Articles
Sistem Pengenalian Manajemen Dalam Era Industri 5.0: Mewujudkan Organisasi Yang Agile dan Responsif
Eri Kusnanto;
Sigit Pramono Hadi;
Melvan Nisman Zega
Ekspresi : Publikasi Kegiatan Pengabdian Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Publikasi Kegiatan Pengabdian Indonesia
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62383/ekspresi.v2i1.514
The era of Industry 5.0 marks a paradigm shift in the global business landscape, integrating advanced technologies with human-centric values to create more agile and responsive organizations. This study explores the application of Management Control Systems (MCS) in the digital era, focusing on technologies such as artificial intelligence (AI), blockchain, and the Internet of Things (IoT). The research method involved conducting an interactive webinar via the Zoom platform, including material presentations, panel discussions, and Q&A sessions. Evaluation was carried out through participant feedback to improve the quality of future activities. The findings reveal that implementing digital technologies in MCS enhances operational efficiency, flexibility, and organizational competitiveness. However, challenges such as workplace culture resistance and cybersecurity risks remain significant obstacles. Proposed solutions include continuous training and interdisciplinary collaboration to support sustainable digital transformation. With the right strategic approach, organizations can leverage the opportunities of the Industry 5.0 era to achieve sustainability and innovation.
Edukasi Pemilahan Sampah Botol Plastik melalui Hilirisasi Dropbox sebagai Bentuk Sinergitas CSR PT Refined Bangka Tin dengan Komunitas BECAK BABEL
Hapsari, Umi;
Nihayah, Badi'atun;
Unigraha, Arinda;
Jamilullah, Jamilullah;
Anovani, Euis Intan;
Firdaus, Firdaus;
Rikadiana, Rikadiana;
Indarto, Fari;
Gunawan, Febri;
Febrian, Febrian;
Syaputra, Ariat;
Reynaldi, Delvin;
Lihawa, Wahyudin
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): IJPM - April 2024
Publisher : CV Firmos
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54082/ijpm.370
Sampah anorganik khususnya sampah botol plastik masih menjadi masalah terkait peningkatan volume sampah di Indonesia. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu adanya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat luas dalam hal manajemen sampah yaitu pemilahan sampah untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan. Edukasi pemilahan sampah botol plastik yang dilakukan oleh Komunitas BECAK BABEL yaitu dengan hilirisasi dropbox sampah untuk menarik minat masyarakat dalam pengelolaan sampah. Penekanan pada edukasi pemilahan sampah botol plastik dengan hilirisasi dropbox yaitu untuk mengubah mindset masyarakat bahwa sampah dapat di daur ulang dan memiliki nilai ekonomi. Setiap satu sampah botol plastik yang dibuang ke dropbox akan mendapatkan poin yang nantinya dapat dirupiahkan dan terintegrasi dengan rekening tabungan masing – masing. Tujuan dari adanya pemberdayaan masyarakat ini yaitu melakukan sosialisasi dan edukasi terkait pemilahan sampah botol plastik untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan dilakukan dalam dua tahap, tahapan pertama pilot project dan tahapan yang kedua hilirisasi dropbox ke masyarakat luas. Tahapan pilot project dilakukan dengan konsep PDCA (Plan, Do, Check and Action) untuk menjamin keberhasilan dan keberlanjutan program sebelum dihilirkan ke masyarakat luas. Hasil dari pemberdayaan masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa dropbox sampah mampu mengedukasi masyarakat di pilot project dalam pemilahan sampah botol plastik setelah dianalisa dengan konsep PDCA dan siap untuk dihilirkan dan direplikasi ke lokasi lain.
