Articles
Impeachment
Hidayat, Dayat
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 5, No 2 (2002)
Publisher : Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta Aparatur Sipil Negara Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31845/jwk.v5i2.555
Kasus impeachment Kepala Daerah, diantaranya menimpa Wali Kota Surabaya, Sunarto. Yang bersangkutan dianggap tidak melaksanakan tugas karena berobat ke luar negeri tanpa ijin legislatif daerah setempat, sehingga DPRD Kota Surabaya mengusulkan kepada Presiden melalui Mendagri untuk memberhentikan Sunarto. Kasus serupa menimpa pula pada Bupati Payakumbuh dan Buleleng. Legislatif daerah setempat menolak pertanggungjawaban tahunan kedua Bupati tersebut. Kenapa Legislatif pada masa reformasi ini begitu besar kekuasaannya dibanding pada jaman orde baru? Apabila kita cermati, pada masa lalu kepala daerah hanya mengenal pertanggungjawaban pada akhir masa jabatan, yang pelaksanaannya lebih menjurus hanya kepada formalitas. Pada saat sekarang keadaan berbalik, legislatif tidak begitu saja mau menerima pertanggungjawaban eksekutifnya. Mereka sangat garang dan kadang membuat ciut Kepala Daerah. Bahkan kadang-kadang ketika pertanggungjawaban belum disampaikan, jauh-jauh hari legislatif sudah mengancam akan menolak pertanggungjawaban kepada daerah tersebut.
Menyoal Revisi UU Pemerintahan Daerah
Hidayat, Dayat
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 5, No 2 (2002)
Publisher : Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta Aparatur Sipil Negara Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31845/jwk.v5i2.561
Perdebatan yang panjang dan tidak jelas ujungnya tentang perlu atau tidaknya revisi UU Nomor 22 tahun 1999, dari kaca mata administrasi negara dapat dianggap sebagai kemunduran. Meskipun pihak-pihak yang berbeda pendapat memiliki dasar pemikiran dan kasus yang memadai, namun kompromi diantara keduanya jelas merupakan jalan yang lebih produktif. Tulisan ini mencoba mengkaji probabilitas revisi dari sisi untung dan ruginya. Namun yang pasti penulis menolak revisi yang menyangkut semangat, paradugma dan nilai dasar dari kebijakan desentralisasi; sementara isi aturan yang tercermin dalam pasal-pasal atau ayat-ayat dapat ditolerir untuk dirubah sepanjang didukung oleh kebutuhan empirik tentang hal tersebut.
TKI
Hidayat, Dayat
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 5, No 3 (2002)
Publisher : Center fo State Civil Apparatus Training and Development and Competency Mapping
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31845/jwk.v5i3.548
Sejak dipulangkan dari Malaysia, sejumlah 480.000 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) merana di Nunukan. Nunukan adalah merupakan kantong penampungan bagi para TKI ilegal yang diusir pemerintah Malaysia. TKI juga menambah panjang daftar pengangguran di Indonesia. Jik ajumlah pengangguran terus bertambah, dipastikan akan menambah jumlah penduduk yang miskin
Rangkap Jabatan
Hidayat, Dayat
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 5, No 1 (2002)
Publisher : Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta Aparatur Sipil Negara Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31845/jwk.v5i1.562
Rangkap jabatan? apa anehnya? Banyak orang yang memiliki beberapa jabatan, sebagai direktur suatu perusahaan, sebagai presdir perusahaan lain lagi dan sebagai ketua suatu organisasi dst. Orang ternyata tidak terlalu mempersoalkannya. Namun apa yang terjadi seandainya rangkap jabatan itu adalah sebagai pejabat negara dan sebagai ketua parpol ? Persoalan inilah yang kemudian menjadi sangat ramai dibicarakan
Kapasitas Sumber Daya Manusia Sebagai Faktor Kunci Pengembangan Kemampuan Pemerintah Daerah di Era Otonomi
Hidayat, Dayat
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 5, No 1 (2002)
Publisher : Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta Aparatur Sipil Negara Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31845/jwk.v5i1.567
Semenjak bergulirnya UU Nomor 22 tahun 1999, pertanyaan yang paling mendasar adalah, mampukah Daerah melaksanakan kewenangan otonomnya secara madniri, efektif dan berhasil? Keraguan ini didasari oleh fakta bahwa selama masa berlakunya YY Nomor 5 tahun 1974, kapasitas dan kinerja Pemerintah Daerah tidak begitu menonjol. Segala sesuatu yang berhubungan dengan struktur keorganisasian dan fungsi ketetalaksanaan lebih dikendalikan dari atas. Akibatnya, kemampuan yang ditunjukkan selama ini dapat dikatakan kemampuan yang semu. Oleh karena itu, untuk menjamin terselenggaranya desentralisasi secara utuh dan berkesinambungan perlu ditempuh program pengembangan kapasitas aparatur. Dan kapasitas yang terpenting untuk dibangun pada tahap awal adalah kapasitas SDM. Kapasitas SDM ini diharapakan akan menjadu trigger untuk menigkatkan kapasitas bidang-bidang lainnya (keuangan, infrastruktur, dan sebagainya).
