Articles
PENGARUH KOMPETENSI AUDITOR TERHADAP PERENCANAAN AUDIT DENGAN PEMAHAMAN SISTEM INFORMASI SEBAGAI VARIABEL PEMDOERASI (STUDI PADA AUDITOR KANTOR AKUNTAN PUBLIK DI KOTA BANDUNG)
Saputra, Avandi;
Fitriani, Indah
Jurnal ASET (Akuntansi Riset) Vol 8, No 2 (2016): Jurnal Aset (Akuntansi Riset). Juli-Desember 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jaset.v8i2.4022
Penelitian ini merupakan studi kasus pada Akuntan Publik Kota Bandung, yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kompetensi auditor terhadap perencanaan audit, dengan pemahaman sistem informasi sebagai variabel pemoderasi. Hipotesis dalam penelitian ini adalah kompetensi auditor berpengaruh terhadap perencanaan audit dan pemahaman terhadap sistem informasi memperkuat pengaruh kompetensi auditor terhadap perenanaan audit. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode asosiatif. Pengambilan sampel menggunakan convenience sampling. Data yang digunakan data primer yang dikumpulkan dari hasil kuesioner. Analiis data menggunakan analisis statistik korelasi product moment. Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa kompetensi auditor memiliki pengaruh positif sebesar 0,512 serta koefisien determinasi sebesar 26,2%. Sedangkan kompetensi auditor yang dimoderasi oleh pemahaman auditor memiliki pengaruh positif sebesar 0,538 serta memperkuat koefisien determinasi menjadi 40.1% Hasil ini menunjukkan bahwa kompetensi auditor memeliki pengaruh sebesar 26,2% terhadap perencanaan audit dan interaksi antara kompetensi auditor dengan pemahaman sistem informasi meningkatkan pengaruh terhadap perencanaan audit sebesar 40,1%
Perancangan Aplikasi Pembelajaran Rumus Matematika Matriks dan Trigonometri Berbasis Android
Desmira, Desmira;
Fauzi, Rizal
ProTekInfo(Pengembangan Riset dan Observasi Teknik Informatika) Vol 2 (2015)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (427.386 KB)
Matematika adalah salah satu pelajaran yang sulit dipahami secara cepat. Dibutuhkan pemahaman dan waktu yangÃÂ ekstra bila ingin menguasai setiap materi pelajaran matematika. Membawa buku kemana-mana, mencatat setiap rumus, tidakÃÂ menutup kemungkinan bahwa buku catatan akan selalu ada dan tidak rusak. Kegiatan yang terus menerus dilakukan seperti ituÃÂ akan membuat siswa merasa bosan dan tidak semangat dalam belajar matematika.Kini hampir setiap siswa memiliki smartphone.ÃÂ Smartphone dengan sistem operasi androidkini marak dipergunakan oleh banyak orang. Oleh karena itu, penulis membuatÃÂ aplikasi rumus matematika matriks dan trigonometri berbasis android. Proses pembuatan aplikasi ini menggunakan eclipseÃÂ sebagai editor program dan aplikasi coreldraw x6 sebagai editing gambar. Aplikasi ini dibuat sebagai alat bantu siswa dalamÃÂ menghafal rumus matematika, terutama dalam materi trigonometri dan matriks. Aplikasi ini bersifat offline, sehinggaÃÂ memudahkan siswa tanpa harus terkoneksi internet.
KEBIJAKAN POLITIK KERUKUNAN ANTARAGAMA DI INDONESIA ERA REFORMASI
Jamaluddin, Jamaluddin
Al-Riwayah: Jurnal Kependidikan Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : STAIN Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32489/al-riwayah.147
Indonesian reformation era begins with the fall of President Suharto. Political transition and democratic transition impact in the religious life. Therefore, understandably, when the politic transition is not yet fully reflects the idealized conditions. In addition to the old paradigm that is still attached to the brain of policy makers, various policies to mirror the complexity of stuttering ruler to answer the challenges of religious life. This challenge cannot be separated from the hegemonic legacy of the past, including the politicization of SARA. Hegemony that took place during the New Order period, adversely affected the subsequent transition period. It seems among other things, with airings various conflicts nuances SARA previously muted, forced repressive. SARA issues arise as a result of the narrowing of the accommodation space of the nation state during the New Order regime. The New Order regime has reduced the definition of nation-states is only part of a group of people loyal to the government to deny the diversity of socio-cultural reality in it. To handle the inheritance, every regime in the reform era responds with a pattern and a different approach. It must be realized, that the post-reform era, Indonesia has had four changes of government. The leaders of every regime in the reform era have a different background and thus also have a vision that is different in treating the problem of racial intolerance, particularly against religious aspect. This treatment causes the accomplishment difference each different regimes of dealing with the diversity of race, religion and class that has become the hallmark of Indonesian society.
