Articles
The Influence of the Project Based Learning (PjBL) Model on Student Learning Outcomes in Data Presentation Material for Class IV SDN 1 Pagar Air Aceh Besar
Rahmadani, Suci;
Fauzi, Fauzi;
Fitriani, Suci
Elementary Education Research Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/primary.v9i3.28580
In the mathematics learning process, there are still many students who do not understand the concept of data presentation, this difficulty causes student learning outcomes to be less than optimal. The formulation of the problem in this research is whether there is an influence of the Project Based Learning (PjBL) learning model on student learning outcomes in class IV data presentation material at SDN 1 Pagar Air Aceh Besar. This research aims to determine the effect of the Project Based Learning (PjBL) model on student learning outcomes in class IV data presentation material at SDN 1 Pagar Air Aceh Besar. The approach used in this research is quantitative. The type of research used is quasi experimental design research with the Nonequivalent Control Group Design type. This research was conducted at SDN 1 Pagar Air which is located on Jalan Banda Aceh Medan KM 6, Meunasah Krueng, Want Jaya District, Aceh Besar Regency, Aceh Province. The sampling technique used was a total census/sampling technique with a sample of all class IVA and IVB students with a total of 60 students. Data collection was carried out using tests consisting of a pretest and posttest. Analysis of research data using IBM SPSS STATISTIC Version 26 for Windows with the N-Gain test and independent sample test. The results of hypothesis testing obtained a significance value (2-tailed) of 0.000 0.05. So the conclusion of the results in decision making is Ha. accepted and H0 rejected. Thus, it can be concluded that there is a significant influence of the use of the Project Based Learning (PjBL) learning model on student learning outcomes in class IV data presentation material at SDN 1 Pagar Air Aceh Besar.
MENGEMBANGKAN PROFESIONAL KINERJA GURU DI SD NEGERI 2 JEUMPET KABUPATEN ACEH BESAR
Asmadi, Andre;
Nurhaidah, Nurhaidah;
Ahadin, Ahadin
Elementary Education Research Vol 6, No 3 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/primary.v6i3.24063
Kepala sekolah sebagai supervisor dapat menjalankan kemajuan sekolah lebih baik, kurikulum dan personel, tetapi juga memiliki tanggung jawab serta perannya dalam mengembangkan profesional kinerja guru dalam akuntabilitas keberhasilan peserta didik dan program yang dijalankan.Berdasarkan rumusan masalah peneliti ingin mengetahui, bagaimanakah peran kepala sekolah sebagai supervisor dalam mengembangkan profesional kinerja guru. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 2 Jeumpet Kabupaten Aceh Besar.Berdasarkan hasil analisis data, dari reduksi data, pengumpulan data dan menarik kesimpulan, peran kepala sekolah menjalankan tugasnya supervisor dalam mengembangkan profesional kinerja guru di SD Negeri 2 Jeumpet yang berkaitan tugas-tugas guru secara sudah berperan dengan baik. Hal itu ditunjukkan hasil dari observasi dan wawancara. Namun masih ada guru terkendala dengan kurangnya fasilitas yang tersedia di sekolah.Secara keseluruhan peran kepala sekolah sudah baik dalam menerapkan perannya sebagai supervisor, hanya harus ada tindak lanjut penambahan pengawasan untuk keberhasilan sekolah. kepala sekolah harus bekerja sama dengan baik supaya tujuan sekolah menjadi lebih baik dan tercapai.
