Articles
MINAT INVESTASI SYARI’AH
Meriyati Meriyati
Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah Vol 1 No 1 (2015): Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Agustus 2
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (450.156 KB)
|
DOI: 10.36908/isbank.v1i1.14
Banyak produk investasi syari’ah dari pasar modal syari’ah dan didistribusikan oleh bank-bank syari’ah yang ada di Indonesia, akan tetapi minat para nasabahnya masih tergolong sangat rendah. Investasi syari’ah sebagian besar didorong oleh perolehan finansial, sebagian kecil dipengaruhi oleh faktor keyakinan agama. Dilihat dari faham fanatisme adanya anggapan pengharaman atas bunga bank pada bank konvesional, sehingga banyak para nasabah beralih pada bank syari’ah dalam peyimpanan asset mereka dan untuk mendapatkan kenyamanan secara lahiriyah dan batiniyah. Produk investasi syari’ah yang menggunakan prinsip Islam didalam sistemnya menggunakan akad bagi hasil. Investasi dalam persepektif Islam hanya dapat dilakukan pada instrumen sesuai dengan syari’ah Islam dan tidak mengandung riba. Investasi juga hanya dapat dilakukan pada efek yang diterbitkan oleh pihak (emiten) yang jenis kegiatan usahanya tidak bertentang dengan syari’ah.
Tinjauan Fiqh Terhadap Harga Pupuk Bersubsidi
Meriyati Meriyati
Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah Vol 1 No 2 (2016): Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (235.425 KB)
|
DOI: 10.36908/isbank.v1i2.25
Peranan pupuk sangat penting di dalam peningkatan produktivitas dan produksi komoditas pertanian, dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kemampuan petani, dalam penerapan pemupukan berimbang diperlukan adanya subsidi pupuk. Sesuai Peraturan Menteri Pertanian No. 42/Permentan/OT.140/09/2008 tentang kebutuhan dan Harga Eceran Tertinggi [HET]. (Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 158/2008, 2009). Kenaikan harga yang dimaksud difokuskan pada keberadaan pupuk bersubsidi yang dijadikan obyek jual beli, dengan cara pensubsidian yang disalurkan dari kelompok tani kepada anggota tani, yang mengacu pada penetapan harga Menteri Pertanian yang ditetapkan dalam Harga Eceran Tertinggi (HET). Ada 2 hal yang di deskripsikan pada pembahasan harga pupuk bersubsidi ini, yaitu (1) Mekanisme penjualan pupuk bersubsidi, (2) Penetapan harga pupuk bersubsidi dari kelompok tani kepada anggota tani. Dari dua pembahasan yang penulis utarakan dapat diambil benang merah bahwa harga pupuk bersubsidi tersebut di tinjau dari segi fiqh dapat dikatakan terlarang, yang dikarenakan oleh beberapa faktor. Availabale Online on 11 May 2019
Pembiayaan di BMT Sriwijaya Palembang Versus Rentenir
Meriyati Meriyati
Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah Vol 2 No 2 (2017): Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Februari
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (249.243 KB)
|
DOI: 10.36908/isbank.v2i2.30
Kehadiran lembaga keuangan menjadi penting bagi perputaran roda perekonomian. Lembaga keuangan dapat diklasifikasikan dalam dua bentuk yaitu lembaga keuangan perbankan dan lembaga keuangan non bank. Pembedaan ini mengacu pada ketentuan hukum perundang-undangan yang ada di Indonesia yaitu Undang-undang No. 14 Tahun 1967 tentang Perbankan. Menurut Undang-undang No. 10 Tahun 1998, bank merupakan badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. Adapun BMT yang merupakan suatu lembaga keuangan mikro berbasis koperasi pengelolaan dan operasionalnya menggunakan prinsip syariah. Salah satunya BMT memberikan pembiayaan yang jumlahnya relatif terjangkau, syarat-syarat yang lebih mudah, dan prosedur yang sederhana. BMT dengan produk pembiayaannya, diharapkan mampu mengurangi kegelisahan sebagian masyarakat yang memiliki keterbatasan finansial. Tujuan dari laporan tugas akhir ini untuk mengetahui prosedur operasi dan perhitungan pembiayaan murabahah pada Koperasi Syariah BMT. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan penulis adalah penelitian lapangan dan studi kepustakaan. Penelitian lapangan dilakukan dengan observasi langsung dan melakukan wawancara dengan pihak terkait serta menggunakan dokumen-dokumen milik perusahaan sesuai dengan objek yang akan diteliti serta membaca buku yang berhubungan dengan masalah yang diteliti.
