Articles
PERAN AL-QURAN DAN AS-SUNNAH DALAM PERKEMBANGAN EKONOMI SYARIAH:KAJIAN, PELUANG DAN TANTANGAN FINTECH SYARIAH
Atik Abidah;
Kasuwi Saiban;
Misbahul Munir
Muslim Heritage Vol 7, No 1 (2022): Muslim Heritage: Jurnal Dialog Islam dengan Realitas
Publisher : IAIN Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (480.582 KB)
|
DOI: 10.21154/muslimheritage.v7i1.3628
AbstractAl-Qur'an and Sunnah are one of the sources of law that exist in Islam and regulate all human actions. The role of the Qur'an and Sunnah extends to regulating the field of Islamic economics in great detail. This study aims to understand the role of the Qur'an and Sunnah in the development of sharia economics, especially in the study of sharia fintech related to the opportunities and challenges. The method used is library research. The data in this study were obtained using the documentary method sourced from the latest journal articles. The result of this research is that sharia fintech has been officially developed in Indonesia and has received special regulations from the National Sharia Council. The number of Muslim population and increasing technology users are special opportunities for the development of sharia fintech. The lack of understanding of the differences between sharia and conventional fintech is a challenge for financial technology players. Fintech has benefits that are in line with Islamic principles as stated in the Qur'an and Sunnah. This is what strengthens the existence of Islamic fintech, which will be able to continue to grow rapidly from time to time.AbstrakAl-qur’an dan Sunnah merupakan salah satu sumber hukum yang ada dalam Islam dan mengatur seluruh perbuatan manusia. Peran al-Qur’an dan Sunnah meluas hingga mengatur bidang ekonomi Islam dengan sangat rinci. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran al-Qur’an dan Sunnah dalam perkembangan ekonomi syariah terutama dalam kajian fintech syariah terkait dengan peluang dan tantangannya. Metode yang digunakan adalah dengan penelitianPustaka(library research).Data dalampenelitianinididapatdenganmenggunakanmetodedocumenteryang bersumber dari artikel-artikel jurnal terbaru. Hasil dari penelitian ini adalah fintech syariah telah resmi dikembangkan di Indonesia dan telah mendapat regulasi khusus dari Dewan Syariah Nasional. Jumlah penduduk muslim dan meningkatnya pengguna teknologi menjadi peluang khusus perkembangan fintech syariah. Minimnya pemahaman tentang perbedaan fintech syariah dengan konvensional menjadi tantangan tersendiri bagi para pelaku financial technology. Fintech memiliki manfaat yang sejalan dengan prinsip Islam sebagaimana yang tertuang dalam Al-Qur’an dan Sunnah. Hal itu yang menjadi penguat keberadaan fintech syariah akan mampu terus berkembang pesat dari waktu ke waktu.
PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH NOMOR 1 TAHUN 2015 DALAM PENANGANAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI KOTA DENPASAR
I Gede Krisna Agastya;
Kadek Apriliani
Jurnal Hukum Mahasiswa Vol. 3 No. 1 (2023): EDISI APRIL
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Mahasaraswati Denpasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The issuance of Regional Regulation Number 1 of 2015 concerning Public Order which regulates the homeless and beggars is an attempt by the Denpasar City government to create a safe and comfortable city for vacationing because Denpasar City is a world tourism destination and Denpasar City is a City of Culture. The problem examined in this thesis is how the implementation and the factors that influence the implementation of the Denpasar City Regulation Number 1 of 2015 in handling homeless and beggars in Denpasar City. The research method used is the empirical research method with the rule of law theory and the theory of effectiveness. The results of the research on the Implementation of Regional Regulation Number 1 of 2015 in Handling Homeless and Beggars in Denpasar City are not going well, there are still many homeless and begging activities in Denpasar City, so that it still disturbs public order. The government is still trying to deal with the social problems of homeless people and beggars by means of preventive efforts, repressive efforts, and rehabilitation efforts.
