Articles
HUBUNGAN SARAPAN PAGI DENGAN PRESTASI BELAJAR ANAK USIA 7-8 TAHUN DI SEKOLAH DASAR NEGERI MERJOSARI 02 KECAMATAN LOWOKWARU MALANG
Septianto Septianto;
Ni Luh Putu Eka Sudiwati;
Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (251.897 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i1.137
Anak usia sekolah adalah investasi bangsa, yang patut kita tingkatkan pengetahuannya. Pemberian nutrisi pada usia sekolah berawal dari kebiasaan sarapan pagi pada setiap individu. Kurangnya gizi pada anak akan mengakibatkan daya tangkap yang kurang, konsentrasi belajar yang kurang. Desain penelitian ini menggunakan desain kolerasi yang bertujuan untuk mengetahui Hubungan Sarapan Pagi dengan Prestasi Belajar. Berdasarkan waktunya, penelitian ini bersifat Cross Sectional, penelitian ini melibatkan 40 siswa sekolah dasar kelas II di SDN Merjosari 02 Lowokwaru Malang. Pengumpulan data dilakukan dengan meberikan questioner dan melihat nilai rata-rata ujian kenaikan kelas. Dalam penelitian ini dilakukan ujistatistik dengan metode analisa, uji korelasi spearman untuk menentukan hubungan dua variabel yang keduanya merupakan data ordinal, Hubungan kedua variabel tersebut diperlihatkan dengan menggunakan Uji Kolerasi Sprearman Rank (Rho) dengan menggunakan bantuan software SPSS dengan taraf signifikan (α = 0,05). Hasil penelitian didapatkan sebagian besar (72,5%) sarapan pagi yang dilakukan respondendengan baik sebanyak 29 orang, dansebagian besar (60%) prestasi belajar pada responden masuk kategori baik sebanyak 24 orang. Hasil analisa data mengunakan uji kolerasi Spearman rank dengan mengunakan bantuan SPSS versi 17 for Window didapat nilai p value = 0,00< α (0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara sarapan pagi dengan prestasi belajar. Berdasarkan hasil penelitian saran bagi peneliti selanjutnya dapat menggunakan penelitian ini sebagai salah satu acuan untuk mencari dan mendapatkanhasil yang lebih maksimal. Kata Kunci: Anak, prestasi belajar, sarapan pagi.
HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI ROKOK DENGAN KEJADIAN PENYAKIT TUBERCULOSIS (TBC) DI PUSKESMAS KAWANGU KECAMATAN PANDAWAI KABUPATEN SUMBA TIMUR PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Pendrita Melkianus Kabonju Hita;
Tanto Hariyanto;
Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (284.377 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i3.647
Indonesia memiliki jumlah perokok aktif dengan prevalensi 67% laki-laki dan 2,7% wanita dan data TBC Indonesia menurut depkes RI tahun 2010 sebanyak 294.731 kasusTBC. Kebiasaan merokok merusak mekanisme pertahanan paru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara konsumsi rokok dengan kejadian penyakit tuberculosis (TBC). Desain penelitian mengunakan desain cross sectional dengan pendekatan kohort retrospektif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 69 pasien di Puskesmas Kawangu Kecamatan Pandawai Kabupaten Sumba Timur Provinsi NTT dan sampel penelitian menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji spearman rank. Hasil penelitian membuktikan bahwa sebanyak 30 responden (43,5%) mengalami konsumsi rokok sedang dan sebanyak 40 responden (58,0%) mengalami penyakit TBC positif, sedangkan hasil spearman rank didapatkan nilai p-value = 0,000 < α (0,05) atau H1 diterima, artinya “ada hubungan antara konsumsi rokok dengan kejadian penyakit tuberculosis (TBC) di Puskesmas Kawangu Kecamatan Pandawai Kabupaten Sumba Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur 2015”. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diharapkan penderita TBC dapat mengurangi perilaku merokok yang berlebihan.
