Articles
Profil Kebugaran Jasmani Mahasiswa Penjaskesrek Semeter I FKIP UIR Tahun 2015/2016
Muspita, Muspita;
Kamarudin, Kamarudin;
Fernando, Ricky
Journal Sport Area Vol 3 No 1 (2018): Juni
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/sportarea.2018.vol3(1).1306
Kondisi kebugaran jasmani mahasiswa dapat dikembangkan secara maksimal sehingga dapat mencapai prestasi akademis yang maksimal. Tetapi pada kenyataannya, banyak para mahasiswa yang mengabaikan gaya hidup sehat seperti masih banyak begadang, merokok dan aktivitas negatif lainnya. Hal ini biasanya mengakibatkan penurunan kualitas kebugaran jasmani para mahasiswa, sehingga sulit dalam mencapai prestasi akademis yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai tingkat kebugaran jasmani mahasiswa mahasiswa penjaskesrek semester I FKIP UIR. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Subyek penelitian Mahasiswa Penjaskesrek Semester I FKIP UIR sebanyak 55 orang. Instrument penelitian berupa lembar observasi tes kebugaran jasmani. Pada penelitian ini diteliti lima komponen kebugaran jasmani antara lain lari cepat 60 meter, angkat tubu, baring duduk, loncat tegak, lari jarak menengah 1200 meter. Data penelitian diperoleh dari hasil tes dan pengukuran kondisi fisik atlet sepakbola yang meliputi, tes sit up, tes vertical jump, tes bleep test, tes lari cepat 20 meter, tes sit and reach dan tes shuttle run. Hasil penelitian menunjukan secara keseluruhan kondisi kebugaran jasmani mahasiswa penjaskesrek semester I FKIP UIR tergolong pada kategori kurang.
Pembinaan Atlet PPLP Cabang Pencak Silat Provinsi Riau Priode 2006-2008
Kamarudin, Kamarudin
Journal Sport Area Vol 2 No 1 (2017): Juni
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/sportarea.2017.vol2(1).453
Berdasarkan dari hasil observasi peneliti penyebab pasang surut prestasi olahraga di Riau khususnya dalam pembinaan olahraga Pencak Silat di PPLP yang ada di Kabupaten Rokan Hulu. Maka penulis sangat tertarik sekali untuk melakukan penelitian terhadap cabang olahraga tersebut dengan judul “Pembinaan Atlet PPLP Cabang Pencak Silat Provinsi Riau Priode 2006 - 2008”. Berdasarkan data-data yang diperoleh dari pelatih PPLP Pencak Silat Provinsi Riau, Atlet yang berlatih berjumlah 13 orang, Atlet yang terdiri dari 8 orang putra dan 5 putri yang masih aktif melakukan latihan, pelatihan 2 orang dan pengurus 3 orang yang berarti keseluruhan populasi berjumlah 18 orang. Mengingat jumlah populasi sebanyak 18 orang, maka teknik pengambilan saampel di lakukan secara sensus dengan kata lain seluruh populasi di angkat menjadi sampel. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara berstruktur terhadap perekrutan atlet PPLP Pencak Silat Provinsi Riau hasilnya dapat dikategorikan baik ( 80,8 %) kemampuan pelatih PPLP Pencak Silat Provinsi Riau hasilnya dapat dikategorikan baik ( 86,3 %) terhadap sarana dan prasarana yang memadai sebagai penunjang peningkatan prestasi atlet PPLP Pencak Silat Provinsi Riau hasilnya dapat dikategorikan cukup ( 63,3 %) dan terhadap peningkatan prestasi atlet PPLP Pencak Silat Provinsi Riau hasilya dapat dikategorikan kurang ( 40 % ).
