statistika STIS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (369.542 KB)
|
DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2019i1.116
Salah satu poin tujuan kedua SDGs adalah mencapai ketahanan pangan, khususnya beras di Indonesia. Seperti provinsi lain penghasil beras, Kabupaten Merauke yang merupakan sentra produksi beras di Provinsi Papua berupaya untuk meningkatkan produksi padi. Determinan produksi suatu usaha tidak lepas dari efisiensi teknis (ET) dan total faktor produktivitas (TFP) usaha bersangkutan. Efisiensi teknis menunjukan kemampuan unit usaha dalam menghasilkan output yang maksimum dari input yang tersedia. Sedangkan TFP adalah bagian dari output yang tidak bisa dijelaskan oleh seberapa besar jumlah input yang digunakan. Dengan demikian TFP merupakan indikator kualitas input. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi tingkat efisiensi teknis dan total faktor produktivitas usaha padi di provinsi Papua. Model yang digunakan adalah analisis regresi dan analisis stokhastik frontier. Hasil penelitian menunjukan bahwa usaha rumah tangga tanaman padi di Provinsi Papua belum efisien. Petani yang masuk dalam kelompok tani dan mengikuti penyuluhan pertanian akan meningkatkan TFP. Kesimpulannya adalah usaha padi di Provinsi Papua belum mampu mencapai kemadirian dalam memproduksi padi, karena penggunaan input belum mampu mencapai output maksimal. Disamping itu TFP petani perlu ditingkatkan.
PENGEMBANGAN APLIKASI BERBASIS SMARTPHONE PENDETEKSI DINI PADA MANAJEMEN KETAHANAN PANGAN DI INDONESIA
Almira Ajeng Pangestika;
Ari Rismansyah;
Muarrikh Yazka Ginang;
Budiasih Budiasih
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2019 No 1 (2019): Seminar Nasional Official Statistics 2019
Publisher : Politeknik Statistika STIS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (325.178 KB)
|
DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2019i1.164
Salah satu indikator yang belum tercapai tersebut adalah indikator gizi dan asupan kalori yang tercantum dalam tujuan pertama MDGs (menanggulangi kelaparan dan kemiskinan) atau tujuan ke-2 SDGs yaitu memberantas kelaparan. Negara-negara berkembang dituntut untuk lebih konsepsional dan menggunakan data ilmiah dalam menyusun kebijakan dan program gizi. Upaya memantapkan ketahanan pangan di Indonesia merupakan prioritas utama pembangunan karena hal tersebut penting kaitannya dengan kualitas sumber daya yang akhirnya diharapkan dapat menurunkan angka kemiskinan. Penelitian ini menggunakan back propagation neural network untuk deteksi dini pada manajemen ketahanan pangan di Indonesia sehingga dapat mempermudah pemerintah dalam merumuskan rencana dan kebijakan yang berkaitan dengan ketahanan pangan nasional. Hasil yang diperoleh adalah model back propagation neural network untuk memprediksi kelompok prioritas kerawanan pangan di setiap provinsi memiliki tingkat akurasi sebesar 0,902 (sangat baik). Implementasi selanjutnya adalah membangun aplikasi berbasis android untuk mendeteksi ketahanan pangan sehingga dapat membantu mengefektifkan penyebaran informasi dan pengetahuan mengenai ketahanan pangan setiap daerah serta faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan.
MAMPUKAH PROVINSI PAPUA MENCAPAI TUJUAN PERTAMA DARI SDGs?
Septian Karangan Kambubuy;
Budiasih Budiasih
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2019 No 1 (2019): Seminar Nasional Official Statistics 2019
Publisher : Politeknik Statistika STIS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (565.102 KB)
|
DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2019i1.214
Tujuan pertama dari SDGs adalah mengentaskan segala bentuk kemiskinan dimana pun. Provinsi Papua selama periode 2010-2017 merupakan provinsi dengan persentase penduduk miskin tertinggi di Indonesia. Selain itu, dalam periode yang sama provinsi Papua juga merupakan provinsi dengan tingkat kedalaman dan keparahan kemiskinan tertinggi di Indonesia. Kedalaman kemiskinan ditunjukan oleh adanya gap antara pengeluaran perkapita penduduk miskin dengan garis kemiskinan. Sedangkan, keparahan kemiskinan ditunjukan oleh adanya gap pengeluaran perkapita yang terjadi diantara penduduk miskin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kedalaman dan keparahan kemiskinan di provinsi Papua. Model yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan meggunakan data panel. Hasil penelitian menunjukan bahwa besarnya alokasi belanja pemerintah dalam bidang pendidikan dan perlindungan sosial berpengaruh signifikan dalam mengurangi kedalaman dan keparahan kemiskinan di provinsi Papua. Sebaliknya, besarnya alokasi belanja pemerintah dalam bidang kesehatan hanya berpengaruh signifikan dalam mengurangi keparahan kemiskinan di provinsi Papua. Kesimpulannya adalah pemerintah provinsi Papua belum mampu dalam menurunkan persentase penduduk miskin. Namun, baru mampu menurunkan gap antara pengeluaran perkapita penduduk miskin dengan garis kemiskinan, dan juga mengurangi ketimpangan pengeluaran perkepita diantara penduduk miskin.
KAJIAN PRODUKTIVITAS INDUSTRI KREATIF BESAR SEDANG SUBSEKTOR KULINER TAHUN 2015
Khusnudin Tri Subhi;
Budiasih Budiasih
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2019 No 1 (2019): Seminar Nasional Official Statistics 2019
Publisher : Politeknik Statistika STIS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (352.694 KB)
|
DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2019i1.225
Industri yang sedang dikembangkan oleh Badan Ekonomi Kreatif saat ini adalah industri kreatif yang terdiri dari 16 subsektor, di mana 4 subsektor (kriya, kuliner, fesyen dan penerbitan) termasuk dalam kategori industri besar sedang. Industri kreatif diharapkan dapat mendukung tujuan SDGs ke 8 (pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi) dan tujuan SDGs ke 9 (industri, inovasi dan infrastruktur). Berdasarkan publikasi UNCTAD (2010), ekonomi kreatif dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan pekerjaan dan meningkatkan ekspor. Menurut Bekraf pertumbuhan PDB industri kreatif masih di bawah target RPJMN tahun 2015-2019. Industri kreatif kuliner memiliki nilai produksi paling rendah di antara 4 subsektor tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi efisiensi teknis dan total faktor produktivitas industri kreatif subesktor kuliner. Metode yang digunakan adalah Data Envelopment Analysis dan fungsi produksi CES dengan menggunakan raw data hasil Survei Industri Manufaktur 2015, BPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri kreatif subsektor kuliner belum efisien yang ditunjukkan oleh nilai TE kurang dari 1. Kualitas dari input industri kreatif subsektor kuliner beragam yang ditunjukkan oleh nilai total faktor produktivitas yang beragam. Kemudian, total faktor produktivitas memiliki hubungan yang searah dengan tingkat efisiensi teknis pada industri kreatif subsektor kuliner. Kesimpulannya pemerintah harus meningkatkan efisiensi teknis dan kualitas dari input.