Articles
PENYULUHAN VIRTUAL TENTANG MANFAAT PIJAT BAYI TERHADAP TUMBUH KEMBANG KEPADA IBU YANG MEMILIKI BAYI USIA 6 BULAN -1 TAHUN
Purti Ayu Yessy Ariescha;
Peny Ariani;
Mutiara Dwi Yanti;
Andayani Boang Manalu;
Tetty Junita Purba;
Gf Gustina Siregar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (648.858 KB)
|
DOI: 10.36656/jpmph.v1i2.693
Touch therapy or massage is a complex form of therapy which involves physical and emotional touch. Massage can be applied to all ages, including babies. Baby massage is a form of stimulation in the form of touch aimed at the baby's growth and development. Baby massage can increase the quality and quantity of baby sleep so that it stimulates the hormone endorphins to reduce pain and will make the baby calm, ultimately reducing the frequency of baby crying. The problem that occurs is that many mothers do not understand what the benefits of baby massage are and how to do it. An alternative solution to the problem that can be done is by providing counseling which is done virtually during the Covid-19 pandemic. The service was carried out for mothers who have babies aged 6 months-1 year in the work area of the Biru-Biru Puskesmas as many as 32 people. The community service implementation team provided counseling virtually for 2 days with prepared materials, after which measure the mother's knowledge before and after counseling. The results showed that the counseling went well, and there was an increase in the mother's knowledge about the benefits of baby massage for baby growth and development, and mothers were able to massage their babies to their respective babies.
PENYULUHAN MANFAAT PENUNDAAN PEMOTONGAN TALI PUSAT PADA BAYI KEPADA IBU HAMIL
Mutiara Dwi Yanti;
Nurul Aini Siagian;
Vitrilina Hutabarat;
Gf Gustina Siregar;
Purti Ayu Yessy Ariescha;
Andayani Boang Manalu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (626.526 KB)
|
DOI: 10.36656/jpmph.v1i2.698
The main causes of neonatal mortality are prematurity, complications related to childbirth, namely asphyxia and infections and birth defects. When in the womb, the baby's body system depends on the mother. At this time the fetus will get oxygen from the mother. When the baby is born into the world, then the umbilical cord is cut, automatically the dependence on the mother stops. Whether or not the function of the organs is measured by an assessment or test called the APGAR test. Assessment of the general condition of the baby is assessed one minute after birth and then 5 minutes after the baby is born. The World Health Organization (WHO) itself is now issuing guidelines related to clamping and cutting of the newborn's umbilical cord. A delay in clamping of the umbilical cord of more than 120 seconds is recommended to improve the degree of LBW health and nutrition in the baby. Central delay can improve the APGAR value in infants and affect hemoglobin (Hb), hematocrit (Ht) levels, increase blood volume or erythrocytes, so as to prevent hypovolemia and hypotension in low birth weight. However, this has not been widely socialized to pregnant women, especially in the third trimester. which is nearing labor. The purpose of this activity is to provide education to pregnant women about the importance of delaying the clamping of the baby's cord during childbirth. The method of implementing this activity is socialization to pregnant women about delaying cord clamping to prevent asphyxia in newborns.
P E N Y U L U H A N T E N T A N G P E M A N F A A T A N D A U N S I R I H M E R A H T E R H A D A P P E N Y E M B U H A N L U K A P E R I N E U M P A D A SAAT N I F A S
Nurul Aini Siagian;
Mutiara Dwi Yanti;
Gf Gustina Siregar;
Andayani Boang Manalu;
Vitrilina Hutabarat
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (477.593 KB)
|
DOI: 10.36656/jpmph.v1i2.699
Luka perineum merupakan suatu perlukaan yang terjadi pada perineum ibu yang diakibatkan oleh beberapa factor pada saat proses persalinan. Angka kejadian luka perineum masih cukup banyak dijumpai diaerah-daerah. Selama ini masyarakat banyak menggunakan obat –obat tradisional dalam penyembuhan berbagai masalah kesehatan yang beberapa sudah dibuktikan secara emfiris melalui penelitian. Masih tingginya kekhawatiran masyarakat dalam penggunaan obat-obat farmakologi yang berbahan dasar kimia, sehingga perlu penyuluhan tentang pengobatan non farmakologi dara tanaman yang biasa ditemui di lingkungan masyarakat. Salah satu pengobatan tradisional non farmakologi unutk penyembuhan luka perineum yaitu dengan memanfaaftkan tanaman daun sirih merah untuk penyembuhan luka perineum. Tujuan dalam pelaksaan penyuluhan ini yaitu untuk memberitahukan ibu-ibu nifas tentang pemanfaatan pemberian daun sirih merah terhadap penyembuhan luka perineum. Penyuluhan ini dilakukan dengan metode sosialiasi dan pembibingan langsung dalam pembuatan seduhan daun sirih merah. Hasil dari kegiatan ini yaitu ibu-ibu nifas dapat mengetahui dan memanfaatkan tanaman tradisional seperti daun sirih merah dan dapat mengaplikasikan langsung untuk penyembuhan luka pada perineum.
