Articles
METODOLOGI PENELITIAN PENGARUH PENGGUNAAN HANDPHONE TERHADAP KESEHATAN ANAK BALITA (STUDI KASUS DI DESA SEKEKUDA KEC. BOJONGLOA KIDUL KOTA BANDUNG)
Sari Lestari;
Ageng S Kanda
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 2 (2024): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.572349/neraca.v2i2.990
Di jaman sekarang ini kita sudah takasing lagi dengan alat komunikasi yang dinamakan handphone,handphone merupakan alat komukasi eletronik dua arah yang bisa kita bawa kemana mana serta memiliki kemampuan mengirimkan pesan berupa ketikan ataupun pesan suara.Dalam keseharian hampir semua kalangan tidak lepas dari handphone .Apalagi semakin berkembangnya hanphone sehingga memiliki berbagai fungsi yang memudahkan kita.Tidak hanya sebagai alat komunkasi saja handphone juga mulai berkembang lebih pesat sehingga memiliki fungsi lainya seperti sebagai media hiburan bisnis dan sebagainya.Semakin berkembangnya handphone di seluruh kalangan sehingga hal tersebut berdampak pada anak usia dini, Dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial anak usia dini yaitu dampak positif dan dampak negatif. Penggunaan gadget yang berlebihan akan membawa dampak buruk bagi perkembangan sosial dan emosional anak.Pengaruh penggunaan handphone terhadap kesehatan anak ini sangat penting untuk mengetahui tumbuh kembang anak. didalam penelitian ini membahas mengenai permasalahan tentang Pengaruh penggunaan handphone terhadap kesehatan anak dan upaya apa saja yang dapat di lakukan kita sebagai orang tua dalam menghadapi permasalahan ini,agar hal tersebut tidak berdampak terhadap perkembangan dan pola pikir anak. Metode yang digunakan adalah metode penelitian Studi Literatur pada data yang akan dikumpulkan serta akan dilakukan melalui serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan menganalisi masalah penelitian, metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat, serta mengelola bahan penelitian, hasil dari sebuah penelitian yaitu dengan mencari data dari sumber yang sudah ada.Hal ini dapat menunjukan bagaimana Pengaruh penggunaan handphone terhadap kesehatan anak
BIOLOGI REPRODUKSI IKAN BELANAK (Planiliza subviridis) DI PERAIRAN PANTAI CILINCING, TELUK JAKARTA
Susilowati, Dwi Indah;
Sulistiono, Sulistiono;
Riani, Etty;
Wahyudewantoro, Gema;
Muis, Muis;
Ismail, Ismail
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol 15 No 3 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24319/jtpk.15.259-269
Kegiatan antropogenik memicu pencemaran air di pantai Teluk Jakarta, yang dapat mengancam keberadaan stok ikan belanak (Planiliza subviridis) di perairan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji biologi reproduksi ikan tersebut di perairan Pantai Cilincing. Pengambilan sampel dilakukan selama 6 bulan (Februari-Juli 2023) di perairan tersebut menggunakan alat tangkap jaring insang berukuran mata jaring 0,5-1,5 inchi. Total sampel ikan belanak yang terkumpul sebanyak 204 ekor (jantan 123 ekor dan betina 81 ekor), dengan distribusi ukuran panjang 15,50-26,25 mm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai nisbah kelamin (J/B) adalah 1,5:1. Berdasarkan tingkat kematangan gonad, ikan belanak cukup banyak ditemukan dalam keadaan matang gonad dan spent pada bulan Juni-Juli. Nilai rataan Indeks Kematangan Gonad (IKG) ikan belanak terendah dan tertinggi adalah pada bulan Mei dan Juli (jantan), dan pada bulan April dan Juli (betina). Indeks kematangan gonad ikan belanak pada betina lebih tinggi daripada jantan. Ukuran pertama kali matang gonad pada ikan belanak mulai dari TKG IV pada ukuran 163-175 mm (jantan) dan 150-162 mm (betina). Musim pemijahan terjadi pada bulan Juli dengan potensi reproduksi cukup tinggi. Fekunditas ikan belanak berkisar 267.333-956.676 butir telur. Berdasarkan distribusi telurnya ikan belanak diduga memiliki tipe pemijahan total spawner.