Model Pemetaan Terhadap Metode Cut Point Untuk Mengetahui Lokasi Ruang ICU Rumah Sakit
Sitorus, Zulham;
Suherman, Suherman;
Wahyuni, Meri Sri
IT JOURNAL RESEARCH AND DEVELOPMENT Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : UIR PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/itjrd.2018.vol2(2).1372
Rumah sakit merupakan tempat pengobatan bagi masyarakat dimana ruang ICU adalah tempat utama dari setiap rumah sakit yang pertama digunakan oleh pihak pasien. Metode Cut Point yang digunakan untuk memilah pemakaian atau penggunaan kriteria untuk pertimbangan pada masalah pengambilan keputusan. Selain itu metode ini juga merupakan suatu metode yang digunakan untuk memastikan derajat kebutuhan kriteria apakah penting atau tidaknya. Maka perlu dilakukan analisis keputusan terhadap kebutuhan sistem untuk mengetahui lokasi ruangan ICU Rumah Sakit. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan pemilihan sistem lokasi ruangan ICU Rumah Sakit dengan pertimbangan yang lebih komprehensif dan obyektif sesuai dengan kebutuhan yang digunakan.
Implementasi Energi Surya Sebagai Sumber Suplai Alat Pengering Pupuk Petani Portabel
Aryza, Solly;
Hermansyah, Hermansyah;
Siahaan, Andysyah Putera Utama;
Suherman, Suherman;
Lubis, Zulkarnain
IT JOURNAL RESEARCH AND DEVELOPMENT Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : UIR PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/itjrd.2017.vol2(1).642
Energi dari sinar matahari ditampung kemudian dikonversi menjadi energi listrik. Energi tersebut nantinya dapat digunakan untuk menjalankan berbagai macam alat elektronik mulai dari menyalakan lampu, menggerakkan motor, dan masih banyak lagi yang lainnya. Didalam penelitian menjadikan energi tenaga surya sebagai energi alternative untuk mensuplai energi ke mesin pengering pupuk portabel dalam mengatasi kebutuhan listrik rumah tangga dan juga membantu petani sehingga tidak memerlukan lagi listrik yang tersedot melalui PLN.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 1 DUAMPANUA (Studi Pada Materi Pencemaran Lingkungan)
S, Hariyani;
Sudarto, Sudarto;
Mun'im, Abdul
Jurnal IPA Terpadu Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (408.79 KB)
|
DOI: 10.35580/ipaterpadu.v1i2.9679
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis proyek terhadap hasil belajar IPA peserta didik. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2017 di SMP Negeri 1 Duampanua. Metode penelitian yang digunakan adalah Kuasi-Eksperimen. Sampel diambil dua kelas, menggunkan random sampling dan dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes pilihan ganda dengan skor 0-1 sebanyak 25 soal dan 4 pilihan jawaban. Hasil penelitian ini diuji dengan melalui statistik uji “t”. Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai t hitung sebesar 2,70 ternyata lebih besar dari t tabel sebesar 1,67 pada taraf signifikan α= 0,05. Sehingga Hipotesis Alternatif (Ha) yang menyatakan hasil belajar IPA peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Duampanua yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis proyek lebih tinggi daripada hasil belajar IPA peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Duampanua dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional diterima. Dengan kata lain model pembelajaran berbasis proyek berpengaruh terhadap hasil Belajar IPA peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Duampanua.