ETIKA GURU DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR
Ruslan, Ruslan
Al-Riwayah: Jurnal Kependidikan Vol 8, No 1 (2016): Dinamika
Publisher : STAIN Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32489/al-riwayah.115
The teacher is a figure of people who has a respectable and noble position. It is, as the phrase al-Ghazali, âthe most glorious creature in the kingdom of heaven is a man who knows, practice and teaching. Teachers like the sun that illuminates him and others â. Thus, teachers are believed to occupy key positions in education. Teacher or educator is also ta figure which will give effect to the pupils or students. Therefore, a teacher must be someone who can guide and emulated as a role model in terms of both personal knowledge and behavior. The ideal teacher should have a certain number of qualifications related to the physical, ethical or moral or scientific. Ethical terms are also often used in three inter-related differences. The first is a general pattern or way of life. The second is set of rules or âmoral codeâ, and the third is investigation about the way of life and rules of behavior.
HASIL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT OLEH KOPERASI SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PETANI DAERAH CEPOGO
Mustangin, Mustangin
Share : Social Work Journal Vol 8, No 1 (2018): Share: Social Work Journal
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (269.494 KB)
|
DOI: 10.24198/share.v8i1.16343
Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Kospin Tekun dan hasil yang diperoleh dari adanya pemberdayaan masyarakat di Kospin Tekun ini. Dalam penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara kepada informan yaitu kepada pengurus Kospin Tekun, Petugas dari Kospin Tekun yang melakukan pendampingan kelompok, serta petani yang tergabung menjadi anggota Kospin Tekun, serta studi dokumen dan observasi partisipan. Temuan Penelitian mengungkapkan adanya proses pemberdayaan masyarakat yaitu mengupayakan masyarakat untuk lebih mudah dalam mengakses permodalan. Dengan adanya Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Tekun maka masyarakat mengalami perubahan dari segi ekonomi. Dampak lain seperti terjaganya tradisi bersih desa karena masyarakat harus mengeluarkan biaya yang banyak untuk membeli kebutuhan, selain itu ada peningkatan pengetahuan masyarakat karena selain program keuangan Kospin Tekun memberikan kesempatan untuk masyarakat petani dalam mengakses pengetahuan melalui pelatihan yang telah dirancang.
VALUASI EKONOMI OBJEK WISATA ALAM DI GREEN CANYON PANGANDARAN MENGGUNAKAN TRAVEL COST METHOD
Zulpikar, Firman;
Prasetyo, Dandy Eko;
Miyanto, Agus;
Rachmawati, Rima;
Daenuwy, Angela Brenette;
Lutfillah, Muhammad
Creative Research Journal Vol 3, No 01 (2017)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Provinsi Jawa Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (19617.702 KB)
Green Canyon merupakan salah satu destinasi tempat wisata unggulan di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Potensi sumber daya alam yang dimiliki Green Canyon telah mengundang banyak pengunjung untuk datang berwisata. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung potensi nilai ekonomi dari objek wisata Green Canyon serta mengidentifikasikan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kunjungan wisatawan ke Green Canyon. Metode Biaya Perjalanan Individu (Individual Travel Cost Method) dipilih untuk mengestimasi potensi ekonomi aktivitas wisata di Green Canyon Pangandaran, sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan pengunjung ditentukan dengan analisis regresi linear dan data diperoleh melalui kuisioner kepada para pengunjung. Hasil uji statistik menunjukan bahwa variabel biaya total perjalanan, pendapatan, dan jarak tempuh berpengaruh signifikan terhadap tingkat kunjungan wisatawan ke Green Canyon. Model permintaan wisata ke Green Canyon berdasaran biaya perjalanan yaitu Y= 2,223 â 0,00000084 X1 ketika Y adalah tingkat kunjungan dan X1 adalah biaya perjalanan. Potensi nilai ekonomi wisata Green Canyon mencapai Rp 210.062.900.138 per tahun dengan nilai surplus konsumen sebesar Rp 1.417.839 per individu per tahun. Potensi nilai ekonomi Green Canyon memiliki dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat setempat, baik secara langsung maupun tidak langsung.
DAMPAK PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PERDESAAN (PUAP) TERHADAP PRODUKSI PADI DAN PENDAPATAN PETANI DI DESA JATI, KABUPATEN CIANJUR
Akhmadi, Akhmadi
Creative Research Journal Vol 2, No 02 (2016)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Provinsi Jawa Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1230.209 KB)
Dalam dua dekade terakhir ini, tingkat kemiskinan di perdesaan selalu relatif lebih tinggi dibanding tingkat kemiskinan di perkotaan. Program PUAP merupakan salah satu program pengurangan kemiskinan di perdesaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dampak Program PUAP terhadap produksi padi dan pendapatan riil petani di Desa Jati (penerima Program PUAP) dan Desa Jamali (tidak menerima Program PUAP), menggunakan analisis Double Difference. Hasilnya menunjukkan bahwa pelaksanaan PUAP di Desa Jati telah sesuai dengan pedoman yang ditetapkan dan nilai Double Difference produksi padi per hektar (641,14 kg) dan pendapatan riil (Rp878.358) di Desa Jati lebih tinggi daripada di Desa Jamali. Hal ini menunjukkan bahwa Program PUAP telah memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produksi padi per hektar dan pendapatan petani. Namun dengan adanya kelemahan-kelemahan dalam pelaksanaan Program PUAP yang masih dominan dan rata-rata pendapatan per kapita petani penerima Program PUAP ternyata masih berada di bawah garis kemiskinan Kabupaten Cianjur. Oleh karena itu diperlukan upaya mendesak untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi petani, pengurus Gapoktan, penyuluh, dan penyelia mitra tani melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendidikan tentang usaha agribisnis, baik yang berkaitan dengan teknis produksi maupun manajemen usaha taninya.