Exploring the Correlation between Learning Motivation and Biology Achievement: A Study on Students of SMAN 7 Pangkep
Nurul Uswah;
Ismail Ismail;
A.Irma Suryani;
Usman Usman;
Nur Muhajirah Yunus
Biology and Biology Education Journal Vol. 1 No. 1 (2024): Volume 01 Nomor 01 (Maret 2024)
Publisher : PT. Ininnawa Paramacitra Edukasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62330/bioteach.v1i1.54
Motivation has a strategic role in a person's learning activities. Learning motivation is needed to foster interest in lessons, so that students are encouraged to learn. Learning outcomes are a manifestation of a student's process of motivating themselves in learning so that students have high learning outcomes where the student has a high level of mastery in receiving material from the teacher in the subject being studied. This research aims to determine the description of learning motivation and biology learning outcomes of students at SMAN 7 Pangkep. The type of research used is descriptive research using simple random sampling techniques. Data collection in this research used a learning motivation questionnaire and data on student learning outcomes was taken from odd semester exam results in the form of documentation where the data was processed in two ways, namely descriptive and inferential analysis. The data analysis technique uses a simple regression analysis test. The results of this research show that there is a positive relationship between learning motivation and student learning outcomes in biology learning with a correlation coefficient value of 0.487 indicating that the data obtained is in the medium category. The conclusion of this research is that there is a positive and significant relationship between learning motivation and the learning outcomes of class XI MIPA students at SMAN 7 Pangkep in biology learning. This means that the higher the student's learning motivation, the higher the learning outcomes. With motivation, students can develop activities and initiatives that can direct and maintain persistence in carrying out learning activities.
Kelemahan Kontrak Pintar: Risiko Konsumen dalam Blockchain
Pratama, Sandika Putra;
Multazam, Muhammad Tanzil
Journal Customary Law Vol. 1 No. 3 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47134/jcl.v1i3.2870
Studi ini mengeksplorasi penerapan prinsip klausul baku dalam kontrak pintar berbasis blockchain, khususnya pada platform Vyndao yang menggunakan blockchain Vexanium. Dengan kemajuan teknologi yang pesat, kontrak pintar telah memperkenalkan klausul baku, yang menimbulkan kekhawatiran mengenai perlindungan konsumen karena sifatnya yang sepihak. Penelitian ini menyelidiki bagaimana prinsip-prinsip ini diterapkan di Vyndao untuk melindungi konsumen dari potensi eksploitasi dalam layanan elektronik berbasis blockchain. Dengan menggunakan pendekatan legislatif dan tinjauan literatur dari lens.org dan Google Scholar, penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan pengetahuan terkait praktik perjanjian yang adil dalam kontrak pintar. Temuan menunjukkan bahwa Vyndao mengoperasikan tabungan dan pinjaman kripto secara terdesentralisasi, dengan semua aturan tercantum dalam kontrak pintar. Namun, ditemukan bahwa kontrak Vyndao kurang jelas, melanggar prinsip keadilan, kewajaran, dan keseimbangan, sehingga membuat perjanjian tersebut batal demi hukum karena kurangnya keterbukaan informasi. Hasil ini mengimplikasikan perlunya klausul baku yang transparan dan mudah dipahami dalam kontrak pintar untuk mematuhi Undang-Undang ITE dan memastikan perlindungan konsumen dalam transaksi elektronik.
