Articles
KARAKTERISTIK FISIK DAN DAYA TERIMA KUE BARUASA DENGAN SUBTITUSI TEPUNG MOCAF
Nur fahmi;
Hendrayati Hendrayati;
zakaria Zakaria;
Thresia Dewi Kartini
Media Gizi Pangan Vol 24, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (774.92 KB)
|
DOI: 10.32382/mgp.v24i1.294
Background : MOCAF is a cassava flour product processed using the principle of modifying cassava cells by fermentation. The growing microbes cause characteristic changes of the resulting starch in the form of increased viscosity, gelability, rehydration, and ease of solubility.Objective : This study aims to determine the physical characteristics and acceptance of Kue Baruasa with substitution of MOCAF flour for PMT pregnant mothers in District Moncongloe Maros Regency.Method : This research is a quasi-experimental research. The sample is Kue Baruasa substitution of MOCAF flour with concentration of 100%, 75%, 50% and 0%. The panel of received power consists of 35 students and 10 pregnant women. The research was conducted in food laboratory of Poltekkes Kemenkes Makassar Nutrition Department, Laboratory of State Polytechnic of Ujungpandang and District of Moncongloe of Maros Regency. Result : The results showed that the lowest level of hardness was found in Kue Baruasa with concentration of 75%. There were no color differences in the four groups of samples (p = 0.434). There were differences of taste in the four groups of samples (p = 0.010). There were differences of aroma in the four groups of samples (p = 0.010). There was a difference of texture in all four groups of samples (p = 0,009). The nutritional content of the Mosaic Cookies is lower than the nutrient content of pregnant PMT biscuits distributed by the Ministry of Health.Conclusion : It is suggested that Barca Substitute Cake substitution of MOCAF 50% gets better reception by panelist and the nutrient content of Kue Baruasa still needs to be improved in order to reach the standard of PMT for pregnant mother.Keywords : Mocaf, PMT, Pregnant mothers
PENENTUAN TINGKAT KEKUMUHAN PERMUKIMAN KUMUH KOTA PALEMBANG DENGAN METODE ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING DAN ALGORITMA ID3
Lastri Widya Astuti;
Endah Puspita Sari;
Imelda Saluza;
Faradillah Faradillah;
Rini Yunita
INTECH Vol 2 No 1 (2021): INTECH (Informatika Dan Teknologi)
Publisher : Program Studi Informatika Fakultas Teknik dan Komputer Universitas Baturaja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (584.102 KB)
|
DOI: 10.54895/intech.v2i1.869
Slum settlers are a condition of uninhabitable settlements. Slums are devided into 4 levels, namely : high slums, medium, light and not slum. To produce these four levels, method is used namely K-Means Clustering Algorithm and the ID3 Algorithm is used to give priority with pre determined attributes then accumulated with the results of clustering classified as slum level. The accuracy test is performe by using the confusion matrix method, where the data results from the K-Means Clustering method compared to the baseline data. The results obtained from the accuracy with confusion matrix is 0,70%, which means the level of truth (accuracy) between the result of the baseline data with research data is 70%.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENGGUNAAN ANTIBIOTIK (STUDI KASUS PADA KONSUMEN APOTEK-APOTEK KECAMATAN GLAGAH KABUPATEN LAMONGAN)
Hajar Sugihantoro
Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/jiff.v3i2.5655
ABSTRAKKetidaktepatan penggunaan antibiotik banyak ditemukan di masyarakat luas. Hal ini dapat menjadi penyebab terjadinya resiko buruk seperti resistensi antibiotik. Studi awal yang dilakukan pada 15 warga Kecamatan Glagah menunjukkan sebanyak 73% menggunakan antibiotik untuk penyakit non infeksi atau membelinya tanpa resep dokter. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan perilaku penggunaan antibiotik serta meneliti hubungan antara pengetahuan dan perilaku penggunaan antibiotik. Penelitian ini merupakan penelitian dalam bentuk survey dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner tertutup. Analisis data dilakukan dengan analisis Spearman. Penelitian dilakukan pada 96 konsumen Apotek-apotek di Kecamatan Glagah Kabupaten Lamongan. Hasil yang didapat yakni mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (64%), berusia antara 18-40 tahun (75%). Pendidikan terakhir mayoritas responden adalah SMA (55%). Mayoritas responden adalah ibu rumah tangga (32%). Antibiotik yang banyak digunakan oleh responden adalah amoxicillin (63%). Tingkat pengetahuan responden dengan kategori pengetahuan baik sebanyak 8%, kategori cukup sebanyak 35%, dan kategori kurang sebanyak 57%. Adapun kategori perilaku baik sebanyak 22%, kategori cukup sebanyak 66%, dan kategori kurang sebanyak 12%. Hasil uji spearman didapatkan nilai sig. 0,000, nilai koefisien korelasi sebesar 0,431, dan arah korelasi positif (+). Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan perilaku penggunaan antibiotik pada konsumen Apotek-apotek Kecamatan Glagah Kabupaten Lamongan.