PENGARUH PENGGUNAAN METODE MIND MAPPING PADA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT (NUMBER HEAD TOGETHER) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF DAN HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK KELAS VII SMPN 6 WATAMPONE
Nurazizah, Nurazizah;
Sudarto, Sudarto;
Yunus, Sitti Rahma
Jurnal IPA Terpadu Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (302.556 KB)
|
DOI: 10.35580/ipaterpadu.v1i1.9659
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (i) deskripsi keterampilan berpikir kreatif dan hasil belajar IPA peserta didik SMPN 6 Watampone yang dibelajarkan dengan metode mind mapping pada model pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number head together); (ii) pengaruh penggunaan metode mind mapping pada model pembelajaran kooperatif tipe NHT (number head together) terhadap keterampilan berpikir kreatif dan hasil belajar IPA peserta didik kelas VII SMPN 6 Watampone studi pada materi pokok interaksi makhluk hidup dengan lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian pretest–posttest nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMPN 6 Watampone yang terdiri dari 8 kelas reguler dan 1 kelas unggulan dengan teknik pengambilan sampel purposive random class sampling. Kelas VII B terpilih sebagai kelas eksperimen dan kelas VII D terpilih sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan berpikir kreatif dan tes hasil belajar IPA peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif diperoleh bahwa (i) keterampilan berpikir kreatif dan hasil belajar IPA peserta didik SMPN 6 Watampone yang dibelajarkan dengan metode mind mapping pada model pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number head together) lebih tinggi daripada peserta didik yang dibelajarkan tanpa metode mind mapping pada model pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number head together) yang berada pada kategori sedang dan tinggi sekali. Analisis inferensial menunjukkan bahwa (ii) penggunaan metode mind mapping pada model pembelajaran kooperatif tipe NHT (number head together) pada a = 0,05berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta didik dan hasil belajar IPA peserta didik (studi pada materi pokok Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan)
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK
Bonga, Andi;
Tawil, Muh.;
Sudarto, Sudarto
Jurnal IPA Terpadu Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (211.686 KB)
|
DOI: 10.35580/ipaterpadu.v1i1.9654
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Peningkatan keterampilan proses sains peserta didik kelas VII SMPN 1 Liliriaja Kabupaten Soppeng tahun pelajaran 2015 yang di ajar dengan menggunakan model pembelajaran Inkuiri, (2) Peningkatan keterampilan proses sains peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Liliriaja Kabupaten Soppeng tahun pelajaran 2015 yang di ajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional, (3) Perbedaan peningkatan keterampilan proses sains peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Liliriaja Kabupaten Soppeng yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Inkuiri lebih tinggi kelas yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis Penelitian ini adalah Quasi Eksperimen (eksperimen semu). Variabel yang diteliti adalah model inkuiri dan model pembelajaran konvensional sebagai variabel bebas dan keterampilan proses sains sebagai variabel terikat. Desain penelitian ini adalah adalah Pretest-Posttest Control Group. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Liliriaja pada tahun ajaran 2015/2016 yang terdiri dari 6 kelas yaitu kelas VII A, VII B, VII C, VII D dan VII E dengan jumlah peserta didik 216 orang dan sampelnya adalah terdiri dari kelas VII A sebagai kelas eksperimen dengan jumlah peserta didik 21 orang dan kelas VII B sebagai kelas kontrol dengan jumlah peserta didik 21 orang yang dipilih secara acak dengan asumsi bahwa seluruh kelas adalah homogen. Instrumen penelitian ini berupa tes keterampilan proses sains yang terdiri dari 5 item yang sudah divalidasi oleh validator ahli. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah memberikan tes (pretest-postest) keterampilan proses sains pada kedua kelas. Hasil penelitian deskriptif menunjukkan skor rata-rata keterampilan proses sains peserta didik kelas VII SMP negeri 1 Liliriaja yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri lebih tinggi dari pada skor rata-rata peserta didik yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Hasil analisis inferensial, yaitu uji hipotesis menunjukkan bahwa H0 diterima dan H1 diterima sehingga terdapat pengaruh peningkatan model inkuiri terhadap peningkatan keterampilan proses sains peserta didik kelas VII SMP negeri 1 Liliriaja Soppeng pada pokok bahasan Klasifikasi makhluk Hidup.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 34 MAKASSAR (Studi Pada Materi Pokok Sistem Ekskresi Manusia)
Panne, Rut Yustriani;
Sudarto, Sudarto;
Mun'im, Abdul
Jurnal IPA Terpadu Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (335.345 KB)
|
DOI: 10.35580/ipaterpadu.v1i2.9662
