Articles
The Influence of Leadership Style on the Performance of State Vocational High School Teachers in Sumenep Regency with Organizational Commitment as a Mediating Variable
Alvin Arifin;
Ernani Hadiyati
Manajemen Bisnis Vol. 13 No. 02 (2023): October
Publisher : Universitas muhammadiyah malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/mb.v13i02.29652
This research investigates the relationship between leadership style and performance in public vocational high schools in the Sumenep Regency, with organizational commitment serving as a moderating variable. The object of this research is educators who teach at vocational high schools in Sumenep Regency. The function of the teaching profession is to disseminate information for the purpose of educating the population of a country or other entity. This research is quantitative and investigates the influence that varying factors have on one another. The data source used is primary data, and data gathering techniques use questionnaires delivered to respondents. The population of this study consisted of 211 instructors working at State Vocational High Schools (SMK) in the Sumenep Regency. 138 participants filled out the questionnaire using the Slovin method. The following are the findings that led to these conclusions from this research: (1) Leadership style has a significant effect on performance; (2) leadership style has a significant effect on organizational commitment; (3) organizational commitment has a significant effect on performance; and (4) organizational commitment significantly mediates the influence that leadership style behavior has on performance. In order to develop great students and increase student interest in attending private schools, private schools must further enhance the effectiveness of their teachers.
Catfish Cultivation with Application of Gravity System Pool Tarpaulin Drain for Fishery Group in Paya Bujok Seuleumak Village, Langsa City
Kartika Aprilia Putri;
Fahmy Armanda;
Andri Yusman Persada;
Suri Purnama Febri;
Herlina Putri Endah Sari;
Teuku Fadlon Haser;
Syahriandi Syahriandi
Eumpang Breuh : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): EUMPANG BREUH : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Samudra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33059/ebjpm.v2i2.8550
The large demand for catfish consumption is the main goal of catfish cultivation in Paya Bujok Seuleumak Village to improve the economy of the village community. The location is also very supportive for fish cultivation because the location distance is not too far from the city and the people are creative in entrepreneurship. The problems that are often faced by cultivator is pond waterflow when entering the rainy season due to an increase in water discharge. This situation caused many fish come out of the pond. Besides, fish feed residue and fish waste can also interfere with pond water quality that trigger many fish die which can cause harvest failure. The solution offered is implementing a gravity system pool tarpaulin drain which can maintain pool water discharge and pool water quality, so that it can keep fish in the pond and stay healthy if there is an increase in pool water discharge. The output target to be achieved are article publication in the National Journal, publication in online and print mass media, products of a gravity system pool tarpaulin drain device and HaKI. There are also additional outputs in the form of increasing fish yields and improving the economy of the communities. The service activity plan consists of coordinating with cultivator, socialization, training on the application of the tarpaulin drain gravity pool system, as well as mentoring and monitoring of the activities carried out.
Improving Patient Safety and Hospital Service Quality Through Electronic Medical Record: A Systematic Review
Firdaus, Muhammad
Jurnal ARSI : Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol. 6, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
To understand the Electronic medical records (EMR) role in improving patient safety and hospital’s service quality. Articles that included and assessed for the eligibility in this review was an article that show an effect of patient’ safety, and product quality in hospital in correlation on using EMR. The most important function of EMR implementation is to improve patient safety in hospital, in addition to reducing cost. EMR reduce excess cost of Hospital Acquired Condition (HAC) by 16%, reduce death due to HAC by 34%. Doctor and nurse’s belief that the quality of patient data is better when EMR are easier to use and suit with their dialy routine. EMR can improve patient safety, but its use require some skills in technology so it won’t turn to harm patients’ safety. The implementation EMR requires the ability of skilled human resources in using technologies, computer and programs
Analisis Kendala Perizinan Spektrum Frekuensi Radio untuk Radio Komunitas
Sri Wahyuningsih
Buletin Pos dan Telekomunikasi Vol. 12 No. 1 (2014): March 2014
Publisher : Centre for Research and Development on Resources, Equipment, and Operations of Posts and I
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17933/bpostel.2014.120103
Izin penggunaan spektrum frekuensi radio diatur dalam Undang-undang No.36 tahun 1999 tentang Telekomunikasi. Saat ini masih ditemukan Radio Komunitas yang belum memiliki Izin Stasiun Radio (ISR). Penelitian ini bertujuan untuk menemu kenali kendala-kendala yang dihadapi Radio Komunitas pada proses pengajuan Izin Stasiun Radio (ISR). Teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan penanggungjawab Radio Komunitas dan pejabat di lingkungan Balai Monitor Frekuensi Radio (Balmon) di Jakarta, Semarang dan Yogyakarta. Analisis data mengacu pada model Matthew B Miles dan A Michael Huberman. Hasil penelitian menyatakan kendala yang dihadapi terutama pada sertifikasi perangkat Radio Komunitas.
