Articles
Dampak Pandemi Covid 19 Terhadap Kinerja Keuangan Bank Umum di Indonesia
Seger Santoso;
Farah Qalbia;
Benardi Benardi
ASSET: Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 6, No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24269/asset.v6i1.7133
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kinerja keuangan pada bank umum sebelum dan saat pandemi covid 19 dengan indikator terdiri dari CAR (Capital Asset Ratio), ROA (Return On Assets), Modal Inti, BOPO (Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional), NIM (Net Interest Margin Ratio), LDR (Loan to Deposit Ratio) dan LTA (Liquid Assets Ratio). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode sebelum dan saat terjadi pandemi covid 19. Teknik analisis yang dilakukan adalah uji beda yaitu uji Paired T- Test dan uji Wilcoxon, dengan pengolahan data dibantu software SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada semua indikator kinerja keuangan bank umum sebelum dan selama pandemi covid 19 yaitu CAR (Capital Asset Ratio), ROA (Return On Assets), Modal Inti (CCRA), BOPO (Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional), NIM (Net Interest Margin Ratio), dan LTA (Liquid Assets Ratio) kecuali pada nilai LDR (Loan to Deposit Ratio) menunjukkan perbedaan yang signifikan.Â
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL INKUIRI TERBIMBING DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR PADA MATERI GETARAN GELOMBANG DAN BUNYI DI SMPN 08 KOTA BENGKULU
Diana Puspitasari;
Eko Swistoro;
Eko Risdianto
Kumparan Fisika Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Pembelajaran Fisika
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (132.455 KB)
|
DOI: 10.33369/ajipf.1.1.%p
The main purpose of this research is to know the effect of using guided inquiry model with scientific approach to science process skill and learning outcomes. The main instrument used in this study is the test. The tests in this study include pretest and posttest. The sample was taken using purposive sampling technique class VIII 7 as experimental class and class VIII 9 as control class. The study was conducted from March 1 to March 31. Based on the results of data analysis found there is influence the use of guided inquiry model with scientific approach to science process skill. This can be seen on the score difference before treatment is given after treatment. The average score of each meeting pretest of 24.2 while the average posttest score of each meeting amounted to 62.9 so the difference in average score between posttest with prestest of 38.7. Based on the result of data using t-test two independent samples showed there is significant effect of using guided inquiry model with scientific approach to student learning outcomes. This is shown by thitung 2,444> ttabel 2,004. So it can be concluded that there is a significant influence the use of guided inquiry model with scientific approach to science process skills and student learning outcomes.
Komponen intuisi geometris untuk merancang tugas matematika
Muhamad Badrul Mutammam;
Dwi Juniati;
Evi Novita Wulandari
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 2 (2023): Mei - Agustus 2023
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33654/math.v9i2.2267
Geometrical intuition is the ability to visualize, construct, and manage geometrical shapes in the mind when solving geometry problems. Geometrical intuition requires four skills: the ability to construct and manage geometrical figures in mind, perceive geometrical properties, connect pictures to concepts and theories in geometry, and determine where and how to begin when solving geometry problems. This geometric intuition ability is important for developing problem-solving. Therefore, we need a task that can be used to identify and develop students' geometric intuition abilities. This research aims to design a geometric intuition task. We employ design research methods to design geometrical intuition tasks by conducting a literature review on geometric intuition and geometry tasks, creating geometrical intuition tasks, and estimating and noting the possible student responses. This study produced three types of tasks based on the four components of geometric intuition. We provide a list of possible responses that junior high school students may provide, as well as practical suggestions for teachers. We recommend research using our developed task to evaluate students' geometrical intuition.
Distributing Rights, Social Justice, and Managing Conflict of Ahmadis
Anthin Lathifah
De Jure: Jurnal Hukum dan Syari'ah Vol 14, No 2 (2022)
Publisher : Shariah Faculty UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18860/j-fsh.v14i2.18289
The freedom of religion recognized as one of a fundamental rights whether in The Indonesian Constitution or international human right principles. However, Ahmadiyya in Indonesia does not recognize as one of religions or belief registered in the national laws, although in its implementation it largely depends on the policy of the local government. This article aims to describe the distribution patterns of rights, social justice, and conflict management for the Ahmadis in Wonosobo. This article is the result of qualitative research with a sosiological and political approach. The data were obtained from interviews and related documents. The analysis used is a descriptive analysis. The results of the study indicates that the distribution of the right of religious freedom towards Ahmadiyya in Wonosobo are realized for four reasons: 1) The Government's commitment to distribute the right of religious freedom for all its citizens with the existence of a local regulation that regulates human rights, including the religious right; 2) Synergic role between the government and the community in managing religious rights; 3) the ability of community leaders and religious leaders to manage, negotiate and solve problems when there is a religious conflict in the community; 4) government and society use communicative and inclusive methods. Therefore the four patterns can be a model in managing religious rights for minorities.
