Articles
PROBLEMATIKA PROSES PENYELESAIAN SENGKETA TUN DENGAN MENGGUNAKAN UPAYA ADMINISTRATIF SETELAH DIBERLAKUKANNYA UU NO. 30 TAHUN 2014
I Ketut Oka Astawa;
Putu Lantika Oka Permadhi
Jurnal Hukum Saraswati (JHS) Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Hukum Saraswati
Publisher : Faculty of Law, Mahasaraswati University, Denpasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The use of administrative efforts in a state administration dispute was originally with an unsatisfied attitude towards an act of state administration. Although in its procedure, administrative efforts do not always have to be related to the case of litigation at a court in the state administrative court.This administrative effort is also one of the legal protections from the legal actions of a state administration agency or official.The positive side of doing administrative efforts that carry out a complete assessment of a State Administration Decree both in terms of Legality and Opportunity aspects,the parties are not confronted with the outcome of a win or lose decision as in the judiciary, but with a deliberative approach.
PRINSIP-PRINSIP TRI HITA KARANA DI DALAM PENGATURAN HUKUM KEPARIWISATAAN DI BALI (Berdasarkan Pada Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Bali Nomor 5 Tahun 2020 Tentang Standar Penyelenggaraan Kepariwisataan Budaya Bali)
Made Hendra Wijaya;
Putu Lantika Oka Permadhi
Jurnal Hukum Saraswati (JHS) Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Hukum Saraswati
Publisher : Faculty of Law, Mahasaraswati University, Denpasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36733/jhshs.v3i1.1845
Dalam artikel ini membahas mengenai prinsip-prinsip yang terdapat di dalam lokal genius yang dimiliki orang Bali yaitu Tri Hita Karana, yang terdiri dari 3 prinsip yaitu Parhyangan (Hubungan harmonis antara manusia dengan tuhan), Pawongan (hubungan harmonis antara manusia dengan manusia), Palemahan (hubungan manusia dengan lingkungannya) di dalam pengatiran hukum kepariwisataan di Bali. Mengenai aturan yang digunakan di dalam artikel ini berdasarkan kepada Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Bali Nomor 5 Tahun 2020 Tentang Standar Penyelenggaraan Kepariwisataan Budaya Bali.
DOKTRIN LEX SPORTIVA VERSUS HUKUM KEOLAHRAGAAN NASIONAL
slamet riyanto
VERITAS Vol 5 No 1 (2019): VERITAS
Publisher : Jurnal Program Pascasarjana Ilmu Hukum Universitas Islam As-Syafi'iyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (70.136 KB)
|
DOI: 10.34005/veritas.v5i1.259
Doktrin Lex Sportiva dirumuskan sebagai ajaran mengenai hukum yang khusus mengatur tentang olahraga yang dibentuk oleh institusi komunitas olahraga itu sendiri dan berlaku serta ditegakkan oleh lembaga olahraga itu sendiri tanpa intervensi dari hukum positif suatu negara dan tanpa intervensi dari hukum internasional. Lex sportiva ini tegas-tegas menolak digunakannya hukum nasional suatu negara, baik dalam penyelenggaraan, pengawasan, pengendalian, maupun penyelesaian sengketa olahraga cabang olahraga. Selain itu cabang-cabang olahraga juga menolak campur tangan atau intervensi pemerintah atau negara dalam kekisruhan yang terjadi dalam organisasi cabang olaharaga. Bahkan federasi internasional cabang olahraga ini tidak segan-segan menjatuhkan sanksi kepada federasi nasional cabang olahraga dari suatu negara peserta yang pemerintah atau negaranya melakukan campur tangan atau intervensi terhadap penyelenggaraan cabang olahraga ini. Dalam konteks Indonesia, kehadiran peraturan perundang-undangan keolahragaan seringkali dimaknai oleh federasi internasional cabang olahraga dan atau penganut lex sportiva di Indonesia sebagai bentuk campur tangan atau intervensi negara terhadap penyelenggaraan sepakbola yang menjadi kewenangannya, sehingga harus ditolak. Mereka berpandangan bahwa Hukum Olahraga Nasional Indonesia yang dimanifestasikan dalam Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional (UU SKN) dan 3 (tiga) Peraturan Pemerintah, hanya boleh mengatur hal-hal yang berkaitan dengan olahraga dari sisi public interest-nya saja. Itupun dengan catatan bahwa norma-norma hukum dari peraturan perundang-undangan yang dibuat oleh Pemerintah Indonesia tersebut tidak mengintervensi terhadap Lex Sportiva. Jika UU SKN dan peraturan perundang-undangan lainnya mengatur terlalu jauh dan masuk ke ranah lex sportiva, maka dapat dipastikan olahraga di Indonesia tidak diakui sebagai bagian dari olahraga internasional. Disini dapat dikatakan telah terjadi benturan antara sistem hukum keolahragaan nasional sebagai salah satu alat pengembangan kedaulatan negara yang menganut paham positifisme dengan lex sportiva sebagai alat pengembangan kesejahteraan masyarakat yang menganut paham utilitiarisme.