FACTORS RELATED TO FEMALE COMMERCIAL SEX WORKERSâ ATTITUDES TOWARDS SEXUALLY TRANSMITTED INFECTIONS (STI) PREVENTION
Ahmaniyah, Ahmaniyah;
Sumarni, Sri
Proceedings of the International Conference on Applied Science and Health No 2 (2017)
Publisher : Proceedings of the International Conference on Applied Science and Health
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (661.288 KB)
Background: Sexually transmitted infections are still a public health problem in the world, especially in developing countries such as Indonesia. The spread of sexually transmitted infections (STI) among female commercial sex workers cannot be eradicated but may be reduced through prevention efforts. Aims: This study aims to determine the factors related to female commercial sex workersâ attitude towards STI prevention. Methods: This study used quantitative research type with cross sectional approach and purposive sampling to obtain 66 respondents through questionnaire as study instrument.. Data analysis used chi square statistical test. Results: The study revealed that 42.4% was in the young age, 50% had low education level, 54.5% had income more than minimum regional wage, 53% had good knowledge of STI Prevention, 65.2% had support from friends and landlady and 57.6% had good attitude. After the chi square test there was no significant relationship between age, education, income, and friendsâ supports to attitude of commercial sex workers toward STI prevention. Knowledge was found as the only variable associated to commercial sex workersâ attitudes toward STI prevention. Conclusion: The study concluded that there was a significant relationship between knowledge and the attitude of respondents in the efforts of STIs prevention.Â
THE RELATIONSHIP BETWEEN AGE AND PARITY WITH MYOMA UTERI IN DR. H. SOEWONDO HOSPITAL KENDAL
Kusumaningtyas, Dian;
Ardiyanti, Sari;
Priansiska, Norwidya;
Windiyani, Winda
Proceedings of the International Conference on Applied Science and Health No 1 (2017)
Publisher : Proceedings of the International Conference on Applied Science and Health
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (479.117 KB)
Background: Myoma uteri is one of benign gynecological tumors are the most common, found one in four women of reproductive age. The incidence of uterine myoma approximately 20-30% of all women. Myoma uteri was not found in children who have not menstruating, in women aged 35-45 years was found about 25% and in menopausal women is only about 10%. Just a little possibility of developing uterine myomas in women often give birth than those who were never pregnant or just had a single pregnancy. Aims: The purpose of this study was to determine the relationship between age and parity of women with myoma uteri. Methods: This research is analytic survey with case control method. The study was conducted at Dr. H. Soewondo Hospitals in Kendal Regency in July 2011. The population of this study were all patients with gynecological diseases are treated in March to July, 2011. Samples taken are saturated sample with accidental sampling method, which is 59 people. Data analysis using Chi-Square test. Results: The analysis showed no relationship between age and uterine myoma (p value> α (0.05)) and there is a relationship between parity with the incidence of uterine myoma (p value <α (0.05)). Conclusion: Further research is needed with the bigger number of samples than this study and the cohort studies may be better for this study.Â
Kritik Khaled M. Abou El Fadl Terhadap Otoritarianisme Pemikiran Hukum Islam
Nasrullah, Nasrullah
Syari'ah Vol 1 No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Indragiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2045.41 KB)
Kegelisahan sekaligus keberatan terhadap bentuk otoritarianisme CRLO dalam pemikiran hukum Islam yang dilakukan oleh lembaga Fatwa di Saudi Arabia, merupakan suatu keadaan yang dialami oleh salah satu dari intelektual muslim kontemporer saat ini, M. Khaled Abou El Fadl. Dalam menjawab ketidaksetujuannnya itu ia menawarkan suatu metodologi perumusan pemikiran hukum Islam yang ia namakan hermeneutika otoritatif sebagai lawan dari kecenderungan otoritarianisme dalam merumuskan produk hukum Islam. Tawaran mtodologi hermeneutika otoritatif di atas bisa bermanfaat dalam perumusan fatwa yang lebih bersikap pro terhadap kemaslahatan, prinsip-prinsip kemanusiaan, dan peduli terhadap isu emansipasi jender yang telah diabaikan kenyataannya oleh lembaga fatwa tersebut.