Articles
Konsep Diri Individu Pengguna Media Sosial terhadap Komunikasi Interpersonal Remaja
Asmarani, Zulfa;
Wahyuni, Sri
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i4.563
Manusia selain sebagai makhluk individu disebut juga sebagai makhluk sosial, salah satu indikasi bahwa manusia sebagai makhluk sosial adalah berkomunikasi antar individu. Berkomunikasi dengan individu disebut komunikasi interpersonal. Terkait dengan komunikasi interpersonal yang dilakukan remaja saat ini adalah komunikasi melalui media sosial. Media sosial ini telah merubah cara berkomunikasi masyarakat, sehingga menjadi masalah baru dalam masalah komunikasi interpersonal di kalangan remaja. Salah satu faktor yang mempengaruhi komunikasi interpersonal yaitu konsep diri, karena setiap orang bertingkah laku sedapat mungkin sesuai dengan konsep dirinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan komunikasi interpersonal pada remaja pengguna media sosial. Subjek dalam penelitian ini adalah dua ratus delapan puluh tujuh remaja siswa SMAN satu Bangkinang Kota yang ditentukan dengan teknik proportionate stratified random sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan uji korelasi Product Moment. Pengumpulan data penelitian menggunakan skala konsep diri Burns tahun seribu sembilan ratus sembilan puluh tiga dan skala komunikasi interpersonal Devito tahun dua ribu sebelas. Berdasarkan uji korelasi Pearson’s Product Moment menunjukkan bahwa ada hubungan antara konsep diri dengan komunikasi interpersonal pada remaja pengguna media sosial, maka hipotesis diterima. Kontribusi variabel konsep diri terhadap komunikasi interpersonal sebesar empat puluh dua persen sedangkan sisanya lima puluh delapan persen dipengaruhi oleh faktor lain.
Pengaruh Dukungan Wali Murid, Fasilitas Belajar, dan Kompetensi Guru terhadap Prestasi Belajar
Wahyuni, Sri;
Wardoyo, Dewie Tri Wijayati;
Widodo, Bambang Sigit;
Khamidi, Amrozi;
Karwanto, Karwanto;
Hariyati, Nunuk
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v5i2.1115
Dukungan wali murid, fasilitas belajar dan kompetensi guru mempengaruhi prestasi belajar siswa di SMP Negeri satu Magetan. Untuk itu, para orang tua dan guru perlu selalu memantau perkembangan siswa agar prestasi mereka di sekolah terus berkembang dengan baik. Penelitian yang akan dilakukan oleh peneliti merupakan penelitian dengan jenis deskriptif yang menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas delapan SMP Negeri satu Magetan yang berjumlah tiga ratus tiga belas siswa. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak tiga ratus tiga belas siswa kelas delapan. Metode pengambilan sampel di dalam penelitian ini dilakukan dengan cara purposive sampling yang merupakan bagian dari non-probability sampling. Bentuk pengambilan sampel ini didasarkan pada penyebaran kuesioner secara online melalui WhatsApp grup. Data dianalisis menggunakan SPSS. Hasil penelitian pada Variabel Dukungan Wali Murid menunjukkan berarti ada pengaruh fasilitas belajar terhadap prestasi belajar siswa. Sementara variabel Kompetensi Guru terdapat pengaruh kompetensi guru terhadap prestasi belajar siswa di SMP Negeri satu Magetan.
Pengaruh Kepemimpinan, Motivasi, Beban Kerja, Kompetensi dan Religiusitas terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar
Wahyuni, Sri;
Hartinah, Sitti;
Prihatin, Yoga
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v5i3.1544
Penelitian ini bertujuan untuk menguji (1) pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja guru, (2) motivasi terhadap kinerja guru, (3) beban kerja terhadap kinerja guru, (4) kompetensi terhadap kinerja guru dan (5) religiusitas terhadap kinerja guru. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif yang merupakan penelitian dengan spesifikasi terencana, terstruktur, dan sistematis dari awal penelitian hingga akhir pembuatan desain penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Analisis dilakukan menggunakan model regresi linier berganda dengan menggunakan software SPSS versi 25. Regresi linier berganda adalah model persamaan yang menggambarkan hubungan suatu variabel dependen terhadap dua atau lebih variabel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru (sig. 0.019 < 0.05). (2) Motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru (sig. 0.035< 0.05) menunjukkan hubungan motivasi dan kinerja guru signifikan secara statistik. Dengan kata lain, motivasi yang tinggi cenderung meningkatkan kinerja guru secara signifikan, (3) Beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru (sig. 0.670 > 0.05) menunjukkan tidak ada hubungan signifikan secara statistik antara beban kerja dan kinerja guru. (4) Kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru (sig. 0.039 < 0.05) menunjukkan bahwa hubungan antara kompetensi dan kinerja guru adalah signifikan secara statistik, (5) Religiusitas tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru (sig. 0.638 > 0.05) mengindikasikan tidak ada hubungan signifikan secara statistik antara religiusitas dan kinerja guru dalam data yang dianalisis.
Persepsi Siswa terhadap Kompetensi Guru Biologi dalam Proses Pembelajaran Menggunakan Kurikulum Merdeka
Faitunnisa, Zalsa;
Wahyuni, Sri;
Asmah, Sitti
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v5i4.1818
Tujuan dari penelitian ini merupakan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap kompetensi guru biologi dala menggunakan kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang diolah berasal dari wawancara yang dilakukan dengan siswa kelas XI i, XI j, dan XI K di SMAN 5 Bandung. Penelitian ini menerapkan observasi, wawancara, pengisian link kuesioner, dan pengamatan langsung. Hasil penelitian penulis menemukan bahwa siswa secara keseluruhan melihat guru biologi memiliki kemampuan yang baik dalam melaksanakan kurikulum merdeka. Hasil wawancara menunjukkan bahwa banyak orang yang mendukung kurikulum merdeka. Kesediaan guru dalam menganut kebijakan terkait ide kurikulum merdeka menunjukkan persepsi yang positif dan mendukung. Khususnya guru Biologi, ngerasa dibantu melalui kurikulum merdeka karenanya kurikulum ini lebih menekankan karakter siswa dan guru. Oleh karena itu, kurikulum ini selaras dengan penanaman nilai-nilai biologi hingga dari ketiga subjek penelitian Siswa di SMAN 5 Bandung, semuanya memiliki pandangan yang sangat baik terhadap Kompetensi guru yang menggunakan kurikulum merdeka pada proses pembelajaran Biologi.
Pembelajaran Outdoor Learning Berbantuan Lingkungan Sekitar Sekolah
Rahimawati, Rahimawati;
Wahyuni, Sri;
Muliana, Muliana
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v5i4.1881
Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pembelajaran di luar kelas yang memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah dapat membantu siswa memahami konsep-konsep pelajaran dengan baik. Dengan belajar secara langsung di alam atau lingkungan sekitar, siswa diharapkan lebih mudah mengaitkan teori dengan praktek. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, yaitu keseluruhan populasi menjadi sampel penelitian. Desain penelitian yang digunakan adalah desain Pre-Experimental dimana hanya menggunakan satu kelas eksperimen sedangkan instrument yang digunakan yaitu lembar tes, kelas eksperimen akan diberikan perlakuan dengan pemberian Pre-test (tes di awal pembelajaran) dan Post-test (tes di akhir pembelajaran). Data analisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa metode pembelajaran outdoor learning berbantuan lingkungan sekitar berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Hal ini terbukti dengan adanya perbedaan nilai rata-rata yang diperoleh oleh siswa sebesar 25%. Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran outdoor learning berbantuan lingkungan sekitar berpengaruh terhadap hasil belajar maupun motivasi belajar siswa.