PENGARUH FREKUENSI PERDAGANGAN , TRADING VOLUME, NILAI KAPITALISASI PASAR, HARGA SAHAM, DAN TRADING DAY TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN KOSMETIK DAN KEPERLUAN RUMAH TANGGA DI BURSA EFEK INDONESIA
Muhammad Yusra
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Department of Accounting, Faculty of Economics & Business
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/jak.v7i1.1841
The purpose of this study was to analiyze the effect of frequency of stock trading,trading volume,market capitalization value,stock price,and trading day on stock return of food and baverage companies listed on the IDX. The data used in this study were secondary data in the from of 2015-2018 financial statement obtained from 12 companies with 48 observations (balance panel data). The data were accessed on www.idx.co.id. The method of data analyze with the help of SPSS 16. The result of study found that the frequency of stock trading did not have a significant effect on stock returns, trading volume did not have a significant effect on stock returns, market capitalization value did not have a significant effect on stock returns, the stock price did not have a significant effect on stock returns, trading day did not have a significant effect on stock return.
Model Evaluasi Dosen Metodologi Ekonomi Islam Oleh Mahasiswa Selama Pandemi Covid 19
Muizzudin Udin
Thawalib: Jurnal Kependidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2021): Thawalib: Jurnal Kependidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Publisistik Thawalib Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54150/thawalib.v2i2.25
The research is aimed at evaluating the lecturer performance in teaching the methodology of Islamic economics based on the students’ observation during the online course as the effect of COVID 19. The measurement of the performance refers to the concept of satisfaction related to the educational service by comparing the performance to the expectation adopted from Parasunaman’s five quality dimension: tangible, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. The data is collected from the questionnaire. The descriptive quantitative research is used to map the strengths and weaknesses in four classifications: first, what aspects a lecturer should prioritize because the lecturer performance is low and the student expectation is high; second, what aspects a lecturer should maintain because the lecturer performance is in line with the student expectation; third, what aspects a lecturer should maintain but think again about weighting them because the lecturer performance is low and the student expectation is also low; fourth, what aspects a lecturer should reduce their emphasis because the lecturer performance is high but the student expectation is low. The result shows that with the four classification the lecturer performance related to the service quality can be managed well.
PENINGKATAN NILAI TAMBAH KONSUMSI PANGAN PRODUK MIE SAGU BAKSO IKAN LOKAL DESA BALIASE KECAMATAN MARAWOLA KABUPATEN SIGI
Syamsiar Syamsiar;
Amalia Noviyanty;
Chitra Anggriani Salingkat;
Sulmi Sulmi
Jurnal Abditani Vol. 2 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (198.586 KB)
|
DOI: 10.31970/abditani.v2i0.33
Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memanfaatkan bahan pangan lokal yang sudah ada melalui upaya diversifikasi pangan.Tepung sagu merupakan salah satu bahan pangan yang mengandung karbohidrat cukup tinggi yang digunakan oleh sebagian besar penduduk sebagai makanan sampingan yang berada di pedesaan bahkan di perkotaan, oleh sebab itu perlu tetap dikembangkan usaha sagu secara berkesinambungan sebagai bahan baku industri rumahtangga pangan dengan target khusus adalah memberikan peluang kerja bagi masyarakat untuk berwirausaha dengan memanfaatkan tepung sagu dan ikan basahsebagai bahan baku, sehingga memberikan nilai tambah dan memberikan pelatihan pembuatan produk mie sagu bakso ikan. Metode yang akan diterapkan yaitu metode pendekatan klasikal dan individual. Pendekatan klasikal dilakukan pada saat penyampaian materi di lapangan dalam bentuk demplot tentang teknik olahan produk tepung sagu bisa dimanfaatkan sebagai bahan dasar olahan mie sagu dan dipadukan dengan bakso ikan. Pendekatan individual dilakukan pada saat praktek di lapangan yang mana peserta yang telah diberi pendidikan dan pelatihan diharapkan dapat menyebarluaskan kepada anggota masyarakat lainnya. Hasil dari kegiatan ini adalah ibu-ibu PKK mampu memproduksi mie sagu dan bakso ikan secara mandiri sehingga dapat dikonsumsi untuk skala rumah tangga maupun skala industri untuk peningkatan nilai tambah konsumsi dan tambahan penghasilan.