Modified Maximum Power Point Tracking on Models of a 400 Wp Wind Power Plant
Dwiana Hendrawati;
Mulyono Mulyono;
Wahyono Wahyono;
Suwarti Suwarti;
Nur Fatowil Aulia;
Ariyanto Ariyanto;
Brainvendra Widi Dinova
JAICT Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Politeknik Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32497/jaict.v7i2.3917
Many papers discuss the Maximum Power Point Tracking (MPPT) control simulation "Perturb and Observe" (P&O), while its realization and practice in control systems remains a major challenge. The purpose of this research to study experimentally by optimizing wind turbines PMSG connected to DC-DC converter (Boost) and resistive load. The proposed MPPT P&O control algorithm modification will be analyzed by comparing with the control method without MPPT P&O at various wind speeds. The 400 WP wind power generation system uses a boost converter simulated in MATLAB/Simulink to analyze the performance of the proposed control algorithm. Modified MPPT P&O control Wind Turbine system with 3 m/s – 7 m/s speed variation at 20 ohm to 60 ohm load, wind turbine power has been successfully improved by an average of 11.868% compared to Wind Turbines that are not installed MPPT P&O. Therefore, MPPT P&O is very suitable to be applied at low average wind speeds.
The Amanah metaphor reflection in Baznas financial report preparation scenario
Mustiayu Cahyanti;
Muhtadi Ridwan;
Nanik Wahyuni;
Kholilah Kholilah
Keberlanjutan : Jurnal Manajemen dan Jurnal Akuntansi Vol 7, No 1 (2022): Keberlanjutan
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/keberlanjutan.v7i1.y2022.p59-72
This study aimed to determine the implementation of PSAK 109 in Baznas financial statements. This research is essential because of the lack of public trust in Baznas management. A survey conducted on the people of East Lombok Regency states that people prefer to distribute zakat funds directly to mustahiq or non-governmental zakat institutions. This condition occurs due to the low accountability of zakat fund management and reporting in East Lombok Regency. Therefore, it is essential to illustrate the transactions at Baznas to prepare financial statements per PSAK 109. This research uses a case study qualitative research method. The results show that Baznas employees are unfamiliar with PSAK 109 and preparing financial statements according to these standards. This research makes simple illustrations to prepare financial statements. The results are presented to Baznas officers, who appreciate the financial reports. The limitations of this research are passive informants and diversified transactions, which causes officers to be reluctant to study accounting following PSAK 109. Therefore, further research can be carried out on larger Baznas with more varied transactions.AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah menganalisa penerapan PSAK 109 pada laporan keuangan BAZNAS. Penelitian ini penting dilakukan karena kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan BAZNAS. Hal ini terlihat dari hasil statistik zakah nasional 2019 oleh BAZNAS yang menyebutkan bahwa masyarakat lebih memilih menyalurkan dana zakah langsung kepada mustahiq atau lembaga zakah non pemerintah. Kondisi ini terjadi karena rendahnya akuntabilitas pengelolaan dan pelaporan dana zakah di Kabupaten Lombok Timur. Oleh karena itu, penting untuk menggambarkan transaksi-transaksi yang terjadi di BAZNAS dalam rangka penyusunan laporan keuangan sesuai dengan PSAK 109. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pegawai BAZNAS belum memahami penyusunan laporan keuangan sesuai PSAK 109. Keterbatasan penelitian ini adalah informan pasif dan transaksi yang beragam, yang menyebabkan petugas enggan mempelajari akuntansi sesuai dengan PSAK 109. Oleh karena itu, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut pada BAZNAS di tingkat provinsi dengan transaksi yang lebih variatif
Penerapan TIK Sederhana pada Siswa SDN Kesek 2 Bangkalan
Mutmainnah Mutmainnah;
Septia Tri Nurmaya;
Silmi Rahma Raihana;
Widya Trio Pangestu
Nuris Journal of Education and Islamic Studies Vol. 2 No. 1: April 2022
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (287.584 KB)
|
DOI: 10.52620/jeis.v2i1.15