PENERAPAN METODE DRILL UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN MENGGAMBAR HEWAN MENGGUNAKAN KRAYON PADA SISWA KELAS III SDN 5 LEMBAH SABIL KABUPATEN ABDYA
Arbat, Purnama;
Ely, Rosma;
Nurhaidah., Nurhaidah
Elementary Education Research Vol 6, No 3 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/primary.v6i3.21316
IABSTRAK Setiap siswa mempunyai bakat atau keterampilan dalam dirinya contohnya menggambar. Sebagai seorang pendidik guru harus bisa mengembangkan keterampilan pada diri siswa dengani menggunakanl metodel yangl sesuail yaitu dengan penerapan metodel drilln Adapunl yangl menjadilrumusan imasalahldalaml penelitianl inil adalah Bagaimanalpenerapanlmetode drill dalam pengembangan keterampilanl menggambar hewanl menggunakanl krayonl padal siswal kelasl III SDN 5 Lembah Sabil Kabupaten ABDYA?dan tujuannyal adalahl untuk mendeskripsikan penerapanl metodel drill0dalam pengembangan keterampilan menggambarlhewannmenggunakanmkrayonmpadamsiswa kelas0III0SDN 5 Lembah Sabil Kabupaten ABDYA.Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah Guru Kelas III yang berjumlah 1orang dan seluruh siswa kelas III SDN 5 Lembah Sabil yang berjumlah 8 orang Teknik pengumpulan data peneliti menggunakan teknik observasi dan wawancara Teknik analisis data menggunakan reduksi data,penyajian data,dan penarikan simpulan.Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan peneliti di SDN 5 Lembah Sabil, menunjukkan bahwa penerapan metode drill merupakan latihan berulang yang diberikan guru kepada siswa dimulai dari persiapan, pelaksanaan dan penutup sehingga keterampilan siswa menggambar hewan menggunakan krayon sudah berkembang dengan baik. Keterampilan yang ditunjukkan siswa ialah, 5 siswa sangat terampil dan 3 siswa terampil dalam menarik garis, 2 siswa sangat terampil dan 6 siswa terampil dalam membentuk bidang, 3 siswa sangat terampil dan 5 siswa terampil dalam pewarnaan dan yang terakhir 6 siswa sangat terampil dalam membuat pola dan 2 lainnya terampilnOleh karenanitu, dapatndisimpulkannbahwanketerampilanmsiswandalam menggambar hewan menggunakan krayon dengan penerapan metode drill yang dilakukan dalam 3 tahap yaitu persiapan,pelaksanaan dan penutup di kelas III SDN 5 Lembah Sabil sudah berkembang dengan baik.
HUBUNGAN DISIPLIN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 18 BANDA ACEH
Aslianda, Zainidar;
israwati, Israwati.;
Nurhaidah, Nurhaidah.
Elementary Education Research Vol 2, No 4 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/primary.v2i4.2552
Penelitian yang berjudul Hubungan Disiplin Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD Negeri 18 Banda Aceh ini megangkat masalah bagaimana hubungan disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 18 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 18 Banda Aceh. Hipotesis dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif dan signifikan antara disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 18 Banda Aceh.Pendekatan yang digunakan peneliti adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi product moment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 18 Banda Aceh karena populasinya tidak banyak hanya berjumlah 30 jadi Karena jumlah populasi sangat sedikit sehingga mengharuskan penelitian untuk mengambil semua populasi sebagai sampel yang berjumlah 30 orang siswa kelas IV SD Negeri 18 Banda Aceh tersebut di jadikan sebagai sampel penelitian. Hal ini sesuai dengan pendapat Arikunto (2002: 112) menyatakan bahwa Jika populasi penelitian belum mencapai angka 100, maka semua populasi ditetapkan sebagai sampel, sehingga penelitian tersebut dinamakan dengan penelitian populasi. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara angket dan dokumentasi.Bedasarkan hasil penelitian diperoleh nilai koefesien korelasi (r) = 0,59 dimana nilai tersebut menjelaskan adanya pengaruh positif dan signifikan antara disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri Banda Aceh. Dari hasil pengujian data diperoleh nilai r hitung sebesar 0,59 sementara r tabel 0,361 pada taraf signifikasi 5%. Dengan demikian hipotesis nol (Ho) dinyatakan ditolak, sedangkan hipotesis penelitian (Ha) dinyatakan diterima, artinya bahwa terdapat korelasi positif antara disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri Banda Aceh memiliki korelasi yang cukup.Kata Kunci: Disiplin belajar, hasil belajar
PEMBERIAN PUNISHMENT YANG DILAKSANAKAN GURU DI SD NEGERI 4 BANDA ACEH