Dampak Indeks Konektivitas Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terhadap Pertumbuhan Perekonomian
Sri Wahyuningsih
Buletin Pos dan Telekomunikasi Vol. 11 No. 4 (2013): December 2013
Publisher : Centre for Research and Development on Resources, Equipment, and Operations of Posts and I
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17933/bpostel.2013.110406
Dalam Masterplan Percepatan dan perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), perhatian utama adalah penyediaan infrastruktur pendorong konektivitas, diantaranya teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui indeks konektivitas di Kabupaten Sidoarjo. Pengukuran indeks konektivitas dengan model yang diadopsi dari ICT Pura, meliputi ICT usage, ICT readiness, ICT capability dan ICT impact dan sampel dari masyarakat dan pelaku ekonomi. Hasilnya menunjukan indek konektivitas menurut masyarakat pada level rentang 2-4 artinya konektivitas sudah memadai sedang menurut pelaku ekonomi pada level 1,5- 2,5 artinya konektivitas sudah ada namun belum dapat mempengaruhi peningkatan perekonomian.
Implikasi Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2009 Terhadap Penyelenggara Pos
Sri Wahyuningsih
Buletin Pos dan Telekomunikasi Vol. 10 No. 1 (2012): March 2012
Publisher : Centre for Research and Development on Resources, Equipment, and Operations of Posts and I
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17933/bpostel.2012.100105
Industri pos sebagai sarana komunikasi dan informasi memasuki era baru dengan diberlakukannya Undang-undang No.38 tahun 2009 tentang Pos. Ketentuan baru antara lain akan dilakukannya seleksi penyelenggara pos untuk menyelenggarakan Layanan Pos Universal, pengaturan interkoneksi serta sangsi pidana. Kajian ini membahas perlunya mencermati implikasi undang-undang ini terhadap penyelenggara pos. Melalui kajian literatur dan data sekunder didapatkan kejelasan implikasinya Undang-undang No.38 tahun 2009 tentang Pos terhadap penyelenggara pos: 1). Penyelenggara Pos yang akan mengikuti seleksi penyelenggara Layanan Pos Universal harus memiliki jaringan terintegrasi,2).Penyelenggara pos berbadan hukum artinya harus berbentuk Perseroan Terbatas (PT), Koperasi, BUMN (Perum dan Persero),3).Penyelenggara Pos harus terbuka tentang kepemilikan jaringan dan 4).Pemberlakuan ketentuan pidana bagi penyelenggara pos tak berijin.
Persepsi Pengguna Frekuensi Radio di Kota Surabaya terhadap Penanganan Layanan Gangguan Frekuensi Radio
Sri Wahyuningsih
Buletin Pos dan Telekomunikasi Vol. 9 No. 2 (2011): June 2011
Publisher : Centre for Research and Development on Resources, Equipment, and Operations of Posts and I
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17933/bpostel.2011.090201
Perkembangan teknologi telekomunikasi, teknologi informasi serta arahkebijakan yang lebih demokratis, menyebabkan perkembangan jasa bidang penyiaran meningkat. Keberadaan Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Surabaya adalah pengawasan dan pengendalian penggunaan spektrum frekuensi radio di Jawa Timur, penanganan gangguan frekuensi radio, pelaksanaan penertiban dan penyidikan atas pelanggaran penggunaan spektrum frekuensi radio serta mengadakan pengujian ilmiah serta pengukuran spektrum frekuensi radio. Untuk mengetahui kualitas penanganan gangguan frekuensi radio, dilakukan penelitian persepsi pengguna frekuensi terhadap pelayanan penanganan gangguan di Wilayah kerja Balai Monitor Kelas II Surabaya. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif-kuantitatif. Dan untuk menjawab perumusan masalah menggunakan Importance-PerformanceAnalysis (John A. And John C James,1977:77-79), atau Analisis TingkatKepentingan dan Kinerja. Hasil dari Penilaian pengguna frekuensi radioterhadap layanan gangguan kinerjanya sudah bagus dan penilaian terhadap Sikap petugas dalam memberikan penanganan gangguan dan Kemudahan pengisian dan penggunaan formulir aplikasi penanganan gangguan, mempunyai tingkat kepentingan yang paling dominan.
