Articles
PERSEPSI PEDAGANG KAKI LIMA TERHADAP PENERTIBAN YANG DILAKUKAN OLEH PEMERINTAH KOTA PEKANBARU (Studi Di Jalan HR. Soebrantas Kecamatan Tampan)
Andriani, Feni;
Yusuf, Yusmar
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 3, No 2: WISUDA OKTOBER 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This research is to study analyzes the views and strategies of Street Vendors of the demolition carried out by the municipality of Pekanbaru. Is a social phenomenon that occurs in people who have low income as street vendors (Informal Sector) at HR. Soebrantas. The theory used is the theory of perception, rational action and social capital. The data analysis was done by descriptive qualitative data collection techniques in this research is purposive in which the number of informants numbering 10 people consisting of hawkers, pp municipal police and the consumer. From the results of research in the field that the perception of street vendors (Informal Sector) give a good response, demolition is done is correct and good, while the response is not good from the merchant is to say demolition is done is not good because of evictions uneven. In conducting trade activities of traders has a coping strategy in facing demolition by performing resistance or resistance, resistance is done in two ways, among others, resistence to open and covert resistenceKeywords: Street Vendors (Informal Sector), Perception, Strategy
Polymerization Of Glyserol Monostearat With Azelaic Acid
Adriani, Nina;
Zakaria, Zuriati
Jurnal Zarah Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Zarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (21.793 KB)
In this study, polymerization reaction between glycerol monostearat (1g, 0.002mol) with azelaic acid (2g, 0.005mol) carried out. Production process of this polymer is made in temperature 60-80â°C and pressure (~150Pa) by using Novozyms enzyme catalyst 435 for 3 hours. Starting material is glycerol monostearat (MAG) produced through esterification reaction in temperature 60-80â°C for 4 hours by using enzyme catalyst are Rhizomucor miehei and Lipozim TL IM. After that purification of MAG carried out through winterization process by using centrifugal that separate MAG and hexane solution. It kept at 0â°C for 24 hours until precipitation formed through centrifugation (3,500 rpm, 20 means, 4â°C). After MAG produced, it will analyzed by HPLC and found as much as content 100% of both MAG. Further analysis are 1H and 13C NMR and FTIR to know absorption spectrum and peak produced from MAG and polymer.
HUBUNGAN EFIKASI DIRI AKADEMIK DAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN PENYESUAIAN DIRI
Rahmayati, T. Elfira;
Lubis, Zulkarnain
ANALITIKA Vol 5, No 2 (2013): ANALITIKA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (356.487 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan efikasi diri akademik dan dukungan sosial dengan penyesuaian diri siswa. Populasi penelitian adalah siswa/i kelas VII SMP Swasta Budi Agung Medan yang berjumlah 209 siswa. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel terpilih sebanyak 120 orang. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan skala penyesuaian diri, skala efikasi diri akademik, dan skala dukungan sosial yang dikembangkan berdasarkan teori yang relevan. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil analisa menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara efikasi diri akademik dan dukungan sosial dengan penyesuaian diri  pada siswa. Semakin tinggi efikasi diri akademik yang dimiliki siswa dan semakin tinggi dukungan sosial yang diberikan maka semakin tinggi penyesuaian diri siswa, dan sebaliknya. Selain itu, diketahui pula bahwa siswa SMP Swasta Budi Agung Medan memiliki efikasi diri akademik yang tergolong baik, dukungan sosial yang tergolong baik dan penyesuaian diri yang tergolong baik pula.
HUBUNGAN IKLIM SEKOLAH DAN MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN KEBIASAAN BELAJAR
Lubis, Zulkarnain;
Malau, Feranika
ANALITIKA Vol 3, No 2 (2011): ANALITIKA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1052.307 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan iklim sekolah dan motivasi berprestasi dengan kebiasaan belajar. Sampel dalam penelitian ini adalah 175 orang siswa/i SMA Methodist I kelas IX dan X tahun pelajaran 2010/2011. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara iklim sekolah dan motivasi berprestasi dengan kebiasaan belajar (Freg = 4,709 dimana p Ë 0,050). Selain itu, diketahui pula bahwa iklim sekolah dan motivasi berprestasi yang dimiliki siswa Methodist 1 Medan ini dapat membantu terjadinya peningkatan kebiasaan belajar ke arah yang lebih baik. Hal ini diketahui dengan melihat kontribusi iklim sekolah dan motivasi berprestasi memberikan sumbangan sebesar 40,3 % terhadap kebiasaan belajar. Dari hasil ini juga diketahui bahwa masih ada 59,7 % faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kebiasaan belajar pada siswa di SMA Methodist 1 Medan.