EDUKASI BOOKLET HIV/AIDS UNTUK PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA
Vitrilina Hutabarat;
Stefani Anastasia Sitepu;
Mutiara Dwi Yanti;
Nurul Aini Siagian;
Husna Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 1 No 3 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (553.993 KB)
|
DOI: 10.36656/jpmph.v1i3.702
HIV/AIDS is a problem that is still difficult to solve and is often referred to as the iceberg problem, only a few appear on the surface but many have been infected without knowing the symptoms. HIV or Human Immunodeficiency Virus is a type of virus that attacks / infects white blood cells causing a decrease in human immunity. HIV cases have increased from year to year. years of being infected with HIV. This Community Service aims to carry out online education booklets so that there is an increase in knowledge of adolescents related to HIV. This Community Service was carried out using zoom media in 1 (one) day involving high school teenagers, the Deli Husada Midwife Student Association (IMABIDDA) and working with the IT team
PENYULUHAN TENTANG TEKNIK PIJAT EFFLEURAGE TERHADAP PENGURANGAN RASA NYERI PERSALINAN KALA I
Septa Dwi Insani;
Husna Sari;
Marlen Sadrina Sitepu;
Erlina Hayati;
Mutiara Dwi Yanti;
Tetty Junita Purba
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 1 No 4 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (436.645 KB)
|
DOI: 10.36656/jpmph.v1i4.730
The research was aimed at to understand the effect massage Back-Effleurage technique to reduce labor pain at first stage in the Kurnia’s maternity clinic Delitua district Deli Serdang Regency. The research using quantitative analytical methods with a Quasi-Experimental research design with a One Group Pretest-Posttest approach. The data collection technique used an observation sheet. This massage Back-Effleurage technique is carried out for 20 minutes/hour during contractions. The sampling technique used was Total Sampling method. Paired Sample T Test is used for data analysis. The population in this research were 25 pregnant women who entered the Trimester III as many as 25 of pregnant women. The result of this research showed that giving the massage Back-Effleurage technique on the abdomen in the Kurnia’s maternity clinic can reduce labor pain from the one the mother experiences with moderate pain become mild pain and mother who experiences severe pain become moderate pain with p value = 0,000 (p<0,05). It can concluded the there is a significant effect by giving massage Back-Effleurage techniques to reduce labor pain at first stage
EDUKASI MASSAGE PUNGGUNG DAN KOMPRES HANGAT PAYUDARA TERHADAP PENINGKATAN KELANCARAN PRODUKSI ASI DI KLINIK WIRNATA KECAMATAN MEDAN SUNGGAL
Kristin - Natalia;
Vitrilina Hutabarat;
Mutiara Dwi Yanti;
Stefani Anastasia Sitepu;
Megawati Sinambela
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 2 No 3 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (391.054 KB)
|
DOI: 10.36656/jpmph.v2i3.903
Menyusui adalah anugerah yang diberikan Tuhan kepada wanita. Karena ASI merupakan nutrisi terbaik untuk bayi, terutama pada usia 0-6 bulan. Dengan pemberian ASI eksklusif, ibu harus mendapatkan makanan yang bergizi dan berprotein karena akan mempengaruhi ASInya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan efektivitas pijat punggung dan kompres hangat payudara untuk meningkatkan kelancaran produksi ASI di Klinik Wirnata Kecamatan Medan Sunggal. Penelitian ini menggunakan Pre and Post Test Control Two Group Desigh yaitu untuk mengetahui perbedaan efektivitas pijat punggung dan kompres hangat payudara sebelum dan sesudah diberikan. Populasi dalam penelitian ini adalah 20 responden dan semuanya dijadikan sampel penelitian. Dalam penelitian ini menggunakan Uji McNemar. Hasil edukasi menunjukkan bahwa terdapat perbedaan efektivitas pijat punggung terhadap peningkatan kelancaran produksi ASI di Klinik Wirnata Kecamatan Medan Sunggal dengan p-value = 0,008 < (0,05) dan kompres hangat payudara terhadap peningkatan kelancaran ASI produksi di Klinik Wirnata Kecamatan Medan Sunggal dengan nilai p-value = 0,016 < (0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan efektivitas pijat punggung dan kompres hangat payudara terhadap peningkatan kelancaran produksi ASI di Klinik Wirnata Kecamatan Medan Sunggal. Disarankan kepada Klinik Wirnata untuk dijadikan referensi tentang manfaat pijat punggung dan kompres hangat payudara untuk meningkatkan kelancaran produksi ASI.
