Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pelatihan kerja terhadap kinerja karyawan di PERUMDA Air Minum Tirta Keumuneng Kota Langsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei sebagai teknik pengumpulan data. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PERUMDA Air Minum Tirta Keumuneng Kota Langsa yang berjumlah 139 orang. Penentuan sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik simple random sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 103 responden. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi linear sederhana yang didukung oleh uji asumsi klasik, uji t, serta uji koefisien korelasi dan determinasi dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,435 mengindikasikan bahwa variabel pelatihan kerja berkontribusi sebesar 43,5% terhadap peningkatan kinerja karyawan, sedangkan 56,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini. Temuan ini menegaskan bahwa program pelatihan kerja yang efektif berperan penting dalam meningkatkan kinerja karyawan. Oleh karena itu, manajemen perusahaan disarankan untuk mengembangkan strategi pelatihan yang berkelanjutan dan relevan guna mengoptimalkan potensi karyawan serta meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan.