Articles
Student Administration Towards the Achievement of the Goals of the School
Salsabila, Putriana Zahra;
Kurniawan, Edi
Jurnal Pendidikan Nusantara Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Nusantara (January-April)
Publisher : Tahta Media Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55080/jpn.v4i1.178
This study aims to identify important components in school administration that can improve the effectiveness of learning and student management. The method used in this study is qualitative research, which explores data through observation and interviews, where researchers collect data on the implementation of administration, student management, and the interaction between these two aspects. Data was obtained through interviews with principals, teachers, and staff who were still involved in the research. The results show that good and systematic administrative management contributes significantly to the smoothness of the teaching and learning process, as well as the development of student's potential. It was found that a clear and programmed division of administrative tasks in each school can improve efficiency and effectiveness in the implementation of educational activities. In addition, this study also revealed that administration is not only limited to the financial aspect but also includes the continuity of a quality teaching and learning process. Effective and organized administrative services greatly influence the success of education in a school environment. In this increasingly competitive and modern era, schools need to adapt to developments in science and technology and implement innovative administrative practices. Thus, good administrative management will support the achievement of optimal educational goals and the all-round development of students so that schools can function as environments that support effective and sustainable learning.
Analisis Pembelajaran Berbasis Puzzle Terhadap Keterampilan Motorik Halus Anak Usia Dini di TK Negeri Sangia
Maesyarah, Maesyarah;
Kaharuddin, Kaharuddin;
Wahyuningsih, Sri
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i1.4049
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan motorik halus pada Anak Usia Dini di TK Negeri Sangia. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Jenis penelitian ini termaksud penelitian lapangan (field research) yakni penelitian berlangsung dilapangan dalam hal ini dilakukan di TK Negeri Sangia Kec. Sape. Sumber Data dan Teknik Pengumpulan Data. Sumber data dapat ditinjau dari dua macam yaitu data primer dan data sekunder. Data Primer yaitu data yang diperoleh secara langsung dari tempat penelitian, yaitu di sekolah TK Negeri Sangia Kec. Sape melakukan wawancara dengan, guru-guru, dan Data sekunder yaitu data yang diperoleh dari bahan dokumentasi berupa laporan-laporan kegiatan yang ada hubungannya dengan masalah yang diteliti. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik yaitu sebagai berikut: Observasi, Wawancara (interview), dan Dokumentasi. Instrument Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Pedoman observasi, Pedoman wawancara, dan Pedoman dokumentasi. Pengujian Kredibilitas Data untuk memperoleh keabsahan data yang sudah diperoleh, maka penelitian menggunakan pengujian kredibilitas data menggukanan Member Check (Cek Berulang-Ulang), Cross Check dan Triangulasi data. Hasil dari penelitian ini dapat mengidentifikasi perbaikan spesifik dalam keterampilan motorik halus pada anak dan memberikan rekomendasi untuk mengintegrasikan metode pembelajaran berbasis puzzle ke dalam pendidikan Anak Usia Dini. Penggunaan Puzzle akan berdampak positif pada perkembangan motorik halus anak. Permainan Puzzle juga memiliki pengaruh signifikan dalam mengembangkan keterampilan motorik halus anak usia 4-5 tahun di TK Negeri Sangia. Temuan ini akan memberikan dasar untuk merekomendasikan penggunaan permainan Puzzle sebagai bagian dari metode pembelajaran di pendidikan Anak Usia Dini.
Evaluasi Kinerja dan Pengembangan Model Kelembagaan Lembaga Pengawasan Daerah
Hidayat, Dayat
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 11, No 1 (2008)
Publisher : Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta Aparatur Sipil Negara Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31845/jwk.v11i1.382
The regulation of The Regional Financial No 17/2003 says, that the management of the public finance is based on the performance budgeting principal. Its means that the allocation of the budget is a part of the governmental management. The performance it self is measured by the standard of performance that consist of input, output, outcomes, benefit and impact performance. So that, the measurement of performance is very important as a basis of accountability to the society as a services achievement.
Ramai Ramai Korupsi di DPRD
Hidayat, Dayat
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 7, No 2 (2004)
Publisher : Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta Aparatur Sipil Negara Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31845/jwk.v7i2.495
Korupsi, sebuah kata yang dalam beberapa tahun terakhir selalu menjadi isu yang selalu hangat, enak diucapkan dan susah untuk diberantas. Selanjutnya jika membicarakan korupsi, orang akan langsung menuding pemerintah sebagai biangnya korupsi. Seakan akan yang melakukan korupsi itu adalah Pegawai Pemerintah atau Pegawai Negeri. Jikalau korupsi dilakukan oleh pegawai selain pegawia negeri, sepertinya tidak disebut sebagai korupsi. Kalaupun ada pasti karena pegawai negerinya ikut bermain. Benarkah begitu ?