HUBUNGAN KEMAMPUAN STIMULASI ORANG TUA DENGAN TINGKAT KEBERHASILAN TOILET LEARNING PADA ANAK USIA TODDLER DI PAUD WILAYAH KELURAHAN TLOGOMAS KOTA MALANG
Murdiana Murdiana;
Ni Luh Putu Eka Sudiwati;
Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (272.559 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i3.708
Toilet learning adalah usaha untuk melatih anak dalam buang air kecil dan air besar. Kemampuan dalam pelaksanaan toilet learning pada anak usia toddler perlu penanganan sedini mungkin. Dampak yang memepengaruhi keberhasilan toilet learning pada anak adalah kemampuan stimulasi orang tua dan kesiapan anak sebelum memulai toilet learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemampuan stimulasi orang tua dengan tingkat keberhasilan toilet learning pada anak usia toddler di PAUD Wilayah Kelurahan Tlogomas Kota Malang. Penelitian ini dilakukan dengan metode cross sectional dengan teknik total sampling berjumlah 32 orang. Pengumpulan data melalui lembar kuisioner diberikan kepada orang tua. Hasil penelitian menggambarkan bahwa kemampuan stimulasi orang tua terdapat 62,5% dengan kategori cukup baik dan tingkat keberhasilan toilet learning terdapat 50% dengan kategori berhasil. Hasil uji korelasi dengan p-value 0,00< 0,05. Dapat disimpulkan terdapat hubungan kemampuan stimulasi orang tua dengan tingkat keberhasilan toilet learning pada anak usia toddler. Bagi peneliti selanjutnya hendaknya dilakukan penelitian pada area yang lebih luas dan meneliti variabel lain diluar kemampuan stimulasi orang tua dan juga menambah metode pengukuran instrumen penelitian berupa pengamatan atau observasi dan wawancara.
HUBUNGAN PERUBAHAN FISIK PADA MENOPAUSE DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA WANITA USIA LANJUT DI DESA LANDUNGSARI KECAMATAN DAU
Darsono Darsono;
Dyah Widodo;
Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v3i2.972
Pada Lansia Wanita dimana keadaan fisiknya tidak lagi seperti saat sebelum menopause Karena saat menopause tersebut banyak menimbulkan masalah seperti kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perubahan fisik pada menopause dengan tingkat kecemasan pada wanita usia lanjut di desa landungsari kecamatan DAU. Penelitian ini menggunakan desain penelitian correlation dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah wanita usia lanjut yang berjumlah 29 orang, sampel dengan total sampling dengan berjumlah 29 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik spearman rank dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil penelitian paling banyak Perubahan Fisik Pada Menopause di desa landungsari kecamatan DAU dikategori banyak perubahan sebanyak 20 orang (69%), dan sebagian besar Tingkat kecemasan Pada wanita usia lanjut di desa landungsari kecamatan DAU dikategori kecemasan ringan sebanyak 19 orang (66%). Hasil analisis bivariat menunjukan pvalue = 0,00 < 0,05. Artinya ada hubungan antara Perubahan fisik pada menopause dengan tingkat kecemasan pada wanita usia lanjut di desa landungsari kecamatan DAU yang bersifat positif dengan Correlation Coefficient 0,609. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar dalam peneliti selanjutnya, diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini dengan menggunakan perbandingan perubahan fisik baik bagi menopause maupun andropause dan faktor dari tingkat kecemasan lainnya. ABSTRACT In elderly woman where the state of physical no longer like when prior to menopause because when menopause was widely pose a problem as anxiety. The purpose of know between relations change physically on menopause to the level of anxiety on a woman of advanced age in village Landungsari, Dau. This research using design research correlation with the approach cross sectional. Population is a woman of advanced age which consisted of 29 people, sample with a total of sampling with were 29 people .An instrument this research using a questionnaire .Data analyzed use statistical tests the spearman rank with degrees α (0.05). The results of the study most many changes physically on menopause village Landungsari, Dau are categorized many changes about 20 people (69%), and most of the anxiety on a woman of advanced age in village Landungsari, Dau categorized as worry light as many as 19 people ( 66 % ). The results of the analysis showed pvalue bivariat 0.00 < 0.05 means there was a correlation between change physically on menopause to the level of anxiety on a woman of advanced age in village Landungsari, Dau positive with correlation coefficient 0.609. The result of this research can be used as a base in researchers next, is expected to develop research using comparison change in physical better for menopause and andropause and factors from the anxiety other Keyword : Change Of Physical; level of anxiety; woman old age.
