Articles
Islamic Education dalam Perspektif Ekonom dan Filosof (Analisis Paradigma Pendidikan Barat Dan Timur)
Nurhadi, Nurhadi
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (610.14 KB)
|
DOI: 10.25299/althariqah.2017.vol2(2).1044
Pendidikan adalah agen perubahan sosial, budaya, ekonomi dan nalar pikir serta karakter manusia. Pendidikan Islam sebagai atmosfir modernisasi dan globalisasi dituntut mampu berperan dinamis, elastis dan proaktif secara berkala. Keberadaanya diharapkan bisa membawa nilai-nilai perubahan dan berkontribusi bagi kemaslahatan umat. Namun saat ini pendidikan sering diperalat untuk sarana mobilisasi sosial, politik dan ekonomi sehingga melahirkan intelektual yang materialistis ekonomis. Adapun metode Penelitian ini menggunakan konsep deskriptif kualitatif, dengan jenis penelitian library Risert (kepustakaan), metode pengumpulan datanya menggunakan data primer dan sekunder dan teknis analisis datanya memakai metode konten analisis. Dari kajian yang dilakukan ditemukan bahwa pendidikan Islam perspektif ekonom mengajarkan pentingnya kesejahteraan dalam hidup, yang mana hal tersebut diperoleh dengan cara mempersiapkan ilmu pengetahuan dalam pendidikan. Sedangkan pendidikan Islam perspektif filosof mengajarkan pentingnya nilainilai akhlak dan moral dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah, sehingga pendidikan Islam mempersiapkan ilmuan-ilmuan yang religi cerdas ilmu, iman dan hati.
PENERAPAN E - AUDIT PADA AUDIT SEKTOR PUBLIK SESUAI UNDANG UNDANG PEMERIKSAAN KEUANGAN NEGARA
Sutrisno, Sutrisno
JURNAL STIE SEMARANG Vol 6 No 1 (2014): VOLUME 6 NOMOR 1 EDISI FEBRUARI 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (80.142 KB)
Keberhasilan e-audit dapat tercapai apabila: (1) Data dari Auditee dapat Link dengan e-BPK dan telah diverifikasi secara elektronik sesuai dengan tanda tangan digital dan sertifikat digital dan telah dikonfirmasi sehingga benar benar aman dari hacker atau orang berbuat jahat. (2) Data yang diterima auditor tetap dilakukan pengujian karena Audit adalah Fungsi Pengujian dan merupakan Kertas Kerja Pemeriksaan dan dapat dijadikan Alat Bukti di Pengadilan apabila diperlukan sebagai saksi ahli. (3) Keahlian Sumber Daya Manusia sebagai Kunci keberhasilan e-audit dengan paradigma dari suatu keharusan menjadi kebutuhan sehingga baik Auditor maupun Auditee harus bersinergi dengan baik dalam mengelola dan mempertanggung jawabkan keuangan negara, sehingga tingkat tindak pidana korupsi dapat dikurangi atau dicegah dengan early warning system.
PERLUNYA PRE-AUDIT (PENCEGAHAN) UNTUK MENGURANGI TINGKAT KESALAHAN PENGANGGARAN/PENGELOLAAN SUATU KEGIATAN PADA INSTANSI PEMERINTAHAN
Sutrisno, Sutrisno
JURNAL STIE SEMARANG Vol 4 No 2 (2012): VOLUME 4 NOMOR 2 EDISI JUNI 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (439.434 KB)
Pre Audit dilakukan pada penganggaran dan dibahas antara eksekutif (pemerintah/ pemerintah daerah) dengan legislatif (DPR/ DPRD). Pre Audit yang baik dan terukur serta profesional berfungsi mengurangi penyimpangan (fraud) dan atau dapat mencegah korupsi lembaga yang melakukan. Pre Audit harus independen dan kompeten yaitu Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan dibantu inspektorat jenderal/ lembaga pengawasan Non Departemen / Inspektorat wilayah untuk pemerintah daerah.
Hasil Pre Audit disampaikan obyek yang diperiksa, DPR/ DPD/ DPRD dan Badan Pemeriksa Keuangan RI sebagai Bahan Post Audit untuk general audit dengan memberikan pendapat auditor (opini) atas Laporan Keuangan Baik Pusat maupun Daerah.