PENDIDIKAN KARAKTER PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
Muchamad Suradji
TA'LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2019): July
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (211.246 KB)
|
DOI: 10.52166/talim.v2i2.1645
This study aims to determine the character education of children with special needs in SDLB 45 Babat Lamongan. The research method used in this study is qualitative, while the data collection techniques are observation, interview and documentation. The analysis in this study uses descriptive qualitative analysis with stages of data display, data reduction, and verification and conclusions. The results of the research conducted, it can be concluded that the character values ​​applied to students at SDLB 45 are curiosity, friendly / communicative and care for the environment. 3 out of the 18 character values ​​that exist when applied can be considered good, although the implementation process requires a little time. This is because students are different from normal students in general, and the teacher implements gradually by providing stimulus in advance and demonstrating that the character values ​​to be conveyed can be received by students well.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING TERHADAP TINGKAT PEMAHAMAN MATERI
Muchamad Suradji
TA'LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2021): January
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52166/talim.v4i1.2490
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pembelajaran daring terhadap tingkat pemehaman materi.
Pengaruh Pemberian Buklet Bacaan Islami Dengan Penerimaan Diri Pasien Hemodialisis
Agus Prasetyo;
Sodikin Sodikin;
Sarwa Sarwa
Faletehan Health Journal Vol 7 No 03 (2020): Faletehan Health Journal, November 2020
Publisher : Universitas Faletehan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33746/fhj.v7i03.204
Patients undergoing hemodialysis experience various problems arising from malfunctioning of the kidneys. They are 1.5 to 3 times more likely to experience psychological disorders than other chronic diseases including low levels of self-acceptance. This study aims to determine the effects of giving Islamic reading booklets on self-acceptance of hemodialysis patients at Islamic Hospital of Fatimah Cilacap. This study used a quasi-experimental design. The type of this research is one group pre-test-post-test design. The study was conducted to 52 patients undergoing hemodialysis at Islamic Hospital of Fatimah Cilacap with a purposive sampling technique. The instrument of patient self-acceptance scale in this study is a questionnaire that consists of 15 question items and had been tested for validity and reliability. The data analysis used sample paired T Test. The results showed that most samples are female (55.4%); most length of hemodialysis period is in the range of 1-3 years (57.7%); most patients’ educational background is elementary school (46.2%); the mean of patients’ age is 49.86 years. The Sig. (2-tailed) value is 0.000 <0.05; in other words, there are effects of giving Islamic reading booklets on hemodialysis patients’ self-acceptance at Islamic Hospital of Fatimah Cilacap.
UPAYA MINIMALISASI DAMPAK PENCEMARAN DARI LIMBAH LEMURU SEBAGAI BAHAN BAKU NATA DE FISH DI KECAMATAN MUNCAR KABUPATEN BANYUWANGI
Nadya Adharani;
Any Kurniawati;
Sulistiono Sulistiono;
Megandhi Gusti Wardhana
JURNAL ENGGANO Vol 2, No 1
Publisher : Universitas Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (364.028 KB)
|
DOI: 10.31186/jenggano.2.1.1-10
Ikan lemuru (Sardinella longiceps) merupakan primadona bagi daerah Banyuwangi khususnya di Kecamatan Muncar. Potensi ikan lemuru yang cukup banyak dimanfaatkan menjadi olahan produk makanan bagi perusahaan yang berdiri di sekitaran Kecamatan Muncar. Mengingat kandungan protein yang cukup tinggi didalam limbah ikan lemuru yang berasal dari buangan limbah perusahaan, maka penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah lemuru sebagai bahan baku nata de fish sebagai upaya meminimalisir dampak pencemaran. Sebanyak 4 perlakuan dilakukan dalam menentukan formulasi nata de fish, P2.C merupakan perlakuan terbaik karena menghasilkan nata de fish hingga 980 gr, dengan hasil kandungan proksimat (karbohidrat, protein, lemak, serat, nitrogen, mineral) yang lebih baik dibandingkan nata de coco. Selain meminimalisasi dampak pencemaran, nata de fish merupakan kreativitas olahan produk perikanan di Banyuwangi.