OPTIMASI JALUR PENGANGKUTAN SAMPAH MENGGUNAKAN METODE ANT COLONY OPTIMIZATION DI KOTA PEKANBARU
Iskandar, Iwan;
Irsyad, Muhammad
Jurnal CoreIT: Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Vol 5, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (320.617 KB)
|
DOI: 10.24014/coreit.v5i1.8196
Sampah merupakan salah satu permasalahan utama yang terjadi di kota-kota besar termasuk Pekanbaru. Data yang diperoleh pada tahun 2017 menyatakan bahwa kota Pekanbaru menyisakan sampah sebanyak 720 ton dalam sehari. Pengelolaan sampah perlu diperhatikan untuk mengatasi meningkatnya sampah yang diproduksi setiap tahunnya. Jumlah armada pengangkut sampah di Pekanbaru saat ini sangat terbatas, yakni hanya 35 unit. Namun armada yang aktif hanya berjumlah 27 unit karena 8 unit dalam kondisi rusak. Oleh karena itu perlu dilakukan optimasi dalam proses pengangkutan sampah tersebut. Pada penelitian ini telah dilakukan optimasi jalur pengangkutan sampah untuk setiap armada yang beroperasi. Optimasi jalur yang diteliti menggunakan metode Ant Colony Optimization (ACO). Metode ACO diterapkan untuk mencari jalur terpendek yang akan dilalui oleh armada. Rute yang dilalui diperoleh dari data perumahan di kota Pekanbaru dengan 41 titik node. Siklus yang digunakan sebanyak 2 kali untuk memperbarui pheromone lokal dan global. Setiap node akan diberi inisialisasi awal yang sama dan harus dilewati. Setiap jalur yang dilewati akan dicatat dan diperbarui nilai pheromone lokalnya. Selanjutnya dibandingkan antar jalur tersebut dan diambil nilai yang terkecil. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa algoritma ACO dapat memberikan solusi dalam penentuan jalur terpendek yang dapat digunakan untuk rute yang efektif dilalui oeh armada dalam pengangkutan sampah. Kata Kunci: Ant Colony Optimization (ACO), Pheromone , Rute, Sampah
Analisa Quality of Service (QoS) Jaringan Internet Kampus (Studi Kasus: UIN Suska Riau)
Iskandar, Iwan;
Hidayat, Alvinur
Jurnal CoreIT: Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Vol 1, No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (685.329 KB)
|
DOI: 10.24014/coreit.v1i2.1233
Beberapa staff, dosen, dan mahasiswa mengeluhkan lambatnya akses layanan internet yang mereka dapatkan, sehingga perlu dilakukan penelitian pengukuran Quality of Service (QoS) jaringan internet UIN Suska Riau menggunakan standar QoS ETSI. Parameter yang digunakan adalah Throughput, Delay, Jitter, Packet Loss yang diuji pada layanan social media, e- mail, file download, dan streaming. Account yang digunakan adalah account staff/dosen dengan bandwidth 384Kbps dan mahasiswa dengan bandwidth 128Kbps. Pengujian dilakukan pada jam sibuk antara jam 10.00 WIB sampai jam 15.00 WIB dan jam sepi jam 15.00 sampai jam 17.30. Berdasarkan hasil pengujian empat parameter QoS yang digunakan, diperoleh kesimpulan bahwa tiga dari empat parameter uji pada account mahasiswa tergolong pada kategori Buruk dan account staff/dosen tergolong pada kategori Sedang.
Penerapan Metode Radial Basis Function Dengan Jumlah Center Dinamis Untuk Klasifikasi Serangan Jaringan Komputer
Iskandar, Iwan
Jurnal CoreIT: Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Vol 5, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (548.232 KB)
|
DOI: 10.24014/coreit.v5i2.8193
Ancaman serangan pada jaringan merupakan masalah yang sangat banyak dan semakin pesat perkembangannya saat ini. Jaringan komputer yang kita gunakan rawan akan serangan sehingga merugikan pengguna jaringan. Beberapa contoh jenis serangan yaitu U2R, R2L, Probes, dan DOS. Untuk mengetahui jenis serangan dapat dilakukan klasifikasi terhadap serangan jaringan komputer menggunakan salah satu metode jaringan saraf tiruan. Pada penelitian ini dilakukan klasifikasi serangan jaringan komputer menggunakan metode Radial Basis Function (RBF) dengan jumlah center dinamis. Jumlah nilai center yang digunakan dilihat dari jumlah nilai error terkecil pada proses pelatihan jaringan RBF. Nilai error terkecil diperoleh dari hasil pelatihan dengan jumlah center sebanyak inputan sampai dua kali jumlah inputan. Penentuan nilai center RBF menggunakan algoritma clustering yaitu algoritma K-means. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data KDD Dataset CUP 1999. Variabel yang digunakan sebanyak 33 variabel dari 41 variabel data KDD Dataset Cup 1999. Jumlah data yang digunakan sebanyak 7047 data dengan pembagian data latih dan data uji adalah 70%:30%, 80%:20% dan 90%:10%. Parameter RBF yang digunakan adalah nilai spread 1 sampai 9. Hasil penelitian ini diperoleh akurasi sebesar 97,9% dengan jumlah center 59 dan nilai spread 1.