Teknologi informasi dan komunikasi merupakan suatu padanan yang tidak terpisahkan tentang segala kegiatan yang terkait dengan pemprosesan, manipulasi, dan transfer atau pengalihan informasi antar media dengan memanfaatkan perangkat teknologi yang tepat sehingga berlangsung efektif dan efisian dan memerikan nilai tambah dalam proses interaksi sosial. Pendidikan di Indonesia saat ini mulai mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi diharapkan mampu meningkatkan keberhasilan proses pembelajaran. Tujuan program pelatihan ini adalah untuk menambah dan memperluas wawasan dan pengetahuan siswa sekolah dasar dalam memahami dan mengaplikasikan Microsoft word secara optimal. Proses pelatihan yang dilakukan menggunakan metode penjelasan dan praktek menggunakan perangkat seperti laptop dan komputer. Pendekatan ini dilakukan untuk pengenalan proses belajar yang interaktif. Selain itu, siswa dapat langsung memahami apa yang diajarkan jika dibarengi dengan praktek. Hasil dari pelatihan yang dilakukan ini adalah menambah ilmu dan wawasan siswa-siswi SDN Kesek 2 dalam menggunakan aplikasi Microsoft Word. Siswa-siswi SDN Kesek 2, yang sebelumnya tidak bisa mengoperasikan komputer dan belum bisa menggunakan program Microsoft Word secara optimal, saat ini mulai menguasai program aplikasi Microsoft Word berkat pelatihan oleh tim PKM.
PENGGUNAAN ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP GANESHA DENPASAR
Kadek Apriliani;
Dian Pramita Sugiarti;
Ni Made Verayanti Utami
SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2018): SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa Asing (FBA) Universitas Mahasaraswati Denpasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (287.017 KB)
ABSTRACT Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk alih kode dan campur kode guru dan siswa dalam pelajaran bahasa Indonesia di SMP Ganesa Denpasar dalam komunikasi proses belajar mengajar di kelas. Selanjutnya penelitian ini bertujuan pula untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi alih kode dancampur kode dalam komunikasi guru-siswa saat berlangsungnya proses belajar mengajar di kelas. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dengan cara pengumpulan data bermacam-macam material dengan kajian teoritis dan referensi lain yang berkaitan dengan berkembang pada situasi sosial yang diteliti. Metode observasi juga dilakukan guna untuk mengukur sikap responden dengan cara merekam fenomena yang diteliti. Menganalisis data dengan cara menarikan kesimpulan dari hasil rekaman yang nanti dapat digunakan untuk mengambil tindakan. Sesuai dengan rumusan masalah, maka tujuan dari penelitian ini adalah meneliti jenis, factor dan pengaruh alih kode dan campur kode terhadap proses belajar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Ganesa Denpasar. Kata kunci : Alih Kode, Campur Kode, Bahasa Indonesia
ANALISIS STRATEGI PERANG TOYOTOMI HIDEYOSHI UNTUK MEMPERSATUKAN JEPANG DALAM NOVEL THE SWORDLESS SAMURAI KARYA KITAMI MASAO
Kadek Apriliani;
Dian Pramita Sugiarti
SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2017): SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa Asing (FBA) Universitas Mahasaraswati Denpasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (160.203 KB)
ABSTRACT This article entitled “Analysis of Toyotomi Hideyoshi’s War Strategy to Unite Japan Depicted in the Novel The Swordless Samurai by Kitami Masao” is mainly aimed at revealing Toyotomi Hideyoshi’s war strategy to unite Japan. This research was based on some books concerning The Swordless Samurai’s novel. The data was collected by reading those books for obtaining information relating to the war strategy and policy used for uniting Japan. The data was analyzed by descriptive qualitative method. Two theories were used in analyzing the data, namely the theory of war strategy psychology and the theory of Hegemony. The results of the analysis shows that the war strategy of Toyotomi Hideyoshi to unite Japan in the novel The Swordless Samurai are approach techniques with enemies, techniques to trick enemies and improve welfare for troops of war. These three techniques Toyotomi Hideyoshi able to unite Japan with a short time. Keywords: Toyotomi Hideyoshi, War Strategy, Policy
Peran Language Immersion Dalam Pembelajaran Bahasa Arab
Nurul Hikmah
Lugawiyyat Vol 5, No 1 (2023): Lugawiyyat
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18860/lg.v5i1.18060