Pengenalan Pembelajaran Metaverse pada Pembelajaran IPAS SDN 64 Buntu Ampang
Wahyuni, Sri;
Ardiansyah, Romi;
Nurmi, Nurmi
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v5i4.1910
Metode pembelajaran yang masih bersifat tradisional, seperti ceramah dan pengisian lembar kerja, menyebabkan siswa sulit untuk mengaitkan teori yang dipelajari dengan kehidupan sehari-hari. Penerapan teknologi pembelajaran yang lebih modern, seperti Metaverse, bisa menjadi solusi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengenalan dan menguji efektivitas penerapan pembelajaran berbasis Metaverse pada mata pelajaran IPAS di kelas V SDN 64 Buntu Ampang. Pembelajaran berbasis Metaverse yang menggunakan media 3 dimensi (3D) menawarkan pengalaman belajar interaktif yang memungkinkan siswa untuk lebih mudah memahami konsep-konsep pelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen pre-test dan post-test. Sampel penelitian menggunakan total sampling, di mana seluruh siswa kelas V SDN 64 Buntu Ampang menjadi objek penelitian sebanyak 22 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes yang diberikan sebelum dan setelah penerapan pembelajaran berbasis metaverse. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar siswa, dengan perbedaan nilai rata-rata pretest dan posttest sebesar 23%. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis Metaverse dengan media 3D dapat menjadi solusi alternatif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS di SDN 64 Buntu Ampang.
Konsep Diri Individu Pengguna Media Sosial terhadap Komunikasi Interpersonal Remaja
Asmarani, Zulfa;
Wahyuni, Sri
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i4.563
Manusia selain sebagai makhluk individu disebut juga sebagai makhluk sosial, salah satu indikasi bahwa manusia sebagai makhluk sosial adalah berkomunikasi antar individu. Berkomunikasi dengan individu disebut komunikasi interpersonal. Terkait dengan komunikasi interpersonal yang dilakukan remaja saat ini adalah komunikasi melalui media sosial. Media sosial ini telah merubah cara berkomunikasi masyarakat, sehingga menjadi masalah baru dalam masalah komunikasi interpersonal di kalangan remaja. Salah satu faktor yang mempengaruhi komunikasi interpersonal yaitu konsep diri, karena setiap orang bertingkah laku sedapat mungkin sesuai dengan konsep dirinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan komunikasi interpersonal pada remaja pengguna media sosial. Subjek dalam penelitian ini adalah dua ratus delapan puluh tujuh remaja siswa SMAN satu Bangkinang Kota yang ditentukan dengan teknik proportionate stratified random sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan uji korelasi Product Moment. Pengumpulan data penelitian menggunakan skala konsep diri Burns tahun seribu sembilan ratus sembilan puluh tiga dan skala komunikasi interpersonal Devito tahun dua ribu sebelas. Berdasarkan uji korelasi Pearson’s Product Moment menunjukkan bahwa ada hubungan antara konsep diri dengan komunikasi interpersonal pada remaja pengguna media sosial, maka hipotesis diterima. Kontribusi variabel konsep diri terhadap komunikasi interpersonal sebesar empat puluh dua persen sedangkan sisanya lima puluh delapan persen dipengaruhi oleh faktor lain.
Pengaruh Dukungan Wali Murid, Fasilitas Belajar, dan Kompetensi Guru terhadap Prestasi Belajar
Wahyuni, Sri;
Wardoyo, Dewie Tri Wijayati;
Widodo, Bambang Sigit;
Khamidi, Amrozi;
Karwanto, Karwanto;
Hariyati, Nunuk
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v5i2.1115
Dukungan wali murid, fasilitas belajar dan kompetensi guru mempengaruhi prestasi belajar siswa di SMP Negeri satu Magetan. Untuk itu, para orang tua dan guru perlu selalu memantau perkembangan siswa agar prestasi mereka di sekolah terus berkembang dengan baik. Penelitian yang akan dilakukan oleh peneliti merupakan penelitian dengan jenis deskriptif yang menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas delapan SMP Negeri satu Magetan yang berjumlah tiga ratus tiga belas siswa. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak tiga ratus tiga belas siswa kelas delapan. Metode pengambilan sampel di dalam penelitian ini dilakukan dengan cara purposive sampling yang merupakan bagian dari non-probability sampling. Bentuk pengambilan sampel ini didasarkan pada penyebaran kuesioner secara online melalui WhatsApp grup. Data dianalisis menggunakan SPSS. Hasil penelitian pada Variabel Dukungan Wali Murid menunjukkan berarti ada pengaruh fasilitas belajar terhadap prestasi belajar siswa. Sementara variabel Kompetensi Guru terdapat pengaruh kompetensi guru terhadap prestasi belajar siswa di SMP Negeri satu Magetan.