Aplikasi Pendataan PDTA Se-Kota Pekanbaru Berbasis Service Oriented Architecture Menggunakan Teknologi Web Service
Hilmawan, Ridho;
Iskandar, Iwan
Jurnal CoreIT: Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Vol 1, No 1 (2015): Juni 2015
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (716.53 KB)
|
DOI: 10.24014/coreit.v1i1.1205
Pada saat ini Kementerian Agama kota Pekanbaru masih menerapkan proses manual terhadap pendataan PDTA sekota Pekanbaru, yaitu dalam proses pengumpulan data PDTA kota Pekanbaru, pihak Kementerian Agama kota Pekanbaru menggunakan dokumen excel yang disebarkan ke setiap PDTA dan mengumpulkan kembali dokumen excel tersebut dalam tempo waktu tertentu. Proses penghimpunan kembali dokumen tersebut membutuhkan waktu yang lama. Pada saat data PDTA terkumpul dan diolah menjadi data statistik, namun data tersebut bukan merupakan data yang realtime. Pada kasus ini penulis mengimplementasikan Service Oriented Architecture (SOA) menggunakan teknologi web service untuk menerapkan suatu sistem yang berbasiskan integrasi data. Penelitian ini menggunakan metodologi Design Science Research (DSR) yang memfokuskan pada pengembangan dan peningkatan kinerja model/desain dari sebuah sistem. Penerapan SOA menggunakan teknologi web service dilakukan dengan menghubungkan aplikasi Pendataan Kemenag dan aplikasi PDTA. Dari uji coba aplikasi berbasis SOA, Instansi memperoleh manfaat diantaranya proses penghimpunan data PDTA bisa dilakukan setiap saat tanpa terikat pada waktu tertentu, serta PDTA dapat memanfaatkan proses bisnis yang dimiliki kemenag kedalam proses bisnis yang dimiliki PDTA seperti proses penghimpunan data PNS Kemenag.
Implementasi Algoritma FP-Growth untuk Menemukan Pola Keterkaitan Antara Matakuliah Pemrograman dan Matakuliah Matematika
Putri. P, Zurneli Kurnia;
Iskandar, Iwan;
Nazir, Alwis
Jurnal CoreIT: Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Vol 7, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (423.192 KB)
|
DOI: 10.24014/coreit.v7i2.15351
The specification of programming skills is one of the focuses of learning in the Informatics Engineering study program which requires students to understand and get good grades in all courses related to programming. The subject that is considered to have a relationship with the programming field is the Mathematics course. Efforts to determine the correlation between programming courses and mathematics courses through one of the association algorithms in data mining, namely the FP-Growth algorithm. FP-Growth was chosen because it has a faster data pattern execution rate than the a priori algorithm. The final stage of KDD produces 1227 data which is then processed using the FPGrowth algorithm. Tests with a minimum support value of 0.5 and minimum confidence of 0.7 show the same number of patterns between applications built with the SPMF application of 52250 patterns. The highest support value of 51% and the highest confidence value of 98% and the highest lift ratio value of 1.1941 in the combination of itemset patterns indicate that if students pass programming courses, then mathematics courses can also pass or vice versa.
Sistem Manajamen Risiko Keamanan Aset Teknologi Informasi Menggunakan ISO 31000:2018
Candra, Reski Mai;
Sari, Yuli Novita;
Iskandar, Iwan;
Yanto, Febi
Jurnal CoreIT: Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Vol 5, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (742.899 KB)
|
DOI: 10.24014/coreit.v5i1.8200
DISKOMINFOPS Kabupaten Indragiri Hilir merupakan instansi yang menjadikan TI sebagai penggerak dalam keberlangsungan kinerja pemerintah. Disamping kesuksesan dalam merancang manajemen teknologi informasi, dibutuhkan juga manajemen risiko aset teknologi informasi pada DISKOMINFOPS Kabupaten Indragiri Hilir karena dinas tersebut belum menerapkan suatu kerangka kerja berbasis keamanan informasi dalam mengelola risiko aset teknologi informasi. Salah satu penyebabnya ialah kurangnya pemahaman pejabat teknologi informasi tentang manajemen keamanan terhadap aset teknologi informasi, sehingga memunculkan berbagai permasalahan, seperti perangkat keras di dinas tersebut masih banyak dalam keadaan tidak terawat dan rusak begitu saja tanpa adanya penanganan khusus. Dalam mewujudkan instansi pemerintah yang berbasis IT yang memiliki manajemen risiko yang baik, perlu menerapkan standar keamanan informasi yaitu ISO 31000:2018. Framework ini dapat memberikan prinsip dan pedoman yang generik pada manajemen risiko dengan konseptual. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem manajemen keamanan risiko teknologi informasi yang ada di DISKOMINFOPS Kabupaten Indragiri Hilir menggunakan ISO 31000:2018.