Strategi Komunikasi Pemasaran Point.Pbg Dalam Memperkenalkan Produk Kopi Lokal Purbalingga
Sujagad, Ochto Ilhamdi;
Prastyanti, Shinta;
Nuryanti, Nuryanti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v5i1.17500
Penelitian ini membahas tentang bagaimana Point.Pbg melakukan strategi komunikasi pemasaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Point.Pbg dalam rangka memperkenalkan produk kopi lokal Purbalingga. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivis dan untuk menganalisis menggunakan Teori Integrated Marketing Communication. Teknik pengumpulan data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah wawancara, dokumentasi, dan observasi. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Proses pengembangan validitas data yang dilakukan menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Point.Pbg melakukan strategi komunikasi pemasaran dengan menonjolkan pada strategi kolaborasi dengan berbagai komunitas dan melaksanakan beberapa acara. Mulai dari kolaborasi untuk melengkapi menu hingga mengikuti acara-acara besar seperti Festival Kopi Purbalingga. Selain kolaborasi, Point.Pbg juga memanfaatkan media sosial yaitu Instagram untuk mempromosikan produk, memberi edukasi, dan juga berinteraksi dengan pelanggan. Promosi berupa pemberian kupon dan giveaway yang diberikan kepada pelanggan baik itu pelanggan baru maupun pelanggan lama.
Bahasa Agama dalam Wacana Sosiologi Agama
Audah, Ali
Jurnal Studi Agama dan Masyarakat Vol 11 No 1 (2015): Jurnal Studi Agama dan Masyarakat
Publisher : IAIN Palangka Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23971/jsam.v11i1.445
A short study of the history of the sociology of religion is enough to show the importance of religion as a factor relevant to the study of variations, maintenance , language policy and planning are already equipped to work at least some of them are generally regarded as the founder of a branch of linguistics . However , these effects do not stop merely linguistic region but also on the dimensions of the broader culture . Claiming Arabic is the only language of Islam becomes simpler if it is associated with the contestation countries that historically have been quite dominant in the development of Islam . As a sociological study of religion , it has become wide open land research to continue to be observed in the level of practice speaking societies where Islam is the majority religion
Hubungan Halo Effect dengan Psychological Well-Being Mahasiswa Magang Studi Independen Bersertifikat
Azkiya, Nurul;
Makaria, Eklys Cheseda;
Arsyad, Muhammad
Journal of Education Research Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v6i1.2257
Halo Effect adalah kesan pertama atau penilaian ketika pertama kali bertemu orang lain dan Psychological Well-Being adalah gambaran kesehatan psikologis seseorang untuk mencapai optimalisasi perkembangan dirinya. Mahasiswa yang telah memasuki masa dewasa awal akan banyak mengalami ketegangan emosional dan periode penemuan diri. Yayasan Hasnur Centre menjadi penjembatan para mahasiswa tersebut dalam program Magang Studi Independen Bersertifikat dalam menyiapkan calon tenaga profesional agar mahasiswa siap berkecimpung dalam dunia kerja. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan antara variabel Halo Effect dengan Psychological Well-Being. Penelitian ini menggunakan Teknik Probability Random Sampling dengan tingkat kesalahan 10% berjumlah 60 orang mahasiswa MSIB Batch 6 Yayasan Hasnur Centre. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah statistika deskriptif dan korelasi product moment menggunakan IBM SPSS Statistic 26. Hasil penelitian menunjukkan 0,310 > 0,05 yang mengindikasikan tidak adanya hubungan Halo Effect dengan Psychological Well-Being. Hasil kategorisasi pada penelitian ini menunjukkan mahasiswa magang berada pada tingkat sedang pada variabel Halo effect pada variabel Psychological Well-Being. Disimpulkan pada penelitian ini tidak terdapat hubungan karena psychological well-Being lebih banyak dipengaruhi oleh lingkungan, budaya kerja dan kegiatan pengembangan saat magang. Penelitian ini dapat menjadi gambaran dukungan pengembangan kompetensi pada saat magang dapat membantu mahasiswa dalam mencapai kesejahteraan psikologis mahasiswa.
Family versus Nonfamily CEOs in Family Firms: A Multidisciplinary Review of Strategic Choices and Organizational Outcomes
Farah Qalbia;
Seger Santoso
Studia Ekonomika Vol. 23 No. 1 (2025): Januari: Studia Ekonomika
Publisher : STIE KASIH BANGSA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70142/studiaekonomika.v23i1.272
This qualitative literature review explores the strategic choices and organizational outcomes associated with family and nonfamily CEOs in family firms. Drawing from multidisciplinary studies, it highlights the contrasting leadership approaches of family CEOs, who emphasize long-term stability and socioemotional wealth (SEW), and nonfamily CEOs, who prioritize professionalization, transformative innovation, and market responsiveness. The analysis reveals that family firms benefit from the complementary strengths of both leadership types, with family CEOs fostering cohesion and legacy, and nonfamily CEOs driving performance and external orientation. Contextual factors such as firm lifecycle, industry dynamics, and governance structures are critical in determining the effectiveness of leadership models. The study underscores the need for adaptive leadership strategies in balancing cultural continuity and professional advancement, offering a nuanced understanding of family firm dynamics.
