Articles
The Influence of the 2022 World Cup On Engineering Student Enthusiasm Learning in Physic Class
Indri Dayana
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 6, No 2 (2023): Social and Religious Aspect in History, Economic Science and Law
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jr.v6i2.29601
The 2022 world cup is one of the much-awaited world events, especially for men. Even though there are some engineering students who are female, they are still dominated by men. The program to watch the world cup ball, whose broadcast time is more often at night or early in the morning, makes engineering students watching drowsy and unfit due to lack of sleep. This has an impact on the enthusiasm for learning in class which makes engineering students' motivation to study decrease.Data analysis technique used is by regression analysis. From the results of the analysis it was found that Freghitung= 4.282 and Freg-table = 4.130 (Freg-count Freg-table), sample of 36 engineering students in physic class was taken so the conclusion of this study is that there is a very large influence decreased enthusiasm for learning during the world cup for engineering students at the University of Medan Area.
Konflik Perbatasan Indonesia Dengan Republic Democratic of Timor Leste di Wilayah Distrik Oecusse
Patrianus Lela;
Juan Sebastian Wodo;
Yohanes Arman
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 6 (2023): Juli
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.8149019
The border conflict between Indonesia and the democratic republic is the problem raised by the author. This research was conducted with the aim of finding out how the socio-economic conditions of people living in border areas and what is the legal basis for determining boundaries. The method used for this research is a qualitative research method, with a technique data collection through interviews, desk studies. The results of the research also show that the people who live on the border are on average including low-income people; in areas close to the border line in RDTL are settlements, while in Indonesia it is in the form of forests where the community does not manage; In determining the border line does not involve the local community.
Urgensi Penyelesaian Titik Batas Negara Indonesia dan Timor Leste Melalui Perjanjian Internasional
Bahy Frederick J Eryansan;
Stefanus Y Fransisco Kleruk;
Yohanes Arman
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 6 (2023): Juli
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.8179450
This study aims to analyze the urgency of resolving the boundary point of Indonesia and Timor Leste through international treaties. This research focuses on the agreements on the state boundary point between Indonesia and Timor Leste that have been agreed upon and how the settlement of state boundary disputes according to international law and what factors make the settlement of the state boundary point between Indonesia and Timor Leste an urgent matter. The research conducted reveals that, before Indonesia and Timor Leste became independent countries, the boundary points had been determined by the Dutch and Portuguese who colonized the island of Timor during the colonial period with the 1904 Dutch-Portuguese convention which later became the basis for agreements to determine the boundary points between Indonesia and Timor Leste when they became independent countries. The settlement of the determination of the boundary point between Indonesia and Timor Leste in the two segments that have not been agreed upon (Noelbesi-Citrana segment and Manusasi-Bidjael Sunan segment) through international treaties is an urgent matter because considering the creation of a clear state boundary point, it can improve bilateral relations between the two countries in various aspects such as in the aspects of economy, tourism, and so on.
Illegal Fishing di Perairan Indonesia: Permasalahan Dan Upaya Penanganannya Secara Bilateral di Kawasan Asia Tenggara
Maria Irawati Banafanu;
Yulyana Crykid Sili Mudamakin;
Yohanes Arman
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 7 (2023): Agustus
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.8241479
Illegal fishing still frequently occurs in Indonesian waters although many efforts have been conducted to stop it. Illegal fishing is not a typical problem Indonesia facing since it experienced also by other rich resource-countries due to its nature as a transnational crime. The writer therefore argues that the solution to overcome such transitional crime shall be done through a cross-national cooperation, including through a bilateral one. Although cooperation with neighboring countries have been conducted by Indonesia, multilateral- and bilaterally, however, all these still cannot secure the waters from illegal fishing. That is why a more serious and a better cooperation, in particular bilaterally, must be fostered by Indonesia’s government to effectively counter such a transnational crime. This research report discusses illegal fishing in the Indonesian waters, its causes, and the ways to handle it so far in the region.
