Articles
Perancangan Pasar Kuliner Gunungsari di Kabupaten Bantul
Setiadi, Amos;
Binarti, Floriberta;
Harsowibowo, Eddy;
Aminah Yusuf, Mimin;
Berlianna Byatara Seketi, Paringga
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 6 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v4i6.9955
Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) dilakukan untuk membantu mitra dalam merancang pasar kuliner sebagai sarana penunjang pariwisata desa. Hasil yang diharapkan dari PPM ini yaitu meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. PPM dilakukan melalui tiga tahap, yaitu persiapan dan pengumpulan data, survei lokasi dan wawancara mitra, serta penyusunan Konsep dan Desain. Hasil akhir dari kegiatan ini adalah perancangan sarana penunjang pariwisata di Pasar Kuliner Gunungsari, meliputi: area parkir, jalan setapak, toilet dan kios. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Partisipasi yang dijabarkan dalam 3 tahap, yaitu Persiapan, Pelaksanaan, dan Pemanfaatan. Tahap Persiapan meliputi koordinasi dengan Dinas Pariwisata dan Perangkat Desa Sitimulyo serta identifikasi data potensi desa yang dilakukan bekerja sama dengan mitra. Sedangkan tahap Pelaksanaan meliputi survei dan diskusi kelompok terarah (FGD). Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang berlokasi di Desa Sitimulyo, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul ini bertujuan untuk mendorong masyarakat dalam meningkatkan daya tarik wisata desa melalui bantuan desain.
Hilirisasi Kacang Koro Pedang melalui Pengembangan Egg Roll Tempe Koro Pedang di Desa Pulutan, Wonosari, Gunungkidul
Purwijantiningsih, Ekawati;
Leksono, Benediktus Yudo;
Tunggadewa, DM. Ratna;
Susanto, Theodorus Aryo Bimo;
Arianti, Kornelia;
Widayat, Andreas Wisnu Trisno;
Widyaningsih, Maria Magdalena Kurni
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 6 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v4i6.9985
Desa Pulutan, Kota Wonosari Gunungkidul merupakan kampung dengan potensi penghasil kacang koro pedang. Saat ini, desa tersebut telah mengolah koro pedang menjadi tempe dan berbagai produk turunannya, salah satunya adalah egg roll. Meski sudah diolah dengan baik, namun kapasitas produksi masih terbatas. Selain itu, label kemasan yang dimiliki masih belum lengkap, serta masih dapat dilakukan pengembangan produk varian lain. Maka dari itu, tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kapasitas produksi dan diversitas produk mitra. Penerapan teknologi tepat guna dalam proses produksi bahan baku dan produk akhir diharapkan mampu meningkatkan jumlah aset mitra. Kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan utama yaitu peningkatan kualitas proses fermentasi tempe koro pedang sebagai bahan baku egg roll tempe koro pedang, diversifikasi varian serta peningkatan kapasitas dan manajemen industri dari produksi egg roll tempe koro pedang melalui penerapan teknologi tepat guna. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah pelatihan pengolahan pangan yang higienis, peningkatan variasi terhadap produk egg roll. Selain itu, terdapat peningkatan kapasitas produksi dengan penerapan teknologi tepat guna. Melalui kegiatan ini, dapat disumpulkan bahwa kegiatan mampu meningkatkan kapasitas produksi dan diversitas produk egg roll tempe koro pedang.
Upaya Penguatan Literasi Keuangan dan Budaya Sadar Pajak untuk Pengembangan Soft Skill Siswi di SMA Santa Maria Yogyakarta
Budiyono, Elizabeth Fiesta Clara Shinta;
Pramusiwi, Aloysia Desy;
Adyantari, Api;
Sasmita, Raymundo Patria Hayu;
Mayasari, Agatha;
Aji, Mario Rosario Wisnu;
Pratama, Yohanes Mario;
Dharomesz, Vonezyo Yupanzara; Pradana, Bartolomeus Galih Visnhu;
Putra, Tegar Satya
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 6 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v4i6.10068
Saat ini peningkatkan literasi keuangan dan kesadaran pajak di kalangan siswi/i adalah hal mendesak agar mereka dapat mengelola keuangan pribadi dengan bijak dan memahami peran pajak dalam pembangunan masyarakat.Program ini bertujuan untuk mengembangkan literasi keuangan dan budaya sadar pajak sebagai upaya penguatan soft skill di SMA Santa Maria Yogyakarta. Literasi keuangan yang baik sangat penting untuk mempersiapkan siswa/i dalam mengelola keuangan pribadi dan memahami pentingnya pajak dalam pembangunan negara. Melalui program edukasi yang melibatkan berbagai metode dan simulasi dimana siswi diajak untuk memahami konsep dasar keuangan dan kewajiban perpajakan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak serta tanggung jawab sosial melalui pembayaran pajak. Hasil dari program pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa penguatan literasi keuangan dan budaya sadar pajak sangat penting dilakukan guna meningkatkan pengembangan soft skill siswa, yang pada akhirnya dapat mendukung mereka menjadi individu yang lebih bertanggung jawab dan berdaya saing di masa depan. Dengan demikian, integrasi pendidikan literasi keuangan dan pajak menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi muda yang cerdas dan sadar akan kewajiban mereka di kemudian hari.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Sidoluhur untuk Inisiasi Budidaya Anggur Substitusi Impor (ASI)
Budisusila, Antonius;
Handoko, Victoria Sundari;
Priantoro , Antonius Tri;
Ladjar, Maria Esterlita Beto;
Baroto, Media Putri
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 6 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v4i6.10179
Tingkat ketergantungan buah impor khususnya anggur semakin meningkat. Direktorat Jendral Hortikulura, Kementerian Pertanian mencanangkan pengurangan anggur impor sampai 30% pada tahun 2027. Hal tersebut merupakan program strategis yang perlu didukung dan dikuatkan pada level lokal. Program pemberdayaan ini fokus pada peningkatan keberdayaan mitra dalam dua aspek utama: penguatan kelembagan dan organisasi kelompok wanita tani dan keberdayaan mitra dalam budidaya anggur substitusi impor (ASI). Penggunaan sumberdaya keuangan dan manusia yang optimal telah mampu meningkatkan keberdayaan mitra dalam pengertian menguatkan pengetahuan dan sadar kelembagaan, meskipun masih membutuhkan pembuktian pada praktik empiris. Selain itu partisipasi anggota meningkat selama program berlangsung dan diharapkan dapat berkelanjutan. Partisipasi menentukan kesuksesan dalam menguatkan modal sosial, pemanfaatan pekarangan dan lahan kosong, serta meningkatnya produksi sayuran. Pertumbuhan tanaman anggur yang cepat dan sehat masih dalam masa perawatan dan menunggu pembuahan. Pemberdayaan masih diperlukan untuk memastikan kinerja yang efektif.
Peningkatan Kapasitas dalam Proses Pembuatan Konten Berita Berdasarkan Prinsip Etika di Kalangan Jurnalis Online
Pramesti, Olivia Lewi;
Wulandari, Theresia Diyah;
Pranata, Adrianus Yoga
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v5i4.11045
Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas di kalangan jurnalisme online yang tergabung dalam organisasi profesi Ikatan Wartawan Online (IWO). Hadirnya media baru tidak bisa dihindarkan dari perkembangan jurnalisme. Media baru mengubah kerja jurnalisme konvensional baik dari proses produksi, konsumsi, hingga distribusi informasi. Media baru memberikan peluang sekaligus tantangan pada jurnalis. Informasi bisa tersebar dengan cepat dan luas, namun sering kali rawan akan hoaks. Di sisi lain, tantangan jurnalis adalah menjamurnya content creator yang saat ini menjadi produsen informasi terbesar di Indonesia yang cenderung menyebarkan informasi ringan dan hoaks. Program pengabdian ini dinilai penting agar jurnalis tetap bisa menuliskan konten yang berkualitas di tengah era digitalisasi ini.