OPTIMALISASI PENERAPAN TERAPI KOMPLEMENTER (TERAPI PIJAT BAYI) DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN IBU DAN BAYI di KLINIK CITRA MARENDAL
Mutiara Dwi Yanti;
Tetty Junita Purba;
Erlina Hayati;
Kristin Natalia Napitupulu;
Eka Sri Wahyuni;
Nur Mala Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 2 No 3 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (453.626 KB)
|
DOI: 10.36656/jpmph.v2i3.911
Pijat bayi merupakan terapi sentuh kontak langsung dengan tubuh yang dapat memberikan rasa aman dan nyaman pada bayi. Sentuhan dan pelukan dari seorang ibu adalah kebutuhan dasar bayi. Jika pijat bayi dilakukan secara teratur akan meningkatkan hormon katekolamin (epinefrin dan norepinefrin) yang dapat memicu stimulasi tumbuh kembang karena dapat meningkatkan nafsu makan, meningkatkan berat badan, dan merangsang perkembangan struktur maupun fungsi otak (Riksani, 2012). Namun teknik pijat bayi yang tepat belum banyak diketahui oleh masyarakat. Survey pendahuluan di Klinik Citra Marendal diperoleh hampir semua orang tua beranggapan bahwa pijat bayi tidak dapat dilakukan di rumah secara mandiri dan hanya di lakukan dukun beranak. Hasil wawancara juga menunjukkan Orang tua masih banyak yang belum mengetahui manfaat dari pijat bayi dan belum memahami bagaimana cara memijat bayi yang benar sehingga mereka tidak melakukan pemijatan secara mandiri. Tujuan dilaksanakanannya kegatan pengabdian pada masyarakat ini adalah diharapkan orangtua dan keluarga dapat mengetahui manfaat dari pijat bayi dan mampu melakukan stimulasi perkembangan sesuai dengan usia bayi salah satunya dengan dan melakukan pijat bayi yang tepat sehingga memiliki kesadaran untuk melakukan stimulasi perkembangan bayinya dan melaksanakan pijat bayi secara rutin. Sasaran dalam kegiatan ini adalah orang tua yang memiliki balita usia 1-12 bulan diKlinik Citra Marendal Kabupaten Deli Serdang Sejumlah 25 Orang. Metode yang digunakan kegiatan yang digunakan adalah teknik ceramah, diskusi serta melakukan demonstrasi cara melakukan stimulasi Pihat bayi. Hasil Kegiatan ini orangtua yang mengikuti penyuluhan tentang simulasi perkembangan dan mampu melakukan teknik pijat bayi yang diajarkan dan terjadinya peningkatan pengetahuan dalam pelaksanaan pijat bayi. Hasil Kegiatan ini Diharapkan orang tua mampu menerapkan pijat bayi secara rutin dan teratur di rumah masing-masing sesuai dengan teknik yang diajarkan.
