Articles
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP MOTIVASI PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI PRIA PUS DI DESA MULYOREJO KECAMATAN NGANTANG KABUPATEN MALANG
Rozi Rozi;
Ngesti W. Utami;
Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (324.15 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i3.665
Pengetahuan merupakan domain yang sangat penting dalam membentuk tindakan seseorang (overt behavior). Akan tetapi, pengetahuan dapat juga dipengaruhi oleh berbagai faktor yang salah satu nya adalah tingkat pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan terhadap motivasi penggunaan alat kontrasepsi pria PUS di Desa Mulyorejo Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pria PUS di Desa Mulyorejo yang berjumlah 894 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 90 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan quota sampling. Data dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menemukan bahwa sebagian besar tingkat pengetahuan pria PUS di Desa Mulyorejo masuk kategori kurang sebanyak 49 orang (54,4%), dan sebagian besar tingkat motivasi pria PUS untuk menggunakan alat kontrasepsi pria di Desa Mulyorejo masuk dalam kategori kurang sebanyak 43 orang (47,8%). Berdasarkan hasil uji spearman rank didapatkan ada hubungan tingkat pengetahuan terhadap motivasi penggunaan alat kontrasepsi pria PUS di Desa Mulyorejo Kecamatan Ngantang (p = 0,000). Perlunya program pelatihan dan seminar tentang kontrasepsi pria, khususnya kepada kader-kader sehingga dapat memberikan penjelasan dan pemahaman atau pembelajaran kepada keluarga serta masyarakat disekitarnya.
HUBUNGAN NYERI HAID (DYSMENORRHEA) DENGAN AKTIVITAS BELAJAR PADA REMAJA PUTRI MTs MUHAMMADIYAH 2 MALANG
Rosi Dwi Susanti;
Ngesti W. Utami;
Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (193.303 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v3i1.760
Dysmenorrhea merupakan sakit saat menstruasi yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari remaja putri. Menurut Kemenkes RI tahun 2016 prevalensi remaja putri di Indonesia yang mengalami kejadian nyeri sekitar 55%. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan nyeri haid (dysmenorrhea) dengan aktivitas belajar pada remaja putri di MTs Muhammadiyah 2 Malang. Desain penelitian mengunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 remaja putri dengan penentuan sampel penelitian menggunakan purposive sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuesioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji spearman rank dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan lebih dari separuh 17 (56,7%) remaja putri mengalami nyeri haid (dysmenorrhea) berat dan lebih dari separuh 20 (66,7%) remaja putri mengalami aktivitas belajar cukup. Hasil uji spearman rank didapatkan p-value = (0,000) < (0,050) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan nyeri haid (dysmenorrhea) dengan aktivitas belajar pada remaja putri di MTs Muhammadiyah 2 Malang. Berdasarkan hasil penelitian untuk mengurangi rasa nyeri haid (dysmenorrhea) berat dengan mengkonsumsi minuman penurun nyeri haid, istirahat yang cukup, olahraga yang teratur, kompres dengan air hangat, memperbanyak mengkonsumsi buah dan sayuran dan tinggikan posisi pinggul melebihi bahu ketika tidur telentang untuk membantu mengurangi nyeri haid.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI POSYANDU CEMPIRING 1 KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG
Prengki Prengki;
Wahidyanti Rahayu Hastutiningtyas;
Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v4i2.1979
Pengetahuan berperan dalam memberikan wawasan terhadap terbentuknya sikap dan akan diikuti dengan tindakan dalam hal pelaksanaan pemberian ASI eksklusif. Tujuan penelitian yaitu mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan pemberian ASI eksklusif di Posyandu Cempiring 1 Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Desain penelitian mengunakan desain korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 39 ibu menyusui dan sampel penelitian sebanyak 36 orang dengan penentuan menggunakan simple random sampling. Instrumen berupa kuesioner tingkat pengetahuan dan pemberian ASI eksklusif. Analisis data yang digunakan yaitu uji Chi Square. Hasil penelitian membuktikan Variabel independen sebagian besar 23 (63,9%) responden memiliki tingkat pengetahuan baik tentang pemberian ASI eksklusif dan Variabel dependen sebagian besar 24 (66,7%) responden memberikan ASI eksklusif. Hasil uji Chi Square menunjukkan adanya hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan pemberian ASI eksklusif di Posyandu Cempiring 1 Kecamatan Dau Kabupaten Malang didapatkan p value = (0,000) < (0,05). Peneliti selanjutnya diharapkan