The solidity of Pancasila as the foundation for the nation's unity continues to be undermined to the present day. The church is required to be able to contribute to realizing national unity through the actualization of Pancasila values. Our thesis is that the actualization of Pancasila values is the spirit contained in the Bible. This study aims to show the results of the analysis of 1 Corinthians 12:12-31 which can be used as a reference in designing the proposed contribution of the church in the actualization of Pancasila. The method used is descriptive and interpretive analysis related to the Corinthian text. The study's results found that according to the concept of one body in 1 Corinthians 12:12-31, the church's real form of participation or contribution in actualizing Pancasila values can be done by forming the church as a "Pancasila body". At least, the church has begun to realize the actualization of Pancasila values through an ecumenical movement that expresses the precepts of "Indonesian Unity". AbstrakKekokohan Pancasila sebagai dasar persatuan dan kesatuan bangsa masih terus mendapatkan rongrongan sampai saat ini. Gereja dituntut untuk dapat berkontribusi mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa melalui pengaktualisasian nilai-nilai Pancasila. Tesis yang kami bangun adalah, bahwa pengaktualisasian nilai Pancasila merupakan spirit yang terkandung dalam Alkitab. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan hasil analisis 1 Korintus 12:12-31 yang dapat dijadikan acuan dalam mendesain usulan kontribusi gereja dalam pengaktualisasian Pancasila. Metode yang dipergunakan adalah analisis deskriptif dan intepretatif terkait teks Korintus yang digunakan. Hasil penelitian mendapatkan, bahwa sesuai konsep satu tubuh dalam 1 Korintus 12:12-31, bentuk partisipasi atau kontribusi nyata gereja dalam mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dapat dilakukan dengan membentuk gereja sebagai “tubuh Pancasila”. Setidaknya, gereja mulai mewujudkan pengaktualisasian nilai Pancasila melalui gerakan ekumenis yang mengekspresikan sila “Persatuan Indonesia”.