Family versus Nonfamily CEOs in Family Firms: A Multidisciplinary Review of Strategic Choices and Organizational Outcomes
Farah Qalbia;
Seger Santoso
Studia Ekonomika Vol. 23 No. 1 (2025): Januari: Studia Ekonomika
Publisher : STIE KASIH BANGSA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70142/studiaekonomika.v23i1.272
This qualitative literature review explores the strategic choices and organizational outcomes associated with family and nonfamily CEOs in family firms. Drawing from multidisciplinary studies, it highlights the contrasting leadership approaches of family CEOs, who emphasize long-term stability and socioemotional wealth (SEW), and nonfamily CEOs, who prioritize professionalization, transformative innovation, and market responsiveness. The analysis reveals that family firms benefit from the complementary strengths of both leadership types, with family CEOs fostering cohesion and legacy, and nonfamily CEOs driving performance and external orientation. Contextual factors such as firm lifecycle, industry dynamics, and governance structures are critical in determining the effectiveness of leadership models. The study underscores the need for adaptive leadership strategies in balancing cultural continuity and professional advancement, offering a nuanced understanding of family firm dynamics.
Efektivitas Ekstrak Daun Thai Basil (Ocimum Basilicum Var. Thyrsiflora) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Salmonella Typhi dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam
Khansa, Hana;
Keumala Dewi, Intan;
Arsyad, Muhammad
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 11 (2024): July 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33476/jmj.v2i11.4255
Pendahuluan :Demam tifoid merupakan penyakit endemik di Indonesia yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Faktor yang mempengaruhi penularan demam tifoid adalah sanitasi yang buruk. Timbulnya resistensi antibiotik terhadap Salmonella typhi membuat berbagai upaya dilakukan untuk mencari alternatif antimikroba, salah satunya berasal dari tanaman atau bahan alam. Salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai pengobatan tradisional adalah daun Thai basil. Pada tanaman ini terdapat flavonoid yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri dengan cara merusak dinding sel dan menonaktifkan kerja enzim. Metodologi :Daun Thai basil diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Ekstrak yang diperoleh dengan berbagai konsentrasi dilakukan uji aktivitas antibakteri dengan metode difusi. Kontrol positif yang digunakan adalah Ciprofloxacin dan kontrol negatif yang digunakan adalah DMSO 10%. Hasil : Hasil uji Anova satu arah didapatkan nilai P <0.00 hal ini menunjukan bahwa pemberian daun Thai basil memberikan efek hambatan terhadap pertumbuhan bakteri yang bermakna. Pada penelitian ini konsentrasi ekstrak 35.000 ppm memiliki zona hambat dengan diameter (mm) terbesar dibandingkan dengan kelompok konsentrasi ekstrak lainnya. Akan tetapi, efek antibakteri dari ekstrak daun Thai basil masih belum bisa menggantikan antibiotik Ciprofloxacin yang memiliki diameter (mm) zona hambat yang lebih besar dari ekstrak daun Thai basil. Kesimpulan :Penelitian ini dapat diketahui bahwa didapatkan zona hambat sedang pada berbagai konsentrasi ekstrak daun Thai basil namun masih belum bisa menggantikan antibiotic Ciprofloxacin. Allah SWT telah memberi kita akal untuk berpikir bagaimana cara memanfaatkan segala jenis tumbuhan yang didalamnya mempunyai banyak manfaat. Salah satunya adalah Thai basil, dengan manfaat sebagai pengobatan antibakteri.