Peningkatan Kapasitas dalam Proses Pembuatan Konten Berita Berdasarkan Prinsip Etika di Kalangan Jurnalis Online
Pramesti, Olivia Lewi;
Wulandari, Theresia Diyah;
Pranata, Adrianus Yoga
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v5i4.11045
Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas di kalangan jurnalisme online yang tergabung dalam organisasi profesi Ikatan Wartawan Online (IWO). Hadirnya media baru tidak bisa dihindarkan dari perkembangan jurnalisme. Media baru mengubah kerja jurnalisme konvensional baik dari proses produksi, konsumsi, hingga distribusi informasi. Media baru memberikan peluang sekaligus tantangan pada jurnalis. Informasi bisa tersebar dengan cepat dan luas, namun sering kali rawan akan hoaks. Di sisi lain, tantangan jurnalis adalah menjamurnya content creator yang saat ini menjadi produsen informasi terbesar di Indonesia yang cenderung menyebarkan informasi ringan dan hoaks. Program pengabdian ini dinilai penting agar jurnalis tetap bisa menuliskan konten yang berkualitas di tengah era digitalisasi ini.
Penguatan Ketahanan Pangan Rumah Tangga pada Kelompok Wanita Tani Sidoluhur-Tiyasan melalui Kewirausahaan Sosial
Handoko, Victoria Sundari;
Stefanus Nindito;
Antonius Budisusila
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v5i4.11107
Pengabdian pada masyarakat di Kelompok Wanita Tani Sidoluhur, Tiyasan, Condong Catur, Sleman, Yogyakarta ini bertujuan untuk mendorong kelompok wanita tani tangguh sebagai mitra Perguruan Tinggi. Kemitraan dalam bentuk kolaborasi ini bertujuan untuk menggali kearifan lokal untuk menguatkan kegiatan kelompok wanita tani dan ketahanan pangan rumah tangga KWT. Kewirausahaan sosial yang dikembangkan memberikan kemampuan mereka untuk bekerja bersama dan saling berbagi pengetahuan terkait keragaman tanaman dan budidaya tanaman yang dikelola di lahan-lahan yang tidak dipakai seperti lahan penduduk atau tanah kas dusun atau desa. Problem solving merupakan metode atau teknik dalam pemecahan masalah yang dihadapi Kelompk Wanita Tani (KWT). Problem solving dilakukan dengan cara diskusi dalam pertemuan KWT di akhir bulan dan saling berbagi pengetahuan bersama antara tim abdimas dan ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani Sidoluhur. Selanjutnya akan diadakan pelatihan kewirausahaan sosial secara partisipatif. Penyusunan program dan kegiatan organisasi KWT Sidoluhur. Pelaksanaan inventarisasi pekarangan yang sudah ditanami dan berpotensi ditanami. Selanjutnya melakukan negosiasi pemilik tanah dan meningkatkan produksi tanaman pangan yang beragam di pekarangan penduduk. Kata Kunci – Gender, Kelompok Wanita Tani, Ketahanan Pangan, Kewirausahaan Sosial, Sosiologi
Analisa Stratigrafi dan Daya Dukung Tanah: Renovasi Gereja St. Mikael Gombong
Gunawan, Sumiyati; Hadsari, Vienti;
Theopuspitasari, Theresia Lu;
Sri Hastuti, Christin;
Ekaputra, Oktoditya;
Yoga Advenda, Patricius
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24002/jai.v5i4.11335
Kegiatan Paroki dan kegiatan umat di Gereja Santo Mikael Gombong di Jl. Gereja 10 Gombong Kebumen 54411, perlu didukung oleh fasilitas gereja berupa gedung yang memadai untuk dipergunakan sebagai tempat ibadah dan pelayanan umat. Kerangka atap pada Gereja Santo Mikael Gombong, saat ini dalam kondisi yang mengkhawatirkan dan perlu segera di renovasi sesuai dengan arahan dari Mgr. Christophorus Tri Harsono selaku Uskup, Keuskupan Purwokerto. Alasan untuk kestabilan dan kekokohan bangunan pada Renovasi Gereja Santo Mikael Gombong, maka informasi lapisan tanah pendukung bangunan, untuk memperkirakan stratifigasi tanah, parameter tanah dan daya dukung tanah diperlukan sebagai dasar rekomendasi pondasi bangunan. Informasi lapisan tanah pendukung diperoleh dari serangkaian uji tanah di lapangan yaitu 3 titik Cone Penetration Test (CPT) kapasitas 2.5 ton dan 2 titik Standard Penetratin Test (SPT) kedalaman masing-masing -20.0 m. Uji di laboratorium mendapatkan parameter tanah dan dilanjutkan dengan analisa daya dukung tanah untuk rekomendasi perencanaan pondasi. Hasil dari analisa menunjukkan jenis tanah di lokasi penyelidikan lanau lempung lunak yang cukup tebal sampai kedalaman ±14.0 m dari muka tanah, daya dukung tanah cukup untuk pondasi foot-plat atau raft foundation pada kedalaman -1.00 m s/d -2.00 m dengan tegangan ijin stanah = 0.023 Mpa serta muka air pada kedalaman ±2.50 m.