HUBUNGAN KINERJA PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN RUANG RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT PANTI WALUYA MALANG
Tina Krisnawati;
Ngesti W. Utami;
Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (225.798 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v2i2.475
Mutu pelayanan keperawatan dapat dilihat dari pelayanan keperawatan yang komprehensif berdasarkan standar keperawatan yang telah ditetapkan sesuai dengan keinginan pasien sehingga tercipta kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kinerja perawat dengan kepuasan pasien ruang rawat inap di Rumah Sakit Panti Waluya Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan jumlah responden sebanyak 38 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dan teknik pengumpulan data menggunakan metode kuisoner tertutup. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 68,42% responden mempunyai kinerja baik dalam melakukan asuhan keperawatan dan sebanyak 63,16% responden menyatakan sangat puas terhadap kinerja perawat. Hasil uji korelasi Spearman 0,355 dengan p-value sebasar 0.029 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kinerja perawat dengan kepuasan pasien di Rumah Sakit Panti Waluya Malang. Berdasarkan hasil penelitian, diharapkan partisipasi perawat dalam memberikan asuhan keperawatan yang berkualitas bagi pasien, dan rumah sakit melakukan evaluasi terhadap kinerja perawat berdasarkan standar asuhan keperawatan yang ditetapkan di rumah sakit sehingga perawat mampu menghasilkan pelayanan yang bermutu. Kata kunci : Kinerja perawat, kepuasan pasien.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG BAHAYA PENYAKIT ISPA TERHADAP PENGETAHUAN IBU BALITA ISPA DI PUSKESMAS POLOWIJEN KOTA MALANG
Dian Aliftio;
Ronasari Mahaji Putri;
Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v4i2.2004
Pengetahuan tentang ISPA penting untuk diketahui bagi Ibu Balita. Kurangnya pengetahuan ibu balita akan berdampak pada resiko terulangnya penyakit ISPA pada anak balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan ibu balita ISPA. Desain penelitian ini menggunakan quasy experiment. Populasi pada penelitian ini adalah ibu yang mempunyai balita ISPA dan usia 20-30 tahun yang diambil sebanyak 28 responden dengan teknik Simple random sampling, dan pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Data dianalisis menggunakan Uji Marginal Homogeneity dengan ɑ=0,05. Hasil penelitian didapatkan pada kelompok perlakuan hampir seluruhnya pengetahuan responden tentang bahaya penyakit ISPA sebelum diberikan perlakuan dalam kategori cukup (85.7%) dan sebagian besar pengetahuan responden setelah diberikan perlakuan mengalami peningkatan yaitu kategori baik (64.2%), pada kelompok kontrol sebagian besar pengetahuan responden tentang bahaya penyakit ISPA dalam kategori cukup (78.5) dan hampir seluruhnya mengalami peningkatan dalam kategaori cukup (85.7%). Hasil analisis statistik menunjukkan ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang bahaya penyakit ISPA terhadap pengetahuan ibu balita ISPA (p= 0.000). Pendidikan kesehatan tentang bahaya penyakit ISPA penting diberikan kepada Ibu Balita ISPA untuk mencegah terjadinya ISPA pada anak balita. Knowledge about ISPA is important for toddlers to know. Lack of knowledge of toddler mothers will have an impact on the risk of recurrence of ISPA in children under five. The purpose of this study was to determine whether there is an effect of health education on the knowledge of ISPA mothers. This research design uses quasy experiment. The population in this study were mothers who had ISPA toddlers and aged 20-30 years taken as many as 28 respondents with Simple random sampling technique, and data collection using questionnaire sheets. Data were analyzed using the Marginal Homogeneity Test with ɑ = 0.05. The results obtained in the treatment group is almost entirely the knowledge of respondents about the dangers of ISPA before being treated in the sufficient category (85.7%) and the majority of respondents 'knowledge after being given treatment has increased that is good category (64.2%), in the control group most of the respondents' knowledge about the danger of ISPA in the category of moderate (78.5) and almost all experienced an increase in the category of adequate (85.7%). The results of statistical analysis showed that there was an effect of health education about the danger of ISPA on the knowledge of ISPA mothers under five (p = 0,000). Health education about the danger of ISPA is important given to mothers of ISPA in order to prevent ISPA in children under five. Keywords: Danger of ISPA Disease; Health Education; Age ; Education; knowledge;