Gambaran Infeksi Parasit Usus Pada Anak di Pemukiman Pemulung Perkotaan Jakarta Timur dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam
Fauzia, Rita;
Damayanti, Ndaru Andri;
Arsyad, Muhammad
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 11 (2024): July 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33476/jmj.v2i11.4257
Latar Belakang: Data WHO melaporkan lebih dari 24% penduduk dunia terinfeksi parasit usus dan 800 juta anak usia sekolah memberikan risiko terinfeksi parasit usus. Kelompok usia anak belum memiliki kemampuan untuk menjaga kebersihan pribadi. Lingkungan tempat tinggal dengan sanitasi yang kurang memberikan risiko tercemar dengan mikroorganisme termasuk parasit usus. Metode: Jenis penelitian yang digunakan ialah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel yang digunakan adalah feses yang dikumpulkan dari 35 orang anak yang tinggal di pemukiman pemulung Jakarta Timur. Hasil: Sebesar 8,6% anak-anak di pemukiman pemulung positif terinfeksi parasit usus, Blastocystis hominis. Sebanyak 1 orang (2,9%) dengan kebersihan individu yang masih kurang, yaitu memiliki kuku panjang dan hitam dan sebagian besar sudah memiliki kebersihan individu cukup baik. Sebanyak 3 orang (8,6%) berkulit hitam kusam karena sering terpapar sinar matahari siang. Sebanyak 3 orang anak tinggal di rumah yang tidak memiliki ventilasi, sehingga sinar matahari tidak pernah masuk (8,6%) dan sisanya anak-anak tinggal dengan lingkungan rumah yang cukup bersih. Data penelitian menunjukkan anak-anak yang tinggal di pemukiman pemulung dengan kebersihan individu yang kurang baik memiliki kecenderungan terinfeksi parasit usus, walaupun secara uji statistic Chi Square tidak memberikan hasil yang bermakna (p>0,01). Kesimpulan: Anak-anak yang tinggal di pemukiman pemulung dengan kebersihan individu dan sanitasi lingkungan tinggal yang cukup baik belum dapat mencegah terjadinya infeksi parasit usus oleh Blastocystis hominis.
Pengetahuan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2018 tentang Keakuratan Rapid Test Mendeteksi COVID-19 dan Tinjauan Menurut Pandangan Islam
Putri Reza Permana;
Poerwantoro, Bambang;
Arsyad, Muhammad
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 11 (2024): July 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33476/jmj.v2i11.4263
Pendahuluan: Coronavirus adalah suatu kelompok virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia. World Health Organization (WHO) menyatakan COVID-19 ini sebagai kondisi pandemi, fokusnya pada deteksi yang lebih dini untuk menghentikan jumlah infeksi dan membatasi penularan virus. Beberapa metode untuk mendeteksi COVID-19, salah satunya adalah Rapid Test. Mengidentifikasi COVID-19 secara akurat penting untuk mengukur penyebaran penyakit dan menilai keberhasilan intervensi. Studi meta-analisis terhadap 10 studi Rapid Test antibodi melaporkan sensitivitas 18,4% - 93,3% dan spesifisitas 80%-100%. Dalam pandangan Islam, adanya COVID-19 merupakan cobaan yang dimana Rasulullah memerintahkan untuk menjauhi seseorang yang sedang terjangkit penyakit sebagai bentuk pencegahan penularan. Sejalan dengan penggunaan alat Rapid Test pada pandemi COVID-19 saat ini sebagai alat deteksi dini yang praktis guna mengurangi penyebaran penularan COVID-19. Untuk itu diperlukannya pengetahuan, dalam hal ini khususnya pengetahuan keakuratan Rapid Test mendeteksi COVID-19. Metode: Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan metodenya adalah survei menggunakan kuisioner. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa aktif Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2018 yang berjumlah 143 mahasiswa. Hasil: Dari tingkat pengetahuan keakuratan Rapid Test responden yang baik sebanyak 104 orang (72.7%) tingkat pengetahuan cukup sebanyak 28 orang (19.5%) dan tingkat pengetahuan kurang sebanyak 11 orang (7.6%). Selain itu, responden memiliki tingkat pengetahuan tentang wabah dalam pandangan Islam yang baik sebanyak 108 orang (75.5%) tingkat pengetahuan cukup sebanyak 26 orang (18.2%) dan tingkat pengetahuan kurang sebanyak 9 orang (6.3%). Simpulan: Tingkat pengetahuan responden tentang keakuratan Rapid Test mendeteksi COVID-19 dan tentang pengetahuan wabah dalam pandangan Islam, jenis kelamin perempuan memiliki tingkat pengetahuan lebih baik.