Penggunaan Teknologi Informasi Dan Komunikasi (TIK) Dalam Pelayanan Publik
Hidayat, Dayat
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 12, No 2 (2009)
Publisher : Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta Aparatur Sipil Negara Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31845/jwk.v12i2.341
It is a government compulsary to enhance better services for their citizens. Many rules and efforts are created to make these services more convenient. The use of a informations and technology is one of the efforts to make the services closser to the citizens, it called e-government.
Korupsi
Hidayat, Dayat
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 4, No 2 (2001)
Publisher : Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta Aparatur Sipil Negara Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31845/jwk.v4i2.582
Indonesia berada pada posisi lima besar negara terkorup di dunia. Penempatan posisi ini sangat ironnis dengan keadaan masyarakat yang dinilai agamis dan menjunjung tinggi nilai nilai kejujuran
Persiapan SDM di Era Global
Hidayat, Dayat
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 9, No 4 (2006)
Publisher : Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta Aparatur Sipil Negara Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31845/jwk.v9i4.419
Kemiskinan Dan Korupsi
Hidayat, Dayat
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 8, No 3 (2005)
Publisher : Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta Aparatur Sipil Negara Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31845/jwk.v8i3.458
Krisis moneter yang melanda hampir keseluruh negara, terutama di negara-negara berkembang dikawasab Asia, termasuk Indonesia terjadi sejak dasa warsa ini. Krisis moneter yang berkepanjangan ini menjalar menjadi krisis ekonomi, bahkan meluas menjadi krisis politik yang pada akhirnya menjadi krisis kepercayaan. Dampak dari krisis dimaksud bukan hanya terhadap tatanan penyelenggaraan negara, pemerintahan dan pembangunan, namun meluas mempengaruhi berbagai sektor dari dimensi baik yang ada pada pusat-pusat kegiatan pemerintah, maupun pada pelaku-pelaku ekonomi dan masyarakat.
Kelembagaan Kawasan Lindung (Studi Kasus Propinsi Riau)
Hidayat, Dayat
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 9, No 1 (2006)
Publisher : Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta Aparatur Sipil Negara Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31845/jwk.v9i1.449
Pengelolaan kawasan lindung, dewasa ini menjadi sorotan penting, terutama pasca terjadinya musibah banjir, longsor, kekeringan yang disebabkan rusaknya kawasan lindung. Dengan adanya permasalahan ytersebut menyadarkan begitu pentingnya keberadaan kawasan yang berfungsi sebagai penyangga dan pelindung kelestarian lingkungan hidup. Dampak Pengelolaan kawasan lindung yang tidak dilakukan secara sungguh-sungguh dan profesional akan menimbulkan kehancuran dan kerugian yang tidak bisa dihitung secara materiil.
Kelembagaan dan Ketatalaksanaan Antar Daerah Perbatasan
Hidayat, Dayat
Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik Vol 11, No 2 (2008)
Publisher : Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta Aparatur Sipil Negara Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31845/jwk.v11i2.376
Amanat Undang-Undang No. 32/2004 tentang Otonomi Daerah dimaknai, bahwa kesejahteraan rakyat menjadi muara dari segala daya usaha, termasuk dikeluarkannya kebijakan otonomi daerah. Prinsip kesejahteraan adalah menjaga keserasian hubungan antardaerah dan hubungan yang serasi antardaerah dengan pemerintah yang ditunjukkan dengan adanya kerjasama sehingga kegiatan tersebut melahirkan kesejahteraan bersama, tidak terjadi ketimpangan dan masih tetap lestarinya kesatuan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia, maka kerjasama antarsusunan pemerintahan daerah menjadi sesuatu yang sangat penting. Terlebih lagi kerjasama tersebut dikaitkan dengan peningkatan kesejahteraan melalui pelayanan yang baik kepada masyarakat. Untuk itu kerjasama antar pemerintah daerah kabupaten/kota dalam pelayanan diimplementasikan dalam bentuk badan kerjasama pelayanan antarpemerintah daerah yang disandarkan pada konstruksi yang profesional dan saling menguntungkan dalam bentuk badan kerjasama pelayanan. Dengan demikian kepentingan pelayanan masing-masing pemerintah daerah kepada masyarakatnya dapat dijembatani dengan efektif.