yulailawati, Ela;
Nurhaidah., Nurhaidah.;
Safiah, Intan
Elementary Education Research Vol 2, No 4 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/primary.v2i4.4388
Penelitian ini berupaya mengungkapkan Pemberian Punishment yang dilaksanakan Guru di SD Negeri 4 Banda Aceh. Guru melakukan pemberian Punishment kepada siswa yang melakukan pelanggaran dan Punishment yang diberikan sesuai dengan pelanggaran. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemberian punishment yang dilaksanakan guru di SD Negeri 4 Banda Aceh. Tujuan diberikan Punishment kepada siswa bukan untuk menghukum kekerasan atau balas dendam tetapi agar siswa berubah menjadi lebih baik lagi dan tidak melakukan kesalahan lagi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara. Teknik observasi (pengamatan) yang diterapkan untuk mengamati secara langsung pemberian punishment yang dilaksanakan guru di SD Negeri 4 Banda Aceh. Selain itu didukung dengan teknik wawancara, teknik wawancara adalah dengan mewawancarai 7 orang guru kelas. Selanjutnya seluruh datadiolah dengan tahapan anlisis data kualitatif yaitu mereduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Dari segi Pemberian Punishment yang dilaksanakan Guru di SD Negeri 4 Banda Aceh terungkap bahwa (1) Masih ditemukan guru belum memberikan punishment kepada siswa yang melakukan pelanggaran-pelanggaran. (2) Guru memberikan Punishment sesuai dengan kesalahan yang dilakukan oleh siswa. Simpulan penelitian ini adalah Guru di SD Negeri 4 Banda Aceh tidak akan memberikan hukuman kepada siswa yang tidak bersalah tetapi guru memberikan hukuman bagi yang melakukan kesalahan dan hukumannya itu sesuai dengan kesalahan apa yang dilakukan oleh siswa. Adapun jenis-jenis Punishment yang diberikan adalah (a) Di panggil ke ruang Kepala Sekolah untuk diberikan nasehat (b) memberikan anak tugas bersih-bersih, (c) menyuruh anak meminta maaf kepada orang yang bersangkutan, (c) menyuruh anak mengerjakan tugas, (d) menyuruh anak berjanji untuk tidak mengulangi kesalahannya, (e) menyuruh anak menulis, (f) tidak menghiraukan siswa ketika siswa melakukan kesalahan. Pemberian hukuman (punishment) bertujuan untuk memotivasi anak agar memperbaiki kesalahan yang telah dilakukannya, dengan adanya hukuman, anak diharapkan mampu merenungkan kesalahannya. Alasan mengapa hukuman itu harus diberikan pada anak yang melanggar tata tertib atau aturan, diantaranya: (a) Agar anak tidak mengulangi kejadian yang sama, (b) Agar anak dapat mengambil pelajaran dan hikmah dari hukuman, (c) Agar anak konsisten dengan suatu perjanjian
KEMAMPUAN SISWA MENYELESAIKAN PERMASALAHAN MATEMATIKA PADA MATERI KUBUS DAN BALOK DI KELAS V SD NEGERI 70 BANDA ACEH
Oktara, Reni;
fauzi., Fauzi;
Nurhaidah., Nurhaidah
Elementary Education Research Vol 2, No 1 (2017): MEI 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/primary.v2i1.4398
Materi kubus dan balok merupakan salah satu materi ajar yang diajarkan di kelas V sekolah dasar. Penelitian ini berupaya mengungkapkan bagaimanakah kemampuan siswa menyelesaikan permasalahan matematika pada materi kubus dan balok di kelas V SD Negeri 70 Banda Aceh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa menyelesaikan permasalahan matematika pada materi kubus dan balok di kelas V SD Negeri 70 Banda Aceh.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dalam bentuk penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 70 Banda Aceh yang berjumlah 37 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling atau seluruh siswa kelas V SD Negeri 70 Banda Aceh yang berjumlah 37 siswa yang terdiri dari 19 orang laki-laki dan 18 orang perempuan.Pengumpulan data dilakukan dengan tes dan wawancara. Tes diberikan untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa dalam menyelesaikan permasalahan matematika pada materi kubus dan balok. Sedangkan wawancara bertujuan untuk mengetahui kesulitan yang dialami siswa saat menyelesaikan soal yang diberikan guru.Simpulan penelitian ini adalah siswa mampu menyelesaikan permasalahan matematika pada materi kubus dan balok di kelas V SD Negeri 70 Banda Aceh, diperoleh nilai thitung 6,09 dan nilai ttabel 1,70. Dari hasil yang telah diperoleh ternyata nilai thitung lebih besar dari pada nilai ttabel atau 6,09 1,70. Hal ini berarti nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel. Adapun hipotesis yang penulis kemukakan dalam penelitian adalah siswa mampu menyelesaikan permasalahan matematika pada materi kubus dan balok.