Language Immersion (LI) Is a useful program for second language learning, Second language is a medium for learning all subject matter and some activities in the classroom and also outside the classroom, The language is immersed by students anytime and under any circumstances by listening, speaking, reading, writing, and culture as well. Language Immersion in this study focused on Arabic. Language Immersion In learning Arabic is very important to foster a sense of love for students towards Arabic, Language Immersion Is where a student can prioritize Arabic habituation before understanding the rules of Arabic, Students first know early about language behavior before knowing the grammar to be learned afterwards, Students who do this Language immersion will be able to become good pronunciations of the language as well as This research is a descriptive research analysis where researchers collect all scientific material from original sources then read it and translate it, classify it and compile it into their own writing. What is the importance of the immersion linguistics program in learning Arabic for non-native speakers and 2.What is the Language immersion program. The result of this study is that the Language immersion program is very important in teaching foreign languages and this program has a great position among other foreign language learning programs. This program has the privilege of teaching languages quickly and fluently.
TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI DAN BREAK EVEN POINT (BEP) USAHATANI IKAN LELE (STUDI KASUS DI DESA SEGAYAM KECAMATAN GELUMBANG KABUPATEN MUARA ENIM)
Apriana Rahmawati;
Yulius Yulius;
Nurilla Elysa Putri
Agripita: Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian Vol 4 No 2 (2020): JURNAL AGRIPITA
Publisher : Agribusiness Study Program, Universitas Sriwijaya in Collaboration with Indonesian Society of Agricultural Economics (PERHEPI/ISAE)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui pendapatan petani lele di Desa Segayam Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim. (2) Mengetahui Kebutuhan Hidup Layak petani lele di Desa Segayam Kecamatan Gelumbang. (3) Mengetahui nilai Break Even Point (BEP) pada usaha ikan lele di Desa Segayam Kecamatan Gelumbang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Penelitian dilakukan secara langsung ke responden di Desa Segayam dengan memberikan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sensus berjumlah 17 orang yang tergabung dalam kelompok pembudidaya lele. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan Pendapatan petani lele di Desa Segayam Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim rata-rata mencapai Rp3.851.653 per tahun. Pendapatan petani lele di Desa Segayam Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim belum mencukupi kebutuhan Hidup Layak. Pendapatan rata-rata petani lele per bulan hanya Rp320.971 per rumah tangga. Nilai BEP (Rp) sebesar Rp 60.052.767 per-tahun dan nilai Break Even Point (Kg) sebesar 4.004 Kg per tahun Pembudidaya ikan lele harus mengembangkan kemampuan teknik budidaya ikan lele dalam meningkatkan keterampilannya.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT SETEMPAT DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS LAMPIHONG KABUPATEN BALANGAN
Maria Ulfah;
Farida Heriyani;
Ida Yuliana;
Edi Hartoyo;
Lena Rosida
Homeostasis Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20527/ht.v6i1.8794
Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dan kepercayaan masyarakat setempat dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Puskesmas Lampihong. Penelitian menggunakan metode observasional analitik dengan rancangan case control, teknik sampling menggunakan simple random sampling sebanyak 30 responden pada masing-masing kelompok, analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden dengan pola asuh negatif 73,3% pada kelompok kasus dan 33,3% pola asuh negatif pada kelompok kontrol dan responden yang ada tidak ada kepercayaan 63,3% pada kelompok kasus,dan 86,7% pada kelompok kontrol. Hasil statistik didapatkan nilai p=0,004 dan OR=5,500 untuk hubungan pola asuh orang tua, dan nilai p=0,074 untuk hubungan kepercayaan masyarakat setempat dengan kejadian stunting,dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian stunting pada balita dan tidak terdapat hubungan kepercayaan masyarakat setempat dengan kejadian stunting pada balita.