Penelitian ini adalah Penelitian eksperimental-Semu (Quasi-Experimental Research) bertujuan untuk mengetahui: (1) hasil belajar IPA peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI), (2) hasil belajar IPA peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran konvensional, (3) model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) berpengaruh terhadap hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII SMP Negeri 34 Makassar. Subjek populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 34 Makassar yang terdiri dari 9 kelas. Sampel penelitian ada 2 yaitu kelas VIII.E sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.F sebagai kelas kontrol, yang dipilih dengan teknik Double Random Sampling. Data hasil belajar peserta didik diperoleh dari tes hasil belajar tentang materi pokok sistem ekskresi manusia yang diberikan sebelum dan sesudah pembelajaran. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis inferensial. Analisis inferensial untuk menguji hipotesis penelitian menunjukkan bahwa thitung = 3,04 dan ttabel = 1,67 dengan taraf signifikan (α = 0,05) dan dk = 52. Dalam hal ini berlaku ketentuan bahwa, bila thitung lebih besar atau sama dengan ttabel, maka H0 ditolak. Ternyata thitung lebih besar dari ttabel dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) berpengaruh terhadap hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII SMP Negeri 34 Makassar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TPS (Think Pair Share) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 7 CENRANA MAROS (Studi Pada Materi Pokok Getaran dan Gelombang)
Sudarto, Sudarto;
Yunus, Sitti Rahma;
Karlinayanti, Karlinayanti
Jurnal IPA Terpadu Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (409.735 KB)
|
DOI: 10.35580/ipaterpadu.v1i2.9663
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) tingkat hasil belajar peserta didik kelas VIII SMP Negeri 7 Cenrana Maros yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) pada materi pokok getaran dan gelombang 2) tingkat hasil belajar peserta didik kelas VIII SMP Negeri 7 Cenrana Maros yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada materi pokok getaran dan gelombang 3) rata-rata hasil belajar peserta didik yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) lebih tinggi dari model pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII SMP Negeri 7 Cenrana Maros pada materi pokok getaran dan gelombang. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik double random sampling. Pengambilan data penelitian dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar. Untuk mengetahui rata-rata hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen dan kelas kontrol dapat dilihat dari hasil analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial untuk kedua kelas. Berdasarkan hasil analisis deskriptif data untuk kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata 85 termasuk dalam kategori sangat tinggi dan untuk kelas kontrol memperoleh nilai hasil belajar dengan rata-rata 78,5 kategori tinggi. Dan untuk analisis statistik inferensial kedua kelas menunjukkan data normalitas dan homogenitas sehingga uji hipotesis diterima dan dapat dinyatakan bahwa rata-rata hasil belajar peserta didik yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) lebih tinggi dari model pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar peserta didik kelas VIII SMP Negeri 7 Cenrana Maros pada materi pokok getaran dan gelombang.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 4 KAHU (MATERI POKOK EKOSISTEM)
Yunus, Sitti Rahma;
Sudarto, Sudarto;
Takdir, A.
Jurnal IPA Terpadu Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (373.45 KB)
|
DOI: 10.35580/ipaterpadu.v1i2.9682
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ; (1) Hasil belajar peserta didik kelas VII SMP Negeri 4 Kahu Studi Pada Materi Pokok Ekosistem dengan menggunakan model Pembelajaran Kooperati Tipe Make A Match. (2) Hasil belajar peserta didik kelas VII SMP Negeri 4 Kahu Studi Pada Materi Pokok Ekosistem dengan menggunakan model konvensional. (3) Ada tidaknya pengaruh positif model pembelajaran Kooperati Tipe Make A Match terhadap hasil belajar peserta didik SMP Negeri 4 Kahu Studi Pada Materi Pokok Ekosistem. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasy-exsperiment dengan menggunakan Non-Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 4 Kahu semester genap tahun pelajaran 2016/2017 yang terdiri dari tiga kelas. Adapun Sampel penelitian ini sebanyak dua kelas yaitu kelas VII.Bsebagai kelas eksperimen dan kelas VII.Asebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian ini berupa soal pilihan ganda yang berjumlah 25 item yang sebelumnya telah dilakukan uji validitas. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah data mengenai hasil belajar yang diambil dari posttest kedua kelas. Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Kooperati Tipe Make A Match yang diteliti dapat dilihat dari hasil analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial untuk kedua kelas. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan diperoleh untuk kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata sebesar 78,6 yang berada pada kategori tinggi dan kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata sebesar 74,5 yang berada pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya ada pengaruh positif model pembelajaran Kooperati Tipe Make A Match terhadap hasil belajar peserta didik SMP Negeri 4 Kahu Studi Pada Materi Pokok Ekosistem.