The Effect of Education on Self-Management and Stroke Prevention Behavior on Recurrence
Nur Aini;
Erma Wahyu Mashfufa;
Lilis Setyowati;
Ollyvia Freeska Dwi Marta
Jurnal Multidisiplin Madani Vol. 2 No. 3 (2022): March 2022
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (256.841 KB)
This study aimed to determine the provision of self-management education interventions to reduce recurrence in stroke patients. Method: research design experimental with intact group comparison design. The number of samples of 60 people was calculated using G power software, taken by purposive sampling technique, 29 intervention groups and 31 control groups. The research was conducted in poly stroke RSU Muhammadiyah Malang. The instrument used the Stroke Self-Management Questionnaire (SSMQ) for stroke prevention behavior. Chi-square and the Mann-Whitney test analyzed data. The statistical tests obtained a p-value for self-management behavior, and recurrence was not significant, while on stroke prevention behavior obtained a p-value of 0.034 < 0.05. Self-management educational interventions give patients the ability to control behavior and emotional responses so that patients can prevent stroke.
KETERKAITAN KEKURANGAN ENERGI PROTEIN (KEP) DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA USIA (1-5 TAHUN)
Nurwijayanti Nurwijayanti
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (243.132 KB)
|
DOI: 10.33366/cr.v4i3.432
Malnutrisi dan infeksi saling berinteraksi (timbal balik). Malnutrisi menyebabkan rentannya penderita terhadap infeksi seperti Infeksi Saluran Nafas dan ISPA akan memperburuk keadaan malnutrisi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara Kurang Energi Protein (KEP) dengan kejadian ISPA pada balita usia 1-5 tahun di Puskesmas Blabak Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri.Desain penelitian ini menggunakan analitik dengan pendekatan cross sectional dengan metode sampling accidental sampling. Sampel diambil sebanyak 33 balita KEP pada balita usia 1-5 tahun Puskesmas Blabak kecamatan Kandat Kabupaten Kediri. Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah Chi-Square. Hasil penelitian diketahui sebanyak 19 balita (81%) balita menderita KEP sedang ; sebanyak 20% balita KEP mengalami ISPA ; serta balita yang KEP sedang menyebabkan terjadinya ISPA sebesar 76%.Hasil uji statistik disimpulkan ada hubungan antara KEP dengan kejadian ISPA pada balita usia 1-5 tahun. Direkomendasikan para ibu lebih memperhatikan pertumbuhan anaknya dengan cara memberikan asupan nutrisi yang adekuat sehingga balita tidak rentan terhadap penyakit infeksi.