PENGARUH PERPUTARAN PIUTANG DAN PERPUTARAN KAS TERHADAP TINGKAT LIKUIDITAS (QUICK RATIO) PADA PERUSAHAAN KONSTUKSI (STUDI KASUS PT WIJAYA KARYA TBK)
Jaka Maulana;
Abdul Karim
LAND JOURNAL Vol. 1 No. 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Logistik dan Bisnis Internasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47491/landjournal.v1i1.596
Suatu perusahaan dikatakan likuid apabila perusahaan tersebut mampu memenuhi kewajiban jangka pendeknya sesuai dengan waktu yang telah jatuh tempo. Likuiditas diperlukan bagi perusahaan sebagi jamnian pemenuhan kewajiban jangka pendeknya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh perputaran piutang dna perutaran kas terhadap likuiditas (quick ratio) PT Wijaya Karya (persero) Tbk. Objek penelitian ini adalah PT Wijaya Karya (persero) Tbk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas, korelasi product moment, analisis regresi linear berganda, koefisien determinasi, uji-t dan uji-f dengan bantuan SPSS versi 22.0. Sumber data yang digunakan adalah laporan keuangan triwulan PT Wijaya Karya (persero) Tbk pada periode 2009 samapi dengan 2016 yang diperoleh dari perusahaan tersebut dengan jumlah sampel 32. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil dari uji-t, perputaran piutang berpengaruh signifikan terhadap (quick ratio secara positif, sedangkan perputaran kas berpengaruh negatif terhadap (quick ratio) pada PT Wijaya Karya (persero) Tbk. Adapun secara simultan perputaran piutang dan perputaran kas terhadap quick ratio pada PT Wijaya Karya berpengaruh secara signifikan.
PENGARUH LABA AKUNTANSI DAN ARUS KAS OPERASI TERHADAP RETURN SAHAM (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR KONSTRUKSI BUMN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2016-2018)
Jaka Maulana
LAND JOURNAL Vol. 1 No. 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Logistik dan Bisnis Internasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47491/landjournal.v1i2.702
Saham (stock) salah satu instrumen pasar keuangan yang paling popular. Saham merupakan instrument investasi yang banyak dipilih para investor karena saham mampu memberikan tingkat keuntungan yang menarik dapat berupa deviden maupun keuntungan dalam bentuk capital gain atau Return Saham. Return Saham pada perusahaan manufaktur sektor konstruksi mengalami penurunan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Laba Akuntansi dan Arus Kas Operasi terhadap Return Saham pada 4 perusahaan manufaktur sektor konstruksi BUMN selama tahun 2016 sampai dengan 2018. Jenis penelitian yang digunakan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan data sekunder. Laba Akuntansi dan Arus Kas Operasi sebagai variable independen. Return Saham sebagai variable dependen. Sampel yang digunakan adalah laporan laba rugi dan laporan arus kas triwulan tahun 2016-2018 dengan total sampel sebanyak 48.Teknik alat analisis data yang digunakan menggunakan uji normalitas data, uji korelasi, uji regresi berganda, uji hipotesis t-test secara parsial dan uji hipotesis f-test secara simultan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial Laba Akuntansi dan Arus Kas Operasi tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Return Saham. Secara simultan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Return Saham.