MENGETAHUI POSISI PERUSAHAAN MELALUI ANALISIS SAP
Suhardi, Suhardi
JURNAL STIE SEMARANG Vol 2 No 2 (2010): VOLUME 2 NOMOR 2 EDISI JUNI 2010
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1755.541 KB)
Strategic Analysis Profile ( SAP ) , salah satu alat analisis yang berguna bagi perusahaan untuk mengetahui posisinya dibandingkan dengan pesaing terdekatnya. Analisis ini sangat sederhana dan mudah diterapkan, namun memberikan manfaat terutam bagi pihak pengambil keputusan yang berkaitan dengan strategi perusahaan. Disamping itu ana lis is SAP banyak digunakan pula untuk lembaga keuangan perbankan berkaitan dengan produk-produk dunia perbankan ( baru) untuk mengetahui bagaimana tanggapan pelanggan dengan adanya produk baru. Dengan demikian perusahaan dapat dengan segera mengetahui factor-faktor apa sajakah yang menjadi pendorong dan penghambat keunggulan perusahaan dibandingkan dengan pesaing terdekatnya
QUANTITATIVE STRATEGIC PLANNING MATRIX (QSPM)
Suhardi, Suhardi
JURNAL STIE SEMARANG Vol 3 No 1 (2011): VOLUME 3 NOMOR 1 EDISI FEBRUARI 2011
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1916.826 KB)
Quantitative Strategic Planning Matrix ( QSPM ), merupakan desain strategi yang dirumuskan oleh manajemen dalam menetukan pilihan alternative yang tersedia, sehingga akan memberikan gambaran hasil bagi manajemen untuk mementukan apa dan bagaimana , kapan dan dimana serta oleh siapa QSPM harus dijalankan. Oleh sebab itu dalam perumusan strategi manajemen hams memiliki keyakinan tentang hasil yang akan dicapai. Hal ini mengingat pengukuran kuantitatif memberikan gambaran nyata ten tang langkah yang harus dilakukan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Oleh karena manajemen harus
berpedoman dan berpegang pada " If we can mesuare it, We can manage it. If we can manage
it , we can achieve it "
Pemanfaatan Media Pembelajaran SPSS untuk Meningkatkan Kemampuan Statistik Siswa SMK
Ramadhani, Rahmi;
Sribina, Nuraini
Jurnal SOLMA Vol 8 No 1 (2019): Jurnal SOLMA
Publisher : Uhamka Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (4650.942 KB)
|
DOI: 10.29405/solma.v8i1.2996
This community service was carried out in the form of a workshop on utilization of SPSS learning media in mathematics learning for vocational high school students in SMK PAB 12 Saentis, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, North Sumatera. The target of this service are: 1) to increase students understanding of SPSS learning media in mathematics learning; 2) to improve students' skill in using SPSS learning media; 3) to increase students' knowledge about statistic learning which has an impact of increasing students' statistical skill; and 4) to increase students' motivation and enthusiasm in mathematic learning use SPSS learning media. This method of this community service is carried out in four stages. The first stage is the preparation for software installation. The second stage is the phase of the workshop which filled with tutorials on using SPSS until utilization of SPSS in solving statistic problem. The third stage is workshop method which includes simulation of carried out directly by participants' workshop. The fourth stage is evaluation and giving motivation. The result of this community service activities are as follows: 1) students understand about how to use SPSS in mathematics learning; 2) students are able to use SPSS learning media to solve statistic problem; and 3) students are able to use an active and interactive SPSS learning media until they can improve their statistic skill
Pelatihan Dan Pendampingan Kelompok Pemuda Dalam Peningkatan Pelayanan Dan Pengelolaan Kawasan Obyek Wisata Candi Cetho
Windrawanto, Yustinus;
Irawan, Sapto;
Setyorini, Setyorini
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2019): Februari
Publisher : Ilin Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (557.946 KB)
|
DOI: 10.31960/caradde.v1i2.38
Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor penting dalam berbagai bidang, termasuk dalam hal pengelolaan dan pengembangan obyek wisata. Peningkatan sumber daya manusia yang ada didaerah kawasan wisata dapat meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan dan pengembangan potensi yang ada didaerah tersebut. Peningkatan sumber daya manusia dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan dan program. Oleh karena itu melalui program pengabdian kepada masyarakat ini, melakukan pelatihan dan dan pendampingan kepada dua kelompok pemuda PERADAH dan pengelola bumi perkemahan dikawasan candi Cetho. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan para pemuda dalam pelayanan kepada para pengunjung kawasan candi Cetho dan meningkatan pengelolaan dan pengembangan bumi perkemahan. Hasil kegiatan peningkatan sumber daya manusia dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan kepada dua kelompok pemuda PERADAH dan pengelola bumi perkemahan dengan fokus dan pokok materi tentang: Pelatihan komunikasi antar pribadi, Pelatihan manajemen kelompok, dan Pendampingan kelompok, bagi kelompok PERADAH. Sedangkan kepada kelompok pengelola bumi perkemahan pelatihan dan pendampingan tentang: Pelatihan teknik memfasilitasi, Workshop pengembangan layanan bumi perkemahan, Pelatihan manajemen kelompok, dan Pendampingan kelompok.