untuk melakukan penelitian dengan memberikan pendidikan kesehatan tentang ASI eksklusif kepada ibu yang memiliki anak usia < 6 bulan untuk meningkatkan pengetahuan, sehingga ibu termotivasi memberikan ASI eksklusif kepada anaknya. Knowledge plays a role in providing insight into attitudes and will be followed by actions in the implementation of exclusive breastfeeding. The research objective was to determine the relationship between the level of knowledge of mothers and the exclusive breastfeeding in Posyandu Cempiring 1, Dau District, Malang Regency. The study design used a correlative design with a cross sectional approach. The population of the study was 39 breastfeeding mothers and 36 samples were selected by using a simple random sampling. Instruments in form of a questionnaire about the level of knowledge and exclusive breastfeeding. Analysis data was the Chi Square test. The results showed independent variable that 23 (63.9%) of respondents had a good level of knowledge about exclusive breastfeeding and dependent variable 24 (66.7%) of respondents gave exclusive breastfeeding. The Chi Square test results showed a relationship between the level of mothers’ knowledge and exclusive breastfeeding in Posyandu Cempiring 1, Dau District, Malang Regency, and it obtained p value = (0,000)
PENGARUH PERMAINAN GAME ONLINE TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR PADA ANAK USIA SEKOLAH KELAS III DAN IV SDN MERJOSARI 1 MALANG
Siprianus Koi;
Ni Luh Putu Eka Sudiwati;
Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (135.97 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i1.174
Game online merupakan permainan (games) yang dapat diakses oleh banyak pemain dimana mesin-mesin yang digunakan pemain dihubungkan oleh suatu jaringan. Umumnya jaringan yang digunakan untuk bermain adalah Internet. Maraknya game online menyebabkan pemain menjadi kecanduan terhadap permainan tersebut. Fase kecanduan bermain game merupakan keadaan dimana seorang pemain akan sangat sulit untuk lepas dari permainannya tersebut, sehingga aktivitas belajar anak ataupun remaja terganggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengaruh permainan game online terhadap aktivitas belajar pada anak usia sekolah kelas III dan IV SDN Merjosari 1 jalan Joyo Utomo No 2 Malang. Metode dalam penelitian ini menggunakan komparatif design. Sampling yang digunakan adalah Purposive sampling dengan sampel berjumlah 41 orang. Data analisis menggunakan uji t-test design dapat diketahui bahwa aktivitas belajar anak yang tidak bermain game online yang baik 50,0%, yang cukup 31,25% dan yang kurang 18,75% sedangkan anak yang bermain game online aktivitas belajar yang baik 0,0%, yang cukup 28,0% dan yang kurang 78,0%. Hasil analisa statistik dengan uji t-test diperoleh bahwa nilai p value 0,000 < () 0,05. sehingga H1 diterima artinya terdapat pengaruh Permainan Game Online Terhadap Aktvitas Belajar Pada Anak Usia Sekolah Kelas III (Tiga) dan IV (Empat) di SDN Merjosari 1 Jl. Joyo Utomo No.2 Malang. Bagi peneliti selanjutnya dapat dikembangkan menjadi penelitian tentang pengaruh permainan game online terhadap perubahan pola tidur pada remaja. Kata Kunci : Permainan Game Online, aktivitas belajar.
HUBUNGAN KEBIASAAN MAKAN JAJANAN DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG KONSUMSI SAYUR PADA ANAK DI POS PAUD ANGGREK TLOGOMAS MALANG
Natalia Nedi Niha;
Wahyu Dini Metrikayanto;
Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v4i2.1984
Pada saat ini banyak sekali di temukan makanan jajanan yang tidak sehat beredar di lingkungan sekolah, dan tempat keramaian sehingga perlu adanya pendidikan kesehatan kepada anak tentang pemilihan jajanan yang sehat, karena jajan memegang peranan penting dalam memberikan asupan energi dan gizi bagi anak selama sekolah. Pengetahuan yaitu hasil tahu berkenaan dengan sesuatu hal melalui penginderaan terhadap suatu objek. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui hubungan kebiasaan makan jajanan dengan tingkat pengetahuan orang tua tentang konsumsi sayur pada anak di Pos PAUD Anggrek Tlogomas Malang. Penelitian ini bersifat korelasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh orang tua anak Pos PAUD Anggrek Tlogomas Malang sebanyak 38 orang, dan teknik sampling menggunkan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis yang digunakan chi square. Hasil penelitian membuktikan bahwa kebiasaan konsumsi makanan jajanan pada anak sebagian besar dikategorikan sering yaitu sebanyak 25 orang (65,8%). Pengetahuan orang tua tentang konsumsi sayur hampir seluruhnya dikategorikan cukup yaitu sebanyak 29 orang (65,8%). Hasil analisis chi square didapatkan nilai signifikan (Sig.) = 0,009 (p value ≤ 0,05) yang berarti data dinyatakan signifikan