Pemikiran Tokoh Ekonomi Islam: Ibnu Taimiyah
Meriyati Meriyati
Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah Vol 2 No 1 (2016): Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Agustus 2
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (131.135 KB)
|
DOI: 10.36908/isbank.v2i1.36
Kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dengan masalah ekonomi yang melibatkan hubungan antar manusia dengan manusia lainnya, hubungan itu harus didasarkan pada norma – norma agama islam yang mengatur segala aspek kehidupan termasuk yang berkaitan dengan masalah mu’amalah. Dalam konteks, usaha mengembangkan system ekonomi islam, kita mencoba melihat sebuah konsep pemikiran yang sangat brilian pada zamannya, sebagai inspirasi dan petunjuk. Untuk itu penulis mencoba menyampaikan pokok – pokok pikiran dari salah satu ulama yaitu: Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah yang berkaitan dengan masalah ekonomi,beliau memiliki ilmu pengetahuan yang sangat dalam tentang ajaran islam. Islam masa kini membutuhkan pandangan ekonomi yang jernih tentang apa yang diharapkan dan bagaimana sesuatu itu bisa dilakukan. Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan kebebasan dalam berusaha dan hak milik, yang dibatasi oleh hukum moral dan diawasi oleh Negara yang adil dan mampu menegakkan hukum syari’at. Seluruh kegiatan ekonomi dibolehkan, kecuali suatu kegiatan tersebut secara tegas dilarang oleh syari'at.
Perkembangan Ekonomi Islam Pada Masa Daulah Abbasiyah
Meriyati Meriyati
Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah Vol 4 No 1 (2018): Islamic Banking:Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Agustus 201
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (318.448 KB)
|
DOI: 10.36908/isbank.v4i1.54
Maju mundurnya peradaban Islam tergantung dari sejauh mana dinamika umat islam itu sendiri. Dalam sejarah islam tercatat, bahawa salah satu dinamika umat islam itu dicirikan oleh kehadiran kerajaan-kerajaan islam diantaranya Umayah dan Abbasiyah, Umayah dan Abbasiyah memiliki peradaban yang tinggi, diantaranya memunculkan ilmuwan-ilmuwan dan para pemikir muslim. Pesan presiden pertama kita : IR. Soekarno. Karena tidak mungkin kita bisa mengenal siapa diri kita dan bagaimana kita bisa seperti sekarang ini, tanpa menengok sejarah. Dengannya kita bisa bercermin untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi emas para pendahullu kita dan menghilangkan sekaligus memperbaiki kekurangan dan kegagalannya. Jika sebelum-sebelumnya kita sudah mengetahui perihal peradaban Islam di masa Nabi SAW, kemudian masa khulafaur Rasyidin dan masa daulah Bani Umayah, kini tibalah kita pada pembahasan peradaban Islam masa daulah Bani Abbasyiah. Namun sebelum kita memasuki detil-detil peradaban dimasa ini, ada baiknya jika kami paparkan sekilas sebab-sebab yang menjadikan peradaban Islam pada masa ini menjadi sedemikian cemerlang.
Pengaruh kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Sri Metriko Utama Widjaja Palembang
Dita Aryani;
Meriyati Meriyati
Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah Vol 4 No 2 (2019): Islamic Banking:Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Februari 20
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (420.702 KB)
|
DOI: 10.36908/isbank.v4i2.61
Pesatnya perkembangan perusahaan pada saat ini mendorong setiap perusahaan untuk dapat bersaing secara sehat dan mempertahankan usahanya dengan baik. Semakin suatu perusahaan berkembang maka akan semakin banyak karyawan yang berkualitas agar dapat mengolah sumber daya perusahaan yang ada dengan menggunakan peralatan perusahaan sebagai alat bantu pengolahan. Penempatan karyawan yang tepat sesuai dengan bidangnya sangat mempengaruhi kinerja didalam perusahaan dan mengurangi kesalahan yang tidak diinginkan. Banyaknya karyawan yang berkualitas diharapkan mampu mencapai tujuan utama perusahaan yaitu memperoleh laba yang optimal. Laba yang diperoleh oleh perusahaan dapat menjadikan tolak ukur sejauh mana kemampuan yang telah dicapai perusahaan. Laba yang diperoleh perusahaan diharapkan dapat didistribusikan untuk kelangsungan hidup perusahaan dan mensejahterakan para karyawan dengan memberikan gaji dan upah yang sesuai dengan kinerjanya. Salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilan suatu perusahaan adalah kinerja karyawan. Kinerja karyawan adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.
Comparison Analysis of Conventional Economic Systems and Islamic Economy on Demand Concept
Meriyati Meriyati;
M Nasyah Agus Saputra;
Sarah Lutfiyah Nugraha
Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah Vol 7 No 2 (2022): Islamic Banking:Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah - Februari 20
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (193.685 KB)
|
DOI: 10.36908/isbank.v7i2.325
Economic activity will not be separated from the existence of a demand such as buying and selling. The number of requests from buyers / consumers will affect the price of an item sold. The theory of demand will also not be separated from microeconomics. Humans often make purchase transactions based on mere desire so that the demand for an item becomes high. Meanwhile, based on Islamic economic theory based on the Qur'an and Hadith as well as the ijtihad of the scholars, the demand for an item or purchase is not based on mere desire, but is prioritized on things needed by humans.