KENDALA-KENDALA GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM 2013 DI SD NEGERI 7 TEUPAH BARAT KABUPATEN SIMEULUE
Nurita, Nurita;
nurhaidah., Nurhaidah;
M. Yamin., M. Yamin
Elementary Education Research Vol 5, No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/primary.v5i2.9981
Implementasi Kurikulum 2013 menuntut guru untuk mengorganisasikan pembelajaran secara efektif. Ada lima hal yang perlu diperhatikan berkaitan dengan pengorganisasian pembelajaran dalam implementasi Kurikulum 2013, yaitu pelaksanaan pembelajaran, pengadaan dan tenaga ahli, pendayagunaan lingkungan dan sumber daya masyarakat, serta pengembangan dan penataan kebijakan. Penelitian ini melihat kendala-kendala dan usaha guru dalam mengimplementasikan Kurikulum 2013. Adapun tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan kendala-kendala dan mengetahui usaha guru dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 di SD Negeri 7 Teupah Barat Kabupaten Simeulue.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitiannya yaitu deskriptif. Subjek dari penelitian adalah seluruh guru kelas SD Negeri 7 Teupah Barat Kabupaten Simeulue yang berjumlah 6 orang. Data diperoleh dari hasil wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi diolah dengan tahapan analisis data kualitatif yaitu kumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verivikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kendala-kendala guru dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 di SD Negeri 7 Teupah Barat Kabupaten Simeulue yaitu mengalami kendala berbeda-beda seperti minimnya buku panduan guru dan siswa, sulitnya menyesuaikan metode pembelajaran, kurangnya penguasaan model pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum 2013, minimnya waktu dalam proses belajar mengajar, kurangnya pembinaan dari dinas pendidikan dalam kurikulum 2013. Sehingga guru hanya mampu mengikuti jadwal yang di berikan oleh pihak sekolah.
DAMPAK PENGGUNAAN SMARTPHONE PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR DI LINGKUNGAN ASRAMA TNI AD LAMPRIT BANDA ACEH
Azhar, M.;
nurhaidah, Nurhaidah;
Nurmasyitah, Nurmasyitah
Elementary Education Research Vol 5, No 3 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/primary.v5i3.13333
Penelitian ini mendeskripsikan pengaruh penggunaannya smartphone pada siswa kelas V Sekolah Dasar di Lingkungan Asrama TNI AD Lamprit Banda Aceh. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitiannya 7 orang siswa. Pengumpulan datanya dilakukan dengan teknik observasi. Untuk mengolah datanya menggunakan tahap analisis data kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verivikasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan smartphone sebaiknya tidak diberikan pada siswa karena saat Sekolah Dasar siswa lebih diarahkan kedalam kegiatan yang memiliki aktivitas dilingkungannya agar mudah bersosialisasi.