dan H1 diterima, artinya ada hubungan kebiasaan makan jajanan dengan tingkat pengetahuan orang tua tentang konsumsi sayur pada Anak Pos PAUD Anggrek Gang 8 Tlogomas Malang. Orang tua siswa perlu membuat makanan yang sehat, dengan bentuk/ kemasan makanan yang menarik serta rasa yang disukai anak. Dengan demikian anak akan lebih memilih makanan yang sudah disediakan dari rumah dan tidak ada keinginan untuk konsumsi jajanan. Nowadays there are many unhealthy snacks that are circulating in the school environment, and crowded places, so there is a need for health education for children about the selection of healthy snacks, because snacks play an important role in providing energy and nutrition intake for children during school. Knowledge is the result of tofu regarding something through sensing an object. The purpose of this study was to determine the relationship of eating habits with the level of parental knowledge about vegetable consumption in children in the Early Childhood Education Post of Tlogomas Malang. This research is correlational withstudy design cross sectional. The population in this study were all parents of Early Childhood Education Post Malang Tlogomas Orchid as many as 38 people, and sampling techniques using total sampling. The instrument used was a questionnaire. The analysis used is chi square. The results of the study prove that the consumption habits of snacks for children are mostly categorized often as many as 25 people (65.8%). Parents' knowledge about vegetable consumption is almost entirely categorized as sufficient as many as 29 people (65.8%). The results ofanalysis chi square found significant value (Sig.) = 0.009(pvalue ≤ 0.05), which means the data was significant and H1 accepted, meaning that there is a relationship habit of eating snacks with the level of parental knowledge about vegetable consumption in children Post Children's Education Early age Anggrek Tlogomas Malang. Parents of students need to make healthy food, with interesting shapes / food packaging and flavors that children like. Thus the child will prefer food that has been provided from home and there is no desire for consumption of snacks. Keywords: Street Food Consumption; Consumption of Vegetables; Parental Knowledge.
KOMUNIKASI TERAPEUTIK MENINGKATKAN PENGETAHUAN KELUARGA STROKE ISKEMIK TENTANG GOLDEN TIME STROKE DI RUANG PERAWATAN RS PANTI WALUYA MALANG
Brigita Aprilia Suwarti;
Ronasari Mahaji Putri;
Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v4i2.2058
Dalam penanganan stroke ada waktu emas atau golden time dimana seseorang yang mengalami serangan stroke dalam waktu 3 jam setelah serangan stroke harus segera mendapatkan penanganan medis. Pengetahuan keluarga tentang golden time stroke masih kurang. Berdasarkan studi pendahuluan terhadap 10 keluarga pasien di ruang perawatan RS Panti Waluya Malang didapatkan sebanyak 4 keluarga tidak mengetahui tanda-tanda dan gejala stroke dan sebanyak 6 keluarga pasien tidak memahami bahwa stroke merupakan kondisi gawat darurat yang butuh penanganan cepat. Komunikasi terapeutik merupakan kegiatan yang direncanakan secara sadar dan dipusatkan kepada klien untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komunikasi terapeutik terhadap pengetahuan keluarga stroke iskemik tentang golden time stroke di ruang perawatan RS Panti Waluya Malang. Desain penelitian one group pre-post design. Sampel penelitian sebanyak 15 responden dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji marginal homogeinity. Hasil penelitian sebelum dilakukan komunikasi terapeutik yaitu sebagian besar berpengetahuan kurang sebanyak 9 responden (60%). Setelah dilakukan komunikasi terapeutik berpengetahuan baik sebanyak 10 responden (67%). Ada pengaruh yang signifikan dengan dilakukan komunikasi terapeutik tentang golden time stroke, sehingga disimpulkan bahwa komunikasi terapeutik tentang golden time stroke dapat meningkatkan pengetahuan keluarga stroke iskemik di ruang perawatan RS Panti Waluya Malang. Disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan tentang golden time stroke. In the treatment of stroke there is a golden time or golden time where someone who has a stroke within 3 hours after a stroke must get medical treatment immediately. Family knowledge about golden time stroke is still lacking. Based on a preliminary study of 10 families of patients in the treatment room of Panti Waluya Hospital Malang, as many as 4 families did not know the signs and symptoms of stroke and as many as 6 families of patients did not understand that a stroke is an emergency condition that needs quick treatment. Therapeutic communication is an activity that is consciously planned and centered on the client to increase understanding and