Pentingnya Sertifikasi Tanda Tangan Elektronik pada Pinjaman Online
Falaq, Muhammad Rava Imam;
Multazam, Muhammad Tanzil
Journal Customary Law Vol. 1 No. 3 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47134/jcl.v1i3.2957
Integrasi tanda tangan elektronik dalam teknologi keuangan, terutama pinjaman online, menyoroti tantangan hukum yang signifikan. Meskipun tanda tangan elektronik memfasilitasi transaksi, keabsahannya secara hukum sebagai bukti hak dan tanggung jawab para pihak yang terlibat tidak diakui secara universal. Penelitian ini menyelidiki berbagai tanda tangan elektronik yang digunakan dalam pinjaman online, yang bertujuan untuk mengidentifikasi jenis mana yang diakui secara hukum dalam praktik ini. Dengan menggunakan pendekatan yuridis-normatif, penelitian ini menganalisis kedudukan hukum tanda tangan elektronik di bawah Pasal 11 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Temuan menunjukkan bahwa dari 102 perusahaan fintech lending yang memiliki izin dari OJK, hanya 7 perusahaan yang telah memverifikasi tanda tangan elektronik. Studi ini menggarisbawahi kebutuhan penting akan kejelasan peraturan untuk meningkatkan kekuatan hukum tanda tangan elektronik, memastikan bahwa tanda tangan elektronik diakui sebagai bukti hukum yang sah dalam transaksi keuangan.
Tutorial Kejahatan di YouTube Melanggar UU Penyiaran Indonesia dan Memicu Tindak Pidana
Sarigati, Pandu;
Multazam, Muhammad Tanzil
Indonesian Journal of Law and Justice Vol. 2 No. 1 (2024): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47134/ijlj.v2i1.3054
Penelitian ini mengkaji penyediaan konten pendidikan di YouTube, khususnya tutorial kriminalitas, dalam kerangka Undang-Undang Penyiaran Indonesia (UU No. 32 Tahun 2002) dan perannya dalam pembangunan karakter bangsa. Terlepas dari tujuan UU tersebut untuk mendidik, tutorial-tutorial tersebut gagal memenuhi standar yang ditetapkan oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Dengan menggunakan metode penelitian normatif dengan pendekatan yuridis perundang-undangan, menggunakan interpretasi sistematis dan tata bahasa, penelitian ini menyoroti pengaruh konten semacam itu dalam menghasut perilaku kriminal. Penelitian ini mengungkapkan bahwa tutorial kejahatan berfokus pada "konten" yang mendorong aktivitas kriminal, sehingga melanggar Pasal 160 KUHP, yang membahas tentang penghasutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa video-video ini tidak hanya mendidik penonton untuk melakukan kejahatan tetapi juga menghasut mereka dengan memberikan kesempatan dan fasilitas untuk melakukan tindakan kriminal, yang menimbulkan implikasi hukum dan etika yang signifikan.
Ragam Kolaboratif Tindak Tutur Ilokusi pada Dialog Iklan Produk-Produk PT. Sinar Sosro di Televisi Indonesia (Kajian Pragmatik)
Anastasia Hotmauli Sinaga;
Azis Azis;
Usman Usman;
Johar Amir
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4690
Tujuan utama dari penelitian ini adalah mendeskripsikan wujud tindak tutur ilokusi pada dialog iklan produk-produk PT Sinar Sosro Indonesia di televisi Indonesia dan mengkaji ragam kolaboratif tindak tutur ilokusi pada iklan produk PT Sinar Sosro di televisi Indonesia. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data penelitian ini dirancang untuk menganalisis tentang ragam tutur ilokusi kolaboratif pada produk PT Sinar Sosro yang diiklankan di televisi swasta Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat wujud tindak tutur ilokusi pada dialog iklan produk-produk PT Sinar Sosro di televisi Indonesia meliputi: (1) kalimat direktif, (2) kalimat interogatif, dan (3) kalimat imperatif. Mengenai ragam kolaboratif tindak tutur ilokusi pada dialog iklan produk-produk PT Sinar Sosro ditelevisi Indonesia meliputi: (1) menyatakan, (2) mengumumkan, (3) melaporkan, dan (4) mengajarkan.