PERAN ORANG TUA DALAM PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEKITAR SEBAGAI MEDIA PENGEMBANGAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI DIMASA PANDEMI
Reni Ardiana;
Andi Aslindah;
Esther Kuth
Jurnal Warna : Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2021): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24903/jw.v6i2.774
Covid-19 memberikan dampak yang buruk bagi kehidupan manusia. Segala aktivitas menjadi terhambat dan terbatas. Begitu pula di bidang pendidikan. Anak – anak harus belajar dan melakukan aktivitasnya di rumah. Penelitian ini bertujuan 1) untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai media pengembangan kreativitas anak usia dini di masa pandemi, 2) Untuk mengetahui apakah aktivitas belajar anak di rumah yang didampingi oleh orang tua mampu mengembangkan kreativitas dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai medianya. Namun dalam hal pengerjaan tentunya peran orang tua juga sangat dibutuhkan untuk memberikan arahan-arahan kepada anaknya. Karena peran orang tua tersebut dapat meningkatkan kreativitas anaknya, selain meningkatkan kreativitas anak orang tua dapat membimbing anaknya dengan menemukan hal-hal baru di lingkungan sekitarnya sebagai media belajar, anak dapat berkreativitas didalam rumah dengan suasana yang tidak membosankan, dengan begitu anak tersebut dapat menahan diri agar tidak bermain diluar rumah untuk mencegah penyebaran Covid-19, maka dari itu, diharapkan para guru alangkah baiknya memberikan arahan kepada orang tua untuk mendampingi anaknya di rumah untuk belajar dan membantu anak mengembangkan kreativitas dan pelajaran lainnya. Karena selama pandemi peran orang tua sangat dibutuhkan, dengan begitu anak tersebut tidak bermain keluar rumah dan tetap menjalani protokol kesehatan seperti yang dianjurkan pemerintah, hal tersebut secara tidak langsung dapat memutus rantai penularan Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif.subjek penelitian ini adalah orang tua .Data yang diperoleh dengan cara menyebar kuisioner kepada orang tua melalui whatsapp. Dan diperkuat juga dengan data wawancara terhadap orang tua anak dan guru. proses analisis data menggunakan analisis miles & Hubberman dengan triangulasi data, Pengamatan meliputi :(1) Metode pengamatan berperanserta (observasi partisipatif), sebagai tehnik utama untuk mengumpulkan data. (2) Metode wawancara mendalam yang dilakukan terhadap orang tua dan guru dalam pengumpulan data yang berhubungan dengan pelaksanaan. (3) Metode dokumentasi sebagai penunjang untuk memperoleh data di lapangan. Tekhnik analisis data yaitu data yang diperoleh dari berbagai sumber baik dari pengamatan, catatan lapangan, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peran orang tua dalam pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai media pengembang kreativitas anak usia dini di masa pandemi, Dalam hubungan anak dan orang tua yang cukup baik selama pembelajaran dari rumah yaitu bersama sama dalam melakukan aktivitas yang positif dalam masa pandemi. Kata Kunci Peran orang tua ; Kreativitas ; anak usia dini
Strategy for Improving Quality of Service in Management of Library in Tadulako University
Prita Andarbeni;
Iwan Satibi;
Ummu Salamah
International Journal of Science and Society Vol 1 No 3 (2019): International Journal of Science and Society (IJSOC)
Publisher : GoAcademica Research & Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (418.149 KB)
|
DOI: 10.54783/ijsoc.v1i3.79
The main problem in research is that the quality of library management services at the University of Tadulako is not yet optimal. This study aims to study and analyze the library service quality strategy carried out by library officials at Tadulako University. This research was conducted using a mixed method, through two approaches namely quantitative and qualitative (mix method). The data collection is done through questionnaires, participant observation, and interviews. The results of the study found that the quality of library services is largely determined by the completeness of facilities and infrastructure, reliability, responsiveness of officers, the ease of service processes and security guarantees while in the library building. This study concludes that in order to improve the quality of library services, it is needed a strategy to improve the quality of services based on information technology (IT). The strategy that needs to be done to improve the quality of library services is the service diversification strategy, which is a strategy that focuses on optimizing the use of force to reduce threats.
Village Fund Policy Implementation Strategy in Sumedang Regency
Restu Widyo Sasongko;
Ummu Salamah;
Ikin Sodikin
International Journal of Science and Society Vol 3 No 2 (2021): International Journal of Science and Society (IJSOC)
Publisher : GoAcademica Research & Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (453.109 KB)
|
DOI: 10.54783/ijsoc.v3i2.329
According to its goals, the Village Fund Policy is successful if it improves the health of rural people and promotes equitable village growth. The aim of this analysis is to investigate and evaluate the factors that contribute to the successful implementation of the Village Fund policy in Sumedang Regency, as well as the strategies that can be implemented. The researchers used observational research techniques in conjunction with a case study approach. This approach was selected in order to gather reliable data for the purpose of identifying important factors affecting the Village Fund strategy. The findings indicate that a variety of factors contribute to the policy's progress in Sumedang Regency, including the affected priorities, the benefits provided, the required degree of improvement, the role of policymakers and program implementers, the resources deployed, and the power and strategies of the actors involved. Institutional characteristics, as well as conformity and responsiveness. However, it is well established that the resource element has been underutilized, with the village relying entirely on funding sources from the Village Budget, the Village Fund Allocation, and other profit-sharing funds for government administration, growth, and community empowerment.