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG MANAJEMEN LAKTASI DENGAN SIKAP IBU POST PARTUM DALAM PROSES MENYUSUI DI RUANG BERSALIN RS PANTI WALUYA MALANG
Triana Sari;
Sri Mudayatiningsih;
Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (165.862 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v3i3.1381
Keberhasilan menyusui dapat dilakukan dengan manajemen laktasi dimulai pada masa kehamilan, masa setelah persalinan dan masa menyusui. Tatalaksana untuk menunjang keberhasialan menyusui di tempat bersalin salah satunya adalah menyusui bayi dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang manajemen laktasi dengan sikap ibu post partum dalam proses menyusui. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi 39 orang yang di rawat di ruang bersalin. Jumlah sampel 23 orang ibu post partum normal. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Variabel independent pengetahuan tentang manajemen laktasi, variabel dependent sikap ibu post partum dalam proses menyusui. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner. Data dianalisis menggunakan uji Spearman dengan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 9 responden memiliki pengetahuan cukup, 8 responden memiliki pengetahuan kurang dan 6 responden memiliki pengetahuan baik. Sebelas responden bersikap favorable dan 12 responden bersikap unfavorable. Hasil uji statistik didapatkan p-value =0,007 yang artinya ada hubungan yang signifikan pengetahuan tentang manajemen laktasi dengan sikap ibu post partum dalam proses menyusui di ruang Bersalin RS Panti Waluya Malang. Perlu tindak lanjut oleh tenaga kesehatan untuk melakuakan penyuluhan tentang pentingnya manajemen laktasi pada ibu post partum sehingga ASI eksklusif dapat tercapai. ABSTRACT Successful breastfeeding can be done with lactation management starting during pregnancy, the period after labor and breastfeeding. One way to support the efficacy of breastfeeding at the delivery site is to breastfeed the baby properly. This study aims to determine the relationship between knowledge about lactation management and the attitude of post partum mothers in the breastfeeding process. This study uses a correlational design with a cross sectional approach. Total population of 39 people treated in the delivery room. The total sample of 23 postpartum mothers is normal. Samples were taken by purposive sampling technique. Independent variable knowledge about lactation management, dependent variable post partum mother attitude in breastfeeding process. Data was collected using questionnaires. Data were analyzed using a spearman test with α = 0.05. The results showed that 9 respondents had sufficient knowledge, 8 respondents had insufficient knowledge and 6 respondents had good knowledge. Eleven respondents were favorable and 12 respondents were unfavorable. The statistical test results obtained p-value = 0.007 which means that there is a significant relationship between knowledge about lactation management and post partum maternal attitudes in the process of breastfeeding in the Maternity Room at Panti Waluya Hospital Malang. Need to be followed up by health personnel to conduct counseling on the importance of lactation management in post partum mothers so that exclusive breastfeeding can be achieved. Keywords : Lactation management; knowledge; post partum; attitude
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG BAHAYA MINUMAN BERALKOHOL DENGAN SIKAP PENCEGAHAN ALKOHOLIK PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI AGRIBISNIS UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI (UNITRI) MALANG
Fajar Anshari;
Ni Luh Putu Eka;
Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (248.57 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v1i2.430
Alkohol adalah minum minuman keras. Minuman ini jika dikonsumsi anak usia dini akan berakibat pada ketagihan dan masalah fisiologi atau psikologi lainnya di kehidupan selanjutnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang bahaya minuman beralkohol dengan sikap pencegahan alkoholik pada mahasiswa program studi Agribisnis. Uji statistik pada penelitian ini menggunakan teknik komputerisasi SPSS 17 for windows, dengan uji statistik yang digunakan adalah Sperman Rank. Analisa dengan menggunakan teknik ini dengan tingkat signifikasi (α) sebesar 0,05 dan tingkat kesalahan 95%. Hasil penelitian univariat tentang pengetahuan responden menunjukan sebagian besar (64,6%) responden, mempunyai pengetahuan yang baik tentang bahaya minuman beralkohol sebanyak 31 orang. Hasil penelitian univariat tentang sikap pencegahan Alkoholik, sebagian besar (58,3%) sikap responden dalam pencegahan alkoholik masuk kategori positif sebanyak 28 orang. Hasil analisa bivariat didapatkan pvalue= 0,00, atau pvalue< 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan tentang bahaya minuman beralkohol dengan sikap pencegahan alkoholik pada mahasiswa Program Studi Agribisnis semester 1 di UNITRI. Kata Kunci: Alkohol, mahasiswa, minuman, Unitri, Malang