PERAN PENTING MANAJEMEN RISIKO BAGI BISNIS UNTUK MENGHADAPI TANTANGAN REVOLUSI INDUSTRI 5.0 : MENYEIMBANGKAN TEKNOLOGI DENGAN KEMANUSIAAN
Tasya Umaira;
Nadia Sari;
Erika Rahmadani;
Arsyadona
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 10 No. 10 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.8734/musytari.v10i10.7439
Dunia saat ini berkembang cukup pesat, dan beberapa negara sudah memasuki revolusi industri 5.0. Indonesia yang baru saja memasuki revolusi industri 4.0 sudah menyadari betapa kemajuan digital dan teknologi telah mendukung lapangan kerja manusia. Sektor bisnis dihadapkan pada peluang dan permasalahan baru seiring dengan Revolusi 5.0 yang memadukan teknologi mutakhir dengan nilai-nilai kemanusiaan. Dalam situasi seperti ini, manajemen risiko menjadi sangat penting untuk membantu bisnis berkembang dan beradaptasi. Dalam artikel ini, kami berbicara tentang mengidentifikasi risiko yang terkait dengan penggunaan teknologi, mengembangkan strategi mitigasi untuk mengatasi ancaman yang mungkin muncul, dan bagaimana berinovasi secara berkelanjutan sangat penting. Selain itu, artikel ini menekankan bahwa penerapan teknologi harus disesuaikan dengan nilai kemanusiaan agar bisnis dapat mencapai tujuan yang lebih luas, seperti meningkatkan kesejahteraan karyawan dan masyarakat secara keseluruhan. Perusahaan dapat menjadi pemimpin yang responsif dan bertanggung jawab di era Revolusi 5.0 dengan pendekatan manajemen risiko yang tepat.
PEMANFAAT PUZZLE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA DI UPT SD NEGERI 02 GRESIK
Marzuki, Ismail;
Agustina, Sifa’atur Rohma
JUSEDA Vol 8 No 2 (2024): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/jtiee.v8i2.9167
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan keefektifan media puzzle dalam pembelajaran untuk keaktifan siswa. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan metode deskriptif. Teknik pengmpulan data yang digunakan adalah obsrvasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis datanya menggunakan analisis yang dikembangkan oleh Mils dan Hubberman yang meliputi reduksi data, penyian data, dan penarikan simpulan. Penelitian ini.bertujuan .untuk mengetahui .penggunaan media puzzle .dalam .aktivitas belajr siswa dii UPT SD Negeri 02 Gresik melalui penggunaan media pembelajaran puzzle. Pemanfaatan teka teki pada mata pelajaran pedagogi Pancasila. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaaan media puzzle pada kelas 5 pada mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di UPT SD Negeri 02 Gresik terbukti bisa meningkatkan keaktifan siswa dan membuat pembelajaran menjadi menyenangkan dan tidak membosankan. Pembelajaran yang berkualitas adalah pembelajaran yang proses pembelajarannya dirasa menyenangkan dan bermakna. Kata Kunci: media, puzzle, keaktifan, siswa
ANALYSIS OF THE PRINCIPLE OF JUSTICE IN THE PROCESS OF RESPONSIBILITY FOR CORRUPTION CRIMES
Puspitasari, Feni;
Fikri, KMS Novyar Satriawan;
Azhar, Ali
International Journal of Multidisciplinary Research and Literature Vol. 3 No. 6 (2024): INTERNATIONAL JOURNAL OF MULTIDISCIPLINARY RESEARCH AND LITERATURE
Publisher : Yayasan Education and Social Center
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53067/ijomral.v3i6.272
Corruption in Indonesia is no longer a new legal issue because the problem of corruption has existed for thousands of years, both in developed countries and developing countries, including Indonesia. Today's corruption problem in Indonesia is so severe that it has become an extraordinary problem because it has infected and spread to all levels of society. Corruption crimes in ancient times were regulated in the Criminal Code due to the dynamics that developed in society. The regulation underwent changes where it was special, or lex was then regulated for the first time in Law Number 31 of 1999 jo. Amendment to Law Number 20 of 2001 concerning the Eradication of Corruption Crimes. During its activities, corruption is carried out by the holders of the highest power, who have positions that are mostly the result of election winners in a party. The PTPK Law states that people who commit corruption must compensate the state due to the economic and social impact of a region that it causes on the state's finances. On the way, the addition of prison sentences for heavy corruptors provides a deterrent effect for corruption perpetrators, with which it is hoped that corruption crimes can be reduced