Penerapan Strategi Kooperatif NHT dan TPS dalam Pembelajaran Matematika Ditinjau dari Adversity Quotient Siswa SMP
Muryanti, Muryanti
Manajemen Pendidikan Vol. 12., No. 1, Januari 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (400.126 KB)
|
DOI: 10.23917/jmp.v12i1.2969
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran terhadaphasil belajar matematika ditinjau dari Adversity Qoutient (AQ) siswa. Strategipembelajaran yang dibandingkan adalah strategi pembelajaran kooperatif tipeNumbered Heads Together (NHT), strategi pembelajaran kooperatif tipe ThinkPair Share (TPS), dan strategi pembelajaran ekspositori. Penelitian ini merupakanpenelitian eksperimen semu. Populasi untuk penelitian ini adalah seluruh siswakelas VIII SMP Negeri 2 Sukoharjo. Pengambilan sampel dilakukan denganteknik sampling acak atau teknik sampling random (random sampling tecbnique).Diperoleh sampel berjumlah 95 siswa, dengan rincian 31 siswa pada kelompok eksperimen satu, 32 siswa pada kelompok eksperimen dua, dan 32 siswa kelompokkontrol. Instrumen penelitian ini adalah tes hasil belajar matematika dan angketAQ. Pengujian hipotesis menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel taksama. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh simpulan sebagai berikut. (1) Strategipembelajaran kooperatif tipe NHT memberikan hasil belajar matematika yang lebihbaik dibandingkan strategi pembelajaran kooperatif tipe TPS dan pembelajaranekspositori. Strategi pembelajaran kooperatif tipe TPS memberikan hasil belajaryang lebih baik dibandingkan strategi pembelajaran ekspositori pada materi bangunruang sisi datar. (2) Siswa kategori climbers mempunyai hasil belajar matematikayang lebih baik dibandingkan siswa kategori campers dan quitters. Siswa kategoricampers mempunyai hasil belajar matematika yang lebih baik dibandingkan siswakategori quitters. (3) Tidak terdapat interaksi antara strategi pembelajaran denganAQ siswa terhadap hasil belajar. Hal tersebut menunjukkan bahwa pengaruh strategipembelajaran terhadap hasil belajar matematika tidak tergantung pada kategori AQ.
PENDIDIKAN BERBASIS KESETARAAN GENDER
Ulya, Inayatul
Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 15, No 2 (2013): Wahana Akademika
Publisher : Kopertais Wilayah X Jawa Tengah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21580/wa.v15i2.536
AbstractGender equality-based education is education that accommodate gender differences. This study aims to reveal the gender sensitivity in social and educational as well as identify government policies in building gender equality and its applications in formal education. This study is qualitative with an inventory of government policies in building gender equality, and then analyze it with the reality of education in Indonesia. The approach used in this study is referring to the normative approach to the study of government policies in enforcing gender equality and its applications in formal education. The research data was collected using the techniques of literary study (library research). Materials that have been acquired and processed is described and analyzed by using descriptive interpretative paradigm and gender analysis. Although many efforts have been taken by the government for the realization of gender equality, but in the education sector still show gender inequality. The indication can be seen from three aspects, they are not unequal participation in education for women, unequal educational material as well as the selection of majors unequal proportions of men and women. The phenomenon is not yet reflect the totality of gender equality education.Kata Kunci: pendidikan, kesetaraan gender, kebijakan Pemerintah
STRATEGI PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU BAHASA INDONESIA
Sugiarti, Sugiarti
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang Prosding PPs tanggal 26 November 2016
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Komponen penting dalam pendidikan adalah guru. Guru memegang peranan yang sangat penting dan strategis dalam upaya membentuk watak bangsa dan mengembangkan potensi siswa dalam kerangka pembangunan pendidikan di Indonesia. Petugas yang profesional adalah petugas yang memiliki keahlian, tanggung jawab, dan rasa kesejawatan yang didukung oleh etika profesi yanng kuat. Rumusan Masalah dalam Makalah ini adalah (1) Apakah pengertian profesionalisme guru? (2) Bagaimanakah strategi pengembangan profesionalisme guru bahasa Indonesia? Makalah ini bertujuan untuk menambah wawasan mengenai profesionalisme guru bahasa Indonesia. Guru yang profesional itu sendiri adalah guru yang berkualitas, berkompeten, dan guru yang dikehendaki untuk mendatangkan prestasi belajar serta mampu mempengaruhi proses belajar siswa yang nantinya akan menghasilkan prestasi belajar siswa yang lebih baik. Jalan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan Profesionalisme guru yaitu: (1) Peningkatan kesejahteraan, (2) Kurangi beban guru dari tugas-tugas administrasi yang sangat menyita waktu. (3) Penyelenggaraan pelatihan dan sarana. (4) Pembinaan perilaku kerja (5) Memahami tuntutan standar profesi yang ada, Upaya memahami tuntutan standar profesi yang ada (di Indonesia dan yang berlaku di dunia) harus ditempatkan sebagai prioritas utama jika guru kita ingin meningkatkan profesionalismenya. Utama jika guru kita ingin meningkatkan profesionalismenya. Guru yang profesional adalah guru yang memiliki sejumlah kompetensi yang dapat menunjang tugasnya.  Kata Kunci: Strategi Pengembangan, Profesionalisme Guru Bahasa Indonesia.