Analisis Penerapan Akuntansi Lingkungan pada Rumah Sakit X di Masa Pandemi
Muhammad Husni;
Reski Wardani;
Gagaring Pagalung;
Masdar Ryketeng
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 13 No. 02 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jimat.v13i02.41878
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian RSUD X antara SAP No. 1 Tahun 2010 tentang penyajian laporan keuangan dan pengungkapan biaya lingkungannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deksriptif. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: Pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyajian laporan keuangan dan pengungkapan biaya lingkungan pada RSUD X telah sesuai dengan SAP No. 1 Tahun 2010. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil Identifikasi, Pengakuan, Pengukuran, Penyajian, dan Pengungkapan yang dilakukan oleh RSUD X. Proses identifikasi telah diterapkan dengan baik, yaitu dengan pengidentifikasian jenis limbah yang terbagi menjadi 2 yaitu limbah medis dan non medis. Pengukuran biaya menggunakan satuan moneter yang didasarkan pada biaya yang dikeluarkan pihak rumah sakit. Pengakuan biaya pada RSUD X diakui sebagai rekening biaya sejumlah nilai yang telah dikeluarkan dengan menggunakan metode pengakuan basis akrual. Penyajian biaya-biaya yang terkait dengan pengelolaan limbah pada RSUD X telah disajikan dengan biaya-biaya unit yang sejenis. Pengungkapan informasi terkait biaya-biaya pengelolaan limbah telah diungkapkan dalam Catatan Atas Laporan Keuangan (CaLK).
PEMANFAATAN WEBSITE PROPROFS BRAIN GAMES UNTUK MENGUKUR PEMAHAMAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN PAI KELAS V SD
Nurjanah Nurjanah;
Anisa Nur Paridah;
Dalia Susilawati;
Ani Nur Aeni
Pedagogi Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : UNIKU PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25134/pedagogi.v9i1.5758
ProProfs Brain Games sebagai media alat ukur pemahaman pada materi yang telah dipelajari. Selain itu, ProProfs Brain Games juga dapat memberikan kesan yang berbeda bagi siswa pada saat mengerjakan soal karena yang disuguhkan bukan hanya soal berbentuk teks tetapi bisa dalam bentuk games yang menarik dan tidak membosankan. Model penelitian yang kami gunakan yaitu model Design and Development (DD) atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan desain dan pengembangan. Pada model Design and Development (DD) ini kami mendesain, mengembangkan serta mengevaluasi produk yang akan dikembangkan sebagai dasar peninjauan pengembangan produk. Hasil penelitian dan uji coba produk terhadap siswa kelas V SDIT Insan Teladan dan guru mata pelajaran PAI, media tersebut dianggap layak untuk digunakan dalam mengukur pemahaman siswa dalam pembelajaran PAI di kelas V SD. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan adanya persentase penilaian akhir yaitu siswa 81,5%, dan guru PAI 82%. Yang artinya website ProProfs Brain Games sangat baik dan layak untuk digunakan.
Kecemasan Cedera Berulang Atlet Ski Air dan Wakeboard
Muhammad Zulfikar
Jurnal Sport Science Vol 12, No 1 (2022): June
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um057v12i1p1-5
Penelitian ini bertujuan mengungkap kondisi kecemasan cedera berulang atlet ski air dan wakeboard yang pernah mengalami cedera. Penelitian ini menggunakan metode survey. Pengambilan data penelitian ini dilaksanakan di Sekretariat Persatuan Ski Air dan Wakeboard Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan yang melibatkan atlet Ski Air dan Wakeboard Sulawesi Selatan cabang olahraga ski air. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling sehingga jumlah sampel sebanyak 12 atlet. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner RIAI (Re-Injury Anxiety Inventory). Instrumen ini mengukur dua jenis kecemasan atlet pasca cedera yaitu Re-Injury Anxiety Rehabilitation (RIA-R) atau kecemasan terhadap cedera Kembali saat rehabilitasi pasca cedera dan Re-Injury Anxiety Re-Entry into competition (RIA-RE) atau kecemasan terhadap cedera kembali saat mengikuti kompetisi pasca cedera. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada jenis kecemasan RIA-R, 58,33% atlet berada pada kategori tidak cemas. Sebanyak 33,33% berada pada kategori kecemasan rendah dan 8,33% berada pada kecemasan sedang. Tidak ada atlet yang berada pada kecemasan tinggi. Pada jenis kecemasan RIA-RE, sebanyak 25% atlet berada pada kategori tidak cemas. Sebanyak 50% berada pada kategori kecemasan rendah dan 25% berada pada kategori kecemasan sedang. Tidak ada atlet yang berada pada kategori kecemasan tinggi.