Pengaruh Kepemimpinan, Motivasi, Beban Kerja, Kompetensi dan Religiusitas terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar
Wahyuni, Sri;
Hartinah, Sitti;
Prihatin, Yoga
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v5i3.1544
Penelitian ini bertujuan untuk menguji (1) pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja guru, (2) motivasi terhadap kinerja guru, (3) beban kerja terhadap kinerja guru, (4) kompetensi terhadap kinerja guru dan (5) religiusitas terhadap kinerja guru. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif yang merupakan penelitian dengan spesifikasi terencana, terstruktur, dan sistematis dari awal penelitian hingga akhir pembuatan desain penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Analisis dilakukan menggunakan model regresi linier berganda dengan menggunakan software SPSS versi 25. Regresi linier berganda adalah model persamaan yang menggambarkan hubungan suatu variabel dependen terhadap dua atau lebih variabel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru (sig. 0.019 < 0.05). (2) Motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru (sig. 0.035< 0.05) menunjukkan hubungan motivasi dan kinerja guru signifikan secara statistik. Dengan kata lain, motivasi yang tinggi cenderung meningkatkan kinerja guru secara signifikan, (3) Beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru (sig. 0.670 > 0.05) menunjukkan tidak ada hubungan signifikan secara statistik antara beban kerja dan kinerja guru. (4) Kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru (sig. 0.039 < 0.05) menunjukkan bahwa hubungan antara kompetensi dan kinerja guru adalah signifikan secara statistik, (5) Religiusitas tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru (sig. 0.638 > 0.05) mengindikasikan tidak ada hubungan signifikan secara statistik antara religiusitas dan kinerja guru dalam data yang dianalisis.
Persepsi Siswa terhadap Kompetensi Guru Biologi dalam Proses Pembelajaran Menggunakan Kurikulum Merdeka
Faitunnisa, Zalsa;
Wahyuni, Sri;
Asmah, Sitti
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v5i4.1818
Tujuan dari penelitian ini merupakan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap kompetensi guru biologi dala menggunakan kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang diolah berasal dari wawancara yang dilakukan dengan siswa kelas XI i, XI j, dan XI K di SMAN 5 Bandung. Penelitian ini menerapkan observasi, wawancara, pengisian link kuesioner, dan pengamatan langsung. Hasil penelitian penulis menemukan bahwa siswa secara keseluruhan melihat guru biologi memiliki kemampuan yang baik dalam melaksanakan kurikulum merdeka. Hasil wawancara menunjukkan bahwa banyak orang yang mendukung kurikulum merdeka. Kesediaan guru dalam menganut kebijakan terkait ide kurikulum merdeka menunjukkan persepsi yang positif dan mendukung. Khususnya guru Biologi, ngerasa dibantu melalui kurikulum merdeka karenanya kurikulum ini lebih menekankan karakter siswa dan guru. Oleh karena itu, kurikulum ini selaras dengan penanaman nilai-nilai biologi hingga dari ketiga subjek penelitian Siswa di SMAN 5 Bandung, semuanya memiliki pandangan yang sangat baik terhadap Kompetensi guru yang menggunakan kurikulum merdeka pada proses pembelajaran Biologi.