HUBUNGAN PENGETAHUAN PASIEN TB PARU DENGAN KEPATUHAN KONSUMSI OBAT ANTI TB (OAT) DI POLIKLINIK TB RS PANTI NIRMALA MALANG
Baiq Irma Prasetiyani;
Pertiwi Perwiraningtyas;
Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v4i2.2066
Faktor resiko kematian pada penderita TB karena keterlambatan diagnosa awal dan pengobatan tidak adekuat. Kepatuhan dalam minum OAT merupakan kunci utama keberhasilan pengobatan TB Paru, namun kejadian putus obat masih cukup tinggi dan hal ini disebabkan salah satunya adalah pengetahuan pasien TB tentang penyakit TB Paru dan pengobatannya.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui adakah hubungan pengetahuan tentang TB Paru dengan kepatuhan konsumsi Obat Anti TB di Poliklinik TB RS Panti Nirmala Malang. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasi penelitian 50 penderita TB Paru pada bulan Juli-Agustus 2019 dengan sampel yang diambil berjumlah 45 responden menggunakan teknik sampling simple random sampling dengan kriteria usia diatas 17 tahun yang menjalani pengobatan lanjutan, bisa membaca dan menulis. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan kepatuhan menggunakan kuesioner kepatuhan menurut (Morisky) yang sudah termodifikasi MMAS-8 (The 8-Item Medication Adrerence Scale). Pengujian statistik menggunakan dengan Uji Fisher Exact. Data yang didapatkan 88,9% penderita TB Paru memiliki pengetahuan baik dan 88,9% penderita TB Paru memiliki kepatuhan yang tinggi dalam konsumsi OAT. Dari hasil korelasi didapatkan nilai p-value = 0,000 dan yang dapat diartikan terdapat hubungan antara Pengetahuan pasien TB Paru dengan Kepatuhan Konsumsi Obat Anti TB di Poliklinik TB RS Panti Nirmala Malang. Upaya untuk meningkatkan kepatuhan penderita TB Paru dalam pengobatan, penting halnya dilakukan adanya edukasi tentang TB Paru dan pengobatannya, sehingga diharapkan pengetahuan penderita TB Paru pun akan semakin baik pula. Risk factors for death in TB sufferers due to late initial diagnosis and inadequate treatment. Compliance in taking OAT is the main key to the success of pulmonary TB treatment, but the incidence of drug withdrawal is still quite high and this is due to one of them being the knowledge of TB patients about pulmonary TB disease and its treatment. Anti-TB drugs at the TB Panti Nirmala Hospital Malang. The study design uses cross sectional. The study population of 50 patients with pulmonary TB in July-August 2019 with a sample taken amounted to 45 respondents using simple random sampling sampling techniques with age criteria over 17 years who undergo advanced treatment, can read and write. Data collection using knowledge and compliance questionnaires using questionnaire kepatuahan according to (Morisky) which has been modified MMAS-8 (The 8-Item Medication Adrerence Scale). The data obtained 88.9% of patients with pulmonary TB have good knowledge and 88.9% of patients with pulmonary TB have high adherence in the consumption of OAT. Statistical testing using the Fisher Exact Test. From the correlation results obtained p-value = 0,000 (
STUDI KOMPARATIF KADAR BILIRUBIN PADA BAYI BARU LAHIR DENGAN FOTOTERAPI YANG DIBERIKAN ASI ESKLUSIF DAN NON ESKLUSIF DI RST MALANG
Fatma Yuliawati;
Ni Luh Putu Eka Sudiwati;
Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (305.305 KB)
|
DOI: 10.33366/nn.v3i1.824
Ikterus Neonatorum merupakan salah satu penyebab kematian bayi baru lahir. Penyebab ikterus bayi fungsi usus , hati belum bekerja sempurna hingga banyak bilirubin tidak terkonjugasi , tidak terbuang dari tubuh. Penatalaksanaan salah satunya dilakukan fototerapi , pemberian ASI yang cukup. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kadar bilirubin bayi baru lahir dengan pemberian fototerapi yang diberikan ASI esklusif dan Non esklusif.Penelitian menggunakan desain penelitian komparatif non eksperimental dengan metode purposive sampling, sampel yang diambil 30 bayi ikterus yang baru lahir. Analisa data menggunakan uji statistik Mann withney dengan derajat kemaknaan 0,05. hasil penelitian didapatkan kadar bilirubin total diberi ASI esklusif rata-ratanya sebesar 13,281 mg/dl, direk 0,363 mg/dl dan indirek 12,917 mg/dl. Sedangkan kadar bilirubin total yang diberi Non esklusi rata- ratanya 8,855 mg/dl,direk 0,278 mg/dl sedangkan bilirubin indirek 8,577 mg/dl.Dimana kadar bilirubin total nilai probabilitas (sig)