The Development of Hapanasan Hot Spring Nature Tourism in Rokan Hulu, Riau, Using the Analysis Hierarchy Process (AHP)
Rahmawaty;
Kholizah, Siti;
Harahap, Hamdani;
Ismail, Mohd Hasmadi
Journal of Environmental and Development Studies Vol. 4 No. 2 (2023): Journal of Environmental and Development Studies
Publisher : TALENTA Publisher, Universitas Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32734/jeds.v4i2.12548
Hapanasan hot spring, located in Rokan Hulu Regency, Riau Province, is a natural tourist destination with high potential. Despite its potential, the resource utilization carried out by the community and local government is not yet fully developed. This study aims to analyze the priority factors for developing Hapanasan hot spring. This study collects primary data by observing the area and conducting Forum Group Discussions (FGD). Secondary data was obtained from document studies applied to various data sources such as the Tourism Office, Regional Development Planning Agency, and Non-Governmental Organizations. The method used in this study is the Analytical Hierarchy Process (AHP), and the data is processed with expert choice software. Based on the results of the AHP and the software analysis, the priority for developing natural hot spring tourism in Hapanasanis in the criteria for aspects of tourist objects and attractions with a value of 0.438, while the sub-criteria for the structure of natural tourism is improving facilities and infrastructure with a value of 0.869, and there is an alternative in the form of increasing the capacity of elements of facilities and infrastructure with a value of 0.290.
The Analysis of Land Use Change of Mangrove Ecosystem in Langkat, North Sumatera, Indonesia
Ginting, Surya Dharma;
Rauf, Abdul;
Rahmawaty
Journal of Environmental and Development Studies Vol. 4 No. 2 (2023): Journal of Environmental and Development Studies
Publisher : TALENTA Publisher, Universitas Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32734/jeds.v4i2.12559
Mangroves are subtropical and warm temperate intertidal ecosystems that sustain the well-being of humans and wildlife through a variety of services. However, the existence of mangroves is presently threatened by alterations in land use. From 2010 to 2022, mangrove areas in Pasar Rawa Village, Gebang District, Langkat Regency, North Sumatra province have decreased significantly. The destruction of mangrove forests is primarily caused by the neighboring community's activities. The purpose of this study was to assess the level of damage and density of mangroves in Pasar Rawa Village, as well as to examine the perceptions of locals regarding the management of mangrove ecosystems. The investigation was carried out from January to March 2023 by distributing the questionnaires to the 286 respondents. Based on the vegetation analysis and indexing vegetation analysis through Landsat 7 and Landsat 8 image processing, the amount of mangrove areas in Pasar Rawa Village decreased by 52.97 ha between 2010 and 2022, with the majority of mangrove areas being converted into oil palm plantations and fish farming ponds. It is dominated by the dense class of the Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) in 2022, despite the condition of the mangroves in Pasar Rawa Village still being classified as damaged during this recovery process. In addition, the outcome of public perception demonstrates that the management of the mangrove ecosystem is suitable and supports the capacity to create a sustainable mangrove ecosystem.