PENGARUH KOORDINASI, KOMITMEN ORGANISASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP EFEKTIFITAS KERJA KARYAWAN PT. BPR INDOMITRA MEGA KAPITAL PEKANBARU
Gatra, Martharezza Dwi;
Nuryanti, Nuryanti;
Pramadewi, Arwinence
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Ekonomi Vol 4, No 2 (2017): Wisuda Oktober 2017
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Ekonomi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This research was conducted at PT. BPR Indomitra Mega Kapital Pekanbaru with the aim To know and analyze the influence of Coordination, Organizational Commitment and Work Discipline on the effectiveness of employee PT. RB Indomitra Mega Kapital Pekanbaru. This study uses primary data that is data obtained from interviews and giving questionnaires to all employees of PT. BPR Indomitra Mega Kapital Pekanbaru. Secondary data obtained related to the object and organizational structure of the population in this study were all employees who numbered 63 people and sampled. The method of analysis used in this study is multiple linear regression method. From the results of tests that have been done, simultaneous regression test (Test-F) shows that the variables Coordination, Organizational Commitment and Work Discipline simultaneously have a significant effect on Employee Effectiveness. From the results of partial tests (Test-t) indicates that the variables Coordination, Organizational Commitment and Work Discipline significantly influence Employee Effectiveness. The result of calculation of coefficient of determination (R2) is equal to 0,796 or equal to 79,6% which mean, Coordination variable, Organizational Commitment and Work Discipline together influence Effectiveness Employee, while the rest 20,40% influenced by other variables that not Investigated in this study.Keywords : Coordination, Organizational Commitment, Work Discipline and Work Effectiveness
PENGARUH HUMAN RELATION (HUB. ANTAR MANUSIA) DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP ETOS KERJA KARYAWAN PADA PT. ANGKASA PURA II (PERSERO) KANTOR CABANG BANDAR UDARA SULTAN SYARIF KASIM II PEKANBARU
Sihite, Tommy Paniel;
Marnis, Marnis;
Nuryanti, Nuryanti
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Ekonomi Vol 4, No 1 (2017): Wisuda Februari
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Ekonomi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This research was conducted at PT. Angkasa Pura II (Persero) Branch Airport Sultan Syarif Kasim Ii Pekanbaru. in order to determine the effect of human relations (human relations) and organizational culture simultaneously to the work ethic of employees at PT. Angkasa Pura II (Persero) Branch Airport Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. This study uses primary data obtained from interviews and giving questionnaires to all employees at PT. Angkasa Pura II (Persero) Branch Airport Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Secondary data were obtained relating to the object and the organizational structure of the population in this study were all employees numbering 70 people and sampled. The analytical method used in this study is the linear regression method berganda.Dari results of testing that was done, simultaneous regression test (Test-F) indicates that the variable human relations (human relations) and organizational culture simultaneously significant effect on the employee's fix ethos. From the results of the partial test (t-test) showed that the variables of human relations (human relations) and organizational culture significantly influence employee Work Ethics. The result of the calculation of the coefficient of determination (R2) is approximately 6.08%, which means, variable human relations (human relations) and organizational culture together affect the Work Ethic, while the rest influenced by other variables not examined in this study.Keywords: Human Relations, Organizational Culture and Work Ethics Employees