HUBUNGAN PERKEMBANGAN BAHASA DAN STATUS GIZI ANAK Di WILAYAH KERJA PUSKESMAS WILAYAH SELATAN KOTA KEDIRI
Nurwijayanti Nurwijayanti
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (267.588 KB)
|
DOI: 10.33366/cr.v4i2.451
Pemenuhan kebutuhan nutrisi anak mempengaruhi ketersediaan energi, zat pembangun dan daya tahan tubuh anak. Hal ini berdampak pada menurunnya perkembangan anak khususnya perkembangan bahasanya. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan perkembangan bahasa dan status gizi anak. Desain penelitian adalah penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang diteliti adalah semua anak usia 2 – 4 tahun di Posyandu Ngronggo Wilayah Kerja Puskesmas Wilayah Selatan Kota Kediri dengan menggunakan metode purposive sampling dan sampel dalam penelitian ini adalah sebagian anak usia 2 – 4 tahun yang berjumlah 31 responden. Variabel adalah perkembangan bahasa dan variabel dependen yang diteliti adalah status gizi.Uji dengan menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki status gizi dalam kategori normal, yaitu 12 orang (38,7%) dan sebagian besar responden memiliki perkembangan bahasa dalam kategori penyimpangan, yaitu 15 responden (48,4%). Hasil uji statistik diketahui p-value (0,000) < (0,05) maka H1 diterima yang berarti ada hubungan antara perkembangan bahasa dengan status gizi
OPTIMALISASI ANGGARAN KEUANGAN DESA LANJUTAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA CICALENGKA KECAMATAN PAGEDANGAN KABUPATEN TANGERANG-BANTEN
Sri Mardiana;
Yenny Merinatul Hasanah;
Wawan Supriyatna;
Zakaria Zakaria;
Indri Indirasari
DEDIKASI PKM Vol 2, No 2 (2021): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/dedikasipkm.v2i2.11537
Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat bertujuan memberikan penyuluhan dan sosialisasi kepada kepala desa, sekretaris desa, BPD, dan masyarakat terkait optimalisasi anggaran keuangan desa pada masa pandemi covid-19 di kelurahan pegedangan. Desa sebagai penyelengaraan pemerintah terkecil namun merupakan unit terdepan dalam pelayanan kepada masyarakat dan bagian yang strategis untuk keberhasilan semua program pembangunan. Karena itu, upaya untuk memperkuat desa (Pemerintah Desa dan Lembaga Kemasyarakatan) merupakan langkah mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat sebagai tujuan otonomi daerah. Metode dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu: (1) Tahap Observasi, (2) Tahap Sosialisasi, (3) Tahap Pelaksanaan Penyuluhan. Dalam tahap pelaksanaan penyuluhan, tim PkM Memberikan presentasi mengenai materi optimalisasi penyusunan anggaran keuangan dengan mengadakan pendekatan kepada perangkat desa untuk melakukan tertib administrasi sehingga mempermudah dalam penyusunan anggaran keuangan. Target luaran dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini di harapkan mampu memberikan inspirasi kepada Perangkat desa dalam menambah referensi mengenai optimalisasi penyusunan anggaran keuangan dana desa supaya tepat sasaran sehingga pelaporan keuangan bisa tepat waktu dan tidak menimbulkan keraguan dari masyarakat mengenai pemanfaatan dana desa. Dengan pelaporan tepat waktu dan tepat guna maka akan membangun kepercayaan masyarakat kepada perangkat desa.