PENERAPAN MEDIA PERSEGI SATUAN DALAM PEMBELAJARAN LUAS BANGUN DATAR DI KELAS IV SD NEGERI 47 BANDA ACEH
Fahmi., Fahmi;
nurhaidah., Nurhaidah;
Vitoria, Linda
Elementary Education Research Vol 5, No 4 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/primary.v5i4.9971
Dalam konteks media persegi satuan pada luas bangun datar yang akan dibahas adalah bagaimana penerapan media persegi satuan pada pembelajaran luas bangun datar pada aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Secara khusus penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas peserta didik dan hasil belajar peserta didik menggunakan media persegi satuan pada luas bangun datar peserta didik kelas IV di SDN 47 Banda Aceh.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian ini bersumber dari peserta didik SDN 47 Banda Aceh. Subjek Penelitian ini adalah peserta didik kelas IV di SDN 47 Banda Aceh yang berjumlah 36 peserta didik.Pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Peneliti mengamati aktivitas belajar peserta didik, sedangkan tes adalah soal tes yang diberikan peneliti kepada peserta didik. Pengolahan data menggunakan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), conclusion drawing/verification dan persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan Media Persegi Satuan dalam Pembelajaran Luas Bangun Datar di Kelas IV SD Negeri 47 Banda Aceh pada aktivitas peserta didik menunjukkan bahwa 12 aspek yang di amati peneliti tidak semua mampu dilaksanakan oleh peserta didik dalam proses pembelajaran luas bangun datar pada peserta didik kelas IV. Adapun aspek yang tidak terlaksana dalam proses pembelajaran meliputi, memotong persegi satuan, menggunakan rumus luas persegi panjangPada hasil tes belajar menunjukkan jumlah peserta didik yang tuntas sebanyak 27 peserta didik dan 6 peseta didik tidak tuntas. Dari hasil analisis data tersebut dapat diketahui bahwa ketuntasan tes peserta didik tergolong tuntas. Merujuk pada ketentuan KKM yang telah ditetapkan disekolah tersebutbahwa setiap peserta didik dikatakan tuntas belajarnya jika telah mencapai kompetensi minimal 70.Diharapkan guru mengajar menggunakan media yang menarik dan memotivasi peserta didik dalam mengerjakan tugas dan dalam belajar, sehingga aktivitas peserta didik akan jauh lebih baik.
HAMBATAN GURU DALAM MENGATASI ANAK BERKESULITAN BELAJAR DI SEKOLAH DASAR NEGERI 57 BANDA ACEH
Abidah, Siti;
nurhaidah., Nurhaidah;
Candrawati, Anjar
Elementary Education Research Vol 5, No 4 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/primary.v5i4.9948
Penelitian ini berjudul Hambatan Guru dalam Mengatasi Anak Berkesulitan Belajar di Sekolah Dasar Negeri 57 Banda Aceh. Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mendeskripsikan hambatan dan upaya guru dalam mengatasi anak berkesulitan belajar di Sekolah Dasar negeri 57 Banda Aceh. Menggunakan kualitatif untuk pendekatan dan jenis penelitian deskriptif. Subjeknya adalah 3 guru kelas di Sekolah Dasar Negeri 57 Banda Aceh. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Kemudian menemui proses analisa data kualitatif yaitu reduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil menunjukkan guru memiliki hambatan dalam mengatasi anak berkesulitan belajar di Sekolah Dasar Negeri 57 Banda Aceh. Hambatan-hambatan tersebut diantaranya guru kesulitan dalam memunculkan minat belajar anak, guru belum memahami cara mengatasi anak berkesulitan belajar, metode pembelajaran yang digunakan kurang optimal, dan guru merasa kewalahan dalam mengevaluasi dan mengelola kelas. Adapun upaya-upaya yang dilakukan guru yaitu dengan menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan dan memberikan motivasi, memberikan pengajaran remedial, menggunakan metode yang bervariasi disesuaikan dengan masing-masing kasus anak dan target pembelajaran, mengatur ruang kelas dengan menempatkan anak ke dalam kelompok-kelompok belajar yang sesuai, dan bertemu orang tua untuk berkonsultasi mengenai anak.