Efektifitas Metode Permainan Media Kartu Bergambar dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Aksorn di Thailand
Pangestika, Isnaeni;
Rifai, Achmad;
Utsman, Utsman
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Vol 1 No 1 (2017): Journal of Nonformal Education and Community Empowerment
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/pls.v1i1.13451
Penelitian ini bertujuan menguji dan mendeskripsikan keefektifan metode permainan media kartu bergambar dalam meningkatkan kemampuan membaca aksorn pada PAUD Ban Klong-To di Thailand. Jenis penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan desain One Group Pretest Posttest. Subjek penelitian adalah kelompok B PAUD Ban Klong-To sejumlah 25 siswa. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai posttest 8,3 lebih besar dibandingkan nilai pretest yang sebesar 3,4. Hasil uji-t menunjukkan nilai t-hitung (14,462) > t-tabel (1,708) serta perhitungan hasil gain score sebesar 0,75 dengan kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode permainan media kartu bergambar terbukti efektif diterapkan terhadap pembelajaran membaca pada anak usia dini.
Pengembangan Kewirausahaan Berbasis Potensi Lokal melalui Pemberdayaan Masyarakat
Malik, Abdul;
Mulyono, Sungkowo Edy
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Vol 1 No 1 (2017): Journal of Nonformal Education and Community Empowerment
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/pls.v1i1.15151
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pengembangan kewirausahaan berbasis potensi lokal melalui pemberdayaan masyarakat yang terdiri dari beberapa tahapan diantaranya pelatihan, proses produksi dan pemasaran serta kendala yang dialami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subyek penelitian terdiri warga belajar Paket C di PKBM Cipta Karya Kecamatan Prambanan Kabupaten Klaten dan sebagai informan adalah tokoh masyarakat. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, metode dan teori. Analisis data sebagaimana model interaktif mencakup pengumpulan data, reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan program pemberdayaan dalam proses pengembangannya dilakukannya pelatihan pembuatan jam tangan dari kayu. Produksi dilakukan oleh warga belajar Kejar Paket B dan C setelah selesai pembelajaran kejar paket. Pemasaran dilakukan melalui promosi di berbagai media dan pangsa pasarnya baik dalam maupun luar negeri. Kendala yang dialami minimnya mesin produksi yang bersumber dari minimnya modal dan terbatasnya jam kerja warga belajar.
Peran Orangtua dalam Pembinaan Pemahaman Motif Pernikahan bagi Anak dalam Lingkup Pendidikan Nonformal
Desmawati, Liliek;
Malik, Abdul
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Vol 2 No 2 (2018): Journal of Nonformal Education and Community Empowerment
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/pls.v2i2.26834
Pendewasaan usia perkawinan menurut BKKBN (Wirdhana dkk, 2014), ditegaskan usia perkawinan mencapai usia minimal 20 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki. PUP yang dibuat oleh BKKBN tidak hanya sekedar program penundaan perkawinan dan pernikahan saja, juga masa menjarangkan kehamilan dan masa mengakhiri kehamilan. Masa kehamilan usia istri antara 20-35 tahun, dengan jarak ideal kehamilan adalah 5 tahun. Sedangkan masa akhir kehamilan berada pada usia PUS (pasangan usia subur) 35 tahun. Karena secara empirik menurut Wirdhana dkk (2014: 20), “Melahirkan anak di atas usia 35 tahun banyak mengalami risiko medik”. Kegiatan pendidikan kependudukan melalui jalur informal, dapat dilakukan di dalam keluarga, masyarakat, media massa dan dengan pemanfaatan teknologi informasi. Kegiatan pembinaan merupakan kegiatan menjaga agar pendidikan kependudukan melalui jalur informal tetap berjalan dengan lancar dan berkelanjutan. Adapun agen yang bertindak melalui jalur informal adalah sosok dari orangtua itu sendiri.
Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan gambaran kondisi pemahaman orangtua dalam memberikan pembinaan pemahaman motif pernikahan kepada anak remajanya. Selain itu mendeskripsikan berbagai peran yang diberikan orangtua dalam proses pembinaan, dan berbagai faktor penghambatnya. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan gabungan dari pendekatan penelitian deskriptif dengan kualitatif. Maksud penelitian deskriptif untuk mendapatkan gambaran secara keseluruhan pemahaman orangtua dalam memberikan pembinaan pemahaman motif pernikahan kepada anak remajanya dari populasi yang ada, yaitu semua orangtua dari mahasiswa jurusan PLS FIP UNNES yang pada tahun 2018 mendapatkan mata kuliah Kependudukan dan Keluarga Berencana.