Pemanfaatan Eceng Gondok (Eichornia crassipes) dan Ampas Tebu untuk Pembuatan Pakan Ikan Tawes (Barbonymus gonionotus)
Muhammad Fadhil Akbar;
Muhammad Azhari;
Valencia Aff Neka;
Arafsanajani Arif;
Choirul Amar Simbolon;
Hijral Hamdani;
Marini Wijayanti
Seminar Nasional Lahan Suboptimal 2021: Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal ke-9 “Sustainable Urban Farming Guna Meningkatkan
Publisher : Pusat Unggulan Riset Pengembangan Lahan Suboptimal (PUR-PLSO) Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Akbar MF, Azhari M, Neka VA, Arif A, Simbolon CA, Hamdani H, Wijayanti M. 2021. Utilization of water hyacinth and sugarcane for making tawes fish feed. In: Herlinda S et al. (Eds.), Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal ke-9 Tahun 2021, Palembang 20 Oktober 2021. pp. 795-802. Palembang: Penerbit & Percetakan Universitas Sriwijaya (UNSRI). Water hyacinth (Eichornia crassipes) is a weed that is commonly found in lakes and swamps. It is only used as fertilizers and handicrafts in fewer quantities in Indonesia. Biomass of water hyacinth can be a local feed raw material which is expected to be a raw material for fish feed potentially especially herbivorous fish such as tawes fish . In addition to water hyacinth, bagasse waste as raw material for fish feed can be one solution. Technological innovation is needed to increase the nutrient content of sugarcane waste which is still low. Making probiotic fermented feed can be used as an alternative to improve the nutrition and digestibility of feed. Degradation of organic compounds can be done with the help of cellulolytic, ligninolytic, and hemicellulolytic bacteria and fungi. In addition to reducing the quantity of waste, it also supports sustainable aquaculture policies. The study aims to reduce water hyacinth weeds in the waters and to utilize bagasse which was considered waste so far as an alternative feed for herbivorous fish. The results obtained from this review are the manufacture of alternative feeds from water hyacinth and bagasse can be a cheap alternative feed that can support fish growth. It is expected to be an alternative feed made from local weeds and a cheap industrial by-product for herbivorous fish farming.
SOSIALIALISASI DAN PENDAMPINGAN QANUN NO.01/20/1/7/2020 TENTANG PELEPASAN HEWAN TERNAK DI GAMPONG PAYA GABOH
Ikhyanuddin Ikhyanuddin;
Hendra Raza
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (183.562 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i1.647
Secara geografis Gampong Paya Gaboh memiliki potensi sebagai area peternakan Kambing dan Sapi. Gampong Paya Gaboh terdiri dari rawa-rawa dan tanah perbukitan yang ditumbuhi rumput-rumput hijau, sebagian besar masyarakat berprofesi sebagai peternak dan petani. Namun demikian pemberlakuan Qanun NO.01/20/1/7/2020 memberi efek pada kebiasaan masyarakat dalam melepaskan hewan ternak. Kegiatan sosialisasi Qonun No. 01/20/1/7/2020 tentang pelepasan hewan ternak di Gampong Paya Gaboh bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang pemberlakuan Qonun terbaru serta mencari solusi atas permasalahan yang dialami peternak sebagai efek dari pemberlakuan Qonun tersebut. Kegiatan sosialisasi dan pendampingan ini sangat penting dilakukan serta mendapat sambutan baik dari peserta dan perangkat desa.
Hubungan Pemberian Konseling KB Dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi IUD
Herliana Herliana
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung Vol 7 No 1 (2019): JKPBL Vol VII No. 1 2019
Publisher : LPPM Sikes Panca Bhakti Bandar Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (130.455 KB)
|
DOI: 10.47218/jkpbl.v7i1.56
Intra uterine device (IUD) is a contraceptive method that is used for a long time, so that it is effective in preventing pregnancy, the fact that the use of IUD contraceptive methods tends to decrease. The purpose of this study was to determine the relationship of family planning counseling with the selection of IUD contraception. This research is analytical using a case control design, for 200 respondents divided into 100 IUD acceptor sample groups and 100 control groups who did not use an IUD using Probability Statistick Random Sampling. Tool for collecting data using questionnaires, analyzing data with Chi-sqare tests. The results of the study concluded that more than half of the respondents were not given family planning counseling, namely 51 respondents (51%), some respondents used an IUD as many as 100 respondents and some respondents (50%). The conclusion of the study is that there is a relationship between family planning counseling and the selection of IUD contraceptives in family planning acceptors (p value = 0.031), an OR of 1.9 means that there is a chance 1.9 times greater chance for IUD contraception if counseled. Health workers are expected to continue to improve health services, provide counseling in determining the use of contraceptives, provide information to the public about the benefits and benefits.