knowledge. The purpose of this study was to determine the effect of therapeutic communication on the knowledge of ischemic stroke families about golden time stroke in the treatment room at Panti Waluya Hospital Malang. One group pre-post design research design. The research sample of 15 respondents with simple random sampling technique. The research instrument used a questionnaire. Data analysis using marginal homogeinity test. The results of the study prior to therapeutic communication that most of the less knowledgeed as many as 9 respondents (60%). After well-informed therapeutic communication, 10 respondents (67%). There is a significant influence by conducting therapeutic communication about golden time stroke, so it can be concluded that therapeutic communication about golden time stroke can increase the knowledge of ischemic stroke families in the treatment room at Panti Waluya Hospital Malang. It is recommended to further researchers to conduct research on the factors that influence knowledge about golden time stroke. Keywords: Communication, Therapeutic, Knowledge, Golden Time, Ischemic Stroke
HUBUNGAN SARAPAN PAGI DENGAN PRESTASI BELAJAR ANAK USIA 7-8 TAHUN DI SEKOLAH DASAR NEGERI MERJOSARI 02 KECAMATAN LOWOKWARU MALANG
Septianto Septianto;
Ni Luh Putu Eka Sudiwati;
Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (251.897 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i1.137
Anak usia sekolah adalah investasi bangsa, yang patut kita tingkatkan pengetahuannya. Pemberian nutrisi pada usia sekolah berawal dari kebiasaan sarapan pagi pada setiap individu. Kurangnya gizi pada anak akan mengakibatkan daya tangkap yang kurang, konsentrasi belajar yang kurang. Desain penelitian ini menggunakan desain kolerasi yang bertujuan untuk mengetahui Hubungan Sarapan Pagi dengan Prestasi Belajar. Berdasarkan waktunya, penelitian ini bersifat Cross Sectional, penelitian ini melibatkan 40 siswa sekolah dasar kelas II di SDN Merjosari 02 Lowokwaru Malang. Pengumpulan data dilakukan dengan meberikan questioner dan melihat nilai rata-rata ujian kenaikan kelas. Dalam penelitian ini dilakukan ujistatistik dengan metode analisa, uji korelasi spearman untuk menentukan hubungan dua variabel yang keduanya merupakan data ordinal, Hubungan kedua variabel tersebut diperlihatkan dengan menggunakan Uji Kolerasi Sprearman Rank (Rho) dengan menggunakan bantuan software SPSS dengan taraf signifikan (α = 0,05). Hasil penelitian didapatkan sebagian besar (72,5%) sarapan pagi yang dilakukan respondendengan baik sebanyak 29 orang, dansebagian besar (60%) prestasi belajar pada responden masuk kategori baik sebanyak 24 orang. Hasil analisa data mengunakan uji kolerasi Spearman rank dengan mengunakan bantuan SPSS versi 17 for Window didapat nilai p value = 0,00< α (0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara sarapan pagi dengan prestasi belajar. Berdasarkan hasil penelitian saran bagi peneliti selanjutnya dapat menggunakan penelitian ini sebagai salah satu acuan untuk mencari dan mendapatkanhasil yang lebih maksimal. Kata Kunci: Anak, prestasi belajar, sarapan pagi.
HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI ROKOK DENGAN KEJADIAN PENYAKIT TUBERCULOSIS (TBC) DI PUSKESMAS KAWANGU KECAMATAN PANDAWAI KABUPATEN SUMBA TIMUR PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Pendrita Melkianus Kabonju Hita;
Tanto Hariyanto;
Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (284.377 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i3.647
Indonesia memiliki jumlah perokok aktif dengan prevalensi 67% laki-laki dan 2,7% wanita dan data TBC Indonesia menurut depkes RI tahun 2010 sebanyak 294.731 kasusTBC. Kebiasaan merokok merusak mekanisme pertahanan paru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara konsumsi rokok dengan kejadian penyakit tuberculosis (TBC). Desain penelitian mengunakan desain cross sectional dengan pendekatan kohort retrospektif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 69 pasien di Puskesmas Kawangu Kecamatan Pandawai Kabupaten Sumba Timur Provinsi NTT dan sampel penelitian menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji spearman rank. Hasil penelitian membuktikan bahwa sebanyak 30 responden (43,5%) mengalami konsumsi rokok sedang dan sebanyak 40 responden (58,0%) mengalami penyakit TBC positif, sedangkan hasil spearman rank didapatkan nilai p-value = 0,000 < α (0,05) atau H1 diterima, artinya “ada hubungan antara konsumsi rokok dengan kejadian penyakit tuberculosis (TBC) di Puskesmas Kawangu Kecamatan Pandawai Kabupaten Sumba Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur 2015”. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diharapkan penderita TBC dapat mengurangi perilaku merokok yang berlebihan.