PENGEMBANGAN APLIKASI ABSENSI FACE RECOGNATION MENGGUNAKAN OPENCV LIBRARY DAN ALGORITMA SIFT
Muammar Khadapi;
Astrid Noviriandini;
Roni Andarsyah;
Kurniawati Kurniawati;
Siti Lestari
Jurnal Informatika Kaputama (JIK) Vol 5 No 2 (2021): Volume 5, Nomor 2, Juli 2021
Publisher : STMIK KAPUTAMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59697/jik.v5i2.269
Kehadiran karyawan di dalam sebuah perusahaan merupakan salah satu aspek yang akan ditingkatkan karena menjadi faktor penilaian bagi atasan. Sebagian besar perusahaan masih menggunakan metode manual untuk absensi karyawan sebagai tanda tangan absen sehingga bisa menjadi celah ketidakjujuran karyawan dalam proses absensi. Hal ini dirasakan pula oleh manajemen koperasi pegawai PT. Telekomunikasi Indonesia, dimana kondisi yang berjalan saat ini, kehadiran karyawan diketahui dengan melakukan input NIK ke dalam form absensi. Kekurangan yang dirasakan selama ini adalah memungkinkan karyawan tersebut melakukan tindakan kecurangan dengan menginputkan NIK karyawan lainnya yang belum tentu waktu kedatangannya secara bersamaan. Dewasa ini, sistem absensi sudah berkembang,salah satunya adalah sistem absensi dengan pengenalan wajah. Pengenalan wajah merupakan teknologi biometrik yang telah diterapkan secara luas dalam sistem keamanan selain pengenalan retina mata, pengenalan sidik jari, dan iris mata. Pengenalan wajah adalah salah satu teknologi berbasis pemrosesan gambar yang menggunakan beberapa atau semua wajah untuk proses otentikasi. Sehingga tingkat keamanan untuk sistem lebih kuat. Aplikasi ini menggunakan kamera untuk menangkap wajah seseorang kemudian dibandingkan dengan wajah yang sebelumnya disimpan dalam database tertentu. Berdasarkan hal itu, diperlukan sebuah sistem yang dapat mengatur absensi secara komputerisasi dengan menggunakan teknologi pengenalan wajah agar data tersebut tersimpan dan terarsip dengan baik. Dalam penelitian ini, telah dilakukan pengembangan sistem absensi dengan rekaman wajah yang disimpan di dalam database kemudian data tersebut ditamplikan dalam web aplikasi sebagai user interfacenya agar mudah untuk digunakan. Setelah itu, dilakukan pengembangan lagi dengan pencocokan wajah pada aplikasi absensi dengan menggunakan algoritma SIFT, dimana mendapatkan tingkat keberhasilan kecocokan gambar mencapai 80% dengan waktu total proses kurang dari 20 detik.
Pembinaan Ibadah Shalat Pada Anak dalam Keluarga
Andi Aslindah;
Reni Ardiana
Communio: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2023): COMMUNIO: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Literasi Nusantara Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The most important and first role of the family is in instilling religious values, including fostering prayer worship which is one of the obligations for Muslims. In fostering prayer worship for children, including for early childhood, it is a job that requires time and high patience. Not only occasionally in instilling the habit of worshiping prayers and other religious and moral values in children, but it should be continuous and uninterrupted. However, fostering prayer worship from an early age in children is not an easy job. Because in reality there are not a few children who have reached the age of puberty but have not performed the prayers regularly and correctly. Therefore, parents need to understand the methods and patterns of coaching what needs to be done in instilling the habit of praying in children from an early age.
Penyuluhan Penguatan Branding Produk Usaha Sayur Hidroponik di Desa Pandahan Kecamatan Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut
Aida Vitria;
Abdurrahim A;
Purboyo P;
Jumiati J;
Desy Fitriani;
Meilani Rizki Saputri
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 5 (2023): Agustus (In progress)
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.8254200
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan kepada petani atau pengusaha sayur hidroponik mengenai strategi penguatan branding produk. Branding yang kuat dapat meningkatkan citra produk, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing usaha sayur hidroponik. Penyuluhan ini dilakukan melalui workshop, pelatihan, dan pendampingan langsung kepada para pelaku usaha. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi usaha sayur hidroponik dalam meningkatkan penjualan dan kesadaran konsumen terhadap produk mereka.
Analisis Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau Dari Gaya Belajar Siswa SMA Kelas XI
Enggri Deka Putra;
Desi Rahmatina;
Febrian Febrian
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 2 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/aks.v14i2.16243
Penelitian mempunyai tujuan untuk mendeskripsikan kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah matematis ditinjau dari gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik. Peneliti ini memakai jenis kualitatif bersifat studi kasus. Guna memperoleh nilai, riset memakai teknis angket, tes, serta wawancara. Untuk menganalisis data, peneliti melakukan reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisa data, Siswa dengan gaya belajar visual mendapat kesulitan menyelesaikan soal pemecahan masalah matematis dengan 3 indikator. Siswa dengan gaya belajar auditorial mengalami kesulitan saamenjawab soal pemecahan masalah matematis dengan 4 indikator. Siswa dengan gaya belajar kinestetik mendapat kesulitan dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah matematis dengan 2 indikator.Â