Pegawai Negeri
Hidayat, Dayat
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 5, No 4 (2002)
Publisher : Center fo State Civil Apparatus Training and Development and Competency Mapping
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31845/jwk.v5i4.540
Berlakunya Undang Undang No.22 Tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah, telah memberikan peluang bagi daerah untuk mengembangkan dirinya termasuk dalam perekrutan pegawai. Beberapa daerah telah melakukan penerimaan pegawai untuk mengisi formasi sesuai dengan bentukan organisasi baru mereka
Alternatif Kebijakan Penataan Perbatasan Dalam Mengantisipasi Konflik Perbatasan di Era Otonom
Hidayat, Dayat
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 5, No 3 (2002)
Publisher : Center fo State Civil Apparatus Training and Development and Competency Mapping
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31845/jwk.v5i3.554
Maraknya konflik yang bersumber dari masalah perbatasan (baorder-based conflict) nampaknya merupakan hal yang tidak terhindarkan di era otonomi. Itulah sebabnya, Depdagri gencar melakukan penelitian (baca;penataan) tentang perbatasan. Namun upaya ini belumlah komprehensif, sehingga masih diperlukan kebijakan lain yang lebih konseptual. Dalam hubungan ini, beberapa strategi yang ditawarkan adalah redistribusi sumber-sumber pendapatan yang lebih merata antar daerah yang bertetangga, pembentukan badan/lembaga teknis semacam badan arbitrasi di tingkat propinsi, atau cara lain yang sesuai dengan kebutuhan daerah tertentu.
Burns Wound Healing Activity of Extract Gel Formula of Lidah Buaya (Aloe vera) and Senggani Leaf (Melastoma polyanthum): Aktivitas Penyembuhan Luka Bakar Formula Gel Ekstrak Lidah Buaya (Aloe vera) dan Daun Senggani (Melastoma polyanthum)
Wahyuningsih, Sri;
Syamsu, A. Suparlan Isya;
Awaluddin, Nurhikma;
Andriawan, Riki
Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal) Vol. 7 No. 1 (2021): (March 2021)
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/j24428744.2021.v7.i1.15251
Aloe vera and senggani leaf can accelerate tissue regeneration, re-epithelialization, fibroblast stimulation, and collagen formation in the skin for burns wound healing. Burns wound can cause damage in the capillaries of the skin, then Aloe vera and senggani leaf were formulated into the gel formula for burns wound healing. The gel has the advantage of high water content; then it will hydrate the epidermis layer, increasing the penetration of the active substances. This study aims to formulate a gel of extract Aloe vera and senggani leaf (Melastoma polyanthum) and to evaluate the burns wound healing activity. The gel was formulated by composition of Aloe vera : senggani leaf with concentrations (0.5%: 1%); (0.5% : 3%); and (0.5% : 5%). Burns wound healing activity was observed by the diameter of the burn wound. The result showed that the gel with a concentration of (0.5%: 5%) gave a significance value of 0.692 (p >0.05) against positive control, then it was the formula that effective for burns wound healing.
A System Engineering Approach to Sustainability Decision Support System Based on the Global Reporting Invitiative
Syaukani, Muhammad
Infact: International Journal of Computers Vol. 9 No. 02 (2025): Journal of Science and Computers
Publisher : Universitas Kristen Immanuel
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Study this to develop a Sustainability Decision Support System (SDSS) based on the Global Reporting Initiative (GRI) at Insitut Teknologi Bisnis dan Bahasa Dian Cipta Cendikia (ITBA DCC) using a systems engineering approach. SDSS is designed to support decision-making sustainability data through a staged engineering system that includes analysis requirements, design, implementation, testing, application, and maintenance. This system integrates GRI indicators with campus data and produces visualizations as well as multi-criteria analysis, using increased transparency and accountability within institutions. The results show that SDSS is capable of facilitating comprehensive reporting in dimensions of social, economic, environmental, and governance. Research also confirms the importance of stakeholder collaboration in designing a responsive system to challenge sustainability in college high. The developed model is expected to be replicated in other institutions to strengthen digital governance? sustainability and standardization.
ANALISIS PERAN GURU DALAM MENERAPKAN DIFFERENTIATED LEARNING PADA KURIKULUM MERDEKA
Irawan, Dedy;
Lilis, Lilis;
Mere, Klemens
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.45562
Dalam implementasinya, Kurikulum Merdeka mendorong penerapan pembelajaran berdiferensiasi (differentiated learning) sebagai pendekatan utama. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran guru dalam menerapkan differentiated learning pada kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (literature review), yang bertujuan untuk menganalisis dan menyintesis informasi dari berbagai sumber literatur terkait peran guru dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka. Peran guru dalam Kurikulum Merdeka sangat sentral, terutama dalam menerapkan pendekatan differentiated learning yang menuntut guru untuk lebih responsif terhadap kebutuhan belajar siswa yang beragam, baik dari segi kesiapan, minat, maupun profil belajar mereka.