HUBUNGAN KEMAMPUAN STIMULASI ORANG TUA DENGAN TINGKAT KEBERHASILAN TOILET LEARNING PADA ANAK USIA TODDLER DI PAUD WILAYAH KELURAHAN TLOGOMAS KOTA MALANG
Murdiana Murdiana;
Ni Luh Putu Eka Sudiwati;
Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (272.559 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i3.708
Toilet learning adalah usaha untuk melatih anak dalam buang air kecil dan air besar. Kemampuan dalam pelaksanaan toilet learning pada anak usia toddler perlu penanganan sedini mungkin. Dampak yang memepengaruhi keberhasilan toilet learning pada anak adalah kemampuan stimulasi orang tua dan kesiapan anak sebelum memulai toilet learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemampuan stimulasi orang tua dengan tingkat keberhasilan toilet learning pada anak usia toddler di PAUD Wilayah Kelurahan Tlogomas Kota Malang. Penelitian ini dilakukan dengan metode cross sectional dengan teknik total sampling berjumlah 32 orang. Pengumpulan data melalui lembar kuisioner diberikan kepada orang tua. Hasil penelitian menggambarkan bahwa kemampuan stimulasi orang tua terdapat 62,5% dengan kategori cukup baik dan tingkat keberhasilan toilet learning terdapat 50% dengan kategori berhasil. Hasil uji korelasi dengan p-value 0,00< 0,05. Dapat disimpulkan terdapat hubungan kemampuan stimulasi orang tua dengan tingkat keberhasilan toilet learning pada anak usia toddler. Bagi peneliti selanjutnya hendaknya dilakukan penelitian pada area yang lebih luas dan meneliti variabel lain diluar kemampuan stimulasi orang tua dan juga menambah metode pengukuran instrumen penelitian berupa pengamatan atau observasi dan wawancara.
HUBUNGAN PERUBAHAN FISIK PADA MENOPAUSE DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA WANITA USIA LANJUT DI DESA LANDUNGSARI KECAMATAN DAU
Darsono Darsono;
Dyah Widodo;
Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v3i2.972
Pada Lansia Wanita dimana keadaan fisiknya tidak lagi seperti saat sebelum menopause Karena saat menopause tersebut banyak menimbulkan masalah seperti kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perubahan fisik pada menopause dengan tingkat kecemasan pada wanita usia lanjut di desa landungsari kecamatan DAU. Penelitian ini menggunakan desain penelitian correlation dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah wanita usia lanjut yang berjumlah 29 orang, sampel dengan total sampling dengan berjumlah 29 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik spearman rank dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil penelitian paling banyak Perubahan Fisik Pada Menopause di desa landungsari kecamatan DAU dikategori banyak perubahan sebanyak 20 orang (69%), dan sebagian besar Tingkat kecemasan Pada wanita usia lanjut di desa landungsari kecamatan DAU dikategori kecemasan ringan sebanyak 19 orang (66%). Hasil analisis bivariat menunjukan pvalue = 0,00 < 0,05. Artinya ada hubungan antara Perubahan fisik pada menopause dengan tingkat kecemasan pada wanita usia lanjut di desa landungsari kecamatan DAU yang bersifat positif dengan Correlation Coefficient 0,609. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar dalam peneliti selanjutnya, diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini dengan menggunakan perbandingan perubahan fisik baik bagi menopause maupun andropause dan faktor dari tingkat kecemasan lainnya. ABSTRACT In elderly woman where the state of physical no longer like when prior to menopause because when menopause was widely pose a problem as anxiety. The purpose of know between relations change physically on menopause to the level of anxiety on a woman of advanced age in village Landungsari, Dau. This research using design research correlation with the approach cross sectional. Population is a woman of advanced age which consisted of 29 people, sample with a total of sampling with were 29 people .An instrument this research using a questionnaire .Data analyzed use statistical tests the spearman rank with degrees α (0.05). The results of the study most many changes physically on menopause village Landungsari, Dau are categorized many changes about 20 people (69%), and most of the anxiety on a woman of advanced age in village Landungsari, Dau categorized as worry light as many as 19 people ( 66 % ). The results of the analysis showed pvalue bivariat 0.00 < 0.05 means there was a correlation between change physically on menopause to the level of anxiety on a woman of advanced age in village Landungsari, Dau positive with correlation coefficient 0.609. The result of this research can be used as a base in researchers next, is expected to develop research using comparison change in physical better for menopause and andropause and factors from the anxiety other Keyword : Change Of Physical; level of anxiety; woman old age.