Analisis Kualitas Layanan Perizinan Spektrum Frekuensi Radio Siaran Dengan Metode Importance Performance Analysis (IPA)
Sri Wahyuningsih
Buletin Pos dan Telekomunikasi Vol. 11 No. 3 (2013): September 2013
Publisher : Centre for Research and Development on Resources, Equipment, and Operations of Posts and I
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17933/bpostel.2013.110305
Pengaturan dan penataan frekuensi radio dimaksudkan agar penggunaanya sesuai peruntukan dan menghindari interferensi. Mekanisme pengaturan melalui ijin penggunaan spektrum frekuensi radio, khususnya untuk Radio Siaran diwajibkan mempunyai Izin Stasiun Radio (ISR) yang diterbitkan Direktur Jenderal SDPPI. Saat ini masih ditemukan pengguna frekuensi radio untuk Radio Siaran yang ilegal, sehingga perlu dilakukan penelitian tentang pemenuhan proses perijinan khususnya untuk Radio Siaran. Survey dilakukan di Jakarta, Semarang, Batam dan Bali, dengan responden para penyelenggara Radio Siaran. Penelitian dilakukan dengan menganalisis Kualitas Layanan Perizinan Spektrum Frekuensi Radio Siaran dengan metode Importance Performance Analysis (IPA), yaitu penilaian kinerja dan kepentingan dari proses perijinan penggunaan spektrum frekuensi pada Izin Stasiun Radio (ISR). Kenyataan dilapangan, perijinan merupakan proses panjang, diawali mendapatkan IPP.Hasilnya adalah pemenuhan proses perijinan untuk mendapatkan Izin Stasiun Radio (ISR) untuk Radio Siaran sudah baik. Namun untuk proses perijinan mendapatkan IPP sampai dengan ISR ada empat faktor yang dinilai pengguna frekuensi radio siaran sangat penting dan harus mendapat prioritas penanganan dan perhatiannya, yaitu 1)Pelayanan perizinan dilakukan dengan cepat, mempermudah dan tidak berbelit; 2)Proses perizinan tepat waktu; 3)).Kemampuan petugas dalam memberikan informasi dengan jelas dan mudah dimengerti; 4)..Kemudahan penyampaian permohonan ISR.
ANALISIS PROSEDUR PENJUALAN RUMAH SECARA KREDIT PADA PT ANA INDO PERKASA
Fitria, Lailani;
Apriliani, Apriliani;
Azmi, Nurul
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 6 No 2 (2022): Edisi Mei - Agustus 2022
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (290.445 KB)
|
DOI: 10.31955/mea.v6i2.2099
Prosedur adalah kegiatan yang di lakukan secara berurutan untuk menjalankan suatu transaksi yang baik dan benar. Didalam prosedur ada bebarapa pembagian tugas yaitu siapa yang harus mengerjakan, siapa yang memeriksa dan siapa yang menyetujui. kredit ialah sebuah jenis pinjaman baik itu uang maupun barang yang harus dibayarkan kembali beserta bunganya oleh pinjaman sesuai dengan perjanjian yang disepakati bersama.Adapun tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk menganalisis prosedur penjualan rumah secara kredit, Objek dari penelitian ini adalah PT.Ana Indo Perkasa Dumai, pengambilan data di lakukan dengan cara wawancara langsung kepada bendahara PT.Ana Indo Perkasa. Data yang di dapat di analisis dengan metode kualitatif yaitu menggambarkan keadaan atau fenomena dan hasil yang di dapat berupa data wawancara dilapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur untuk penjualan rumah secara kredit pada PT.indo Ana Perkasa sangat jelas dan mudah di pahami setelah menggunakan flowchart.
MODEL OF INDONESIAN CYBERBULLYING TEXT DETECTION USING MODIFIED LONG SHORT-TERM MEMORY
Mariana Purba;
Paisal Paisal;
Cahyo Pambudi Darmo;
Handrie Noprisson;
Vina Ayumi
JITK (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komputer) Vol. 10 No. 1 (2024): JITK Issue August 2024
Publisher : LPPM Nusa Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33480/jitk.v10i1.5239
Cyberbullying, in its essence, refers to the deliberate act of exploiting technological tools to inflict harm upon others. Typically, this offensive conduct is perpetuated repeatedly, as the perpetrator takes solace in concealing their true identity, thereby avoiding direct exposure to the victim's reactions. It is worth noting that the actions of the cyberbully and the responses of the individual being cyberbullied share an undeniable interconnection. The main objective of this study was to identify and analyze Instagram comments that contain bullying words using a model of WLSTML2 which is an optimization of a long short-term memory network with word-embedding and L2 regularization. This experiment using dataset with negative labels as many as 400 data and positive as many as 400 data. In this study, a comparison of 70% training data and 30% testing data was used. Based on experimental results, the WLSTMDR model obtained 100% accuracy at the training stage and 80% accuracy at the testing stage. The WLSTML2 model received an accuracy of 99.25% at the training stage and an accuracy of 83% at the testing stage. The WLSTML1 model obtained an accuracy of 97.01% at the training stage and an accuracy of 80% at the testing stage. Based on the experimental results, the WLSTML2 model gets the best accuracy at the training and testing stages. At the testing stage of 132 data, it was found that the positive label data predicted to be correct was 56 data and the negative label data that was predicted to be correct was 53 data.